Release info

날아라-개천용-Delayed-Justice-E03-E04-NEXT-VIU
A Commentary by ANANG2196

Tags

other
Published on: 2020-11-01
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Drama ini berdasarkan kejadian nyata"

"Peristiwa, nama, dan tempat telah diubah untuk drama ini"

"Sertifikat Kematian"

Sial! Para bedebah itu.

Ini keterlaluan!

Sial!

Mari kita lewatkan Wali Kota Kang Chul Woo.

Apa maksudmu?

Tidak perlu bekerja untuknya selama lima bulan.

Aku akan membangun gedung dengan ini!

Kamu ingin menyelidiki kasus pembunuhan tiga orang Samjung

dari tujuh tahun lalu?

Hakim Agung Jo Ki Soo memenjarakan mereka?

Bukan hanya itu,

bedebah itu, Jang Yoon Suk,

maksudku, kepala jaksa,

menangkap pembunuh sebenarnya dan membebaskannya.

Kenapa sekarang? Kamu membalas dendam atas kejadian yang menimpamu?

Nona Shin, bisa tinggalkan kami sebentar?

Sam Soo,

jangan lakukan ini.

Itu sudah berlalu.

Sudah kubilang, seorang jaksa membebaskan pembunuh!

Kamu tahu bahwa ayah mertua Jang Yoon Suk

adalah Wali Kota Kang, bukan?

Itu lebih baik lagi!

Akan kulengserkan mereka semua dari kekuasaan!

Lengserkan? Memangnya kamu jaksa?

Kamu tahu manusia tidak berubah!

Kita harus memikirkan masa depan.

Kenapa kamu terus mengingat masa lalu?

Sudah kubilang, akan kubangun gedung itu untukmu!

Ini berita besar!

Kamu pikir kamu penyanyi dari tahun 1980-an?

Kamu pikir bisa memakai kaset untuk membangun gedung?

Dunia tidak semudah itu!

"Wali Kota Kang Chul Woo"

Kang Chul Woo?

Dia pikir dia siapa, membuatku datang dan pergi?

Park Sam Soo,

kamu merakit TV sebagai pegawai kontrak

saat aku mengundangmu melewati empat gerbang

untuk menjadikanmu reporter berita.

Semua penyelia menentang gagasan itu.

Kamu tahu betapa sulitnya aku meyakinkan mereka semua?

Jika tidak bisa berterima kasih, kamu binatang, bukan manusia!

Aku sudah membaca blogmu,

dan kamu menulis dengan sangat baik.

Terima kasih.

Maukah kamu bekerja sebagai reporter berita?

Dia memiliki dukungan tertinggi saat ini.

Jika kita melanggar janji dan menghancurkan hidupnya,

menurutmu perusahaan kita akan aman?

Jadi, aku harus mengabaikan berita terbaru ini,

dan kamu menjadikanku pengemis?

Pengemis?

Kamu pikir aku bedebah yang akan menjual reporterku?

Ini semua bagian dari rencana besar.

- Ayolah. - Kamu tidak tahu ini?

Lima bulan kemudian, aku akan menjadikanmu satu tim.

Dengan begitu, kita bisa menulis semua ini.

Kenapa harus aku?

Siapa yang akan melakukannya selain alumni Soocheon?

Kamu harus menunjukkan kemampuan alumni Soocheon.

Buktikan kamu tidak perlu menjadi lulusan universitas Seoul.

Lima bulan kemudian, kamu, redaktur kota,

dengan seluruh timmu,

bisa menyerang Jo Ki Soo dan Jang Yoon Suk

sesukamu.

Benar!

Baiklah. Ini agar dia mengubah hidupku.

Kamu pasti selesai lebih awal hari ini.

Tidak ada yang bisa dilakukan wali kota.

Orang-orang di bawahku yang mengerjakan semuanya.

Kita harus memulai autobiografiku.

Hari ini, aku akan bicara

tentang badai pasir di Afrika.

Apa yang kamu lakukan? Kamu tidak akan menulis?

Baik, Pak. Ini.

Malam yang gelap saat badai pasir melanda.

Semua orang sudah pulang,

tapi aku, Kang Chul Woo, di usia 20-an,

berada di kantor sendirian,

hanya bekerja lembur.

Aku tahu aku mengatakannya, tapi kedengarannya luar biasa.

Pastikan kamu menambahkan itu.

Omong-omong, aku bekerja sendirian di kantor

saat lima pencuri masuk.

