The first 200 lines.
Ini Brock.
Ada pondok berburu reyot di sini. Aku akan periksa.
Baiklah.
Kau ingin tunggu bantuan?
Tidak. Tampaknya terbengkalai.
Astaga.
Hood.
Bagaimana kau menemukanku?
Tidak ada.
Aku tak bermaksud mencarimu.
Kupikir kau sudah menghilang.
Tolong arahkan senjata itu ke tempat lain, ya?
Astaga.
Sudah dua tahun tak melihatmu.
Dan selama itu kau tinggal di pondok ini...
...seperti manusia gunung?
Ada orang lain yang bersamamu?
Tidak.
Maka kuingin kau ikut denganku.
Tidak. / Aku tak bertanya.
Sheriff Lotus. / Benar.
Bagaimana rasanya? / Tak nyaman.
Kau ingin beritahu tentang apa ini?
Nanti kuberitahu di kantor.
Maksudmu Cadi? / Tidak.
Bukan itu.
Bagaimana? Kaca anti peluru.
Polikarbonat 1,5 inci.
Kupikir kau pasti suka.
Scott, aku butuh hasil sidik jari itu secepatnya.
Ya. / Terima kasih.
Aku ingin tahu mengenai konferensi pers.
Bunker, kau ingat Tn. Hood?
Deputi Nina Cruz.
Billy Raven sudah pindah. Dia kepala polisi Kinaho yang baru.
Sheriff. / Helen, ada pesan?
Di mejamu.
Yang dari FBI? / Belum.
Kantor yang bagus. / Benar.
Ingin kuambilkan minuman?
Ada air putih, kopi. Aku ada mesin espresso di sini.
Silakan duduk.
Pertama-tama, kau harus tahu.
Saat aku ke sana hari ini,
kau orang terakhir yang kuharapkan aku temukan.
Kau di pondok itu dua malam lalu?
Ya.
Ada yang bersamamu? / Tidak.
Siapa yang mati?
Siapa itu?
Rebecca.
Jasadnya ditemukan kemarin di dekat sungai.
Dia tak dibunuh di sana, namun di sanalah jasadnya dibuang.
Astaga.
Ini pembunuhan ketiga dengan pola serupa yang kami dapat tahun ini.
Kau hubungi FBI? / Ya.
Kuhubungi mereka setelah pembunuhan kedua.
Dan mereka kirim orang kemari, memeriksa arsip kami,
mengambil catatan, lalu kembali ke Quantico...
...secepat seperti yang biasa mereka lakukan.
Menyuruhku menelepon kembali jika mayat ketiga muncul.
Mungkin kini mereka akan peduli.
Jadi apa hubungannya ini denganku?
Kapan terakhir kali kau melihat Rebecca?
Aku tak ada lihat siapa pun, selama 18 bulan.
Namun, ini keanehannya.
Koordinat terakhir di GPS mobilnya...
...membawaku ke pondokmu hari ini.
Kau tak melihatnya? / Tidak.
Tahu kenapa dia datang mencarimu?
Bagaimana dia tahu kau ada di sana, Hood?
Aku mencoba merangkai ini.
Itu lahan pamannya. / Apa?
Itu lahan pamannya. / Kau tinggal di lahan Proctor?
Proctor tak tahu. / Kenapa denganmu, Hood?
Aku pensiunan.
Kami temukan bercak darah yang tak sesuai dengan darah Rebecca.
Kuminta kau secara sukarela...
...menyerahkan sampel darah agar kami bisa mengesampingkanmu.
Menurutmu aku ini pembunuh berantai sekarang?
Kau pernah berkaca belakangan ini, Hood?
Kau tinggal di hutan. Tampangmu seperti Unabomber.
Ya, kau bisa ambil darahku. / Dan Hood.
Jika ada hal lain ingin kau katakan, sekaranglah saatnya.
Kau seharusnya memeriksa Proctor.
Ya, belakangan ini agak rumit. Dia--
Ya?
Konferensi pers akan dimulai. / Sial. Ya, ya.
Baiklah. / Sheriff Hood.
Dia bukan sheriff.
Dengar, nanti kusuruh Deputi Cruz mengambil darahmu...
...lalu dia akan mengantarkanmu balik.
Jaga dirimu.
Dan kau siapa?
Apa ada yang salah? / Maaf, kau--
Kau mengingatkanku pada seseorang.
Deputi yang terbunuh?
Penjahat Indian mematahkan lehernya?
Kurasa lebih baik jika kau tak bicara.
Pak.
Sudah waktunya.
Tn. Walikota, ini yang ketiga kalinya gadis muda dibunuh tahun ini.
Apa ini pembunuhan berantai?
Apa benar korban terakhir keponakanmu?
Tn. Walikota, kenapa polisi merahasiakannya?
Ini yang kami ketahui.
