The first 200 lines.
Diterjemahkan oleh: GradyNanoNano - NANOsubs
CONTEMPT
Berdasarkan Novel karya: Alberto Moravia.
Turut menghadirkan Brigitte Bardot dan Michel Piccoli,
Jack Palance dan Giorgia Moll,
Dan Fritz Lang.
Fotografi oleh Raoul Coutard.
Musik oleh Georges Delerue.
Suara oleh William Sivel.
Editing oleh Agnès Guillemot.
Diproduseri oleh Philippe Dussart dan Carlo Lastricati.
Sebuah film karya Jean-Luc Godard.
Syuting Cinemascope dan dicetak bewarna oleh GTC Labs.
Diproduseri oleh Georges de Beauregard dan Carlo Ponti for Rome-Paris Films,
Films Concordia dan Compagnia Cinematografia Champion.
André Bazin pernah berkata:
"Sinema menunjukkan kita dunia yang sesuai dengan keinginan."
Contempt menceritakan dunia itu.
Aku tak tahu.
Mungkin aku akan ke Ibu. Setelahnya, tak tahu bagaimana.
Jemput aku jika mau. Pukul 4 di Cinecittà.
Aku harus bicara pada orang Amerika itu.
Mungkin.
Lihat kakiku di cermin? / Ya.
Apakah indah? / Ya.
Kau suka pergelangan kakiku? / Ya.
Dan lututku juga?
Ya. Aku sangat suka betismu.
Dan pahaku?
Paha-mu juga.
Kau melihat bokongku di cermin?
Ya.
Apakah aku semok?
Ya. Sangat.
Haruskah aku berlutut? / Tidak.
Tidak perlu. / Payudaraku? Kau suka?
Ya, luar biasa. / Pelan-pelan, Paul.
Maaf.
Kau lebih suka payudara-ku atau pentilku?
Entah. Keduanya setara.
Kau suka pundakku? / Ya.
Menurutku kurang bulat.. / Benar.
Tanganku?
Wajahku?
Wajahmu juga. / Semuanya?
Mataku, mataku, hidungku, telingaku?
Ya, semuanya. / Maka, kau mencitaiku sepenuhnya.
Aku sangat mencintaimu, tenderly, tragically.
Aku juga, Paul.
Hai, apa kabar? Ada apa? Tempat ini kosong!
Jerry memecat hampir semua orang. Sinema Italia dalam masalah.
Mana dia? / Sebelah sana.
Baru saja kemarin, ada seorang Raja kemari.
Seorang Ratu, sepasang kekasih.
Seluruh emosi manusia.
Kemarin, ia menjual segalanya.
Mereka akan membangun supermarket.
Inilah akhir sinema. / Kurasa Sinema tak akan berakhir.
Katanya, kau yang menulis Toto melawan Hercules.
Lumayan laris di New York.
Lumayan.
Jangan berendah hati.
Kau harus punya kebanggaan untuk membuat film bagus.
Kau tahu The Odyssey? / Film-mu bersama Fritz Lang?
Tidak berhasil. / Kenapa memilih Lang?
The Odyssey butuh sutradara orang Jerman karena Jerman asal usul Troy.
karena orang Jerman menemukan asal usul Troy.
Aku harus apa?
Dia butuh adegan baru The Odyssey,
Lebih dari adegan seks tambahan..,
Seperti semua produser, dia tak tahu.
Ketidaktahuan karunia dari roh yang unggul.
Sok tahu itu kesalahan.
Mengetahui kalau dirinya salah mencegah orang mengulangnya lagi.
Kurasa Lang tak akan terima.
Tahun '33, Goebbels meminta Lang untuk memimpin Industri film Jerman.
Lang meninggalkan Jerman.
Sekarang bukan tahun '33.
Tn. Prokosch tahu kau bisa melakukannya.
Kenapa?
Dia akan beritahu saat proyeksi. Kemari.
Jadi, kenapa?
Karena kau butuh uang. / Dia tahu dari mana?
Dia diberitahu kau punya istri yang sangat cantik.
Setiap film harus memiliki sudut pandang yang pasti.
Itulah masalah abadi orang Yunani kuno.
Pertarungan melawan para Dewa.
Pertarungan Ulysses.
Ini Minerva, 'kan?
Dia pelindung Ulysses.
Dan itu Neptunus, musuh bebuyutannya.
Tn. Prokosch suka Dewa.
Dia tahu memahami perasaan mereka.
Lihat, itu Homer.
Para dewa tidak menciptakan manusia.
Manusia menciptakan dewa.
Itu putri duyung.
Sebuah seni. Tapi, apakah orang akan mengerti?
Siapa itu? / Penelope.
Tn. Prokosch punya teori tentang The Odyssey.
Menurutnya, istri Ulysses tidak setia.
Wahai saudara-saudaraku..,
yang menerjang 100.000 bahaya untuk mencapai Barat,
jangan acuh, dengan mengikuti matahari,
Dunia tak berpenghuni.
