The first 200 lines.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Apa yang bisa kau katakan tentang ikon
yang menjalani hidupnya seperti lilin di angin dan pergi terlalu cepat?
Grace, ada yang ingin kau katakan?
Tidak, kurasa kau sudah cukup memuji toilet kita.
Rambut baru, gaya yang sama.
Baiklah.
Perjalanan ini gila, tapi lebih baik kutempuh bersamamu
daripada perjalanan normal dengan orang lain.
Kecuali saat kau mengemudi.
Itu indah.
Aku juga menyiapkan pembawaan "Amazing Grace"
dengan lirik yang diubah menjadi tentang kurangnya dana untuk toilet.
- Aku sumbang. Grace, beri aku C. - Ya.
Bisakah tidak? Hei! Kami sedang sibuk.
Sekarang kami harus memulai seluruh pemakaman dari awal.
Maaf.
Menarik kau tampak lebih berduka
untuk toilet daripada pernikahan kita.
Sulit bagiku untuk berduka jika kau selalu ada di sini.
Aku tak sempat merindukanmu.
Jika ada yang bisa kulakukan untuk keluar dari sini, akan kulakukan.
Ada yang bisa kau lakukan. Kau hanya memilih untuk tak melakukannya.
Aku tak akan mengadukan sahabatku.
Sahabatmu. Aku tak pernah dengar kau membicarakannya.
- Aku tak memberitahumu semuanya. - Ya, jelas.
Aku tak bisa memakai penyadap. Selotipnya akan menempel di bulu dadaku.
Tunggu. Kau punya kesempatan memakai penyadap untuk FBI?
Itu nomor 17 di daftar harapanku
setelah memakan sirop cokelat di gravitasi nol.
Aku tak bisa. Aku tak akan memaafkan diriku.
Entah bagaimana aku hidup denganmu dua tahun sembilan bulan lagi.
Apa yang terjadi saat dia ingin berkencan lagi?
- Kau ingin berkencan lagi? - Tidak.
- Sudah? - Aku tak mengencani siapa pun.
Aku harus melanjutkan hidup, dan kau juga, Nick.
Kita terlalu tua untuk terjebak bersama selama tiga tahun ke depan.
Jika kau lakukan ini, kau bebas dari hukumanmu dan dariku.
Penyiram toilet, betapa indah suaranya
Juga darinya.
Kau menaikkan dan mengangkat bokongku
Ada hadiah untukmu.
Apa itu mesin waktu agar kita bisa kembali
ke sebelum kau mendorongku di depan bayi rakun?
Hampir. Ini sebuah arloji.
Arloji yang dicuri dariku Rolex Daytona dua warna yang langka.
Ini Rip Curl dengan tali plastik.
Yang ini menyala dalam gelap.
Kau pikir bisa membeli pengampunanku dengan murah?
Aku berharap.
Bisakah kita lupakan dan nikmati sarapan siang?
Kau ingin duduk di sebelah siapa, Peter atau Stevie si idiot seksnya?
Kenapa tak mendorongku di depan orang yang tak ingin kau ajak duduk?
Baiklah.
Bagaimana jika aku pergi membeli krim segar
untuk piza salmonmu yang luar biasa?
Fakta krim segar menarik,
orang yang alergi laktosa bisa memakannya,
karena itu produk susu fermentasi.
Kau yakin tak apa pergi sendirian?
Sekaleng krim kocok mungkin melompat ke arahmu.
Astaga. Kejadiannya sudah tiga pekan lalu.
Aku sudah minta maaf ribuan kali.
Katakan yang bisa kulakukan untuk menebus dosaku padamu dan Amerika.
Sudah kubilang, berhentilah memikirkan dirimu sendiri.
Mungkin sesekali, utamakan aku.
Secara teknis, aku mengutamakanmu saat mendorongmu ke depan rakun.
Anggaplah seperti saat kau naik pesawat
dan kau harus memasang masker oksigen di wajahmu sebelum anakmu.
Kalian semua bahagia dan bernapas sementara aku sesak napas.
Jadi, krim segar.
Aku kembali setengah jam lagi.
Begitu juga argumen ini.
Kami tahu orang tak bisa berdiri di samping microwave
saat memakai krim mata kita.
- Sedang kami perbaiki. - Bagus.
Terima kasih, Semuanya,
untuk semua kerja keras dan ide bagus kalian.
Banyak yang harus dipikirkan.
Tentu saja, terima kasih pada pemimpin kita yang berani, Taneth,
sudah terbang dari San Francisco
selama sepekan penuh tanpa peringatan.
Sebulan.
- Bahkan lebih baik. - Anggap saja aku tak di sini.
Bekerjalah dan berdoalah kalian tak pengangguran pekan depan.
Aku bercanda.
Atau, benarkah?
Kerja bagus, Mallory,
dan orang lain yang kurang penting di ruangan.
Hadir.
Menurutmu itu bagus? Lihat ini. Mallory, pinjamkan ini.
- Aku mengizinkan. - "Hei, Semuanya, aku Mallory.
Aku bosnya sekarang.
Ini hari Rabu Tanpa Konfrontasi.
Di mana kita duduk dan saling tersenyum
dan minta maaf atas hal yang tak kita lakukan. Dan membuat keju kacang mete."
Baiklah.
- Itu lucu. - Lucu sekali.
Baiklah. Rapat selesai. Benar, Taneth?
Aku bahkan tak di sini, tapi kita akan bertemu lagi pukul 15.00.
Pukul 15.00.
