The first 200 lines.
Jenderal Esdeath,
kemenanganmu atas penaklukan suku di utara sangat mengagumkan.
Kami sudah siapkan sepuluh ribu emas sebagai hadiah.
Terima kasih, Yang Mulia.
Akan hamba kirim hadiah itu pada prajurit yang sedang menetap di utara.
Mereka akan sangat bahagia.
Esdeath tak tertarik dengan kekuasaan atau hal-hal yang berkaitan dengan politik.
Baginya, bertarung dan menguasai musuh adalah segalanya.
Dia bebas lakukan apa pun,
selama aku terus kendalikan kerajaan ini.
Sangat adil, 'kan.
Cara yang sangat sempurna bagi kita berdua.
Karena hamba sudah kembali ke ibu kota,
akan hamba pastikan untuk habisi Night Raid,
yang sudah ganggu ketenangan Yang Mulia.
Kuserahkan tugas itu padamu.
Ingin sekali aku memberimu hadiah lebih dari sekadar emas.
Apa ada sesuatu yang kauinginkan?
Begitu, ya?
Kalau hamba boleh minta...
Ya?
Hamba sangat ingin jatuh cinta.
Be-Begitu, ya?
Benar juga, kau sudah cukup umur tapi belum menikah.
Kalau begitu biar kuberikan beberapa pilihan.
Kalau perdana menteri bagaimana?
Yang Mulia!
Hamba sangat menghargainya,
tapi karena tekanan darah perdana menteri yang tinggi, mungkin hidupnya tak akan lama lagi.
Enak saja!
Aku ini sangat sehat.
Lalu, tipe seperti apa yang menarik perhatianmu, Jenderal?
Masalah kriteria, hamba sangat pilih-pilih.
Hamba tak yakin banyak orang yang bisa memenuhi kriteria ini.
Akan hamba tuliskan bagaimana kriterianya dan akan hamba serahkan pada Yang Mulia.
perasaan yang kusembunyikan di hati
perasaan yang kusembunyikan di hati
kokoro ni kakushiteta omoi
kokoro ni kakushiteta omoi
perlahan kuukir dalam perkataanku
perlahan kuukir dalam perkataanku
sizuka ni kotoba de kizande
sizuka ni kotoba de kizande
berjalan sendiri tanpa ragu
berjalan sendiri tanpa ragu
fumidasu tesaguri na asu wo
fumidasu tesaguri na asu wo
'tuk meraih hari esok
'tuk meraih hari esok
tsuyoku mayoginai hitori de
tsuyoku mayoginai hitori de
kuingin bisa menerima masa depan apa pun
kuingin bisa menerima masa depan apa pun
donna mirai demo uketomeru watashi de itakute
donna mirai demo uketomeru watashi de itakute
jadi ku takkan berbalik lagi
jadi ku takkan berbalik lagi
ima wa mou furimukanai
ima wa mou furimukanai
berlari dengan tekad menuju dunia ketabahan
berlari dengan tekad menuju dunia ketabahan
hashiru shoudou ni makasete tsuyogaru sekai he
hashiru shoudou ni makasete tsuyogaru sekai he
percaya jika jawabannya sudah ditakdirkan
percaya jika jawabannya sudah ditakdirkan
kawaru unmei ni kotae ga arukou shinjite
kawaru unmei ni kotae ga arukou shinjite
mimpi yang kuukir jelas di hari itu
mimpi yang kuukir jelas di hari itu
ano hi senmei ni egaita kawaranai yume wa
ano hi senmei ni egaita kawaranai yume wa
pasti bisa menembus batas yang ada
pasti bisa menembus batas yang ada
kimeta genkai mo kanarazu koete yuku kara
kimeta genkai mo kanarazu koete yuku kara
suatu saat ku pasti meraih mimpi itu
suatu saat ku pasti meraih mimpi itu
yuruginai koe ni shite todokeru kitto
yuruginai koe ni shite todokeru kitto
dengan suara lantang dan terus maju
dengan suara lantang dan terus maju
itsuka mae yoritsuku sono toki made
itsuka mae yoritsuku sono toki made
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
BUNUH MEREKA BERTIGA
BUNUH MEREKA BERTIGA
BAGIAN SATU -
BAGIAN SATU -
BUNUH MEREKA BERTIGA
BUNUH MEREKA BERTIGA
BAGIAN SATU -
BAGIAN SATU -
Mine.
Aku bisa makan sendiri.
Nanti keburu dingin.
Ya sudah.
Bahkan ketika Sheele terbunuh,
Akame sangat tenang.
