The first 200 lines.
"Acara ini mungkin tidak sesuai untuk pemirsa di bawah 15 tahun"
"Kebijaksanaan pemirsa disarankan"
"Episode 1684"
Inilah Entertainment Weekly, aku Shin Hyun Joon.
Halo, aku Jung Ji Won.
Malam ini hari Jumat kedua di bulan Agustus.
Hari ini hari paling gerah di musim panas.
Belakangan ini cuaca sangat panas. Karena gelombang panas,
ikan yang diternakkan pun mati. Panasnya sangat menyengat.
Semoga cuaca lebih sejuk, tapi pakaianmu terlihat seolah
kamu berdiri di bawah terik matahari.
Benar sekali. Ini hari paling panas
di Seoul. - Hari ini panas sekali.
Itu sebabnya aku berpakaian terbuka.
Apa konsep pakaianmu hari ini?
Aku berpakaian seperti kekasih yang ingin kamu ajak berlibur.
Aku harus meminta maaf dahulu.
Sejujurnya,
anakku memiliki celemek yang terlihat seperti ini.
Baiklah, aku mengerti.
Bukankah aku terlihat seperti ratu Yunani?
Sudah kukatakan tidak. - Maaf.
Mari kita lanjutkan.
Bagi pemirsa yang belum berlibur,
kalian bisa mengalahkan panas dengan menyaksikan kami.
Bergabunglah bersama kami. - Ya.
Jumat malam bersama
Entertainment Weekly.
Aku menyesal melakukannya. Tidak ada alasan bagiku untuk melakukannya.
Aku hanya melakukannya karena dia memaksa.
Mari kita mulai episode hari ini dengan penuh semangat.
Berita pertama hari ini disiapkan oleh Yoon Ji Yeon dan Kim Sun Keun.
Ya, aku siap membawakannya.
Aku bertemu dengan Seol Kyung Gu, Kim Nam Gil,
dan Seol Hyun.
Tidak ada rasa malu atau kepalsuan.
Ketiga aktor ini sangat lugas
hingga membuatku terkejut.
Nantikanlah sesaat lagi untuk menjumpai ketiga aktor ini.
Pertama, inilah Hot Click pekan ini. Untuk pekan ini,
putri mendiang Choi Jin Sil, Choi Joon Hee,
berpendapat bahwa neneknya melecehkannya.
Selain itu, kami mendapat kabar bahwa Jo Young Nam dijatuhi hukuman.
Mari klik di Hot Click Pekan Ini.
Pengadilan akan mengidentifikasi apakah aku melukisnya atau tidak.
Jo Young Nam didakwa menipu karena meminta seseorang melukis untuknya.
Dia dituntut hukuman penjara selama satu tahun enam bulan.
Selasa lalu, sidang keenam Young Nam diadakan.
Dia didakwa atas penipuan karena seseorang melukis untuknya.
Perkara menyewa asisten itu bukan masalah besar,
tapi jaksa penuntut tidak menerimanya.
Ini tidak masuk akal.
Jo Young Nam menjual lukisan atas namanya
dengan melukis di atas karya orang lain.
Dia dituntut karena mendapatkan 150.000 dolar dari lukisan itu.
Jaksa menjatuhkan hukuman
selama satu tahun enam bulan, sama seperti sidang terakhir.
Jika hal itu ilegal, aku tidak akan melakukannya.
Mereka tidak mengatakan tindakan itu ilegal.
Jo Young Nam membantah tuduhan itu pada pernyataan terakhirnya.
Dia mengklaim tidak bersalah dan ini hal biasa di dunia seni.
Hal ini menjadi sebuah masalah ketika profesor dan kritikus seni,
Jin Joong Gwon, hadir sebagai saksi.
Jin Joong Gwon telah mengungkapkan pendapatnya
melalui akun media sosialnya.
Mengenai argumen penuntut bahwa ini bukan kebiasaan umum,
dia membantah dengan mengatakan, "Maaf, tapi itu kurang tepat."
Dia menyatakan ketidaksetujuannya.
Seniman yang memiliki ide dan biarkan orang lain yang membuatnya.
Bukankah ini hal yang lumrah?
Aku di sini untuk bersaksi bahwa hal ini bukan masalah
dari sudut pandang estetika.
Putusan akhir akan diumumkan pada tanggal 18 Oktober mendatang.
Keputusan departemen kehakiman akan menarik banyak perhatian.
Saat aku pulang, aku tidak bisa merasakan kehangatan orang lain.
Putri mendiang Choi Jin Sil, Choi Joon Hee,
mengungkap konflik dengan neneknya.
Astaga.
"Putri mendiang Choi Jin Sil, Choi Joon Hee, mengklaim dia dilecehkan"
Sabtu lalu, kontroversi ini dimulai saat Choi Joon Hee
mengunggah surat permohonan putus asa di akun media sosialnya.
Dalam surat ini, dia mengungkapkan telah dilecehkan
oleh neneknya untuk waktu yang sangat lama.
Dia mengungkap kebenaran mengejutkan dengan menyebutkan situasi tertentu
dan depresi yang dia alami sejak empat tahun lalu
serta beberapa kali percobaan bunuh diri.
Di hari yang sama, Choi Joon Hee dan neneknya mulai bertengkar.
Kakaknya, Choi Hwan Hee, memanggil polisi
dan polisi datang ke rumah mereka.
Mereka menemukan bahwa Choi Joon Hee dan neneknya
bertengkar saat mencuci piring setelah makan malam.
Polisi langsung menyelesaikan masalah ini di sana
karena mereka tidak ingin membawanya ke pengadilan.