- Aku suka bekerja untuk wanita seram. - Kuberi tahu yang kau suka.
Mallory, bisa bicara sebentar?
- Tentu. Semua baik saja? - Kau punya masalah.
Apakah tawaku?
Tawaku cempreng. Aku tahu terdengar menyakitkan, tapi tidak.
Tidak, aku sangat benci tawamu, tapi bukan. Ini soal Brianna.
Saat ada di ruangan, aku ingin tahu siapa si anjing besar.
Sekilas info, selalu aku.
Tapi aku ingin tahu siapa bosnya saat aku tak ada.
Tolong rahasiakan itu.
Sepertinya Brianna masih memimpin ruangan.
Kau tahu apa dirimu jika kau bukan anjing besar?
- Anjing kecil? - Kau pisang kedua.
Aku suka pisang. Tak selalu, karena banyak gula,
tapi aku tak bisa membiarkan pisang mengelola perusahaanku.
Itu untuk anjing.
Kuharap aku tak memberimu kesan bahwa aku adalah pisang.
Kau tak meninggalkan kesan. Itu masalahnya.
Kau harus membuat Dillard mengakui dia tahu
saham ComTeq akan anjlok sebelum dia menjualnya.
Itu awal percakapan alami.
"Bagaimana kau tahu sahamnya akan anjlok sebelum kau jual?"
Kau memulai percakapan seperti itu. Aku pernah dengar.
Jadi, itu bukan awal percakapan yang buruk
jika percakapan tak direkam untuk FBI.
Apa artinya "jual kosong"?
Pertanyaan lanjutan, apa itu perdagangan orang dalam?
- Kenapa ilegal? - Aku akan mengirimmu ke sekolah bisnis.
Karin, orang yang melakukan hal semacam ini tak membicarakannya.
Saat kau bilang "hal semacam ini", apa itu hal semacam ini?
Sebenarnya, mereka berdua bisa membantu.
Mereka bisa bertanya. Itu tak akan mencurigakan.
Tunggu, apa?
Kurasa maksudnya kita akan menyamar untuk menangkap pemain Wall Street.
Aku tak bisa menyamar.
Kau takut akan terlibat terlalu dalam dan tidak bisa kembali?
Ya, itu kekhawatiranku.
Kau tak khawatir lima menit yang lalu.
- Karena kau yang melakukannya. - Dengar…
Kita harus mengeluarkan Nick dari sini.
- Kau teguh pada pendirianmu? - Dengar…
"Ada yang bisa kau lakukan, kau hanya memilih tak melakukannya."
Aku benci saat kau mengutipku saat aku benar.
Itu jawaban ya atau tidak? Kau tak perlu penyadap.
- Cukup buat dia bicara. - Kurasa jawabannya ya.
Aku juga setuju. Karena kami tak akan disadap,
aku perlu memakai kacamata mata-mata.
- Apa itu kacamata mata-mata? - Beri dia kacamata renang.
Salmon ini rasanya sangat mirip ikan.
Dia punya cita rasa yang tajam dan paha yang luar biasa.
Kedua hal itu biasanya cocok.
Salmon dan piza juga. Hebat, Sol.
Kau tak mau?
Aku lebih suka melihatmu memakannya.
Manis sekali.
Lagi pula, itu tak baik untuk pahamu.
Robert, sungguh tanpa pamrih.
Mengutamakan hasrat rekannya untuk piza di atas keinginannya.
Kau mau?
Anak berantakan.
Aku malu.
Akan kugigit tanganmu.
Astaga. Apa itu Rolex Daytona?
Ini Rolex.
Tapi namaku Stevie.
Aku punya arloji yang sama, tapi dicuri…
- Bisa bantu aku di dapur? - Boleh kuhabiskan pizaku?
Aku akan menggigit tanganmu.
Permisi.
- Apa aku dalam masalah? - Ada masalah.
Astaga, ini celanaku, bukan? Lihat, celanaku seperti ini.
Kain ini kaku. Mungkin ini bahkan kain kepar.
Aku kirim surel ke perusahaan. Belum ada respons.
Celanamu baik-baik saja. Aku punya masalah dengan Brianna.
Apa aku orang yang tepat? Aku tak terlalu mengenalnya.
Kumohon. Aku butuh bantuanmu.
Kau tahu saat dia berkelakar di rapat?
Dia tak boleh melakukannya lagi.
Aku jadi terlihat seperti pisang. Aku harus menjadi anjing.
Apa pun responsku, kau bisa menuntutku atas pelecehan seksual.
Tapi cerita soal ereksi celanamu, itu tak apa?
Aku salah langkah dalam hal itu.
- Bisakah kau minta dia berhenti? - Tidak.
Mustahil. Aku bersikap baik agar boleh memilih restoran di ulang tahunku.
Ayolah, Barry.
Delegasi adalah manajemen yang baik,
dan aku bos yang memerintah pegawaiku.
Aku karyawan yang memberi tahu bosku dia membuat kesalahan.
Jika kau ingin Brianna berhenti menyiksamu di rapat,
kau harus melawannya sendiri.
Hanya itu cara agar dia menghormatimu.
Tapi aku tidak mau.
Kau tahu aku menyayangimu, Bung.
Ya, aku dengar di kali ketiga.
Senang bertemu teman lama Nick.
Aku tak sabar mendengar cerita tentang ulah kalian.
Cukup basa-basi. Bagaimana kau jual kosong saham?
Maafkan aku. Frankie ikut kelas pasar saham daring.
Jadi, dia haus informasi.
No comments yet. Be the first to leave one.