Release info

Divorce Lawyer in Love E 07 LIMO VIKI ID
A Commentary by prameshwari2004
[VIKI Ver.] Perfectly synced. Please rate if you like it. Thank you ^^ Special thanks for @308Moune

Tags

other
Published on: 2017-06-10
Downloads: 33
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Alih bahasa dipersembahkan oleh The Marriage, Not Divorce Team @ Viki

Saya ingin menceraikan istri saya.

Belum lama ini, saya dan istri pergi ke pemakaman.

Dia mengemudi dengan begitu kencangnya.

- Saya rasa dia melakukannya dengan sengaja. - Dengan sengaja?

- Dia mendaftarkan ini tanpa sepengetahuan saya. Sertifikat Asuransi Jiwa

- Penipuan asuransi. - Saya mengalami kecelakaan lagi, Pengacara.

- Ayo kita pergi. - Dia berencana untuk pergi naik yacht bersamaku.

Ayo. Klien kita sedang menunggu.

Aku sudah ada rencana dengan sunbae hari ini. Maaf, tapi harap pergilah sendiri hari ini.

Episode 7

Tunggu sebentar.

So Jeong Woo.

Jangan pergi.

Apa? - Jangan pergi!

Apa yang sedang kau lakukan sekarang?

Kenapa?

Kenapa?

Nanjung Ilgi.

Dadar gulung.

Permen pepermin.

Go Cheok Hee.

Divorce Lawyer in Love - Pengacara Perceraian Jatuh Cinta

Kepercayaan itu lebih penting daripada kebenaran.

Akan lebih baik untuk makan ossobuco bersama anggur atau champagne ?

Tunggu sebentar.

Jangan pergi.

Cheok Hee. - Ya?

Kenapa? Apa kau sedang memikirkan tentang klienmu?

Bukan. So Jeong Woo.

Dia menyuruhku untuk jangan pergi. Kenapa juga dia berbuat begitu?

Mungkin karena pekerjaan. Kau, yang lebih mencintai kerja daripada dirimu sendiri,

memilih untuk bermain dibandingkan dengan bekerja. Tentu saja, dia akan menjadi marah.

Dia mungkin saja ingin menahanku.

Ah? Apa kau salah membaca tindakannya lagi?

So Jeong Woo sudah punya pacar.

Dia adalah tipe orang yang bahkan tak kuasa melihat orang asing bercerai.

Jadi apakah dia akan meninggalkan pacarnya dan bertahan padamu?

Oh! Yacht -nya di sini.

Tidak bisa begini.

Aku harus pergi.

Jangan pergi, Go Cheok Hee.

Apa kau sudah lupa? Kau adalah pacarku.

Tapi ini pura-pura.

Sunbae dan aku. Semuanya hanya pura-pura.

Tapi aku bersungguh-sungguh.

Hatiku, perasaanku semuanya nyata.

Go Cheok Hee, apa mungkin kau...

Itu benar, aku menyukai So Jeong Woo.

Apa kau tidak ingat apa yang So Jeong Woo katakan padamu?

Untuk membuatmu pergi, dia akan melakukan segala macam hal.

Karena itulah. Seseorang yang seperti itu

tadi mencoba untuk menahanku. Dia menyuruhku untuk jangan pergi.

Jika kau pergi dari sini sekarang,

kau akan membuatku menjadi orang bodoh di hadapan So Jeong Woo.

Kau tahu itu? - Aku membuatnya sedemikian agar kau tidak akan disulitkan.

Aku tak akan salah membaca apapun dan bahkan tak akan menunjukkan tanda-tanda bahwa aku menyukainya.

Jadi aku harus pergi hari ini.

Maafkan aku, Sunbae.

Go Cheok Hee!

Gedung 122, Kamar 9 Lee Jae Gil

Pengacara! Pengacara! - Oh ya.

Oh, tidak apa. Anda bisa tetap berbaring.

Apa yang terjadi? - Mohon dengarkan saya, Pengacara.

Di sore hari, saya mengatakan saya akan tinggal di kamar,

tapi istri saya bersikeras bahwa kami berjalan-jalan.

Tiba-tiba, dia melepaskan pegangan kursi rodanya.