- Lima pencuri? - Benar.

Kenapa? Apa itu tidak cukup?

Apa lima terlalu sedikit?

Haruskah kujadikan 50?

Kurasa lima orang cukup.

Jika 50 orang, itu tampak tidak realistis.

Baiklah. Itu harus tampak realistis.

Itu penting.

Omong-omong, ada lima orang yang datang.

Mereka menerobos masuk ke kantor kami.

Aku benar-benar berkelahi.

Mereka memukuliku,

tapi aku menolak melepaskan brankasnya.

Aku menjadi CEO bukan tanpa alasan.

Butuh kerja keras seperti itu.

Jadi, kapan kamu menggelapkan uang perusahaan?

Apa?

Kamu punya catatan telah melakukan penggelapan.

Bedebah.

Hei, kamu. Kubilang kepada bosmu, jangan bahas catatan kriminalku.

Tapi...

Hei, Pak Moon. Sam Soo ini

membahas catatan kriminal, penipuan, dan lainnya.

Maaf, Wali Kota!

Kamu mau terlibat masalah?

Maaf, Pak!

- Apa aku lelucon bagimu? - Tidak, Pak!

Apa aku lelucon bagimu?

- Tidak, Pak! - Apa aku lelucon bagimu?

Tidak, Pak!

Maaf, Pak!

Hei. Kamu berhasil.

Terima kasih sudah datang.

Biar kujabat tanganmu.

Ini momen bersejarah.

Mulai sekarang,

aku pengacara kalian.

Aku berjanji akan memberi kalian persidangan ulang.

Kamu serius?

Terima kasih.

Sama sekali tidak. Ini takdir kita.

Terakhir, tulis nama kalian

dan tanda tangan di situ.

Teman-temanku tidak bisa menulis dengan baik.

Boleh aku menuliskannya untuk mereka?

Begini...

Kalau begitu,

bagaimana dengan sidik jari?

Tempelkan ibu jarimu di sana, lalu tekan di sini.

Berapa banyak

kami harus membayarmu?

300 dolar. Karena kalian bertiga, totalnya 900 dolar.

Kesepakatan yang bagus.

Tempelkan cap jempolmu di sana.

900 dolar?

Harganya mahal.

Benarkah?

Aku akan bermurah hati.

Aku hanya akan mengambil 10 persen rembursmu dari pemerintah.

Terima kasih.

Tidak, terima kasih.

- Terima kasih. - Baiklah.

Stempel ibu jari kalian.

Baiklah.

Apa kalian mengenal Choi Young Soo

yang dahulu mengelola Toserba Dawoo?

Kami bahkan tidak pernah ke sana!

Baiklah.

Halo. Apakah ini Bu Choi Young Sook?

Aku Park Tae Yong. Aku pengacara.

Informasi?

Kamu memberi seseorang rekaman suara si pembunuh?

Ya. Apa... News and New.

Park Sam Soo.

Baik, terima kasih.

Park Sam Soo.

"Park Sam Soo"

Aku suka bisbol.

Aku sangat menyesal tidak membentuk tim bisbol

selagi aku mengelola perusahaan.

Senang bicara sambil berolahraga.

Perasaanku mengalir keluar dari dalam seperti keringatku.

Ini menyenangkan.

Aku senang hanya dengan menjalankan mesinnya.

Aku suka sikap positifmu.

Aku menyukainya.

Pak Park.

Ini.

Kamu juga harus pergi ke spa.

Selain itu, datanglah akhir pekan ini

ke Arena Golf Kiheung.

Terima kasih.

"Kenapa dia mengambil pisau?"

Dia penulis yang luar biasa.

"Jurnalis Terbaik Bulan Ini - 15 kali"

Universitas S.

Lulusan Universitas S memang menonjol.

"Jurnalis Universitas S bicara dengan artikel, bukan ijazah."

Bagus. Dia kuliah di Universitas S,

tapi dia juga rendah hati.

Tapi dia tampak tidak asing. Apa aku keliru?

Kamu memukul seseorang?

- Apa? - Atau kamu mencuri sesuatu?

Kuharap itu bukan kejahatan seksual.

Aku harus memikirkan citraku.

Aku lebih suka tidak menangani kasus kejahatan seksual.

Aku reporter Park Sam Soo.

Tunggu.

"Park Sam Soo"

"Park Sam Soo"

Aku mengusir seorang lulusan Universitas S?

Seseorang sehebat ini?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left