Release info

Riders Catch Tomorrow Ep 9
A Commentary by Irmawati
Terjemahan Team Viki

Tags

other
Published on: 2016-12-25
Downloads: 27
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 187 lines.

Riders: Catch Tomorrow

Kim Dong Wook

Lee Cheong Ah

Choi Yeo Jin Yoon Jong Hoon

Choi Min

Riders: Catch Tomorrow

Dari semua tempat, mengapa datang ke museum seni?

Kadang-kadang, kamu harus melepaskan keteganganmu di tempat-tempat seperti ini.

Apakah itu tidak mungkin? Kamu bisa jadi penari yang sangat berbakat.

Kang Yoon Joo, aku suka padamu..

Walaupun kamu hanya bergurau... hatiku berdebar...

Apakah kamu memberi perhatian sedikit pada wanita teman kencan butamu karena karyawan itu?

Kalau begitu tidakkah seharusnya kamu memberi aku paling tidak waktu sepanjang itu agar aku tidak menentangmu dan kemudian menyesalinya?

Kita akhiri saja hari ini. Ini mungkin akan jadi bertambah buruk...

Bisnis yang sebenrnya baru saja dimulai sekarang.

Kita harus punya tempat kerja untuk membaginya.

Apakah ada yang kamu perlukan secara khusus?

Karena kamu tahu apa yang diperlukan, beli sajalah.

Siapa yang merasa buruk sekarang?

Kamu adalah Tae Ra, bukan?

Bisakah kamu membantu menjernihkan skandal tidak adil mengenai dia?

Obat-obatnya bekerja dengan baik.

Yoon Jae, cepatlah bantu aku.

Tolong hentikan bisnya.

Aku tidak bisa.- Hentikan bisnya!

Berandal itu tidak menjawab.

Berandal ini juga...

Tidak, Kim Joon Wook tidak menjawab teleponnya.

Lepaskan aku!

Hei, kamu sungguh mabuk.- Lepaskan aku, brengsek.

Kita istirahat sebentar.

Ah, aku harus pulang sekarang.

Hyung, aku akan menyusul nanti.- Ya. Aku akan segera menelepon.

Lepaskan aku.- Sungguh.

Aku bilang lepaskan aku.

Dia bilang untuk dilepaskan!!

Kamu siapa?

Yoon Jae.

Apakah kamu baik-baik saja?

Aku bilang kamu siapa?!

Kalau begitu kamu siapa?

Aku teman prianya.

Apakah kamu atlit senior itu?

Jadi, apa yang akan kamu lakukan?

Diam di sini sebentar.

Baiklah.

Baguslah kita bertemu karena aku ingin bertemu denganmu sejak lama.

Apa?

Karena kamu aku masuk penjara, kamu brengsek!

Kamu masih berani muncul?

Apakah kamu manusia, brengsek?

Aish!

Ah, Yoon Jae!

Kang Yoon Jae, hentikan!

Bangunlah!

Yoon Jae.

Aku perkirakan mereka akan datang walaupun sudah terlambat karena mereka bilang mereka akan datang.

Ya.

Kalau begitu, haruskah kita menunggu sambil menyiapkan makan malam?

Ya, pasti.

Itu tidak gosong, bukan?

Ah, tidak. Baik-baik saja.

Haruskah aku melakukannya?

Tapi, apa yang ada di panci besar itu?

Ini sup.

Baguslah kalau ada orang-orang dengan selera makan yang besar. Ini akan mendidih sebentar lagi.

Ah, begitu.

Aku akan mendidihkannya segera.

Ya.

Haruskah kita makan dulu? Dagingnya tidak akan enak kalau sudah dingin.

Sambil kita makan, mereka mungkin datang.

Ah, ini sungguh enak.

Aku pernah tinggal sendiri untuk beberapa waktu. Aku punya rahasia untuk membuatnya.

Sambil mendidihkan sup kimci, kalau kamu membubuhkan sedikit cuka,

bahkan tanpa kimci yang matang, ini akan memberi sup rasa kimci yang matang.

Ah, begitu.

Kamu mau minuman?

Aku berhenti minum.

Apakah kamu tidak nyaman minum denganku?

Aku sungguh berhenti.

Eun Joo, aku pikir aku harus pergi.

Haruskah?

Hari ini adalah hari yang penting. Orang-orang menungguku.

Apakah itu mengenai bisnis rikshaw Oppa Gi Joon?

Oppa, haruskah kamu terus melakukannya?

Bagaimanapun, aku menerima bayaran di muka untuk pekerjaan paruh-waktu dan sekarang masa untuk mencari pekerjaan sudah lewat. Jadi sementara aku harus melakukannya.

Tapi sekarang musim dingin sehingga orang-orang tidak naik rickshaw.

Baiklah.

Kalau begitu, pergilah.

Kamu tidak marah, bukan?

Ini adalah pekerjaan yang penting bagimu, jadi mengapa aku harus marah?

Pergilah.

Eun Joo.- Huh?

