The first 200 lines.
Caitlyn. Ini sebuah proses, mengerti?
Namun, kau perlu ingat
hanya kita yang dapat menyelamatkan diri kita.
Dia monster.
Dia adalah monster terkutuk, itulah dia.
Namun, aku tak bisa menjauh darinya.
Ingat awalnya apa yang membuatmu tertarik kepada Mitch?
Kami kenal di kantor...
SEDIH? KAU TIDAK SENDIRIAN.
...dia menawan
dan misterius.
KELOMPOK KETERGANTUNGAN KEPADA HUBUNGAN
Dia mengajakku makan
mengajakku jalan-jalan
dan bilang tak ada yang dapat memisahkan kami.
Dia membuatku merasa penting.
Halo. Namaku Robert Montague Renfield.
Sama seperti orang-orang baik ini, aku berada dalam hubungan yang merusak.
Hei. Itu berlebihan.
Mungkin kita kembali saja ke awal.
Tn. Renfield.
Selamat datang.
Aku adalah Dracula.
Saat bertemu dia, aku adalah pengacara real estat
berharap dapat transaksi yang akan mengubah hidupku dan keluargaku selamanya.
Dan itu yang terjadi.
Kau cocok menjadi asistenku.
Tn. Renfield.
Aku paham perasaan Caitlyn.
Aku tak pernah minum anggur.
Dia juga mengajakku makan.
Dia membuatku merasa penting.
Memperkenalkan aku ke kaum kelas atas.
Kami pergi ke teater.
Kami pergi ke tempat-tempat eksotis.
Lalu, dia jadikan aku familiar-nya.
PELAYAN DRACULA DENGAN SEDIKIT KEKUATAN DRACULA.
Artinya, aku mengurus semua kebutuhan Tuanku.
Termasuk perubahan staf
dan mengatur kebutuhan diet khususnya.
Aku tidak langsung menjadi pelayan Pangeran Kegelapan.
Kami bersenang-senang!
Namun, semua masa indah...
Pelayan!
...pasti berakhir.
Para pemburu kembali.
Ya. Serangga. Banyak yang menanyakan ini.
Kekuatan Dracula berasal dari makan manusia.
Kekuatanku dari makan serangga. Masuk akal?
Bagus. Sampai di mana tadi?
Aku datang, Tuan!
Sial!
Celaka.
Sial!
Ini lingkaran pelindung, Renfield.
Dia tak bisa kabur.
Mari kita hapus kejahatannya dari dunia ini
dan kau akan bebas!
Bebas?
Begitu aku mati...
...kau akan dipenjara atas apa yang kau lakukan untukku.
Aku satu-satunya penyelamatmu.
Aku satu-satunya temanmu.
Hanya aku
yang peduli kepadamu.
Aku ingat berpikir
"Kali ini dia sungguh-sungguh."
Renfield!
Kami yang terakhir dari kaum kami.
Mulai sekarang, setiap darah yang ditumpahkan Dracula
itu adalah salahmu.
Sial!
Aku tidak menduga itu.
Atau itu!
Tuan.
Kau baik-baik saja?
Tidak.
Ya.
Ini hasil yang sudah biasa.
Pada puncak kekuatannya
Dracula menjadi pengisap darah terkuat.
Orang-orang baik datang mengerjakan tugasnya
lalu aku yang membereskannya.
Ini yang kusebut "periode transisi" kami.
MASA KINI
Kubawa dia ke kota yang baru
memulihkan kekuatannya
mencari tempat bersembunyi yang aman
sampai siklusnya berulang kembali.
Permisi. Hai.
Boleh pinjam pena?
Terima kasih.
Dan di sinilah kita.
Sementara
aku kemari dan mendengarkan mereka bicara tentang monster mereka.
Kau membahas Mitch dan...
Aku tahu ini berada di paling bawah dalam daftar hal buruk
tapi dia juga menyukai ska.
