The first 200 lines.
"One Night Two Days"
"Dataran lumpur yang luas"
"Muan, Provinsi Jeolla Selatan"
Dataran lumpur ini terlalu luas hanya untuk kita bertiga.
Antara babi dan gurita, itu harus babi.
Siapa pun bisa tahu kita akan pergi ke dataran lumpur.
"Staf memberi mereka dua pilihan"
"Kita akan pergi ke laut, jadi aku memilih babi"
"Aku juga. Kita semua berpikir sama"
"Tiga anggota yang tanggap itu memilih babi"
"- Tidak mungkin. - Aku juga memilih babi."
"Tim Gurita, Tim Babi"
Mereka pergi ke suatu tempat yang lebih jauh.
Mereka harus pergi ke Gunung Jiri.
- Lokasinya tidak di dekat sini? - Tidak.
Beri mereka daging babi hitam Gunung Jiri.
Bukankah kamu ingat tempat ini? synced by @sultan khilaf
Ya, kita makan siang lalu diculik.
- Perjalanan Tanpa Merokok... - Perjalanan Tanpa Merokok.
- Itu tidak tepat. - Ya, kita berada di sini,
- tapi pertama-tama... - Bukankah kita kemari
untuk makan lebih dahulu?
Itu Perjalanan Makanan Lezat.
Kita pergi ke berbagai restoran.
"Februari 2014, Perjalanan Makanan Lezat"
"Satai gurita"
"Mulhoe gurita"
"Yeonpotang"
"Mereka mencicipi aneka ragam hidangan gurita di Muan"
"Makan sebanyak-banyaknya"
Dia menakjubkan.
"Tercengang"
Apa kita dibagi menjadi dua tim?
- Dia benar. - Aku suka seperti ini.
Mereka pasti sudah pergi ke tempat lain.
"Di mana Tim Babi?"
"Di Yangsan sudah musim gugur"
"Menyeruput"
Kamu minum apa?
"Apa?"
- Meningkatkan ingatanmu. - Aku harus meminumnya.
Ini juga meningkatkan daya tahan tubuhmu.
"Kamu akan tahu saat sudah tua nanti"
- Kita Tim Babi, bukan? - Ya. Kita Tim Babi.
Apa itu bagus bagi kita?
Tim lain pergi menangkap gurita
di dataran lumpur.
Memberi makan babi jauh lebih baik.
Desa Yeongpo?
- Yeongpo? - Kita pernah kemari sebelumnya.
- Kamu pernah kemari sebelumnya. - Aku?
Kamu juga pernah kemari.
- Apa? - Tunggu. Kapan?
- Kamu pernah kemari. - Benarkah?
Itu tertulis di sini. Nama kita ada di sini.
Apa ini?
- Kita di sini lagi. - Kim Joo Hyuck, Joon Ho.
"Mereka semua pernah kemari sebelumnya"
Mereka berkeliling dengan jerami dari ladang.
Ya. Aku mengingatnya sekarang. Itu melelahkan.
Itu melelahkan.
"Mereka dalam perjalanan kereta ke Yangsan"
"Joon Ho dahulu sangat riang tidak seperti belakangan ini"
"Dia energik"
"Mereka memainkan permainan acak di sawah padi"
- Berapa tahun yang lalu? - Empat tahun yang lalu.
- Itu lebih dari empat. - Itu hampir lima tahun.
"Merinding"
- Aku tidak percaya. - Kamu masih berusia 30-an.
Benar.
Aku masih berusia pertengahan 30-an.
Kamu juga masih berusia pertengahan 30-an.
"Itu tahun terakhir Joon Ho di usia 30-an"
Kurasa usiaku 39 tahun.
Waktu berlalu begitu cepat!
- Kamu sedang apa? - Halo.
- Halo. - Aku penggemar acara ini.
- Aku juga tahu nama kalian. - Halo.
Kamu kenal dia?
- Tentu saja. - Dia Joon Ho.
- Kamu Joon Ho. - Ya.
- Dia Jong Min. - Kamu Jong Min.
- Kamu beri tahu dia. - Jangan beri tahu dia.
- Jangan beri tahu dia. - Aku lupa namanya.
- Bagaimana dengan dia? - Astaga.
- Bagaimana dengan pria ini? - Dia dari Pulau Jeju.
Kenapa kamu tidak menikah? Kamu tampan.
Aku mengkhawatirkanmu setiap kali melihatmu.
- Menikahlah, Jong Min. - Kami akan datang lagi.
Ya. Kembalilah. Akan kubuatkan kopi untukmu.
- Tetaplah sehat. - Ya, sampai jumpa.
Terima kasih.
- Apa itu rumahnya? - Benarkah?
- Apa ini tempatnya? - Apa ini rumahnya?
- Apa ini tempatnya? - Ya. Kita kemari
pada Maret 2014. Kita sedang dalam perjalanan ke Yangsan.
Kalian makan iga babi saat itu.
Apa kalian ingat bagaimana rasanya?