Ini yang kami ketahui.
Kemarin jasad Rebecca Bowman...
...ditemukan di dekat muara Dellwood Basin.
Dia dibunuh. Polisi belum bisa memastikan...
...adanya kesamaan antara kasus ini...
...dan pembunuhan dua gadis muda lainnya...
...yang terjadi dalam setahun terakhir ini.
Departemen Sheriff Banshee telah memberitahu FBI...
...dan agen dalam perjalanan untuk membantu penyelidikan.
Untuk menjawab pertanyaan kalian, ya, Rebecca keponakanku.
Dan, ya, percayalah bahwa aku dan Sheriff Lotus...
...dan seluruh anggotanya akan fokus...
...untuk menemukan bajingan gila ini.
DUA BELAS BULAN LALU
Jadi ini rumahnya? / Ya, benar.
Indah. / Aku akan menjadi walikota...
...dan kau lebih banyak berperan di kepemimpinan bisnis.
Kurasa kita membutuhkan rumah yang sedikit lebih aman.
Kau suka?
Aku menyukainya.
Keluar. / Ada apa?
Jaksa menolak dakwaan. Kau boleh pergi.
Kau mempermainkan kami.
Waktumu 10 detik sebelum kututup pintunya lagi.
Sudah kuduga penangkapan ini omong kosong.
Kali ini apa lagi?
Bukti fisik.
Mereka mencekik pria tua itu.
Aku tahu. Jaksanya goblok.
Dia boneka. Proctor mengendalikannya.
Tapi itu obrolan untuk lain waktu. Ada telinga di dinding.
Terima kasih banyak, Petugas. Selamat malam.
Rasanya sebagian diriku selalu memikirkan dia.
Bagaimana wajahnya saat meninggal.
Bagaimana dia menatapku.
Ada kalanya tatapan itu membayangiku sangat parah...
...membuatku sulit bernapas.
Hei, hei, hei, hei. Lihat ini.
Kemudian ada kalanya aku bisa mengalihkan diriku.
Kau tersesat, sayang?
Di mana aku bisa menghilangkan semua kebisingan.
Mungkin kami bisa bantu temukan jalanmu.
Kuharap begitu.
Dan melakukan yang harus kulakukan.
Itu hari yang menyenangkan.
Jadi kau pria kuat yang suka memukuli orang, ya?
Itu bukan kami. Mereka membebaskan kami.
Seharusnya jangan.
Selalu ada momen tersebut saat aku bangun...
...di mana aku berpikir masih di sana,
masih di rumah lama kami.
Dan saat aku berbalik, Gordon berada di sampingku.
Dan aku mendengar anak-anak gaduh di kamar mereka.
Jadi bagaimana kau mengatasinya? / Kugerakkan badan.
Kumakan sesuatu. Mulai mengerjakan rumah.
Apa rumah mendatangkan kemajuan?
Ada hal tentang bekerja dengan tangan...
...memberiku kedamaian.
Apa lagi yang memberimu kedamaian? / Tidak banyak.
Apakah pertemuan kita ini bermanfaat?
Aku di sini karena perintah pengadilan. Jangan tersinggung.
Sama sekali tidak. Jika kunyatakan kau berkompeten...
...untuk mengasuh anakmu hari ini, kau akan datang lagi?
Jika kujawab ya, apa kau akan melakukan itu?
Bukan begitu cara kerjanya.
Mereka tidak berhak mengambil anak-anakku.
Kau melanggar persyaratan masa percobaanmu.
Aku diculik.
Penyidik militer membebaskan kami.
Apa pun yang berhubungan dengan unsur pidana...
...sudah cukup bagi Dinas Sosial-- / Aku tahu.
Aku tahu.
TUJUH BELAS BULAN LALU
Berapa kali kau akan merusak hidup kami?
Mulai sekarang, kau hanya bajingan yang menghamili ibuku.
Kumohon.
Sedang apa kau di sini?
Manajernya bilang mantan sheriff kami mabuk berhari-hari.
Mengotori kamar.
Bermain dengan pistol.
Kenapa itu jadi urusanmu? / Ini motel pamanku.
Tinggalkan saja aku, bisa?
Keluar dari sini! Pergi!
Tolong pergilah. / Kau tak bisa tinggal di sini.
Kuantar kau pulang ke rumahmu.
Aku tak bisa tinggal di sana lagi.
Ada hantu.
Bahkan sebelum kau rusak, tempat kotor ini bukan tempat tinggal.
Ayo. Kita pergi berkendara.
Ini pondok berburu tua.
Sudah lama tak digunakan, namun airnya masih mengalir.
Milik siapa ini? / Menurutmu punya siapa?
Apa kau pikir pamanmu membolehkanku tinggal di sini?
Dia tak akan tahu.
No comments yet. Be the first to leave one.