Release info

현재는-아름다워-It's-Beautiful-Now-E35-NEXT
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2022-08-08
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ini dia.

Ini dia. Satu, dua, tiga.

Lempar buketnya!

Astaga!

Astaga.

Bagaimana ini? Kenapa mendarat di sini?

Ibu akan menikah?

Tentu saja tidak!

Tolong kemarilah.

Ambil ini kembali. / - Baik, Bu.

Astaga, sungguh mimpi buruk.

Astaga.

Astaga, maafkan aku.

Kau lihat itu?

Baik, kita coba lagi.

Tolong lempar dengan benar kali ini.

Ini dia.

Satu, dua, tiga.

Lempar buketnya!

Ya!

Itu berakhir dengan baik, bukan?

Kau hebat hari ini.

Jadi, apa rencanamu?

Aku harus bekerja.

Dan kami harus pergi ke suatu tempat.

Seperti berkencan?

Ya, Kakek.

Hyeonjae, kumohon.

Tak apa, kalian harus menghabiskan waktu bersama.

Kau bekerja keras hari ini.

Dia benar. Mendukung Haejun hari ini

pasti tidak mudah.

Tidak. Aku tahu ini lebih melelahkan bagimu.

Sejujurnya, aku tidak berbuat banyak.

Kau baik sekali.

Mampirlah ke rumah kapan-kapan.

Terima kasih.

Ayah. / - Apa?

Ayah pasti lelah.

Sedikit.

Bagaimana jika kita pulang?

Bagaimana dengan Bibi Gyeongsun?

Dia akan pulang dengan keluarga Seongsu.

Mereka semua muat di satu mobil?

Gyeongcheol!

Itu dia.

Kita harus mengantarnya pulang.

Astaga.

Aku mulai menyukai buket itu

setelah memegangnya beberapa saat lalu.

Kau mau? / - Tidak.

Aku sudah pernah menikah.

Tidak akan ada kali kedua.

Kau tidak lelah?

Kemarilah sebentar.

Di sini.

Di sana.

Dekatkan ke wajahmu.

Kau seperti pengantin wanita memegang itu.

Benarkah? Sebenarnya rasanya agak aneh.

Seolah-olah aku menikah hari ini.

Tidak.

Aku tahu. Maksudku, rasanya seperti itu.

Apa kau bahkan tertarik untuk menikah?

Kukira kau ingin menjalaninya perlahan.

Cinta akan membuatku melakukan lompatan

sejauh apa pun aku waspada.

Bukankah cinta adalah faktor penentu?

Astaga. / - Kerja bagus, Semuanya.

Gyeongcheol.

Gyeongcheol. / - Ada apa?

Apa Hyeonjae juga akan menikah?

Pacarnya mendapatkan buket, jadi, kurasa begitu.

Kuharap begitu.

Kau ingin dia menikah? / - Ya.

Maka aku tidak perlu mendengar dia

menyombongkan anak-anaknya yang sudah menikah.

Ini bukan hanya soal pernikahan.

Mereka harus punya anak.

Istri Yunjae berusia 40-an,

tapi dia tidak terlihat seperti usianya.

Gyeongcheol, anak muda zaman sekarang berbeda.

Apa karena mereka diberi makan dengan baik?

Mereka seperti tidak menua.

Akan sempurna jika dia hamil.

Seongsu dan Sora hamil saat mereka menikah.

Mungkin akan sama.

Kuharap itu benar.

Di sini. Ayo. / - Baiklah.

Bukankah kita perlu bicara?

Kita tak bisa tinggal bersama tanpa saling bicara.

Dan salah satu dari kita tidak akan pindah.

Duduklah.

Karena keadaan menjadi seperti ini,

mari kita saling jujur.

Kau tidak merahasiakan apa pun dariku lagi, bukan?

Tidak.

Sekarang aku tidak menyukaimu seperti dahulu.

Kau tidak menyukaiku seperti dahulu,

tapi kau sedikit menyukaiku, bukan?

Itu keinginan orang tuamu.

Kurasa kau tidak bisa menentang mereka.

Kau pasti sangat sedih.