Terlebih lagi yang membunuhnya adalah
gadis itu.
Aku mulai sadari
betapa menyakitkannya pekerjaan ini.
Tapi, aneh sekali.
Kalau aku juga tertarik pada hal lain selain pertempuran dan pembantaian.
Ah, mengenai cinta itu?
Aku sendiri pun tak yakin.
Tapi, aku tak bisa hentikan perasaan ini.
Sebagai makhluk hidup,
sudah sewajarnya kalau tertarik pada lawan jenis.
Tapi kata "cinta" sangat tak cocok untukmu.
Begitu, ya.
Berarti ini juga insting binatang.
Ya, untuk sementara akan kunikmati perburuan Night Raid.
Mengenai itu...
Aku punya ide yang sangat bagus.
Aku punya perintah baru untuk kalian bertiga.
Berikan kami perintah apa pun, Nona Esdeath.
Kami bertiga adalah pelayan setia Nona.
Kami akan terima perintah apa pun, kapan pun!
Bagus.
Duh, dingin amat.
Bikin tak bisa tidur saja.
Coba minum air, deh.
Akame?
Camilan tengah malam?
Bukan.
Ini salah satu makanan kesukaan Sheele.
Sesajen bagi yang sudah meninggal?
Karena kita bekerja secara rahasia,
nama Sheele mungkin tak akan pernah muncul dalam sejarah Pasukan Revolusi.
Karena itulah aku akan mengingat tentang dirinya sebanyak-banyaknya.
Mungkin dia memang ceroboh,
tapi dialah orang paling baik di antara kita semua.
Aku tahu itu.
Dia biasa bawakan bunga ke makam Sayo dan Ieyasu.
Ya.
Tapi...
Kau hebat sekali, Akame.
Kau sangat tenang meskipun salah satu teman kita meninggal.
Kurasa kau sudah terbiasa, aku sendiri bahkan—
Tenang?
Terbiasa?
A-Akame?
Memang benar.
Aku sudah banyak lihat nyawa yang terenggut di hadapanku.
Tapi...
Temanku yang berharga baru saja mati!
Rasa sakit ini, mana mungkin aku bisa terbiasa?
Tapi emosi seperti itu akan memengaruhi misi kita selanjutnya.
Karena itu aku berpura-pura terlihat tenang!
Kita lakukan pekerjaan kotor.
Kalau aku tak tetap tenang, lalu bagaimana?
Ka-Kausebut aku sedang tenang?
Aku pun juga...
Sejak Sheele mati, rasa sakit yang kurasakan ini
sangat...
Tak kusangka Akame akan bereaksi seperti ini.
Benar juga.
Saat misi pertamaku, dia sangat mengkhawatirkanku.
Apa yang sudah kulakukan?
Tak seharusnya aku berpikir begitu.
Terus meratapinya tak akan hidupkan Sheele lagi!
Aku harus melangkah ke depan layaknya lelaki sejati!
Dan juga, pekerjaan ini mungkin memang kotor, tapi uang tetaplah uang.
Setidaknya aku bisa jauhkan mereka dari kelaparan sampai revolusi.
Aku juga punya orang yang ingin kubahagiakan.
Ke-Kenapa?
Kau baik-baik saja, Tatsumi?
Yang barusan hanya untuk menyadarkanku.
Jangan khawatirkan aku.
Dan juga, maafkan aku, Akame.
Aku kurang peka akan perasaanmu.
Aku akan berjanji padamu.
Aku tak akan mati!
Kau tak perlu menangisiku karena aku tak akan mati!
Tatsumi.
Kita akan sambut kerajaan yang baru,
dengan senyum di wajah semua orang.
Ya, kau benar.
Sial!
Se-Sekali lagi, Akame!
Sepertinya kau harus istirahat terlebih dulu.
Saat bertarung, mana bisa istirahat?
Bukankah sudah kubilang?
Serang aku, seperti pertarungan sebenarnya.
Bersiaplah!
Apa yang kaulakukan, Kak?
Kalau kauanggap ini pertarungan sebenarnya,
sebaiknya kau perhatikan sekitarmu.
Kau tak akan tahu di mana musuh sedang bersembunyi.
Kau lebih bersemangat dibanding biasanya.
Apa yang terjadi?
Tak ada.
Aku hanya ingin bertambah kuat.
Aku sudah janji pada Akame.
Pokoknya aku akan terus tetap hidup!
Tatsumi.
Kau sudah belajar banyak juga, ya?
Kau sudah berkembang.
Nah!
No comments yet. Be the first to leave one.