The Banker

The Banker (더 뱅커)

Download Indonesian Subtitle

Release info

더 뱅커ㆍThe BankerㆍE09-E10 NEXT-VIU
더 뱅커ㆍThe BankerㆍE09-E10 NEXT-VIU [IKLAN]
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-04-11
Downloads: 16
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 9"

"Pengunjung"

Karena telah dipindahkan secara resmi ke tim ini,

aku sungguh menjadi bagian dari kantor audit mulai sekarang?

Astaga, nyamannya.

Itu kursiku.

Kenapa

tiba-tiba aku merasa tidak enak?

- Aku mulai merasa tidak enak. - Kubilang itu kursiku.

Panas!

Kamu gila? Kursi pijat ini mahal.

Aku tidak menumpahkannya ke kursi.

Ada apa?

- Jangan bilang... - Ya, aku tidur di sini.

Han Sol sangat sensitif karena ujiannya,

jadi, aku berkemas dan pergi.

Kamu menggunakan uangmu untuk apa

sampai tinggal dalam tenda di kantor?

Kamu yakin dirimu bankir?

Aku mendapatkan biaya hidup dan uang saku dari orang tuaku.

Lalu memasukkan semua pendapatanku ke dalam tabungan

demi mengurangi sedikit pajak hadiah nantinya.

Haruskah aku mengajarimu hal seperti ini juga?

Kamu sungguh tidak punya beban.

Aku bertanya kamu menggunakan uang sakumu untuk apa.

Kenapa kamu harus merangkak keluar dari tenda dan mengagetkanku?

Mereka berhenti memberiku uang untuk saat ini.

Itu sebabnya aku bertanya apa kamu punya kamar kosong,

tapi kamu tidak mau menampungku meskipun punya.

Itu semua karma.

Baiklah. Kita lupakan saja ini.

Omong-omong, kamu tampak jauh lebih muda dariku,

tapi kulihat kamu bicara dengan bahasa tidak formal.

Kamu anggota paling baru tim ini. Aku harus menggunakan bahasa formal?

Berapa usiamu?

Sekalian saja, tunjukkan KTP-mu.

Astaga, lihat sudah pukul berapa.

Sebaiknya aku membasuh wajahku.

Ada apa? Ada dokumen mendesak yang harus kuteken?

Tidak, bukan begitu.

Anda hanya akan terus mengawasi?

Apa maksudmu? Jangan bicara dengan kode.

Maksudku Wakil Presdir Lee Hae Gon.

Dia tiba-tiba kembali ke bank,

lalu kini memecat semua orang yang menempati posisi kunci.

Dia pasti berusaha mengambil alih semua posisi itu.

Tanpa mengetahui itu, semua pegawai mengikutinya.

Mereka hanya berusaha bertahan. Kita bisa apa?

Kenapa? Kamu mau bekerja untuk dia juga?

Bu Do.

Anda menguji kesetiaanku?

Jika tidak, ya sudah.

Bu Do.

Pak Yook yang selalu mengusik Anda kini sudah pergi.

Posisinya kini kosong.

Jika Anda cepat bertindak dan melakukan sesuatu...

Tunggu.

Soal anggaran humas kita tahun lalu...

Aku memintamu memberikan rincian

terkait penggunaan anggaran yang berbeda dari rencana.

Aku memintanya bulan lalu.

Kamu juga belum memberikan proposal promosi

untuk cabang baru.

Bukankah seharusnya kamu mengerjakan tugasmu

alih-alih memikirkan politik perusahaan?

Ya. Maaf, Bu.

Kamu mau menjadi politisi? Mau menjadi anggota majelis?

Tidak, aku pasti kurang kompeten.

Benar, bukan?

Bahkan kamu pun setuju itu tidak cocok untukmu, bukan?

Maka aku benar-benar khawatir.

Karena menurutku

menjadi manajer umum humas pun terlalu berat untukmu.

Sekalian saja aku memindahkanmu ke posisi penjualan di luar Seoul.

Tidak, Bu Do.

Akan segera kuberikan proposal dan laporannya.

Baiklah.

Bisakah kamu memberikannya sebelum aku memindahkanmu?

Tentu saja, akan langsung kukerjakan.

Astaga.

Selamat pagi.

Selamat pagi?

Apa aku terlihat senang pagi ini?

Sedang apa kamu di sini sepagi ini?

Aku kemari untuk minum teh denganmu.

Kenapa?

Karena kini Pak Yook tidak ada,

kamu ingin melihat apakah aku seorang penyendiri?

Untuk saat ini, aku masih hidup.

Langsung saja ke intinya.

Baiklah kalau begitu, langsung ke intinya.

Kita belum selesai membicarakan penutupan Cabang Gongju.

Kamu mau membicarakan itu lagi?

Aku sudah memberitahumu segalanya.

Cabangmu tidak ada di daftar yang kukirimkan. Paham?

