Dear Prince (亲爱的王子大人)

Dear Prince (亲爱的王子大人)

Download Indonesian Subtitle

Release info

亲爱的王子大人 Dear Prince - E 07
亲爱的王子大人 Dear Prince - E 08
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[Viki Version] Perfectly Synced for all version. Follow IG: @sultan_khilaf_sub || Visit: https://padepokananaknegeri.blogspot.co.id/m=1

Tags

other
Published on: 2017-10-09
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ada orang di sini?

Ada orang di sini?

Sun Xiao Tao, kau sembarangan mencari toko mainan di internet.

Tahukah kau Tamagotchi ini adalah jangkar yang paling penting dari

aktor paling populer untuk beberapa tahun ke depan?

Lalu apakah kau pikir toko dengan harga tinggi yang hanya menjual PS4s

bisa memperbaikimu, binatang peliharaan elektronik yang dibuat lebih dari 10 tahun yang lalu?

Aku bukan binatang peliharaan elektronik.

Lalu kau itu apa?

Hei, kau, gadis kecil, kenapa kau ribut sekali?

Bos, ayamku rusak.

Ayam apa?

Ayam elektronikku.

Kenapa kau tidak bilang dari tadi?

Bos, tolonglah, aku mohon padamu. - Benda ini sudah terlalu tua.

Kau harus memperbaikinya! - Kenyataan bahwa benda ini dapat bertahan sampai sekarang adalah suatu keajaiban.

Sepertinya kau sungguh menyayanginya.

Ini adalah hewan peliharaan elektronikku yang pertama. Bisakah kau menolongku?

Ini... susah untuk dikatakan.

Benda ini sudah terlalu tua.

Sun Xiao Tao, kau perlu untuk membicarakan uang dengannya.

Bos, jika kau dapat memperbaikinya, aku bersedia membayar berapapun.

Apa? Kalau begitu, aku akan mencobanya.

Terima kasih. - Sama-sama.

Hati-hati! - Kau mengagetkan aku!

Sekrup ini sangat rapuh. Kau harus berhati-hati.

Aku tahu, oke?

Kau... Apakah kau ingin aku memperbaikinya atau tidak?

Hei, Jiang Hao, kenapa kau peduli jika dia mempedulikanmu?

Yang perlu kau pikirkan adalah apakah kau akan lenyap atau tidak.

Kumohon, Tuhan, tolong agar dia dapat memperbaikinya.

Tolong biarkan Jiang Hao kembali. Tolong selamatkan ayam elektronikku.

Kumohon, Tuhan, berikan aku keberuntungan. Segalanya akan baik-baik saja.

Xiao Tao, sudah malam. Kenapa kau belum tidur?

Kau sudah pulang?

Ya, aku sudah pulang. Apakah kau kangen padaku?

Kau sedang apa?

Tamagotchiku rusak.

Pemilik toko mainan bilang aku harus menunggu dua jam sebelum aku dapat menyalakannya.

Apa mungkin benda ini sudah mencapai batas waktunya?

Kenyataan bahwa benda ini dapat bertahan begitu lama...

Aku tidak tahu apakah aku harus memuji pabrik yang membuatnya atau memujimu?

Baiklah, kau jangan melihatnya lagi.

Kau sedang sibuk apa belakangan ini?

Sudah lama sekali kau tidak bicara dari hati ke hati denganku.

Mungkinkah kau tidak kangen padaku?

Zhi Zhi, tolong kembalikan Tamagotchiku padaku dulu.

Tolong kembalikan dulu.

Aku tahu aku tidak berlaku baik padamu akhir-akhir ini,

karena begitu banyak yang terjadi dalam hidupku.

Ayo kita bicara sekarang. Sebenarnya, aku telah merasa seperti--

Aku sudah ingin mengatakan itu padamu, Xiao Tao.

Tahukah kau bahwa aku saat ini menghadapi pilihan terpenting dalam hidupku?

Setiap hari merupakan pertempuran antara pikiranku dan perasaanku.

Aku selalu merasa bahwa tujuan hidupku dan karir seumur hidupku yang berusaha kucapai

membawa konflik besar di dalamnya.

Xiao Tao, tolonglah aku.

Zhi Zhi, jika aku mengingatnya dengan benar, karir seumur hidupmu adalah

menikah dengan pria kaya.

Kau tetap adalah orang yang paling mengerti aku.

Lalu mengenai hambatan terhadap karirmu yang dengan susah payah ingin kau capai,

artinya kau jatuh cinta dengan seorang pria yang tidak punya uang.

Orang itu adalah Zhao Jie?