"Pertimbangkan asalmu".
"Kau terlahir bukan untuk menjadi orang biadab".
"Tetapi, untuk mengejar kebajikan dan pengetahuan".
Pernah dengar? / Pernah, sangat terkenal. Dante.
"Malam lalu tampak semua bintang.
Kegembiraan kami segera berubah menjadi air mata
hingga laut menutupi kita".
Aku Paul Javal. Tn. Prokosch... / Aku tahu.
Terlihat hebat. Aku sangat suka Cinemascope.
Bukan untuk orang, tapi untuk ular dan pemakaman.
Ada apa, Nona Vanini? Soal naskahnya?
Katanya yang ada di layar tidak sesuai dengan naskahnya.
Aku akan periksa kedatangan istriku.
Nazi biasa bilang "revolver", bukan "buku cek".
Kau terima pekerjaannya? Ya atau tidak?
"Manusia, ketika terpaksa..,
Dapat berdiri tanpa rasa takut dan sendirian di hadapan Tuhan.
Terus terang dirinya adalah perisanya.. Dia tidak membutuhkan senjata..,
atau tipu muslihat hingga ketidakhadiran Tuhan membantunya."
Hölderlin, 'kan? / Benar. Panggilan Penyair.
Baris terakhir tidak terlalu jelas. Hölderlin awalnya menulis...
"Selama Tuhan tidak hadir." / Kemudian...
"Selama Tuhan dekat dengan kita."
Cara penulisan baris terakhir, setelah kau membaca dua baris lainnya..,
bukan lagi tentang kehadiran Tuhan.
Ketidakhadiran Tuhanlah yang meyakinkan Manusia.
Aneh, tapi nyata.
Apa bahasa Italia "Aneh?" / "Strano".
Aku segera kembali.
Perkenalkan, Tn. Prokosch. Camille, istriku.
Istriku, Camille. / Apa kabarmu?
Fritz Lang. / Halo.
Dialah sutradara Western itu bersama Dietrich.
Luar biasa! / Aku lebih suka dipanggil M.
Kami baru saja melihatnya di TV. Aku sangat menyukainya.
Terima kasih. Kau baik sekali.
Aku suka adegan ketika Ferrer bersandar di timbangan.
Terima kasih. Saat selesai nonton The Odyssey...
Tn. Prokosch mengundangmu minum, mau atau tidak?
Entah.
Katanya kau sangat tahu. / Aku?
Ya, aku mau.
Sampai jumpa, akan kutelepon. Nona.
Kami pergi kalau kau mau.
Duduklah, Nona.
Kau tidak akan nyaman... / Sampai ketemu di sana.
Tn. Prokosch akan menjemputmu. / Tidak, aku naik taksi.
Biarkan saja. Kita bisa naik taksi.
Buatlah keputusan.
Pergilah saja.
Apa alamatnya?
Apa katanya?
Aku tak bisa bahasa inggris sama sepertimu.
Kami sudah menunggu setengah jam. Kenapa lama sekali?
Tidak apa-apa. Aku ada kecelakaan.
Aku naik taksi, dan diujung jalan tadi..,
Ada mobil yang bumpernya menggantung.
Lalu, kedua pengendara saling berteriak.
Aku butuh taksi lain. Itu sebabnya..,
Itu sebabnya?
Apa? Aku terlambat.
Entah berapa lama aku berjalan.
Dari Saint-Ange ke Piazza Venezia untuk mencari taksi.
Ya, butuh waktu lama.
Lagi pula, aku tidak peduli.
Aku tidak tertarik dengan ceritamu.
Butuh waktu 20 menit.
Kau tidak percaya. / Kita bahas nanti.
Aku cari angin.
Datanglah besok untuk menandatangani kontrak.
Baiklah.
Camilla, kenapa kau diam saja?
Jum'at ini kami syuting di Capri. Ikut kami.
Jawab dia. Mengapa tidak berbicara?
Kau berbuat apa sebelum aku sampai?
Tidak ada yang istimewa.
Kenapa? Dia mendatangimu?
Kenapa bertanya begitu? / Hanya saja.
Aku harus cuci tangan.
Dimana kamar kecil? / Lantai atas, sebelah kanan.
Ada apa? Kau tampak kecewa. / Tidak apa-apa.
Kau menangis?
Bosmu orang yang keras. / Memang.
Sudah lama mengenalnya?
Apa pekerjaannya sebelum perfilman?
Aku tak mau bahas.
Aku hanya bertanya.
Bodoh sekali tampak manis dan bersedih.
Tidak bisa cari ucapan yang lebih lucu?
Lebih lucu?
Sebuah cerita lucu.
Kuceritakan yang mana?
Aku tahu, tentang Sri Ramakrishna dan muridnya.
Ramakrishna seorang Hindu bijak.
Dia memiliki murid yang tidak lagi percaya dengan ajaran tuannya.
No comments yet. Be the first to leave one.