Jenis musik?
Ya.
Fishbone. Mustard Plug.
Voodoo Glow Skulls.
Aku benci musik itu!
Maaf, Caitlyn. Aku...
Mark, aku...
- Maaf. - Tak apa.
Musik yang banyak alat tiupnya?
Itu yang kupikirkan.
Tidak! Itu mengecilkan
kontribusi inovatif ska terhadap musik.
Astaga, siapa aku?
Renfield?
Maaf, aku menelan serangga.
Tidak sengaja.
Apa ada yang sengaja...
Mau berbagi kisahmu?
Tidak. Terima kasih. Kau takkan mengerti.
Aku tahu ini menakutkan.
Kau berpikir takkan ada perubahan.
Namun, aku berjanji, kelak kau akan sadar
kau bisa menjalani kehidupan yang kau inginkan.
Sementara, kuharap kau bisa dapat sesuatu di sini.
Tentu.
Baguslah.
Ya. Aku dapat sesuatu di sini.
Korban.
Namun, bukan mereka.
Mari ucapkan afirmasi kita.
- Aku cukup dan aku punya cukup. - Aku cukup dan aku punya cukup.
- Aku pantas bahagia. - Aku pantas bahagia.
- Aku bersyukur atas diriku - Aku bersyukur atas diriku
- dan memegang kendali atas hidupku. - dan memegang kendali atas hidupku.
Mereka boleh mengulang afirmasi ini sebanyak mereka mau.
Itu takkan menghapus masalah mereka.
Namun, aku bisa.
Dan tidak ada yang akan menyebutku pahlawan.
Namun, aku punya solusi yang saling menguntungkan
untuk orang seperti Caitlyn.
Menyingkirkan monster mereka dengan memenuhi kebutuhan monsterku.
Hei, Doug?
Sedang apa kau?
Ada orang di luar, Mitch!
Ya ampun. Tak ada orang di luar, Doug!
Kau pikir keluarga Lobo akan membiarkan kita?
Kita mencuri narkoba mereka.
Aku tak mau dengar, Doug!
- Terkutuk. - Sial.
- Itu bagian terbaiknya. - Ada apa ini?
Karena inilah kau tidak boleh berpiknik di samping kotoran hewan...
Sial! Baik.
Halo, Mitch.
Dengarkan. Tunggu!
Tunggu.
Aku menyesal.
Sudah terlambat.
Kau mengambil yang kau tak bisa kembalikan.
Kami bisa kembalikan! Tidak masalah.
Kami akan kembalikan semuanya.
Ini. Ambil!
Ambil. Tidak masalah.
Apa ini?
Narkoba yang kami curi dari bosmu.
Maaf.
Kau pikir aku siapa?
Pembunuh bayaran.
Aku...
jauh...
lebih...
buruk.
Aku teman Caitlyn.
Astaga.
Yang benar saja.
Tunggu.
Tadi katamu pembunuh bayaran?
Kau siapa?
Teman Caitlyn.
Lebih tepat kenalan.
- Kau terlihat lebih kecil dari sana. - Lucu.
Kau kehabisan pisau.
Aku salah.
Tentu pembunuhannya lancar. Aku mengutus Apache Joe.
Dia memotong lidah orang pakai pisau berburu.
Kau saja yang beri tahu namanya rasisme.
Ayo!
Sial!
Sial!
Sial.
Apa-apaan?
Apa-apaan?
Kau habis minum alkohol?
Tidak. Kenapa? Kau berminat?
Pergilah.
Semua baik-baik saja?
Ya.
Aku hanya kesal bertugas di sini sementara ada kejahatan di luar sana.
Mengemudi mabuk adalah kejahatan.
Kau paham maksudku, Chris.
Ada setumpuk laporan orang hilang untuk kita periksa.
Ayo!
- Astaga. Itu Teddy Lobo. - Ayo!
No comments yet. Be the first to leave one.