The first 200 lines.
"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"
"Dalam drama ini hanyalah fiksi"
"Semua aktor cilik direkam di bawah pengawasan"
"Episode Tujuh"
Han Mone.
Da Mi.
Kamu siap mengungkap kebenarannya?
Saat menjadi bintang papan atas, aku akan membalas semuanya.
Jadi, jangan lakukan siaran langsung.
Jadi, kamu tidak mau kehilangan apa pun, bukan?
Kamu tidak punya kesempatan lagi.
Berhenti.
Mone!
Ada apa?
Aku membunuh
Bang Da Mi.
Apa maksudmu?
Aku membunuh Bang Da Mi!
Aku memukulnya dengan batu!
Tidak!
Kamu tidak membunuhnya.
Bangunlah, Han Mone. Itu mimpi.
Kamu tidak membunuhnya!
Nona Geum.
Kamu masih belum bisa melupakannya?
Kamu akan tetap terjebak di sana?
Ikuti aku! Ayo!
Kamu masih tidak tahu kenapa aku memilihmu?
Itu karena aku suka
caramu melakukan apa pun untuk mendapatkan keinginanmu,
bahkan jika itu berarti curang.
Sifatmu yang kurang ajar dan berani mengingatkanku pada diriku.
Apa aku salah menilaimu?
Ada pesan di kamar hotel.
Seseorang tahu tentang masa laluku.
Bahwa aku melahirkan bayi...
Hei!
Bukankah sudah kubilang?
Kamu tidak pernah punya anak!
Semua orang terus mengatakan
bahwa ini kutukan Da Mi!
Itu insiden yang tidak terelakkan karena halusinasi.
Itu bukan salahmu!
Kamu akan membiarkan semua darah, keringat, dan air matamu
sia-sia?
Kamu ingin kembali terpuruk?
Bagaimana jika
Da Mi tidak mati dan masih hidup?
Tidak mungkin.
Lima tahun sudah berlalu.
Da Mi dan Joo Yong Ju sudah mati!
Ayah angkatnya masih hidup.
Bagaimana jika dia muncul?
Apa yang akan kita lakukan?
Bagaimana bisa orang yang dihukum mati muncul?
Kenapa kamu tidak menyerah saja dan pensiun?
Aku bahkan akan mengatur konferensi pers untukmu besok.
Hubunganmu denganku sudah berakhir!
Ini. Beri tahu ibumu
bahwa kamu ingin kembali miskin.
Putri ibu. Kenapa sulit sekali menghubungimu?
Ibu...
Kenapa kamu hujan-hujanan?
Keadaan pasti sangat sulit.
Maaf ibu tidak ada di sisimu.
Aku baik-baik saja. Tidak ada masalah.
Apa kabar? Ibu baik-baik saja?
Bagaimana kabar Kyung Soo dan Cheong Soo?
Apa Han Kyung Soo terlibat masalah lagi?
Apa dia menerima uang dari Nona Geum lagi?
Bagaimana dia akan hidup tanpaku?
Suruh dia mati saja!
Bang Da Mi.
Aku tidak peduli ini kutukan darimu atau bukan.
Orang yang selamat adalah pemenangnya.
Aku tidak mau menyerah sekarang!
Kamu tidak membunuhnya.
Aku mengenalmu.
Luka, tunjukkan Tujuh.
Baik, Pimpinan Lee.
Geum La Hui.
"Geum La Hui"
Han Mone.
Yang Jin Mo.
Go Myoung Ji.
Nam Chul Woo.
Cha Ju Ran.
Luka. Kopi.
Baik, Pak. Akan kuambilkan kopi.
"CEO LH Geum La Hui"
Buat kulitnya dua warna lebih gelap.
Tambahkan kontur di tulang pipinya.
Baik, Bu.
Jangan pakai perona pipi dan lipstik.
Buat dia terlihat suci dan sedih.
Untuk rambutnya, buatlah terlihat sedikit berantakan
seolah-olah dia tidak melakukannya. Kamu tahu?
Tentu saja, Bu. Jangan khawatir.
Pergilah begitu dia selesai.
Tetap waspada.
Jika terus begini, kamu dan aku akan jatuh.
Aku tidak bisa melihatmu lemah.
- Itu menyesakkan. - Aku sangat takut.
