The first 200 lines.
"One Night Two Days"
"Suatu hari yang cerah"
"Area Peristirahatan Yeongcheon, pukul 8 pagi"
"Enam meja ditempatkan"
"Joon Young berjalan dengan langkah ringan"
Di sini?
"Pria yang keren"
Sulit dipercaya.
Apa semua orang akan memakai kacamata?
Kita tidak ada yang orisinal.
"Kakak Beradik Berkacamata"
Hai, Teman-teman.
Apa kalian semua sepakat memakai kacamata?
Bagaimana lagi kami harus berdandan seperti orang pintar?
Kenapa banyak misi pakaian akhir-akhir ini?
Kita harus berdandan seperti Detektif Conan.
Lima ditambah lima sama dengan sepuluh.
11 ditambah 11 sama dengan 22.
Halo, aku Pak Otak Seksi.
Apa kalian berenam akan berkacamata hari ini?
- Sepertinya begitu. - Kurasa begitu.
Apa lagi yang bisa dipakai?
Bagaimana bisa kami berdandan seperti orang pintar
padahal kami tidak pintar?
Lagi pula, bagaimana gaya berpakaian orang pintar?
Rantai kacamata itu
populer pada tahun '80-an.
Rantai ini terus menghalangi.
- Rantainya kendur. - Rantainya menampar pipiku.
Itu sangat menyebalkan.
Dia juga memakai kacamata.
Bukankah itu Jee Seok Jin?
- Kamu benar. - Seok Jin!
Seok Jin!
- Terima kasih sudah datang. - Kamu mirip Seok Jin.
Apa maksudmu?
"Itu cuma Jong Min"
Apa maksudmu? sync by @sultan khilaf
- Apa ini? - Rambutmu rapi hari ini.
Kenapa sampul bukunya sobek?
Karena aku terlalu sering membacanya.
"Jong Min yang pintar mirip Seok Jin"
Halo.
Tinggal satu orang lagi.
Tidak ada yang membuat kita tertawa dengan ini.
Apa?
- Chaplin? - Entah dia menjadi Chaplin
atau tokoh dalam film "Kingsman".
"Dia berjalan menghampiri mereka dengan elegan"
Dia penjual mobil bekas.
Pukul berapa sekarang?
Ternyata benar. Kurasa aku terlambat.
- Aku minta maaf. - Bukankah itu kompas?
Apa payung itu bisa menembakkan sesuatu?
Apa kamu tahu "Kingsman"?
Itu payungnya.
Arlojinya seharusnya di sini.
- Benarkah? - Ya.
- Tapi tidak ada lubangnya. - Benar.
- Lubang apa? - Setelan itu bukan miliknya.
Jangan coba-coba.
Kamu tidak boleh membuat lubang di sini.
Kamu berdandan sebagai siapa?
Apa kamu dari "Black Rubber Shoe"?
Aku dari buku komik.
Kurasa aku pernah membaca yang itu!
Kamu mirip dia.
- Bagaimana denganmu? - Aku?
- Dia Seok Jin. - Aku mempelajari buku ini.
Fungsi...
Bagaimana nilai matematikamu di SMA?
Aku pandai matematika.
Benarkah? Itu menakjubkan.
- Jadi, berapa nilaimu? - Nilaiku 20 poin.
Berapa skor penuhnya?
Seratus.
Itu lebih baik daripada nilaimu yang lain.
Kenapa kamu meminta kami berdandan seperti ini?
- Benar. - Simpan buku itu.
Tunggu. Apa dia akan memberi kita kuis matematika?
Tapi kami tidak akan bisa menemukan rumusnya.
"Tes dengan buku pelajaran tidak ada artinya"
Bukankah ini buku pelajaran bahasa Inggris?
Aku melihat X dan Y, jadi, ini bahasa Inggris.
- Apa ini? - Tutup bukunya.
Jangan dilihat dahulu.
- Apa? - Ini Matematika.
Ternyata itu kuis.
Pemirsa, bisakah kalian melihatnya?
"Di kertas itu terdapat tabel berisi angka-angka"
Aku baru memberikan kalian buku permainan sudoku.
- Minesweeper! - Aku pernah mendengar soal itu.
Apa ini berbeda daripada "Baseball Game"?
- Apa? - Dua bola, satu strike.
- Ini berbeda. - Yang kalian punya
adalah format termudah yaitu permainan empat kali empat.
