Release info

100 Trickery's Dangerous Passion Episode 4
A Commentary by winsly12
Please rate and comment it. Thank You ^_^

Tags

other
Published on: 2017-12-02
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Roy Leh Sanae Rai Ep. 4

Fah sayang, Aku minta maaf. Aku benar-benar minta maaf.

Kebenarannya Kong ingin meminta maaf padamu sendiri

tapi dia sangat sibuk, Fah sayang.

Aku akan mencoba mempercayaimu kalau P'Kong sangat sibuk, Bibi Ratt.

Fah sayangr, ada masalah apa kau sampai datang menemuiku?

Bibi, apa kau sudah mendengar sesuatu tentang ahli kecantikan itu?

Aku tidak menemukan apa-apa. Aku bahkan bertanya pada orang sekitar tapi tak seorangpun tahu sesuatu.

Berbicara tentang itu masih membuatku sangat marah.

Benarkah? Tapi aku mendengar sesuatu.

Aku menelepon majalah dan mereka memberitahu ku kalau ahli kecantikan itu tidak tetap disana.

Tapi dia adalah ahli kecantikan yang P'Kong rekomendasikan pada mereka.

Huh? Kong merekomendasikan dia? Bagaimana itu mungkin?

Ini berarti kalau Kong tahu ahli kecantikan ini secara pribadi.

Dan apa lagi yang perusahaan majalah katakan?

Mereka bilang kalau ahli kecantikan ini kerja di Salon Pimpit.

Pimpit.

Bibi Ratt,kau tahu salon Pimpit ini?

Aku tidak tahu Salon Pimpit, tapi aku tahu seorang wanita yang bernama Pimpit.

Aku tidak tahu jika itu orang yang sama.

Tapi bagaimana bisa Kong tahu dia?

Dan apakah perusahaan majalah mempunyai alamat atau info kontaknya?

Mereka sudah membuang semua informasi itu.

Tapi mereka bilang mereka akan menelepon jika mereka memiliki sesuatu.

Itu bagus. Lalu ketika kau mendapatkan nomornya, cepat berikan padaku.

Aku ingin tahu jika Pimpit ini orang yang sama yang aku tahu.

Wow, salon nya sangat indah. ya kan Tor?

Hei, apa masalahnya?

selesai. - Ya, terima kasih.

Ini, sewa dua bulan bayar dimuka.

Ya, terima kasih. - Silahkan hitung dulu.

Yes, ok.

Bibi Pit,salonnya sangat indah. Anda sangat beruntung. Kerja bagus Neung.

Bukankah aku memiliki penglihatan yang bagus, bu?

Ya.

Neung, bisakah kau menunjukan padaku sekitar salon?

Ya,bu. Aku akan menunjukan sekitar. Mari bu.

Permisi, na ka.

Buat dirimu nyaman. Ini salonmu sekarang. Silahkan.

Kemana kau akan pergi? Aku ikut juga.

Apa kau baru saja menjadi pemilik salon?

Tidak, aku hanya menjaga salonnya, krup.

Dan siapa pemilik salonnya?

Aku tidak tahu juga karena orang yang mempekerjakan ku juga dipekerjakan.

Aku punya urusan penting untuk dilakukan, na krup.

Permisi.

Ini kuncinya. Bisakah kau memberikannya pada Khun Namneung?

Wow, Neung! Tidak mudah menemukan tempat seperti ini.

Bisakah aku menginap kapan-kapan?

Yim, kau bisa menjadi asisten ku mulai besok.

Bagaimana dengan itu? Apa kau ingin bekerja dengan ku?

Ya, sudah lama aku menunggunya.

Aku begitu bosan jualan makanan.

Membuat wajahku berminyak. Bayarannya kecil dan aku tidak memiliki privasi.

Hidupku akan menjadi lebih baik jika aku jadi asistenmu, benarkan?

Dan kapan kau akan pindah?

Hari apa seharusnya kita pindah, bu?

Bagaimana kalau besok pagi, Neung?

Bagaimanapun pemiliknya sudah memberikan kita izin untuk pindah.

Itu bagus, bu. Mari pergi lihat sebelah sana. Ayo, Yim.

Ini perjanjian sewanya, Khun Kong.

Apa ada orang yang mencurigai sesuatu?

Tidak semua. Hanya laki-laki yang bersama mereka bertanya jika aku pemilik salon.