Choi Jin Sil yang dahulu merupakan aktris terbaik di Korea
meninggalkan dua anak.
Publik terharu melihat bagaimana kedua kakak beradik ini
menjalani hidup mereka bersama sang nenek,
terlepas dari semua masalah yang ada.
Namun, pengungkapan Joon Hee ini membuat banyak orang khawatir.
Sebenarnya, dia telah beberapa kali mengungkapkan masalah keluarganya.
Pada media sosial anonim,
dia sempat menunjukkan perasaan negatif terhadap neneknya.
Rawat inap diperlukan bagi para remaja
yang melalui masa remaja atau menderita penyakit jiwa
karena mereka cenderung memiliki masalah yang berkesinambungan.
Mereka menghadapi kematian tragis orang tua mereka saat masih kecil.
Selain itu, ada orang tua yang melihat anaknya meninggal
di depan mata,
yakni nenek Joon Hee.
Dia pasti juga mengalami banyak kecemasan dan stres.
Kemungkinan besar dia menunjukkan perilaku kasar.
Jadi, aku menganjurkan agar nenek Joon Hee,
Joon Hee, dan kakaknya, Hwan Hee,
mengikuti terapi keluarga bersama.
Joon Hee saat ini dirawat di rumah sakit
dengan bantuan seorang artis, Lee Yeong Ja.
Pada tanggal 9 Agustus lalu, polisi mengunjungi Joon Hee
dan membicarakan kenapa dia menulis masalahnya di media sosial.
Mereka menyelidiki konflik antara dia dan neneknya.
Aku harus bagaimana terhadapnya? - Astaga.
Rasanya sulit,
tapi hanya nenekku yang ada di sisiku.
Sejauh ini, kita hanya mendengarkan cerita darinya.
Publik mengkhawatirkan bagaimana masalah ini nantinya.
"Entertainment Weekly"
Kenangan yang memudar dan ingatan yang menumpuk.
Keduanya berada di batas antara kenangan dan kenyataan.
Kenapa aku menjadi gugup sekali?
Kenapa baru memberitahuku?
Aku kehilangan ingatanku.
Mari kita periksa ingatan kuat ketiga aktor ini.
Halo, aku Seol Kyung Gu, aku berperan sebagai
Byung Soo di "Memoir of a Murderer".
Senang bertemu kalian.
Halo, aku Seol Hyun.
Aku berperan sebagai Eun Hee.
Halo, aku Kim Nam Gil,
aku berperan sebagai Tae Joo.
Senang bertemu kalian.
Aku kehilangan ingatanku.
"Memoir of a Murderer"
Tapi tanganku mengingatnya seperti kebiasaan.
Film ini didasarkan pada novel
tentang batas antara delusi dan kenyataan
seorang mantan pembunuh berantai yang mengidap Alzheimer.
Sebenarnya siapa kamu?
Apa kamu sudah membaca novel aslinya, Kyung Gu?
Pada awalnya, aku tidak berencana membaca novelnya
saat membaca skenario film ini.
Aku ingin membacanya setelah film ini dirilis,
tapi aku tidak bisa menunggu.
Kudengar Kyung Gu harus berdiet
hanya untuk film ini. - Dia kehilangan banyak berat badan.
Diet... - Dia tidak hanya berdiet.
Dia juga bertambah tua. - Hanya saja...
"Pusing"
Untuk peran pria usia 70-an, dia kehilangan banyak berat badan.
Kurasa kalian berteman dekat. - Aku bertambah tua.
Dibandingkan fotomu di poster itu,
Nam Gil, kamu terlihat sangat berbeda
hingga sulit dipercaya bahwa ini kamu.
Apa yang berbeda?
Kumismu.
Kamu memiliki kumis yang hampir selalu diingat publik
saat memikirkan Kim Nam Gil.
Dia terlihat sangat berbeda dengan dan tanpa kumis.
Kumisnya telah menjadi ciri khasnya,
bahkan satu aplikasi kenali sesuatu dengan kumis sebagai Nam Gil.
Astaga.
Orang tidak bisa mengenalimu tanpa kumis?
Tidak, mereka tidak bisa. - Kamu serius?
Benarkah? - Mereka tidak bisa mengenaliku.
Astaga. - Jadi, kamu harus berkumis.
Mereka bahkan tidak bisa mengenaliku dengan kumis. Lebih sulit lagi.
Mereka tidak bisa mengenaliku bahkan ketika aku berkumis.
Apa yang sutradara inginkan darimu?
Dia memberiku banyak tekanan.
Dia memberiku
poster Joker
dari "The Dark Knight" sebagai hadiah.
Dia ingin aku mencoba berakting sesuai tokoh ini.
Dia membebanimu tanpa mengatakan apa pun.
Dia mengatakan sesuatu. Dia bahkan mengatakan dengan jelas.
Apa reaksi anggota kelompokmu
saat kamu bilang akan bekerja sama dengan kedua aktor ini?
Orang tuaku sejak awal
penggemar besar Kyung Gu.
Kenapa baru mengatakannya?
Juga, ada anggota yang bernama
Hye Jeong dalam kelompok kami.
Dia telah menjadi penggemar berat Nam Gil sejak dahulu.
Jadi, dia iri padaku.
Aku harus beri pertanyaan ini. - Di antara mereka berdua,
siapa yang lebih baik padamu?
Dia dicintai semua anggota staf selama syuting kami.
Aku tidak perlu menambahkannya.
Itu tidak perlu. - Dia benar.
Anggota staf memujanya. - Anggota staf...
Mereka senang berada di sana. - Mereka sangat bahagia.
Tetap saja, kamu harus memilih salah satunya.
No comments yet. Be the first to leave one.