The first 200 lines.
Diterje
Diterje mahkan
Diterje mahkan oleh
Diterje mahkan oleh Tim
Diterje mahkan oleh Tim Asma
Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
Aku mengembalikan pakaianmu ke Kongsi Dagang Chunghae.
Apa menyenangkan bersama Ibumu?
Tidak begitu.
Aku cuma dimarahi seperti biasanya.
Beliau memanggil namaku dan aku masih bisa mendengarnya.
Ibumu pasti bersama orang lain.
Tapi kenapa kau menyentuh barang-barangku?
Kau tidak bersaudara dengannya lagi.
Kau tahu kalau Gaebong adalah Wakil Kepala
dan seorang Wanita, kan?
Kau tidak pernah mengatakan sepatah kata pun padaku
ketika aku menghabiskan hari-hariku di Wolhyanglu.
Apa yang terjadi?
Apa hatimu berubah?
Kau mendadak bersikap seperti seorang Istri.
Dia tidak boleh berada disisimu.
Dengar.
Putri Yeo Won.
Jika kau menyentuh barang-barang dan orang-orangku lagi,
Aku tidak akan memaafkanmu.
Apa kau mengerti?
Kau pria yang sangat menarik.
Yang Mulia.
Yang Mulia tadi sudah pergi.
Dan
dia baru saja tiba.
Biarkan dia masuk.
Selamat Datang.
Duduklah.
Aku perlu memintamu sesuatu.
Apa kau punya banyak Teh Mutiara yang tersisa?
Ya.
Baguslah.
Kumohon berikan juga untukku.
Aku akan mengutus seseorang untuk mengambilnya.
Ya, Putri.
Terima Kasih
telah mengurus Wang So selama ini.
Kudengar kalian saudara kandung
dan kalian pergi bersama ke Tempat Pelacuran.
Berkatnya, Hamba mengunjungi Wolhyanglu.
Apa dia tahu kalau kau seorang Wanita sekarang?
Ya.
Sekarang dia tahu.
Sekarang kalau dia tahu kau adalah seorang Wanita,
kalian tidak bisa bersama lagi.
Kau pasti kecewa.
Aku membawa barang milikmu dari kamar Wang So,
jadi kau boleh mengambilnya kembali.
☯ Shine or Go Crazy ☯
◆ Ep iso de 12 ◆
Ugh,
apa yang membawa anda kemari berpakaian begitu?
Ada suatu permintaan yang kuminta padamu.
Beritahukanlah.
Tolong berikan aku Prajurit Rahasiamu.
Jika kau memberikan mereka padaku,
Aku akan membunuh Para Pria Penegak Hukum dan Pimpinan Mereka.
Apa maksudmu, Prajurit Rahasia?
Aku melihat Pembunuh berjubah merah di Kuil Mujeong.
Aku akan menjadi Pimpinan Mereka, bukan sebagai bagian dari Keluarga Hwang,
Maksudku sebagai bagian dari orang-orangmu.
Apa anda tahu
siapa Pemimpin Para Pria Penegak Hukum?
Bukankah itu So?
Anda sudah banyak berubah, Yang Mulia.
Ini hanya permulaan.
Se Won, bagaimana menurutmu?
Apa kau mau melayani Wook sebagai Pemimpinmu?
Aku akan memiliki Wang Sik Ryeom dalam genggamanku.
Aku akan melenyapkan So dengan segala cara yang diperlukan,
dan aku akan menjadi Raja.
Ini berarti Tujuanmu dan Tujuanku itu sama.
Tidakkah kau mencintai Kakakku?
Aku juga akan melakukannya.
Selalu ada pemburu yang tepat pada mangsa tertentu.
Wook bilang dia akan membunuh So,
bahkan secara diam-diam.
Aku tidak ada alasan menolak tawaran.
Silakan masuk, Yang Mulia.
Duduklah, Yang Mulia.
Mulai sekarang
anda akan menggunakan tempat ini.
Dan
Se Won akan melindungi anda disisi anda.
Pertama-tama,
Aku berencana mencari Tempat Persembunyian Para Pria Penegak Hukum.
Aku sudah memerintahkan Para Penjaga Pintu Gerbang Goryeo
melaporkan rumah-rumah yang mencurigakan di hutan.
