Criminal Code

Criminal Code (DNA DO CRIME)

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

Criminal Code S02 Complete NF WebDL 1080p VP9 AAC 6Ch DR1VEN
A Commentary by dr1ven
NF Retail

Tags

webdl
Published on: 2025-07-30
Downloads: 71
Hearing Impaired: No
FPS: 24

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kita membicarakan penyatuan beberapa kelompok

yang kemungkinan membentuk geng perampokan bank terbesar di dunia.

Kau kenal pria bernama Isaac?

Dia merampok bank dan perusahaan premium.

Dia bilang ada pekerjaan di Ciudad del Este.

Di wilayah Duta Besar. Dia akan menyetujuinya?

Saat itulah kita masuk.

Kenapa Organisasi dan Duta Besar berhenti saling bunuh?

Ada kesepakatan.

Kau cukup bilang ya, kita beralih dari rival menjadi mitra.

Imbalanku, kau mengeluarkanku dari sini.

Jika mereka meninggalkan DNA sebanyak sidik jari

yang ditinggalkan penjahat lama,

kita bisa melakukan hal bersejarah dengan geng perampokan bank.

Pernah dengar Geng Hantu?

Djeison, saudaraku, Gabriel.

Aku tak meninggalkan jejak. Juga tak bunuh agen federal.

Kau terus mengulangnya. Agen itu sudah lama mati.

Agen itu adalah orang yang menyelidiki mitra Proguard.

Namanya Benício.

Dia tak punya kehidupan. Takkan berhenti.

Soulless. Kurasa dia yang membunuh Santos.

Kenapa kau datang sendirian? Tak punya rekan?

Bos, Benício sendirian karena tak ada yang mau jadi rekan orang gila itu,

dan aku sudah minta kembali ke lapangan sejak cutiku berakhir.

Aku suka semangatmu, Partner.

Bagaimana dia bisa tahu?

Salah satu dari kita?

Aku punya teman baru yang akan senang masuk keluarga kita.

Semua orang memberitahumu cara menikah,

tapi tidak dengan cara pisah.

- Mereka sudah tahu. - Tahu apa?

Mereka tahu kau akan membebaskan Duta Besar.

Akan lebih mudah. Cukup serang konvoi itu.

Mereka tahu rencana kita. Ada yang membocorkan!

Kita dikepung. Kau dengar?

- Kita kehilangan Duta Besar. - Tangkap Soulless.

Tamat kau. Aku menangkapmu. Selesai!

Tangan di kepala.

Selesai, Bajingan.

Tamat kau.

Kita lihat seberapa berguna kekuasaanmu di penjara.

Duta Besar, aku Isaac.

Hantu, 'kan?

Kerja bagus, Kawan.

EMPAT BULAN SETELAH PENYELAMATAN DUTA BESAR

Aku pernah bilang alasanku tak suka sepak bola?

Sudah jelas, karena kau membosankan.

Tempat ini penuh orang gila.

Rossi tak memverifikasi petunjuk yang dia dapat.

Kawan-Kawan, di sini kacau.

Kami kehilangan Caveirinha di Sektor Utara.

Di depan gerbang 109B.

Sepertinya dia memakai jaket keabu-abuan. Dengar?

Anggota Geng Hantu bersamanya? Ada tanda-tanda Isaac?

Tidak, Rossi. Sepertinya sendiri.

Mesin pengenal wajah mendeteksi dia di dekat bar.

Di sebelah 431.

Dengar? 431.

Sepertinya dia sedang memberi instruksi.

Kau pikir itu Isaac?

- Mereka. - Mereka ke sini.

Kurasa mereka ke arah tribun.

Izin mendekat?

Ditolak. Belum ada surat perintah.

- Kita akan kehilangan mereka. - Mari ikuti.

Yang Mulia, ada rekaman audio tersangka menyebut Isaac,

bos geng.

DNA-nya ditemukan di tiga TKP lain

dengan indikasi kuat terkait Geng Hantu.

Sebentar lagi. Hampir dapat.

- Tangkap bajingan itu. Sudah waktunya. - Tunggu dulu.

Yang Mulia, aku khawatir kami akan kehilangan dia

dan satu-satunya kesempatan menangkap anggota Geng Hantu

setelah empat bulan.

Menunggu apa? Kita akan dapat surat itu saat sampai di kantor.

- Sungguh? - Ya.

Kenapa kau begitu yakin?

Dia tak punya alamat tetap.

Tapi ada dua agen yang sedang mengawasinya.

Jangan mendekat tanpa aba-abaku.

Sial, Benício!

Aku butuh bantuan! Dengar?

Bajingan itu kabur dari tribun!

Mereka di gerbang 111A!

Itu mereka!

Polisi Federal!

Berhenti!

Sial!

Ayo!

Polisi Federal! Aku butuh motormu.

Bajingan.

Keluar!

Keluar! Perlahan!

Jangan bergerak!

Angkat tangan!

- Santai. - Jangan bergerak!

- Keluar dari van. - Jangan coba lari.

- Cepat! Berlutut! - Berlutut!