Bagaimana kau bisa tahu?

Kau memakai parfum pomelo yang merupakan kesukaan Zhao Jie.

Bahkan sekarangpun baunya masih kuat.

Ketika kau pergi hari ini, kau pasti telah menumpahkan seluruh botol padamu.

Siapa bilang aku menyukainya? Bagaimana bisa aku menyukainya?

Zhao Jie, kau datang?

Zhao Jie?

Lihat?

Zhi Zhi, jangan bodoh.

Aku tahu bibi mengharapkanmu untuk menemukan pria kaya,

tapi jika kau sendiri menyukai orang itu, tidak masalah.

Kau sekarang jatuh cinta pada orang lain.

Kau harus mengikuti hatimu.

Mudah bagimu untuk bilang seperti itu. Lalu kenapa kau tidak pergi memberi tahu ibumu

bahwa kau tidak ingin meneruskan studi?

Xiao Tao, maafkan aku. Aku tidak bermaksud seperti itu.

Maksudku bahwa Bibi Tao mempunyai daya saing--

Tidak apa-apa. Aku pikir kau benar.

Aku harus memberi tahu dia apa yang kurasakan.

Benar. Biar kukatakan padamu! Kita bersaudara

harus menjalani kehidupan sesuai dengan yang selalu kita impikan.

Halo, Ibu? Apakah kau sudah tidur?

Apakah aku mengganggumu?

Tidak, aku masih terjaga.

Apakah ada sesuatu yang ingin kau katakan padaku?

Ibu,

aku ingin mengatakan padamu aku tidak ingin belajar lagi.

Aku tidak mau jadi profesor atau orang terpelajar.

Aku tahu kau ingin yang terbaik untukku,

tapi semakin seperti itu, semakin aku merasa

bahwa itu semua bukan yang aku mau. Aku sama sekali tidak bahagia.

Apakah kau sedang menyalahkan aku karena telah memaksamu? Bahwa aku tidak mengijinkan kau bahagia?

Kau tahu aku tidak bermaksud seperti itu.

Biar kukatakan padamu bahwa

orang tidak dapat selalu berada di taman kanak-kanak seumur hidupnya.

Tidak semuanya akan selalu membuatmu bahagia.

Kita harus belajar untuk bertahan hidup, untuk bekerja keras.

Masa sulit yang kau alami sekarang akan membuka jalan untuk masa depanmu.

Ibu, kau tahu itu bukan karena aku takut bekerja keras.

Hanya saja profesi sekarang ini tidak cocok untukku.

Aku pikir mungkin aku dapat mencari profesi yang lebih kusukai yang lebih cocok denganku.

Kau akan mencobanya sendiri?

Berapa banyak waktu yang kau butuhkan? Tiga tahun? Lima tahun?

Jika kau pergi mencari dan tidak menemukan apapun yang kau suka atau cocok denganmu,

masih bisakah kau kembali ke jalur ini?

Jalur akademis adalah pekerjaan yang sangat stabil.

Jika kau bersedia untuk berkorban, kau akan mendapatkan imbalan.

Ibu, dengarkan aku.

Akulah ibumu. Kau yang dengarkan aku.

Jika kau ingin bahagia, kau seharusnya seperti ayahmu.

Setelah meraih sukses, baru kau dapat menemukan kebahagiaan.

Hanya dengan begitu ayahmu dapat senang di alam baka.

Aku tahu bahwa kau telah dewasa dan mempunyai pikiranmu sendiri.

Jadi jangan meneleponku di masa mendatang dan aku tidak akan mengganggumu.

Kita akan hidup masing-masing.

Ibu, kau tahu aku tidak bermaksud begitu. Jangan membuatnya seperti itu.

Aku salah.

Baik, jika kau tahu kau bersalah, tidak apa-apa.

Ibu tahu bahwa kau mengalami banyak tekanan. Tidurlah lebih awal.

Besok belajar dengan baik.

Baik, Ibu. - Sudah ya.

Kau akhirnya bersedia mengeluarkan aku?

Apakah kau tahu betapa gelapnya di dalam sana? Bagaimana jika aku tidak dapat menemukan jalan keluar, lalu--

Oke, karena kau begitu mengkhawatirkan aku,

aku memaafkanmu.

Kenapa kau tertawa?

Kau masih di sini. Itu bagus sekali.

Kau tahu betapa baiknya aku padamu sekarang?

Kubilang bahwa aku bagaikan lampu pemandumu.

Dengan bertemu denganku, Tuhan telah memberimu jalan pintas menuju sukses.