Sayang!

Tidak!

Tidak mungkin... - Ini sudah yang ketiga kalinya, Pengacara!

Jika ini terus berlanjut dan saya mati, apa Anda akan bertanggung jawab?

Saya... benar-benar tidak bisa mengatakannya.

Jadi bisakah Anda bertemu dengan istri saya?

Go Cheok Hee!

Bagaimana kau kembali?

Bagaimana dengan yacht -nya? Dan Pengacara Bong?

Yacht ?

Apa mungkin, kau meninggalkan Pengacara Bong

dan datang untuk menemuiku?

Apa kau sudah gila? Pengacara Bong yang menyuruhku untuk pergi, makanya aku datang.

Dia melakukan itu? Kenapa?

Bong Min Gyu memiliki hati yang lapang dan pengertian.

Bagaimanapun dia melihatnya, dia bilang dia khawatir membiarkanmu pergi sendirian,

jadi tepat sebelum yacht -nya akan berangkat, dia menghentikannya dan menyuruhku untuk pergi.

Saat aku bilang padamu untuk tidak pergi, kau pergi tanpa menoleh ke belakang sekali pun.

Apa kau melakukan segala hal yang dia suruh?

Aku biasanya bukanlah orang yang patuh pada orang lain tapi

merupakan hal yang aneh sekali tubuhku bergerak dengan sendirinya karena kata-kata seseorang.

Ah, kukira mungkin kau datang karena kau mendengar hal terakhir yang tadi kuucapkan.

Memang iya, bukan? Kau mengatakan sesuatu di ujung platform kereta bawah tanah, ya?

Apa yang tadi kau katakan?

Lupakan saja. Itu tidak penting.

Apa itu? Apa yang tadi kau katakan?

Kau bilang untuk mengatakan hal-hal yang kusukai saat kakiku tak bisa digerakkan.

Kau mengatakan Nanjung Ilgi, dadar gulung, dan permen pepermin.

Setelah itu apa? Setelah itu...

Ada satu lagi. Sesuatu yang tak mau meninggalkan

hatiku belakangan ini.

Go Cheok Hee.

Aku ingat!

Go-o-o-o

Go-o-o-o

Ah! Apa itu setelah 'Go'?

Apa yang sebenarnya tadi kau katakan?

Kita harus pergi menemui istri Lee Jae Gil besok pukul 10 pagi.

Apa itu?

Datanglah temui aku.

Pengacara Bong.

Ah, setiap kali kau datang untuk menemuiku,

aku merasa seperti seorang siswa SMA yang bolos sekolah.

Tapi hari ini, rasanya seperti aku bertemu dengan ibuku

di pusat anak hilang.

Sebenarnya kau sudah minum berapa banyak?

Terima kasih sudah datang untuk mencariku.

Mendengar terima kasih darimu membuatku lebih takut

akan apa yang akan kau katakan selanjutnya.

Dia bilang aku hanya pura-pura.

Aku hanya pura-pura dan si berengsek itu sungguhan.

Ah. Apa yang kau bicarakan?

Go Cheok Hee. Dia pergi. Ke si berengsek So Jeong Woo itu.

Apa? Ke So Jeong Woo?

Kurasa perasaanmu juga sungguhan.

Maksudku, kau memintaku untuk mempekerjakan So Jeong Woo sebagai bantuan,

dan saat kau bertemu dengan Go Cheok Hee, kupikir ada sesuatu yang aneh.

Bagaimana dengan Jeong Woo? So Jeong Woo?

Aku tidak tahu bagaimana perasaannya.

Tapi... entah apakah itu sebuah kecelakaan atau sebuah kesalahan,

jika seorang pria mencium seorang wanita maka pastilah setidaknya ada 1% dari perasaan dia yang sesungguhnya di sana, bukankah begitu?

Apa mereka berdua sudah berciuman?

Satu gelas lagi di sebelah sini.

Kenapa kau tak bisa mengurus wanitamu? Aku geram sekarang.

Dia pasti belum kembali.

Apa itu kau, Soo Ah?

Ini aku.

Gadis ini. Kenapa dia belum pulang juga?