Aku mengerti semua itu.

Aku mengerti,

tapi aku tidak suka bayangan di hatimu.

Siapa yang tidak punya bayangan di hati mereka?

Kurasa kau benar.

Setiap orang punya sisi gelap dalam hidup.

Tidak ada alasan untuk tidak menerimamu.

Jadi, aku memaksakan diri untuk menemukannya,

dan itu bayangan di hatimu.

Kurasa kita tidak bisa

akur seperti dahulu,

tapi bukan berarti dulu keadaan kita sempurna.

Aku merasa tidak nyaman di dekatmu

meski kau baik kepadaku.

Mari kita coba saja.

Mari tinggal bersama dan lihat perkembangannya.

Terima kasih, Ibu.

Kau bilang akan membuat teh. Di mana?

Ibu bilang

ingin terus tinggal denganku.

Apa itu artinya

kedamaian akhirnya datang ke keluarga kita lagi?

Aku tahu Ibu bicara agak kasar,

tapi dia sangat murah hati.

Ibu!

Ibu membuat keputusan yang tepat.

Apa?

Aku tahu Ibu tidak mau tinggal sendirian.

Mustahil Ibu tinggal dengan anak Ibu yang lain.

Pada akhirnya, Ibu akan tinggal denganku.

Untuk tinggal denganku,

Ibu harus akur dengan Sujeong.

Dasar anak nakal. / - Astaga.

Maksudmu aku harus akur dengan Sujeong

agar aku bisa akrab denganmu dan anak-anakmu

dan tetap di sini?

Apa kau harus mengatakan itu kepada ibumu?

Tidak bisakah kau setidaknya memihakku?

Aku bisa mengatakannya sebanyak yang Ibu mau.

Tapi aku punya anak sendiri.

Mirae dan Jeonghu sangat memedulikan ibu mereka.

Kenapa kau tidak peduli padaku?

Aku punya pilihan apa

saat putraku tidak memihakku?

Ayolah, Ibu sudah memikirkannya dengan baik.

Jangan seperti itu.

Aku memberi tahu Sujeong

bahwa keadaan tidak akan sama.

Lagi pula, kita harus tinggal bersama.

Terima kasih, Ibu.

Omong-omong, / - Ya?

dia sama sekali tidak ingat orang tua kandungnya?

Barang-barangmu. Aku membakar semuanya.

Pakaian

yang kau kenakan saat kali pertama kita bertemu.

Sepatu.

Jejak lamamu.

Aku menyingkirkan semuanya.

Astaga. Tidak ada tempat seperti di rumah.

Ayah harus tidur.

Kurasa begitu. Kalian juga beristirahatlah.

Kau bekerja dengan baik hari ini.

Istirahatlah. / - Baiklah.

Bagaimana bisa persik sebesar ini?

Sayang.

Sayang. / - Apa?

Kau harus berganti pakaian sebelum tidur siang.

Aku bermimpi.

Kau bermimpi?

Ada dua persik yang tampak lezat.

Aku mengambil satu dengan senang hati,

dan saat itulah kau membangunkanku.

Menurutku itu konyol.

Kurasa itu mimpi pertanda kehamilan.

Mimpi itu tidak ada artinya.

Siapa di keluarga ini yang mungkin hamil?

Istri Seongsu?

Mereka punya tiga anak.

Kenapa mereka punya anak lagi?

Lalu siapa? Yunjae?

Seolah-olah akan semudah itu.

Kudengar banyak wanita punya anak pertama

di usia 40-an.

Bagaimana kau tahu? / - Aku menelitinya.

Aku khawatir. Keadaan tidak seperti dahulu.

Jika itu mimpi kehamilan,

apa Haejun hamil? / - Itu terlalu cepat.

Tapi itu mungkin saja.

Mereka tinggal bersama bahkan sebelum menikah.

Itu mimpi yang konyol. Ganti pakaianmu.

Menurutmu mereka ada di kamar hotel sekarang?

Astaga.

Baiklah. / - Masuklah.

Apa?

Astaga. / - Apa itu?

Kurasa mereka memberi kita hadiah.

Ini dari Hyeonjae.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left