Better Things

Better Things

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

Better Things S02 Complete 1080p AMZN WEB-DL DDP5 1 H 264-NTb
A Commentary by Vilanelle
Disney+ | Resync for Amazon

Tags

other
Published on: 2022-08-27
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 165 lines.

Ibu, kau memilikiku

Tapi aku tak pernah memilikimu

Aku menginginkanmu

Tapi kau tak menginginkanku

Hai!

Sam, ayamnya luar biasa.

- Bagus. - Itu ayam?

Kupikir tofu.

Frankie, di mana saudarimu?

- Yang mana? - Yang menyedihkan.

Dia belum datang. Aku tak tahu di mana dia.

Bisa kirimkan pesan kepadanya, tanyakan kapan dia datang?

Tidak.

- Sammy. - Hei, Jeff!

Aku membawa bir.

Kau mungkin akan menghabiskan semua itu sendiri.

- Ya, mungkin. - Ya.

- Kau baik-baik saja? - Tidak juga.

Ya...

Hamburger miniku.

- Hamburger mini. Bagus. - Ya.

- Sajikan. - Akan kuberi kau satu.

Apa kau tak punya wortel atau sesuatu yang simpel?

Astaga. Kenapa tak makan saja makanan yang kubuat?

Aku memasak banyak makanan.

Atau aku hanya ingin wortel.

Atau kau bisa makan apa saja yang kau mau...

meski aku membuat guacamole dan keripik kentang...

sajian ayam, hamburger mini daging domba...

dan dua jenis paella.

Baik, maaf.

Akan kumakan yang kau buat.

Tidak, aku hanya bergurau.

Pergilah ke lemari es dan ambil apa saja yang kau mau.

Kini kau tak bergurau, 'kan? Tapi itu tak apa-apa.

Ya, itu tak apa-apa.

Kalian mau hamburger mini daging domba?

Itu tergantung, kau yang membuatnya?

- Kau tahu aku yang membuatnya. - Baiklah.

Genmu berasal dari mana? Apakah ibumu cantik?

Tidak, ibuku biasa saja.

Aku mewarisinya dari ayahku.

Ibu ayahku, nenekku, mengagumkan.

Sangat cantik.

Apakah Sam mirip dia?

Tidak, Sam mirip ibuku.

Bukan mirip ayahnya?

Ayah Sam adalah pria terjelek...

yang pernah kulihat dalam hidupku.

Ya, itu spektakuler. Itu sebabnya aku menyadari keberadaannya.

Itukah alasan kau menikahinya?

Bukan, aku menikahinya karena dia humoris.

Hanya itu. Dia membuatku tertawa.

Tapi aku menyadari keberadaannya karena dia sangat jelek.

Itu sebabnya Sam tampak tak biasa.

Hai, Max.

Hai, Ibu.

- Hai, Arturo. - Sam.

- Ini adikku, Pedro. - Hai.

Baik. Silakan masuk dan makanlah apa saja.

Maaf.

Kakakku, Max, punya kekasih yang berusia 35 tahun.

Aku melihat mereka berciuman di halaman belakang.

Ciuman yang sangat menjijikkan.

Kakakku di pangkuannya.

Aku belum pernah mencium anak laki-laki seperti itu.

Tapi aku mencium Owen tahun lalu...

di Pesta Panen di sekolah itu.

Giliranmu, Sorrow. Bicara jujur atau tantangan?

Tantangan.

Kau harus...

memasukkan empat rumah Monopoli ke kemaluanmu.

Itu sama dengan satu hotel.

Baik, atau satu hotel.

Kau harus memasukkan empat rumah atau satu hotel Monopoli.

Apa? Tadi kau bilang tantangan.

- Bagaimana kau menghadapinya? - Apa?

Putrimu berhubungan dengan pria berusia lebih dari 30 tahun.

Apa yang bisa kulakukan?

Aku tak bisa melakukan apa-apa, tapi dia anakmu.

Jika aku ingin putriku ada di rumahku...

aku harus menerima pria itu di sini.

Itu tak masalah bagimu?

Itu masalah, tapi itulah yang terjadi.

Bagaimana dia berubah dari berhubungan dengan Macy...

dan kini dengan Max?

Ibu sangat menyayangimu. Sangat bangga kepadamu.

- Ini pertunjukan yang hebat! - Pertunjukannya hebat.

Aku tak tahu caramu melakukan semuanya.

- Dia menyutradarainya. - Lebih mudah...

menyutradarainya daripada bermain di dalamnya.

- Kau sutradaranya? - Ya.

Kurasa dia menyukainya.

Aku suka pertunjukan musikal yang bagus.

Tapi apa yang terjadi?

Tapi tidakkah kau akan menyukai perjalanan ke New York?

- Itu akan sangat... - Cerah.

Hei, Jeff.

Hei, Mark. Apa kabar?

Kupikir kalian adalah suami istri.

Kalian suami istri, 'kan?

Sudah tidak lagi.

Phil, kami bercerai tahun ini.

- Jadi, kini kau bersama... - Ya.

- Lalu apa yang kau lakukan? - Aku? Tak ada.

Setidaknya kalian tak punya anak.

Sebenarnya kami punya tiga anak.

Mereka pasti sedih.

Aku tahu putri-putri Sam sedih sejak dia meninggalkan Xander.

Mereka tak pernah bisa melupakan itu.

Aku akan menambah vodka lagi. Kau mau?

Ibu?

- Ibu punya anggur port? - Anggur port?

Ya, Arturo ingin anggur port.

Makananmu lezat...

tapi aku takkan bisa merasakannya...

sampai ada sedikit anggur port di bibirku...

dan sedikit asap ganja di paru-paruku.

Baik, miras ada di sana, ambillah sendiri.

Jangan berikan kepada putriku, dia di bawah umur.

Tolong merokoklah di luar.

Tentu.

Tapi...

- Aku tak mau melakukannya, Duke. - Kau harus.

- Aku tak mau! - Aku melakukan tantanganku.

- Tidak! - Pepper!

Lakukan!

Astaga. Baiklah.

Penis!

Baiklah.

Duke, jangan terlalu keras kepada mereka. Hai, Pepper.

Aku tak melakukan apa-apa.

Baik, kini itu masalahmu.

Aku tak tahu banyak Dari malam sampai fajar

- Tapi aku yakin - Ya, ampun.

Kau sudah pergi

Seperti monyet pada dahan Aku berpegangan

Aku berpegangan

Aku berpegangan

Sampai aku tahu di mana dirimu Aku tak bisa melanjutkan hidup

Kau mungkin pergi tak terlalu jauh

Dengan aku berpegangan

- Indah. - Ya!

Jason, kau lumayan hebat dengan piano itu.

Kurasa itu bakat alamimu.

Kurasa begitu. Ayahku pianis.

Kau sebaiknya mempelajari musik klasik.

Kau mungkin akan menyukainya.

Bagus sekali saat anak-anak yang kurang beruntung...

belajar musik klasik.

Phil, dia tinggal di Bel Air. Kakeknya adalah Harry Belafonte.

Pergilah.

Hei!

Terima kasih.

Terima kasih.

Hebat.

Pernah mendengar lari banteng di Pamplona?

Ya, itu saat banteng berlari melewati kota...

dan orang-orang tertanduk.

- Kau pernah melakukannya? - Ya.

Tapi yang sesungguhnya...

pengalaman yang amat langka terjadi semalam sebelumnya.

Apa itu?

Kami pergi ke istal tempat banteng-banteng tidur...

memanjat masuk dan tidur bersama banteng-banteng itu.

More Indonesian subtitles for Better Things

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left