Hei. Kapan dia datang?
Aku sangat haus sekarang.
Ji A pergi membeli sesuatu.
Kenapa dia lamban sekali?
Hei, panggil dia.
Hei, Lamban. Cepat kemari!
- Cepatlah. - Kenapa kamu lamban sekali?
Kamu sudah lama menunggu?
Antreannya sangat panjang.
Kamu mau minum apa? Aku membeli berbagai jenis.
Kamu beli latte vanila?
Aku tidak membeli yang itu.
Tapi aku beli susu kocok stroberi.
Kamu tidak tahu aku hanya minum latte vanila
saat sedang stres?
Bagaimana kamu bisa lupa?
Kamu dibayar dua kali lipat dari manajer lain!
Kamu harus bekerja sesuai bayaranmu!
Kamu mau aku pergi membelinya?
Lupakan saja.
Kita masih punya waktu. Benar, bukan?
Aku harus bicara dengan Ji A. Bisakah kalian keluar sebentar?
Kamu selalu mengecualikan kami.
Percakapan rahasia apa yang kalian lakukan?
Bisa sertakan kami juga?
- Tidak. Kalian tidak boleh dengar. - Sial.
- Kenapa kamu termasuk? - Hei!
- Sakit. - Tahu dirilah!
- Cepat pergi! - Kenapa kamu melakukan ini?
Apa ini lagu baru yang kamu kerjakan?
Aku sangat menyukainya.
Kenapa kamu menggeledah tasku?
Bukankah kamu akan memberiku lagu ini?
"Dear D"
Terutama lagu ini.
"Dear D."
Liriknya juga sangat bagus.
Kamu sibuk belakangan ini karena menulis ini?
Aku ingin berhenti memberimu lagu-laguku.
Kita membohongi orang-orang.
Aku takut kita akan ketahuan.
Aku juga tidak mau berbohong lagi.
Kenapa?
Apa uang yang kubayar tidak cukup?
Aku menghitung royaltinya dan membayarmu lebih dari cukup.
Ini bukan soal uang.
Jika kamu dihormati sebagai penyanyi-penulis lagu berbakat,
kamu harus membuat lagu sendiri.
Aku berusaha semampuku untuk memberimu tiga album.
Aku membuat lebih dari sepuluh lagu hit.
Hei.
Hei!
Kamu pasti salah paham.
Lagu-lagu itu menjadi hit bukan karena lagu-lagumu bagus.
Itu sukses karena pengaransemen terbaik mengerjakannya,
dan aku,
Han Mone, menyanyikannya.
Bagaimanapun,
aku ingin berhenti sekarang.
Aku tidak bisa memberikan lagu ini kepadamu.
Tidak akan.
Baiklah.
Aku akan membayarmu lebih mulai sekarang.
Jika terus begini, kamu akan kaya tanpa melakukan apa pun.
Kamu pikir aku ingin menjadi kaya?
Kamu tidak kasihan kepadaku?
Kenapa aku harus mengasihanimu?
Apa aku mengambil lagumu secara gratis?
Aku memberimu banyak uang,
dan kamu bahkan membeli apartemen studio berkat aku.
Bukankah seharusnya kamu yang berterima kasih?
Tapi...
"Shadow of Betrayal"
Kenapa kamu punya ini?
Kamu pikir aku tidak tahu kamu berlatih naskah
tanpa sepengetahuanku?
Aku hanya berpura-pura tidak tahu.
Karena itu sangat konyol.
Maksudmu seorang perundung
ingin menjadi aktor?
Mone.
Kamu harus berganti pakaian dan pergi. Bersiaplah.
Baiklah.
Maafkan aku.
Kenapa kamu datang ke sini?
Maafkan aku.
"CEO TIKITAKA, Matthew Lee"
Minggir!
Beraninya kamu menunjukkan wajahmu di sini.
Kamu pasti bercanda.
Beraninya kamu datang ke sini.
Beraninya kamu menunjukkan wajahmu.
Satu-satunya hal yang dilakukan putraku adalah menyukaimu.
Kembalikan putraku kepadaku!
Enyahlah! Dasar monster!
Enyahlah, Berengsek!
- Kembalikan anakku! - Enyahlah!
No comments yet. Be the first to leave one.