Di mana Isaac?

CRIMINAL CODE

EPISODE 1 AKSI DIMULAI

Dulu, beginilah bank.

Meja, kursi, manajer.

Di mana bank daring menyimpan uang kami? Tak ada brankas.

Kami punya satu. Ukurannya besar.

Kami kirim uang ke banyak bank di wilayah ini.

Itu baru bagus. Rasanya lebih aman.

- Tanda tangan di sini. - Baik.

Maaf.

- Boleh ke kamar mandi? - Ya, di belakang sebelah kiri.

- Bagus. Terima kasih. - Tentu.

Permisi.

Sampai jumpa. Terima kasih.

Astaga.

Hei! Hei, Kawan!

Hei, Kawan!

Sial.

Kau tak melihatku tadi?

Tidak. Kau sangat tak terlihat, Rivotril. Astaga.

Aku menyuruhmu beli mortir ekspansif, kenapa beli panggangan?

Apa-apaan ini?

Isaac, bolehkah aku meminta uang muka? Nenekku butuh sesuatu.

- Nenekmu? - Ya.

Kau pikir aku bank? Enyahlah.

- Kasar sekali. - Hei, Gaspar. Kabarmu baik?

- Apa kabar? - Apa kabar, Kawan?

Kau suka yang ini?

Tapi kau tak membantuku. Sudah 20 menit lebih kita berputar-putar.

Tawaran terakhir.

Seharga 3,50 real per pot, 300 pot.

Sebab banyak orang mengira ini metode Jepang,

padahal sebenarnya metode Tiongkok.

Serius? Aku baru dengar.

Ini pinus hitam, 70 tahun budidaya.

Menantuku pasti menyukainya. Dia arsitek.

- Dengar, 3,50 real per pot, 300 pot. - Ini tak dijual. Permisi.

- Silakan. - Aku tahu.

Aku tahu, tapi karena hari ini, jadi 300. Besok, 3.000.

Dan kita kaya bersama. Paham?

Pikirkanlah. Dah.

Dalam enam bulan, tempat ini bisa untung.

Jadi, lebih banyak orang bersenang-senang di sini?

Apa benar kultivasi pohon itu 70 tahun?

Gabriel, usianya dua bulan.

Kubeli seharga 50 real di Liberdade.

Gabriel.

Kemarilah.

Menyebalkan.

Ada apa, Lobo? Kau dapat pemancar itu?

Kita beruntung. Kita menemukannya.

Bagus. Naiklah.

- Cruel, bagaimana internetnya? - Sampai ke sana juga.

Kita bisa akses cadangan kamera dan mematikan alarm jarak jauh dari sana.

- Brankasnya? - Itu lebih sulit.

Hanya bisa dari dalam.

Mortirmu harus berhasil. Jika coba ledakkan lantai…

Sensor gerak brankasnya bisa aktif? Aku tahu.

Astaga. Ini pasti berhasil.

POLISI FEDERAL SÃO PAULO

Agen Suellen.

Haruskah aku bertanya lagi?

Di mana Isaac berada?

Mari kita bicara jujur.

Kalian menarikku dari derbi

dan menahanku tiga jam lebih di ruangan ini karena tuduhan tak jelas?

Bagaimana dengan rekamanmu yang membahas pria baju putih dari kerjaan di Paraguay?

- Aku tak ingat. Itu kejahatan? - Itu soal Proguard.

DNA-mu ada di tiga perampokan geng Isaac. Itu kejahatan.

Ingin menuntutku atas perampokan? Silakan.

Tapi jangan bilang aku bagian geng itu. Karena memang bukan.

Kurasa dia tak berbohong.

Dia tertangkap dalam penyadapan. Dia ceroboh.

Geng Hantu tak membuat kesalahan seperti itu. Dia mungkin hanya rekanan.

Apa kabar, Kawan?

Kapan kau datang untuk piza?

Ayolah. Aku suka kau, tapi pizamu tak enak.

Orang Rio bisa mengkritik piza?

Dan orang Minas bisa? Buat bola kejumu dan diamlah.

Jadi, apa kabar?

Caveirinha menghilang. Kau bicara dengannya?

Tidak, sudah lama kami tak bicara.

Tapi, hei, bisakah aku ikut dalam pekerjaan kalian?

Kawan, sudah kubilang penuh. Aku butuh kau di logistik.

Oke. Mengerti.

Si bodoh itu tak memperbarui sistem operasinya.

Kami mencobanya, tapi ponselnya berbunyi.

"Mineiro."

- Jika satu bekerja dengan Isaac… - Yang lain juga.

Lihat.

Periksa pesan ini.

Entah apa pendapatmu, tapi menurutku kota ini payah.

Saldanha makin tua dan pemarah.

Persetan dengan urusan umur ini.

- Dia mau bercinta dengan pria tua. - Ya.

Aku tak keberatan.

Ada kabar baik?

Apa kabar biasa boleh?

Kepemimpinan baru di Brasília.

Tim kita jadi sasaran besar. Aku lebih suka kabar baik.

More Indonesian subtitles for Criminal Code

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left