Aku pikir kamu pulang kerja dari tadi.

Aku hanya bertemu seseorang sebentar.

Waktuku pasti tepat.

Masuklah. Aku akan mengantarmu pulang.

Tidak apa-apa.- Masuklah.

Hari ini aku dapat mobil baru.

Oh, benar.

Kamu akan jadi pendamping VIP yang pertama.

Ini adalah pekerjaan yang penting bagimu, jadi mengapa aku harus marah?

Pergilah.

Telepon yang Anda tuju tidak menjawab...

Eun Joo, kita sekarang dalam hubungan yang serius, bukan?

Aku tidak bisa bilang.

Eun Joo.

Ya.

Apakah hubungan kita sedikit lebih serius sekarang?

Aku akan pergi dulu.

Aku akan mengantarmu.

Tidak, tidak apa-apa karena jaraknya bisa untuk jalan kaki.

Oppa!

Tidakkah kamu pergi ke tempat kerja?

Yah.

Itu karena aku harus bersamamu hari ini.

Aku melihat mereka setiap hari sejak aku membuka mataku. Aku bisa menanyakan kepada mereka rincian yang aku tidak dengar hari ini.

Maafkan aku, Eun Joo.

Untuk apa?

Apa yang aku bisa beritahu kamu tidaklah banyak.

Bahkan jika berbeda bersama lagi setelah lama berpisah... untuk mengatakan kita tidak seharusnya berpisah.

Untuk kamu datang seperti ini adalah... sesuatu.

Haruskah kita berjalan-jalan?- Baiklah.

Tunggulah AkuEpisode 9

Kalau kamu lihat kondisi klienku, bagaimanapun, kamu tahu. Apakah wajahnya akan seperti ini?

Ini bukanlah perkelahian dua pihak tapi satu pihak.

Aku juga dipukul.

Itu adalah pukulan sembarang dalam usaha bela diri.

Aku dipukul. Ini adalah pemukulan.

Ah, dia berbohong.

Untuk sekarang aku akan membawa dia ke rumah sakit dan minta sertifikat medis dan kemudian kembali.

Ya.

Ayo pergi.

Aish, sial.

Aku akan mendapatkan sertifikat medis juga dan membawanya.

Kamu harus menghubungi walimu dulu.

Aku tidak punya siapapun untuk dihubungi, seperti itulah selalu.

Kalau penyerangan ditentukan, kamu akan berada dalam besar.

Dia dipukul karena dia membawa Tae Ra ke motel setelah diberi narkoba.

Itu akan terungkap segera.

Jadi, kamu blang ini bukan yang pertama kalinya?

Ya.

Kalau begitu, kamu bisa lakukan saja tes narkoba.

Apakah aku harus melakukan tes narkoba?

Maaf?

Sebenarnya, mengenai keadaan tahun lalu... di media, itu akan sedikit sulit, jadi...

Aku ingin menghindarinya kalau aku bisa.

Kalau begitu, temanmu di luar sana akan dituntut untuk menyerangan.

Apa?

Kalau begitu aku akan melakukan tes narkoba.

Ya.

Berhentilah minum, apa yang akan kau lakukan di tempat kerja?

Tidak ada yang datang bagaimanapun.

Benar.

Yah, aku berhenti minum.

Bos,

bisakah aku menanyakan sesuatu?

Apa itu?

Mengapa kamu bersikap aneh padaku akhir-akhir ini?

Dimulai di hari setelah kita berada di museum, kamu tiba-tiba memperlakukan aku dengan dingin.

Aku tidak mengerti mengapa kamu memperlakukan aku seperti itu, bagaimanapun aku memikirkannya.

Apakah aku melakukan sesuatu yang salah?

Kamulah yang tertangkap setelah melanggar janji untuk bertemu.

Tapi mengapa kamu begitu marah padaku?

Aku tidak marah.

Aku minta maaf kalau aku membuatmu merasa tidak enak.

Aku juga akan menanyakan sesuatu, So Dam.

Ya.

Aku sungguh ingin tahu.

Mengapa persisnya kamu menyukai Yoon Jae?

Apa?

Sejak sekolah menengah, gadis-gadis yang aku sukai selalu menyukai Yoon Jae.

Aku pikir kamu berbeda.

Kamu bilang aku suka pada Kang Yoon Jae?

Aku dengar itu di hari itu.

Aku pergi ke rumahmu untuk minta maaf hari itu.

Pengakuanmu juga sangat keras.

Kang Yoon Jae, aku suka padamu.

Aku...

Mengenai itu...- Kalau kamu suka padanya, ya begitulah.

Selamat malam.

Aku akan harus menyerah.

Tapi apa yang harus aku lakukan kalau aku tidak bisa menyerah?

Kalau aku menyerah, bisakah So Dam mengubah perasaannya?

Alih bahasa dipersembahkan oleh The Riders @ Viki

Direktur Cha Gi Joon

Bos, aku pikir kamu salah paham...

Riders: Catch Tomorrow subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Riders: Catch Tomorrow

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left