Dia belum pulang?

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif.

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif. Harap tinggalkan pesan--

Jo Soo Ah!

Apa yang sedang kau lakukan hingga aku tak bisa menghubungimu?

Oh! Kau minum-minum?

Kenapa? Apa aku tak boleh minum-minum?

Tidak... kau seharusnya menghubungiku dan memberitahuku di mana kau berada.

Kau dan aku sama sekali tidak memiliki hubungan apa-apa, jadi kenapa juga aku harus melakukannya?

Ampun, kau yang benar saja...

Aku lelah. Mari kita bicara besok.

Halo ? - Lee Ha Jeong.

Ada peristiwa apa sampai Min Bong Gyu menghubungiku duluan?

Oh ya, Bong Min Gyu.

Tutuplah.

Kita sebaiknya melanjutkan apa yang sedang kita lakukan.

Kau bersama seorang pria?

Kau sebaiknya bertemu dengan gadis-gadis juga.

Di usia itu, jika kau menderita secara seksual, tidak ada jawaban lain.

Baguslah, kalau begitu. Bantulah aku.

Aku hanya perlu berpura-pura seperti itu keadaannya?

Sudah lama sejak aku bersenang-senang seperti itu.

Pengacara Bong pasti telah menyelesaikan masalahnya dengan baik.

Melihat bahwa dia membiarkan para sesepuh duduk duluan.

Saya mungkin tidak berhasil mengajari anak itu cara dia sebaiknya gunakan kepalanya,

tapi aku mengajari dia secara benar di mana dia sebaiknya menundukkan kepalanya.

Halo?

Ya, Ha Jeong?

Bibi, apa kau sudah meminta Pengacara Bong untuk memecat gadis yang bersamanya?

Aku tertangkap basah bersama seorang pria di hotel oleh Bong Min Gyu.

Sehingga kami memutuskan untuk mengikhlaskan satu hal dan menyebutnya impas.

Bahwa calon putri menantunya tidur dengan pria lain.

Jika cerita macam itu sampai pada ayah mertuaku, itu akan tidak sopan.

Sebenarnya apa yang sedang kau lakukan di sana?

Baiklah. Jaga dirimu.

Apa ada masalah dengan Ha Jeong?

Mungkin karena dia terlalu banyak belajar,

tapi dia merasa tidak enak badan.

Saya tidak tahu bahwa Anda berdua begitu akrab,

sampai membicarakan dengan Ha Jeong setiap masalah kecil.

Komunikasi dimulai dengan pembicaraan.

Apa kamu memecat Go Cheok Hee?

Saya akan pergi karena saya sudah mengatakan semua yang harus dikatakan.

Saya yakin bahwa Pengacara Bong akan melakukan penilaian terhadap semua hal lain.

Dipikir-pikir, Pengacara Bong, Anda mirip Ibu Anda.

Kepribadian untuk mengurus mereka yang tidak punya tempat tujuan, dengan menggunakan cara apapun.

Saya telah bertemu dengan ibu Anda pada masa hidupnya.

Saya menganggapnya sebagai pujian bahwa saya tidak mirip dengan ayah saya.

Anda keliru.

Sepertinya dia telah belajar dengan lebih baik bagaimana menggunakan kepalanya

daripada di mana menundukkan kepala.

Apa yang sudah kamu lakukan?

Perceraian?

Kenapa sebenarnya?

Belum terlalu lama, ada kecelakaan besar, bukan?

Apa mengenai itu lagi? Saya sudah memberi tahu suami saya berkali-kali.

Itu karena seekor anjing.

Anjing?

Karena anak saya, yang dijaga oleh orang tua saya sedang sakit,

saya sedikit terburu-buru.

Lalu tiba-tiba, seekor pudel berlari keluar.

Saya terkejut, sehingga membanting setir tanpa sadar.

Suami saya terus mengatakan bahwa saya membanting setir dengan sengaja,

tapi di dunia bagian mana ada seorang wanita yang dengan sengaja akan melukai suaminya?

Lee Jae Gil mengatkan bahwa dia juga mengalami kecelakaan kemarin.

More Indonesian subtitles for Divorce Lawyer in Love

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left