Aku bilang tidak, dan dia bertanya siapa pemilik salonnya.

Aku bilang aku tidak tahu dan aku dipekerjakan oleh seseorang yang juga dipekerjakan.

Sangat bagus.

Kau cukup meyakinkan. Bagus sekali.

Mulai sekarang, kau harus rutin merawat salon itu.

Laporkan kembali padaku jika sesuatu mencurigakan.

Ok, krup.

Jaga bibirmu tertutup rapat. Jika seseorang bertanya sesuatu, katakan kau tidak tahu.

Khususnya pada orang-orang di salon.

Ok, krup.

Hei Kong, siapa laki-laki yang datang dengan mereka?

Dia teman Namneung.

Tapi menurutku dia menyukai Namneung.

Tiap kali dia melihatku, dia menatap seperti dia ingin menggigit ku.

Dia selalu mengantar jemput Namneung. Aku tidak berpikir mereka hanya teman.

Jadi sekarang kau punya saingan.

Seseorang sepertinya bukanlah lawanku.

Apa yang dia punya untuk menyaingi ku?

Kong, Khun Namneung mungkin tidak suka seseorang yang kaya dan egois sepertimu.

Kau tidak pernah tahu, benarkan?

Baiklah, sampai jumpa lagi.

Kong!

Kemana kau pergi? Kemari sekarang juga.

Datang berbicara dengan ku dulu, Kong.

Kemana kau sepanjang hari ini? Kau bahkan tidak menjawab panggilanku.

Kau sengaja mempertimbangkan untuk menghindariku kan?

Tidak, bibi. Aku sibuk dengan kerjaanku.

Kau tahu kalau aku baru saja mulai bekerja dan belum ada yang berhasil.

Apa ada sesuatu masalah, bibi? Mengapa kau mencari ku?

Tentang ahli kecantikan itu. Beritahu aku, kapan kau berkenalan dengannya?

Mengapa kau meminta perusahaan majalah mempekerjakannya?

Dan kau secara pribadi mengantarnya pulang sendiri juga.

Bagaimana kau tahu aku yang merekomendasikannya?

Aku menelepon dan bertanya perusahaan majalah.

Kong, Aku juga tahu bahwa dia bekerja di Pimpit Salon.

Kong, beritahu aku sekarang. Apakah Pimpit ini sama dengan Pimpit Prasertikoon?

Aku tidak tahu dan aku tidak dekat dengannya.

Aku mengantarnya pulang karena dia adalah teman Tin.

Dan aku tidak tahu banyak Pimpong atau Pimpit.

Dan siapa Pimpit Prasert- terserah?

Dia adalah mantan pacar ayahmu.

Mantan pacar ayahku?

Benar. Wanita ini bekerja di cafe ayahmu tiga puluh tahun lalu.

Kong, dia sangat licik. Dia membuat dua pria jatuh cinta padanya.

dan dia menyebabkan pertengkaran diantara keduanya.

Dan siapa kedua pria itu?

Satu dari mereka adalah ayahmu dan yang lain adalah Jakkapot.

Teman baik yang mencuri Pimpit.

Mereka menyebabkan ayahmu sedih luar biasa.

Setelah mereka menikah, Jakkapot menarik keluar sahamnya dan ayahmu menjadi kaya dan lebih kaya.

Sementara keluarga mereka menjadi miskin dan lebih miskin.

Jakkapot tidak bisa menerima kemiskinan nya dan meninggal dari depresi.

Jadi ini ceritanya.

Kong, apa itu?

Tidak ada.

Aku bertanya padamu jika pimpit ini adalah Pimpit yang sama.

Aku tidak tahu bibi tapi menurutku tidak.

Jika tidak ada hal lain maka permisi.

Tunggu, tunggu, tunggu, Kong. Aku punya satu hal penting lagi.

Jika tentang Nong Fah, maka bisakah kau berbicara padanya untuk ku?

Apakah dia puas atau tidak, itu terserah dia.

Kong! Kembali dan berbicara padaku dulu.

Apa masalahnya? Dia bertingkah tertarik saat itu dan sekarang dia tidak peduli.

Jadi dia tidak menyukaiku karena dia cemburu ayahku lebih kaya.

Neung, Tor memberitahuku dia melihatmu memeluk Khun Kongpope. Apakah itu benar?

