Arthdal Chronicles

Arthdal Chronicles (아스달 연대기)

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

아라문의검-Arthdal-Chronicles-S02-E10-NEXT-Disney
A Commentary by Anangkaswandi
Durasi 01:17:37 "Api Abadi"

Tags

HD
Published on: 2023-10-15
Downloads: 67
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SEBELUMNYA DALAM ARTHDAL CHRONICLES: THE SWORD OF ARAMUN

Raja sudah tahu semuanya.

Jika Tagon tewas...

Hentikan. Jangan sakiti Ayah.

Nunbyeol. Ini jebakan.

Kita harus pergi.

-Jatuhkan pisaunya. -Mari pergi.

Datangilah Eunseom. Hampiri dia dan berikan ini.

Bukankah ibumu di sana?

Sejak kapan?

Tiga puluh tahun.

Ibu.

Ibu tak akan pernah mati.

Tidak berbau. Apa ini bichwisan?

Kurasa tak ada cara bagiku untuk hidup.

Hanya ada satu cara kau bisa hidup.

Bunuh Tanya.

Yang asli akan datang. Aramun yang asli.

Aku bisa mati di sini seperti ini,

tapi kau akan mati di tanganku.

Saya sudah mati.

Jadi, rencanaku berubah.

Aku, Tagon, Raja Arthdal, akan ikut pergi berperang.

Pasukan Arthdal akan melewati Hutan Arth

dan menyerbu Gerbang Selatan Kastel Molabeol.

Semua prajurit, mundur dengan tenang.

Ini penyergapan.

-Semua prajurit, mundur. -Jangan biarkan Tagon lolos.

Inaishingi. Kurasa...

kalian masuk jebakan.

Inaishingi!

Ingatlah wajahku.

API BADAI

Aku bisa mati di sini seperti ini,

tapi kau akan mati di tanganku.

Ingatlah...

wajahku.

Jenderal?

TACHUKAN

Fokuslah.

Raja Arthdal ada di sana!

-Bunuh dia! -Kenapa kau turun kemari?

Yang Mulia!

Nama orang asing yang menjadi Inaishingi itu adalah Eunseom.

PAHLAWAN LEGENDARIS SUKU AGO

Dia orang Wahan dari Iark.

Suatu hari, pada tahun Serigala Bernyanyi,

Pedang, Lonceng dan Cermin muncul di dunia bersama-sama.

Dia benetbeot Saya

dan orang Wahan yang lahir di hari dan waktu yang sama seperti Tanya Niruha.

Kau palsu.

Tidak.

Kita semua palsu.

Kau pasti sudah dengar

soal Inaishingi menunggangi Kanmoreu.

Itu bukan legenda.

Yang asli akan datang.

Aramun yang asli.

Eunseom dari Suku Wahan, benetbeot Saya,

dan Inaishingi. Semuanya kau?

Aku juga akan menjadi reinkarnasi Aramun Haesulla...

dengan Kanmoreu.

Mundur!

Akan kutangani bajingan itu.

Kau mundurlah bersama yang lain.

Itu mustahil.

Aku bukan ingin menyelamatkanmu. Kau mau yang lain terbunuh?

Mundur!

Mundur!

Yang Mulia.

Berhenti! Hadapi aku!

Berhenti!

Yang Mulia! Tidak perlu mengejar mereka.

Infanteri lapis baja di hutan akan menghabisi mereka.

Aku harus mengejarnya. Aku harus menangkapnya!

Tidak bisa!

Kau tahu siapa dia?

-Dia... -Aku tahu!

PANGLIMA YEONBAL

Inaishingi dengan Kanmoreu.

Kita tak bisa menangkapnya.

Entah kenapa,

tapi itu sungguh Kanmoreu.

Bukan.

Itu bukan Kanmoreu.

Tidak.

Dia bukan Aramun!

Aku. Akulah Aramun!

Aku, Gitoha, dan semua orang di Unit Tiga

bukan mengikutimu karena kau Aramun.

BAGIAN PALING UTARA BENUA ARTH

Sudah hampir sepekan sejak Tagon pergi berperang.

Pemenangnya pasti sudah diputuskan.

Sulit bagi Eunseom untuk menang.

Dia mungkin kalah.

NUNBYEOL, CHAEEUN

Lagi pula, kita tidak bergantung pada mereka.