Tidak ada yang salah denganku. Aku bahagia.

Aku peringati kau untuk yang terakhir kali. Kau tidak boleh menguasaiku tanpa seijinku.

Saat kau merasuki aku, itu menggangguku dan membuatku merasa kau tidak menghormati aku.

Jika kau tidak dapat memenuhi permintaan ini, maka aku tidak dapat bekerja sama denganmu!

Oke, aku tahu.

Kalau begitu aku akan memakainya setelah kau tidur. - Apa?

Oke, aku akan menggunakannya dua hari sekali.

Sun Xiao Tao, aku dengan sabar membicarakan ini denganmu.

Apa kau pikir aku ingin merasukimu?

Tunggu saja! Akan tiba saatnya kau akan memohonku untuk merasukimu.

Aku tidak pernah memohon pada siapapun, terutama pada lelaki sepertimu yang mengancamku.

Kalau begitu mari kita bertaruh.

Aku yakin kau akan memohonku dalam tiga hari.

Jika kau kalah, tubuhmu...

Kau akan membiarkanku bebas memperlakukannya.

Aku tidak akan pernah memohon padamu. Tidak akan!

Kalau begitu kita lihat saja nanti.

Pertama kau mengganti pemeran utama pria lalu kau mengganti pemeran utama wanita. Apa yang kalian berdua lakukan?

Begini, Sutradara Zhao. Kami berencana untuk menguasai musim Natal dengan film ini.

Oleh karena itu untuk pembagian peran, aku menggantinya dengan Nona Su Yuan Qing yang lebih berpengaruh.

Lalu kenapa kau tidak memberi tahu aku lebih dulu?

Karena kami khawatir mengenai jadwal Nona Su Yuan Qing.

Baru kemarin malam kami akhirnya mendapatkan kepastian. Oleh karena itu...

Kalian semua bermain "lakukan- dulu-tanya-kemudian" denganku, begitu?

Apa kalian semua berpikir bahwa dalam proyek ini, pendapat dari sutradara itu tidak penting?

Sutradara Zhao Shi, sebenarnya begini--

Ini adalah kesalahanku.

Tapi aku sungguh berharap bisa bekerja denganmu.

Semua orang tahu bahwa kau diakui oleh kritikus

dalam industri perfilman rumah seni, dan kau sudah menerima banyak penghargaan internasional.

Namun, bukan itulah alasan mengapa aku ingin bekerja sama denganmu.

Satu-satunya alasan aku ingin bekerja sama denganmu adalah karena

aku sangat menyukai film-film mu.

Aku mengingat semua hasil karyamu.

Aku sudah menontonnya tiga kali atau bahkan lebih.

Aku yang dulu tidak pernah berani berharap

bahwa aku bisa menjadi pemain utama di filmmu.

Apa? Mengapa kau merasa bahwa kau bisa melakukannya sekarang?

Apakah karena sekarang aku menyutradarai film komersial jadi

kau berpikir bahwa aku bisa menurunkan persyaratanku untuk pemeran utama wanita?

Sutradara,

karena aku merasa setelah sekian tahun melalui masa pelatihan dan kesusahan,

aku sungguh berharap bahwa aku bisa

meningkatkan diriku sendiri dengan bekerja sama denganmu.

Ini adalah sketsa karakter yang kutulis untuk film ini.

Dan juga, aku menulis beberapa modul akting.

Aku yang dulu memiliki banyak gelar.

Tapi aku berharap mulai saat ini,

yang ebrdiri di hadapanmu sekarang adalah aktris biasa

yang ingin berfokus pada akting, Su Yuan Qing.

Lakukanlah!

Terima kasih, Sutradara.

Kau terlihat tidak senang aku menjadi pemeran wanita utama.

Kalau ada tiket kedua, apa kau mau pergi denganku?

Kemana?

Bukankah kau bilang bahwa kau sudah menghafal semua film sutradara?

Kupikir kau serius berbicara denganku.

Kau terlihat berbeda dengan Su Yuan Qing yang aku kenal.

Yi Ran, aku menerima tawaran ini karena kau.

Karena aku merasa bahwa aku bisa lebih membantumu daripada seorang aktris baru.

Bahkan bila kau tidak ingin kembali ke hubungan kita yang sebelumnya, kita berdua bekerja di industri ini.

Apa kita benar-benar tidak akan saling bertemu lagi?

Kalau kau sungguh berpikir bahwa kita tidak bisa menjadi teman,

atau aku memberimu masalah dengan bergabung,

aku bersedia untuk

menolak tawaran ini untukmu.

Aku tidak bermaksud seperti itu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left