Mereka membuatkannya untuk kita karena kita akan datang.
Itu makanan yang tidak mungkin bisa kita beli.
Itu makanan yang belum pernah aku cicipi saat itu.
"Mereka berada di tempat yang sama pada tahun 2014"
"Mereka semua duduk berdekatan"
Semua tampil dengan baik.
"Ini iga babi buatan sendiri di Yangsan"
"Membangkitkan selera"
Ini penuh kolagen.
"Hubungan mereka baik saat itu"
"Bertengkar lagi"
"Mereka bukan teman di hadapan makanan"
Kalian sudah menyantap banyak makanan dari seluruh Korea.
Apa ada hidangan yang berkesan?
Favoritku adalah samhap ikan skate dari Jangheung,
satai gurita dari Mokpo.
Aku mencobanya untuk pertama kali di Mokpo.
Bagiku, makanan dari Harbin.
- Hidangan kura-kura... - Hidangan kura-kura?
Aku ingat daging kelinci.
Kita akan mengadakan lomba memasak berdasarkan
dua hidangan yang baru kalian sebutkan.
Lomba memasak kedua untuk One Night Two Days,
Santapan Musim Gugur Terbaik.
Lomba memasak tiba-tiba saja?
Apa hidangan pertama kita waktu itu?
- Apa ada koki? - Ya.
Sam Kim ada di sana membuat hidangan kerang.
Ada Raymon Kim juga.
Apa itu Santapan Musim Gugur Terbaik?
Ya, aku ingat Raymon.
"Astaga"
Santapan Musim Gugur Terbaik memang sangat lezat.
- Aku berpihak kepada Raymon. - Aku berpihak kepada Sam.
Santapan Musim Gugur Terbaik untuk kedua kalinya...
Joon Young pandai melakukan itu.
Astaga. Kalian semua bilang dia pandai memasak,
tapi dia sebenarnya tidak bisa memasak.
- Dia tidak bisa membumbui. - Ya. Masakannya aneh.
Dia tidak bisa membumbui dengan baik.
"Dia percaya diri"
Udara makin dingin dan tidur di luar menyenangkan.
Tim yang menang akan tidur di dalam dan sebaliknya.
Mari ke dalam untuk melihat
apa yang akan kalian buat hari ini.
Bukankah ini menyenangkan bagi kita? Kita bisa memasak gurita.
Tapi kita perlu tahu resepnya.
Mereka akan menunjukkan resepnya kepada kita.
- Kami harus membuat ini? - Ya.
- Ini mulhoe gurita. - Mulhoe gurita.
Ini satai.
"Mulhoe gurita yang menyegarkan dan dingin"
"Satai gurita gurih"
Ini santapan yang kalian harus buat hari ini.
Kalian harus tahu seperti apa rasanya.
- Tentu saja. - Ya! Kamu benar.
Kalian semua boleh mencicipi.
Mari kita coba.
- Astaga. - Ini menyenangkan.
"Waktu makan paling menggembirakan selama One Night Two Days"
"Astaga"
Ini sangat gurih.
Ini pedas, manis, dan asam.
Ini dibumbui dengan sangat baik.
"Sekarang saatnya mencicipi satai gurita"
Lihat. Ini sangat tebal.
"Itu tampak sangat kenyal"
Kita harus mencelupkannya di sini.
Begini cara menyantapnya. Celupkan ke dalam saus ini.
Lihat. Beginilah cara kita makan.
"Dia langsung mencicipinya"
"Seperti apa rasa satai gurita di Muan?"
Ini lezat. Ini juga enak.
Astaga, rasanya khas makanan panggang.
Jika kita membuat ini dengan baik,
kita akan menang sebaik apa pun mereka memasak.
"Apa hidangan Tim Babi?"
- Astaga. - Sudah datang.
- Astaga. Apa ini? - Iga babi?
"Iga babi buatan tangan yang membuat ketagihan"
- Ini iga babi. - Baik, mari kita mencobanya.
Kalian masing-masing boleh makan segigit.
- Apa? - Segigit?
Gigitanku adalah potongan ini.
Potongan ini juga gigitanku.
- Apa? - Ini punyaku.
"Satu gigitan sama besarnya seperti sepiring utuh"
Kamu bilang kami boleh mengambil sepotong.
Kalian bertiga harus memakan satu potongan itu saja.
Bagaimana bisa kami membaginya? Kami bertiga.
"Itu sebabnya kalian bisa berbagi dengan memotongnya"
"Mari kita coba"
Aku bisa memakannya dengan tanganku.
"Enak"
"Makin mereka mengunyah, makin dalam rasanya"
Ini dibumbui dengan baik.
- Mari makan ssam. - Astaga, ini enak sekali.
Kalian sedang makan.
Apa tidak ada nasi?
- Apa ada nasi? - Apa ada doenjang?
Aku mau doenjang jjigae.
"Ini bukan restoran"
No comments yet. Be the first to leave one.