Sebelum itu, anda harus mengurus sesuatu terlebih dahulu.
Apa itu mengenai Kongsi Dagang Chunghae?
Bagaimana anda tahu?
Sebelum aku datang menemuimu, Aku melakukan penyelidikan.
Kudengar mereka mengambil semua barang-barang dan Tenaga Orang
yang dibutuhkan untuk memindahkan Ibukota ke Barat.
Dari Tukang Batu dan Tukang Kayu,
untuk Kayu dan Batu.
- itu Benar kan? - Benar.
Wanita yang berdiri dihadapan Raja
selama Kompetisi Pertarungan antar Pangeran
sekarang berurusan denganku.
Dia itu sesuatu.
Apa yang kau rencanakan?
Dia akan memahamiku,
Aku akan membawanya kemari dan membuatnya menjadi Pelayanku.
Kumohon serahkan dia padaku.
Aku akan mati.
Dimana dan dengan siapa kau minum-minum?
Kau telah sakit selama dua hari berturut-turut!
Aku tidak tahu, Aku tidak ingat.
Kepalaku pusing.
Sayang sekali.
Tuan.
Jika kau tidak mengingat apapun setelah minum-minum,
atau jika kau berpikir meminum sesuatu terlebih dahulu di pagi hari,
kalau begitu kau seorang Pemabuk Berat.
Tunggu, tunggu.
Aku masuk ke kamar bersama Geum Sun di Wolhyanglu.
Kau pergi ke Wolhyanglu?
Geum Sun memberiku secangkir Teh,
dan aromanya benar-benar enak.
Ada asap yang berasal dari Api,
dan kurasa aku sedang di Surga,
tapi ketika aku membuka mataku, Aku ada di kamarku disini.
Kau seorang Pemabuk berat.
Tuan, kau tidak seharusnya minum-minum.
Gyeong, bawakan Obat-obatan ini ke Kuda,
dan bersiaplah pergi ke Tempat Tabib.
Aku merasa sakit.
Bisu!
Selamat Pagi!
Yang Mulia!
Apa yang membawa anda kemari?
Bisu.
Kau!
Kau!
Kau bisa berbicara sekarang!
Kau bisa berbicara!
Hamba benar-benar sibuk sekarang ini, jadi anda harus kembali nanti.
Pangeran Wang So!
Pangeran Wang So!
Wang So!
Pergilah!
Bunuh Dia!
- Apa yang harus kita lakukan? - Sembunyikan dia!
Sembunyikan dia.
si Bisu itu!
Selamat Datang!
Selamat Pagi!
Jadi siapa aku?
Pangeran So So.
Baek Myo, bagaimana penampilanku?
Apa aku seperti seorang Pendekar Pedang Miskin?
- Anda terlihat menarik. - Benar, kan?
Ngomong-ngomong, dimana Gaebong?
Gaebong pergi ke Byuklando.
Pangeran So So.
Byuklando?
Si Bisu disini, tapi dia pergi sendiri?
Beraninya kau membohongiku!
Tuan Yang!
Kau akan digantung karena berbohong!
Seperti ini!
Aku cuma bercanda.
Kemana dia pergi, sungguh?
Byuklando.
Byuklando.
Ya.
Tapi apa kalian menyembunyikan sesuatu?
Ini.
Gaebong tidak disini,
dan ini tidak menyenangkan.
Aku akan kembali nanti.
Aku pergi.
Dia begitu bersinar.
Tapi semakin aku melihatnya,
semakin pakaian itu membuatnya terlihat lebih baik.
Tentu saja, dia memang seorang Pangeran.
Dia ratusan kali lebih baik daripada Pangeran Wang Wook.
Bagaimana mungkin kau membandingkan dia dengan Pangeran Wang Wook?
Tutup Mulutmu.
Tunggu.
Yool!
Hei! Kemana dia pergi?
- Yool! - Kemana dia pergi?
- Nona! - Yool!
Selamat Datang.
Kau pasti mengalami kesulitan.
Tidak, tidak sama sekali.
Kau memberikan kami obat-obatan secara cuma-cuma,
No comments yet. Be the first to leave one.