Aku akan mencari cara.

Nunbyeol.

Bagiku, kau lebih penting daripada balas dendam.

Bagaimana denganmu?

Balas dendam lebih penting dariku?

Apa maksudmu?

Aku benci diriku karena bersikap bodoh.

Kenapa aku ragu?

Dia dari suku yang membunuh ayah dan ibu kita.

Aku tak akan pernah ragu lagi.

Aku akan

membunuh mereka semua.

Aku juga takut akan kehilanganmu.

Ada apa, Chaeeun? Jangan lakukan ini.

Aku ingin kau pergi dengan mereka.

Berhenti bicara melantur.

Jalan masih panjang sampai bunga rubah mekar.

NEANTHAL

Kami membutuhkan bantuanmu.

Kau Nunbyeol?

Aku banyak mendengar tentangmu.

Kau mendatangi kami seperti ini.

NEANTHAL

Bukan itu alasan dia di sini.

Jangan terlalu senang.

Menurutmu apa yang kupikirkan?

Aku hanya berpikir senang bertemu dengannya.

Selamat datang.

Ya. Senang bertemu denganmu.

Tapi orang yang datang bersamamu kali terakhir...

Dia pergi.

Kau tahu Rottip.

Dia berkata semuanya tak berarti apa pun yang terjadi,

tapi kali ini, dia bahkan memakai riasan di bibirnya sebelum pergi.

Kau sangat lancar berbahasa Arthdal.

Orang yang menyelamatkan dan membesarkanku dari Arthdal.

Tapi apakah sesuatu terjadi?

Kenapa Rottip pergi?

Konon dahulu sekali, ratusan musim dingin yang lalu,

ada saudara yang terpisah.

Kurasa mereka kembali.

Bukankah itu hal baik?

Apakah itu terkait para Igutu aneh yang kita temui hari itu?

Kurasa Rottip pergi mencari tahu.

Siapa yang dia temui?

Orang yang tahu itu...

mungkin...

NEANTHAL

Kita menang.

Pasukan Arthdal

mengalahkan Suku Ago di pertempuran pertama Hutan Arth.

Sudah kuduga.

Apa mereka menangkap Inaishingi?

SEUCHEON - GEOMBUL

Mereka tak bisa menangkapnya.

Pokoknya, seluruh anggota Suku Ago kabur ke Bukit Achi.

Jika mereka di Bukit Achi, maka ini belum berakhir.

Artinya mereka ada di Hutan Arth.

Astaga, aku tetap merasa lega.

Aku sangat khawatir karena mereka tepat di depan kita.

Apa yang perlu dikhawatirkan jika Raja Tagon ikut pergi berperang?

Hal yang sebenarnya kukhawatirkan

adalah sudah berhari-hari sejak Pendeta Agung Niruha datang membantu.

Sedang apa kalian di sana?

Apa yang kalian bicarakan?

Ayo pergi.

Ayo pergi.

Apa itu?

Anak-anak pasti mencoret-coret dinding.

Gambar itu cukup bagus.

Ini terlihat seperti bayi Aramun Haesulla.

Ya.

Ini soal bagaimana bayi Aramun Haesulla bertemu Kanmoreu.

KUDA LEGENDARIS MILIK ARAMUN HAESULLA

Tapi siapa bayi ini?

Kenapa ada dua?

Apa Aramun adalah benetbeot?

KEMBAR

Seperti itulah gambar anak-anak.

Anak-anak, ayo pergi.

Ayo.

Ayo.

Ada sorgum tumis di halaman belakang. Makanlah.

-Baiklah. -Pergilah.

Kau berani sekali datang kemari.

Anak-anak tadi...

Ini mengerikan.

Kupikir kau tak tertarik akan apa yang terjadi.

Apa ini? Buruk sekali.

Kurasa mereka datang kemari.

Mengesankan.

Kupikir kau tak memiliki

emosi atau semacamnya.

Bagaimana bisa kusingkirkan emosi orang lain tanpa punya emosi?

Guna habisi, hancurkan, serta hilangkan rasa takut, bahagia, dan sedih,

aku harus tahu

seperti apa semua emosi itu.

Itulah alasan

kau gosal terburuk...

ARWAH PENDENDAM

...di dunia ini.

Shahati.

Kukira tak ada yang tahu siapa itu Shahati.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left