The first 200 lines.
Aku berhasil, Jack. Aku berhasil.
Dan kau tahu? Itu membuatku bergairah.
Tidak, aku tidak bercanda.
Kau seharusnya melihat wajah Carl saat aku memendam kampak didadanya.
Oh! Membunuhnya hampir lebih baik daripada berhubungan intim.
Kubilang kan hampir, iya kan?
Oh! Kita akan melakukan banyak hal menyenangkan...
menghabiskan semua uangnya, benarkan, sayang?
Oooh! Pikirkan saja memiliki diriku...
panas dan bergairah.
Maksudmu sekarang?
Dia ada diruangan bawah Berendam.
Apa yang membuatmu begitu lama?
Ya Tuhan, Jack, bau macam apa ini...
Cut!
Cut, cut, cut, cut, cut!
Apa yang kau lakukan disini?
Kau menyebutnya "hack-ting"?
Ya, aku menyebutnya berakting.
Biarkan aku memberitahumu sesuatu. Kau bukan "Gorey" si tukang tong.
Kau juga bukan Robert "Deadford."
Bertindak seperti itu dan itu bisa terus diulang karenamu.
Dan aku tidak ingin mengatakan sedikitpun apa yang aku bicarakan.
Baiklah, semuanya. Ulang lagi!
Diulang lagi, kawan.
Direktur?
Dimana dia bisa menyindir orang-orang?
Ku beri, kuberi dan ku... Oh!
Halo, kawan. Senang kalian bisa bergabung bersamaku.
Teman lamamu Penjaga Ruang Bawah Tanah telah bersiar di Hollywood cukup sukses.
Ingin menyaksikan apa saja yang telah kulakukan?
Jadi, jika kalian siap, mengerikan, menahan air liurmu...
dan memegang plastik muntahmu.
Kita akan menuju filmnya!
Siap! Kamera! Beraksi!
Aku menyebut yang satu ini...
#Now that the smoke's gone #
#And the air is clear #
# Those who are right there #
# Got a cool kind of view #
# You fight and you were right #
#But they were just too strong #
# That's why I say hey, man, nice shot #
# What a good shot, man #
#Hey, baby #
# That's good #
#Hey, baby #
Ayolah!
Dasar jalang!
Ayolah, kau jalang!
Oh, sial!
Sial!
#I wish I would've met you #
#Now it's a little late #
# What you could've taught me #
#I could've saved some face #
# They think that your early ending was all wrong #
# Through most of the daylight #
Apa yang sedang kau lakukan pak?
Apa kau mencuri mobil ayahku? - Mencuri?
Tidak, Aku sedang mengecek kuncinya. Kelihatanya bekerja dengan baik.
Kau mau uang koin?
Bagaimana kalau uang koin yang bersinar? Kau menginginkannya?
Ayah, disini ada pencuri yang mau mencuri mobil ayah!
Hey, Ayah, cepat. Cepat keluar!
Homer, kejar dia! Dia sudah pergi.
Teman, dengarkan guntur itu.
Tuhan sedang berpikir serius tentang sesuatu malam ini.
Aku yakin Dia kan mengatakan,
"Dipemikirian yang kedua, mungkin Aku harus memberikan semua itu kemonyet-monyet."
- Mungkin ini belum terlambat. - Aku selalu benci mabuk. Kau mau mencobanya?
Tentu.
Untuk monyet-monyet.
Tidak begitu harum birnya, tapi itulah kenikmatannya.
Kau tidak kebetulan tahu dimana tempat aku menginap, kan?
Ya, aku mengetahuinya.
Dua mobil itu, pak? Benar, Mavis.
Salah satu dari mereka berasal dari Maryland, dan yang satunya berasal dari New Jersey.
Ten-four. Ten-four.
Kau benar, Pak.
Mereka pasti telah melakukan hal yang sama beberapa kali.
Baiklah, Bob, sudah terlambat memberi mereka hukuman.
Tapi, kau bisa menembaki abunya jika itu bisa membuatmu puas.
Apa-apaan...
Astaga!
Hei, tuan, menjauh dari sana.
Dari mana kau? Ini mobilku.
Tadinya. Apa kau melihatnya?
Berjalan-jalan di kota, pria yang kucari?
Dia membawa koper. Kau melihatnya?
- Kami tidak melihat siapa pun. - Sekarang tunggu dulu.
Apa kau bilang bahwa pria ini juga keluar dari sini juga?
Mau kemana kau? Kau harus menjawab beberapa pertanyaan.
Dengar, petugas, pria yang kucari ini berbahaya.
Jika dia berada di kota mu, berarti kau sedang memiliki masalah.
Kita sedang membicarakan masalah kecelakaan... Kau keberatan?
Sesuatu yang buruk sedang terjadi ... disana.
Apa tempat itu tujuan kita? Terlihat seperti gereja.
Benar. Dulunya gereja.
Sekarang tidak lagi.
Gereja itu tidak beroperasi lagi sekitar tahun 50-an, karena kurangnya peminat.
Sepertinya memang tempat ini yang kucari.
Teman, Aku punya bisnis untuk kalian.
Bisnis apa?
Kurasa dia membutuhkan sebuah kamar untuknya sendiri, Cordelia.
Kau sedang mabuk, Paman Willy?
- Aku bersih bagai peluit, Irene. - Berapa lama kau akan menyewa kamarnya?
Aku tidak tahu. Satu malam, mungkin dua. Tergantung.
Aku tidak menyewakan kamar sebentar, dan aku tidak menyewakannya ke orang asing.
