The first 200 lines.
Tunggu.
Ada apa?
Orang Jepang mencarimu
Utk apa cari guruku?
Kata Bian San Thai Cin, kau suka nonton opera
Jadi aku mau undang
Aku tak ada hubungan dgn orang Jepang
Jika ada apa2, katakan saja
Aku tak begitu jelas
Aku disuruh mengundang saja
Mohon diterima
Orang Jepang nonton opera
Apa paham dialek He Nan?
Sudah
Pulanglah.
Aku segera kesana
Pak, permisi. l Silakan
Si Jepang cilik ini undang guru nonton opera
Mungkin minta guru bikin sesuatu
Ya, org Jepang saja kagumi keahlian guru
Karya guru adalah Cung... l Cung apa?
Ayah
Hung Te
Tn. Chen ultah ke.60 hari ini, ada kadonya didalam
Kau antar kesana
Guru. l Aku tak apa2. Pergilah
Guru Hao, silakan
Kapten, Hao sdh datang
Guru
Duduk
Guru, silakan duduk
Guru, silakan minum
Kami undang opera Hua Mu Lan yg paling kau sukai
Penterjemah Sung, opera mau mulai. Seret dulu anjing ini
Agar tak ganggu
Guru, aku juga tak bisa apa2, cuma cari makan
Jangan sebut guru
Ayahmu org Jepang, tak usah akui aku org Cina!
Thang Hua Thuo!
Kau penjilat!
Penjilat?
Maksudnya, setia padamu
Bisa diterjemahkan begitu
Mulai!
Mulai! l Mulai!
Cepat, cepat!
Thai Cin suruh kau mundur. l Oke
Aku masih ingat rupa masa kecilmu
Sekejap, kau sdh jadi gadis dewasa
Untukmu
sbg pelindungmu, agar aman seumur hidup
Ada kau, aku pasti aman
Bu guru, aku mau ambil kado
Kak Hung Te
Barang ada disini
Kini tentara berkeliaran diluar
Maksud kami, kau tentu tahu. Beberapa hari lagi
undang teman2 baikmu dan laksanakan pernikahan kalian
Terima kasih. Aku pergi dulu
Lekas pergi lekas pulang
Aku pergi dulu
Dasar!
Guru Hao. Hua Mu Lan orang Henan?
Kalian org Henan hebat sekali. Wanita pun bisa bertarung
Cuma ada satu hal yg tak kupahami
Para wanita perang digaris depan
Lalu lelakinya lakukan apa?
Penjahat kecil, tak usah para senior turun tangan
Kak Hung Te, kata2 ibuku tadi, kau sdh paham?
Ya
Sampai sini saja, pulanglah
Jangan lupa belikan oleh.oleh
Mau apa?
Cermin kecil
Kau hrs bawa pulang
Ya
Tunggu, tundukkan kepala
Sudah, pergi sana
OK, kau juga pulang
Hati2 dijalan!
Guru
Guru
PusakaPiala Panglima Hung Siu Suang Er. l Sdh pecah
Cepat!
Kenapa? l Panggil Cen
Ada apa?
Lekas panggil
Lapor, ada telegram dari atasan
Baca!
Perang sdh mendesak,
kau diperintahkan... pasukan akan tiba dlm 7 hari
Waktu kita tak banyak
Selain 3 hari dijalan, masih ada 4 hari
Dalam 4 hari ini, hrs didapat Piala Panglima
Yg kukatakan semua benar
Aku pernah jadi karyawan disitu
Aku pernah lihat Piala Panglima
Aku paham betul si tua itu
Piala itu spt nyawa baginya
Org tak boleh sentuh, tak mungkin pecah
Kurasa dia tak mau keluarkan
Jika Piala tak ada dirumahnya
aku akan ambil nyawamu
lbu. l Cen
Cen, bawa ini
Siao Pao, bawa adik seperguruanmu
pergi utk bergabung dgn kakakmu. l Ya
Cen. l Bu. l Pergi sejauh2nya
Jangan pulang! l Bu
Cen
Utk jaga diri
lngat, apapun yg terjadi
Jangan pulang, OK?
Lekas pergi! l Cen!
Bu!
Pergi! l Bu!
Guru Hao, aku amat menghormatimu
Kau jangan bohong
Aku bohong apa?
Pasti ada dirumahnya. l Thang Hua Thao
Dasar anjing!
Kau percaya orang ini?
Orang ini kemari utk bisnis, dan gagal
Aku iba, lalu angkat dia sbg murid
Tapi dia tak mau kerja dgn baik
Malah mencuri, jadi kuusir
Dia dendam pdku
Kini berani menghinaku!
Cucu kura.kura!
Kau bohong!
Aku sangat setia padamu
Tapi kau bagai ayahku, mana berani bohong?
Piala pasti dirumahnya
Jika tak percaya, silakan cari
Geledah!
Geledah! l Geledah! Cepat!
Cepat! l Geledah sana!
Cepat!
Aku bilang tak ada. Kau tak percaya?
Thai Cin, ampun! Ampuni aku!
Aku tak mau nyawamu
Aku mau 'burung'mu!
Ada yg tak beres
Kita sdh lama disini, tak bertemu putrinya
Karyawannya, dan Hung Te
lya kan? Bawa Piala dan kabur
Ya, pasti!
Guru Hao
Ucapannya benar?
Anak muda pergi, mana kutahu?
Mereka sdh mau nikah. Mungkin ke toko kain cari bahan
Ya
Dia pernah bilang, aku tak perhatian
Katakan, mereka ke toko kain mana?
Mungkin ke... toko Siang Fu
Tidak
Toko Teng Ci, dia suka bahan disitu
Bos toko itu belum lama ini menikah
Saat ini, sdh tutup toko. l Ya
Geledah semua toko kain! l Geledah! Cepat!
Cepat geledah! Cepat!
Buka!
Thai Cin
Thai Cin. l Aku mau tanya. Anak guru Hao pernah kemari?
Kau mau beli minyak?
Apa?
Aku tanya, anak keluarga Hao
Kau paham?
Oh, pangan?
Paham, paham. Bahan pangan
Kau cari ditoko pangan. lni jual kain
Anak keluarga Hao pernah kemari?
Kau cari marga Liu?
Toko pangan marganya Liu, margaku Teng
Keparat!
Pergi!
Puih!
Bangsat!
Kau kira aku tak mengerti? Tahupun takkan kuberitahu
Jepang cecurut
keparat!
Lapor! Tak ada!
Ada ditoko kain?
Guru Hao, katakan mereka kemana?
Apa kabur dgn Piala Panglima itu?
Lama diluar, kau tentu kedinginan, kuambilkan baju
Musim semi sdh tiba, kenapa hawa masih begini dingin?
Guru Hao, jawab aku! l Thai Cin, dia sedang mengulur waktu
Siu Fen!
Pao, Cen, kenapa disini?
Kami sdh berjalan semalaman
Tak tahu apa yg terjadi dirumah
Guru serahkan Piala kpd kami
Dan mencarimu, suruh kita jangan pulang
Sin Chun
Hung, Cen, Pao
Jauh2 begini, kenapa kemari?
Cen, kenapa pakai baju begitu?
Pao
Seperti yg kita bahas dijalan
No comments yet. Be the first to leave one.