- Baik. - Tentu.
- Baiklah. - Kalian semua sudah mendapatkannya?
Silakan serahkan begitu selesai dikerjakan.
Kami hanya perlu
- mengisi bagian yang kosong. - Itu benar.
"Kami tidak paham kenapa kami melakukan ini"
"Tapi kami akan melakukan sebaik mungkin untuk saat ini"
"Mereka semua berfokus, tidak seperti biasanya"
Aku sudah selesai!
Bagaimana mungkin ini disebut kuis? Ini hal dasar.
- Benarkah? - Aku sudah selesai.
Ini terlalu mudah.
"Jong Min di urutan kedua"
Ini.
Baik.
"Dia bangga"
"Merasa tertekan, gelisah, dan gugup"
Angka-angkanya...
"Joon Ho di urutan keempat"
- Apa? - Aku sudah selesai.
Hanya kamu yang belum selesai.
- Kamu di urutan terakhir. - Gawat.
"Tae Hyun tidak tahu cara bermain sudoku"
Tae Hyun di urutan terakhir!
Ada berapa banyak?
- Ada tiga angka empat. - Benar.
Lalu satu angka empat lagi masuk ke sana.
- Itu dia. - Jangan bantu dia.
- Baiklah. - Jadi, satu...
Apa ini benar?
Seperti apa rasanya menstimulasi otak kalian?
Aku sakit kepala.
Otakku mengalami kejang.
Baiklah. Sekarang kalian akan berangkat.
Bukankah urutan tiga besar dapat makanan?
Kenapa kamu meminta kami untuk menyelesaikan itu?
Aku akan memberi tahu kalian nanti.
- Baiklah. - Kita akan ke mana?
"Tetap sederhana saja hari ini, ya?"
Kita para pria dengan otak seksi.
"Kenapa tirainya seperti itu?"
- Tunggu. - Mereka terjebak bersama.
Kenapa tirainya seperti ini?
Ada apa ini?
- Tebaklah. - Tamu?
Tidak, tebaklah kenapa.
- Tebak? - Defconn salah dengar.
Tebaklah.
Tolong beri tahu aku.
Apa rencanamu?
Kita akan pergi ke mana?
"Melintasi bukit dan melalui kota"
"Ke mana mereka pergi?"
"Kita berada di mana?"
Apa ini?
- Kita di mana? - Sepertinya ini
sebuah lembaga pemerintah.
Kita di mana?
Kita berada di POSTECH.
- Lihat? - Sudah kuduga.
Kita berada di POSTECH.
Apa ini POSTECH?
- Ya. - Apa ini tempat
yang dikunjungi semua orang pintar?
- Tidak mungkin. - Ini
universitas ketiga yang kita kunjungi.
"Tempat untuk para ilmuwan Korea"
"Inilah awal perjalanan kita"
"Selamat datang!"
Aku belum pernah ke POSTECH.
Ini luar biasa.
Aku benci karena kebodohan kita
akan ditampilkan hari ini.
Itu Edison.
Thomas Alva Edison.
Itu Edison.
- Dia penemu listrik. - Dia seorang insinyur.
- "Penemu Amerika." - Inventaris.
"1 persen inspirasi dan 99 persen keringat"
- Ini Edison yang terkenal? - Ya.
Aku tidak tahu wajahnya seperti itu.
Ini Albert Einstein.
- Einstein. - "Ahli fisika
Amerika." Dia mempelajari Kimia.
"Tidak, dia mempelajari Fisika"
"Dia menemukan teori relativitas"
- Tunggu! - Kamu lihat...
Dia dilahirkan pada tahun 1879!
Kami terpaut persis 100 tahun.
Dia lebih tua darimu 100 tahun.
Dia dilahirkan pada zaman modern.
Dia seumur dengan Ahn Jung Geun.
Benarkah?
"Pak Otak Seksi"
Hai, Pak Otak Seksi.
Itu sebabnya aku ingat tahunnya.
Hai.
- Hai. - Hai.
Selamat siang.
"Tapi saat itu masih pagi"
Seharusnya "selamat pagi".
- Benarkah? - Kapan pagi berakhir?
- Sampai kita makan. - Tidak.
- Itu sampai sarapan siang. - Sampai pukul 11.59 pagi.
No comments yet. Be the first to leave one.