Tapi aku bisa membuat pengecualian.
Baiklah
Silakan nikmati ruanganmu, Tuan...
Tuan Smith.
Jeryline! Jeryline!
Jeryline, Aku bersungguh-sungguh!
Aku sedang membersihkan kompormu.
Bagiamana aku bisa melakukan pekerjaan dengan baik kalau ibu terus menggangguku?
Kau sudah bekerja keras dengan menggunakan sarung tangan karet itu?
Tunjukkan ke Tuan Smith kamar no 5.
Dan siapkan makan malam untuknya.
Dan setelah itu, ibu masih punya beberapa pekerjaan untukmu.
Kali ini aku akan mengawasimu.
Aku ingin kali ini kau bekerja dengan baik, dan begitu seterusnya.
Ini peraturanku.
Ya, ya. Terserah.
Baiklah, ada yang harus ku katakan padamu?
Apa yang sedang kulihat? Yang mana kotanya?
Kotanya disana, dan kau tidak sedang melihat apa pun.
Tapi aku yakin kau kesini bukan hanya untuk melihat pemandangan. Ini kuncimu.
Dan pelayan akan membawakan tasmu kesini.
Aku tidak mengerti mengapa mereka ingin menembakmu, Wally.
Itulah mengapa aku memberitahu mereka.
Cordelia, Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan surat-surat itu.
Surat-suratnya menghilang begitu saja, tapi mereka tidak mempercayaiku.
Ya Tuhan! Ini sungguh memalukan. Apa kau tahu apa yang dia lakukan?
Uh-uh. Kepala pos, silakan masuk...
dan dia merobek tag namaku langsung dari bajuku.
Tepat didepan semua orang.
Dan masih ada kesialan lain, dia memotong kecil-kecil Tn. Zippy ku.
Kau seharusnya bilang ke boss mu yang sialan untuk memotong punyanya sendiri.
Kantor pos yang bodoh. Bukan satu-satunya pekerjaan di kota.
Tentu saja tidak. Kalau kau punya akal, Wally,
kau kembali padanya dan meminta pekerjaan lagi.
Ya, Aku sudah pernah mencobanya.
Dia bilang tidak.
Oh, Wally yang malang.
Dimana gadis itu? Jeryline!
- Ada apa? - Apa sepraiku sudah disiapkan?
Seprainya ada dilantai bawah. Tapi masih ada noda yang tertinggal.
Sial.
Maukah kau menaruhnya diatas kasurku?
- Kenapa tidak kau lakukan sendiri? Kau tahu aku sedang sibuk. - Siapkan seprainya, mau kan?
Tidak, Aku baru saja mulai memperbaiki kompor. Aku tidak bisa melakukan semuanya bersamaan.
Biar aku saja, Cordelia.
Bagus..
Kau baik sekali, Wally.
Taruh diatas kasumu kan? Terima Kasih.
Oh, pria malang.
Mungkin aku harus memberinya sedikit bonus.
Hanya yang dibutuhkannya, seseorang tidur dengannya.
Jujur, Aku tidak melihat speedmeternya.
- Sebenarnya, kenapa kau mencari pria ini? - Dia seorang pencuri.
Apa yang dia curi sampai-sampai kecepatan mobilmu lebih dari 100 km/jam?
Yang pasti sangat berharga.
Tentu saja.
Serif? Ya, Mavis, silakan.
Kami baru saja mendapat telepon dari Homer saat di kafe.
Dia bilang seseorang mencoba mencuri mobilnya.
Baiklah, kami sedang mengejarnya.
- Kau mau? - Tidak.
Aku hanya berpikir berapa banyak hal baik saat kau memiliki masalah.
Bisakah kau diam? Kau makan saja.
- Dia menyukaiku. - Kau bergegas dan selesaikan dan...
Aku akan mengurus makanan penutupnya.
Ah, jangan khawatir.
Good Cleo tahu sebaiknya dia makan makanan sisa.
Astaga! Turunkan kucing itu dari meja..
Maksudku kucingnya.
Cleo! Bukankah aku sudah memberitahumu untuk mengeluarkan kucing itu?
Sudah kulakukan tadi. Aku tidak tahu bagaimana kucingnya masuk lagi.
Kau sudah menyelesaikan kompornya, atau kau terlalu sibuk menembaki angin?
Demi Tuhan, Aku akan menyelesaikannya besok.
Aku ingin kau menyelesaikannya malam ini.
Ingatkan ibu akan tugasmu. Tugasnya sering disebut "pembebasan kerja," kan?
Aku yakin gadis itu tidak memiliki rasa bersyukur.
Jika aku tidak menyediakan tempat untuknya, mungkin dia ada dipenjara atau mati.
- Gadis yang beruntung. - Mmm.
Kau menunggu seseorang, Tuan Smith?
Malam semuanya.
Kau membuatku menunggu lama, Roach. Ohh.
Aku akan ceritakan kenapa aku terlambat. Seseorang mencoba mencuri mobil Homer.
Kau bercanda? Mobil tua itu? Yeah.
Tepat di area parkir restoran.
Sheriff dan Deputy Dipshit sedang menyelidikinya juga.
Sial, kau terlihat cantik. Terima kasih, sayang.
Kau tahu, aku sudah mencarinya belakangan ini.
Hal itu memaksa kita. Hei, mau kau apakan celana-celana dalam itu?
Aku punya rasa ceri.
Apa celana dalam nya mau dimakan?
Kau tahu aku ingin makan salad dengan celana dalam nanti.
No comments yet. Be the first to leave one.