Ya, kamu bilang begitu.

Lantas biar kutanyakan satu hal lagi.

Cabang Nogyeong ada dalam daftarmu atau tidak?

- Apa maksudmu? - Aku mendapati sesuatu

saat berkunjung ke Cabang Nogyeong.

Kinerja mereka lebih buruk daripada kami,

tapi tidak pernah ditutup.

Bukankah itu aneh?

Pak Yook ingin menutup cabang-cabang Bu Do

saat kita menjalankan pengurangan.

Meski beberapa tidak termasuk 20 persen terendah,

beberapa cabang Bu Do

ditutup.

Berkat itu, beberapa cabang bisa bertahan.

Teganya kamu melakukan itu tanpa ragu.

Selain itu, Cabang Gongju

tidak ada hubungannya dengan Bu Do.

Kenapa ditutup?

Hei, Auditor Noh. Kamu sudah lupa nasihatku?

Ini medan perang.

Kamu harus mengikuti perintah atasanmu.

Dengan kata lain, kami bisa menutup sepuluh persen teratas jika mau.

Kami hanya perlu mengubah kriteria. Menurutmu siapa yang menentukan?

Para petinggi.

Serta harus berapa kali kubilang?

Sebelum daftarnya lepas dari tanganku,

Cabang Gongju tidak ada dalam daftar.

Apa atasan yang kamu maksud adalah Pak Yook?

Sadarlah.

Kami menutup beberapa cabang.

Selain itu, kami menutup 20 persen dari semua cabang.

Kami menentukan kriteria selagi menutup ratusan tempat.

Menurutmu keputusan terakhir ada pada Pak Yook?

Tunggu. Apa maksudmu?

- Maksudmu... - Tidak.

Jangan salah paham.

Apa pun kebenarannya, aku hanya akan percaya

Pak Yook sendiri yang memutuskan.

Sebaiknya kamu pergi.

Aku sudah lelah.

Anda akan memeriksa dokumen Nona Jin?

Ya, ada sesuatu yang perlu kuperiksa.

Akan kubereskan saat sudah selesai.

- Anda tidak akan memintaku, bukan? - Ya.

Aku berencana memintamu melakukannya, Bo Geol.

Kenapa Anda hanya membenciku?

Bekerjalah saja.

Kini kamu bicara dengan bahasa tidak formal?

Jika tidak suka, tunjukkan KTP-mu.

"Daftar Perusahaan, Distribusi Seomin"

Astaga.

Pak Noh, apa ada masalah?

Ya.

Kurasa alasan

Cabang Gongju ditutup dan Cabang Nogyeong bertahan

ada di sini.

Dalam dokumen Nona Jin?

Pak Yook menyuruh menggabungkan beberapa cabang Bu Do

pada penutupan cabang.

Berkat itu,

beberapa cabang yang beruntung seperti Cabang Nogyeong bertahan.

Apa? Pak Noh,

Anda bekerja di bawah Bu Do?

Kamu bicara tanpa berpikir, ya?

Cucilah bajumu itu.

Itu noda apa?

Pak Noh tidak akan melakukan hal seperti itu.

Tempo hari, Bo Geol mengatakan

Agensi Seomin dan Distribusi Seomin

memiliki nama direktur yang sama di berkas pendaftarannya.

Kukira itu hanya kebetulan, tapi...

Ya, dalam berkas pendaftarannya, kedua perusahaan mencantumkan

nama Bae Dong Seok sebagai direktur.

Agensi Seomin tutup

setelah CEO Park Jung Bae menghilang, bukan?

Ya.

Sebaiknya kita menyelidiki Distribusi Seomin lebih jauh.

Pak Moon, maukah kamu menanganinya?

Baik, Pak.

Profesor Park.

Tidak.

Haruskah kupanggil kamu Direktur Park sekarang?

Baiklah.

Mari bersulang untuk menyelamati dia.

Baik.

Bersulang.

Sekelompok orang seperti kita di Korea berarti...

Ya, sekelompok orang seperti kita di Korea

berarti kita bisa melakukan apa pun yang kita inginkan.

Tapi

itu juga berarti kita rentan disalahpahami oleh publik.

Itu sebabnya kita harus memastikan tidak ada yang tahu soal kita.

Jaga ucapan kalian.

Baik, Pak.

Masalah politisi adalah mereka tidak bisa diam.

Syukurlah kamu sudah tahu.

Katakanlah sesuatu.

Bagaimana mungkin aku bicara di depan kalian bertiga?

Aku berjanji akan berusaha semampuku.

Aku ingin berterima kasih kepada Anda secara khusus.

Tidak usah.

Kamu bisa sampai ke sana karena berhak mendapatkannya.

Benar juga. Omong-omong,

karena kini Pak Park menjadi direktur LPK,

bukankah sebaiknya kamu beri dia hadiah besar, Presdir Kang?

The Banker subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Banker

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left