Apa kau gila Yim? Itu hanya kecelakaan.

- Apa ibuku tahu tentang ini? - Yea

Apa ini alasan ibuku cepat-cepat pindah ke salon baru?

Yea.

Hari yang lain Khun Kongpope datang padaku mencarimu.

Aku memberitahunya dimana untuk menemukanmu. Apa kau saling jumpa?

Dan sudahkah dia menghubungimu?

Itu tidak baik.

Sekarang dia pasti sangat kecewa padamu.

Aku berbicara kasar padanya dan memberitahunya untuk tidak datang disekitarmu.

Dan mengapa kau berbicara kasar padanya?

Aku mempercayai Tor bahwa dia hanya mencoba untuk menipumu untuk tidur dengannya.

Apa kau gila Yim?

Dan apa yang Khun Kong katakan?

Dia terluka bahwa kita berpikir dia ingin itu darimu.

Dia bilang dia baik padamu karena kau adalah anak dari teman ayahnya.

Aku pikir aku juga melihat beberapa air mata di matanya juga.

- Airmata di matanya? - Yea

Aku tidak pikir aku membayangkannya.

Tapi aku sebenarnya merasa simpati untuknya.

Ketika dia datang kau mengusirnya jauh. Tor mengusirnya dan sekarang aku juga.

Bibi pit tidak pernah melihat wajahnya dan dia sudah sangat membencinya.

Aku akan merasa terluka jika aku adalah Khun Kongpope.

Apa yang bisa aku lakukan? Aku sudah pindah ke salon baru.

Khun Kong akan berpikir kalau kau pindah untuk menghindarinya.

Itu benar. Dan siapa tahu jika kau akan melihatnya lagi.

Jika tidak, Aku akan merasa bersalah selama sisa hidupku.

- Nang Opp? - Ya?

Kong belum turun?

Aku belum melihatnya atau mungkin dia sudah pergi.

Halo bibi Ratt.

Fah, apa kau ingin sarapan denganku?

Aku punya nomor telepon Salon Pimpit.

Perusahaan majalah baru saja menelepon dan memberitahuku pagi ini.

Cepat berikan itu padaku.

Nah, ini dia nomornya.

Apa kau akan menelepon sekarang?

Mengapa menelepon, ketika aku bisa hanya pergi melihatnya?

Pimpit, apakah benar-benar kau atau tidak?

Berhenti sekarang juga!! Lihat dimana kau melakukan itu!!

Tidakkah kau lihat kalau aku sedang berjalan?

Fah sayang, apa kau yakin Pimpit Salon disini?

Aku yakin. Mereka bilang kita harus melewati pasar untuk sampai ke salon di belakang.

Apa ada jalan hanya untuk menyetirnya sampai sana?

Aku sejujurnya tidak bisa menerima pasar ini.

Ayo cepat pergi saja. Aku ingin merobek jalang itu.

Ayo pergi.

- Yim. - Berikan padaku, Neung.

Bibi Pit, Berikan itu padaku.

Terima kasih sayang.

Ini akan masuk ke sana.

Ini, pergi ke depan.

Neung, siapa yang kau cari?

Tidak, bukan aku. Aku hanya melihat-lihat.

Kita sudah lama disini dan sekarang kita pergi, aku merasa sedih.

Baiklah kalau begitu. Beristirahatlah jika kau lelah, aku akan menangani sisanya.

Ok?

- Tor, datang bantu aku sini. - Ok

Ini juga berat juga.

Kau mencariku, bukan?

Fah sayang, apakah kau yakin ini jalan yang benar?

Aku yakin. Jalan ini ka.

Bibi, hati-hati na ka.

Bibi, hati-hati.

Berjalanlah dengan hati-hati.

Silakan jalan krup!

Silahkan jalan krup!

- Fah sayang, tolong aku! - Bibi!

- Fah, tolong aku. - Bibi, hati-hati.

Airnya menciprati aku!

Tumit ku terjebak dan ini adalah sepatu mahal juga.

- Fah, tolong bantu aku. - Bibi, angkat

100 Trickery's Dangerous Passion (Roy Leh Sanae Rai / ร้อยเล่ห์เสน่ห์ร้าย) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for 100 Trickery's Dangerous Passion (Roy Leh Sanae Rai / ร้อยเล่ห์เสน่ห์ร้าย)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left