The first 200 lines.
Warnanya agak pudar.
Kita tambahkan lagi.
Aku pikir itu bagus.
Ya?
Terserah kau.
Bisa aku bantu.
Beritahu aku jika kau sudah selesai.
Kau takut, bukan?
Berhenti bermain..
-- Kapan kau ke sini? -- Baru saja.
Tapi kau sangat serius dengan pekerjaan.
Jadi aku ingin menakut-nakutimu.. Aku pergi sekarang.
Sekarang apalagi, Duen?!
Aku Rindu Rumah.
Don!
Mengapa kau tidak pulang?
Aku ada beberapa pekerjaan yang harus di selesaikan.
Bekerja keras untuk modal menikah ?
Kalau saja kita punya uang lembur.
Tidak ada lembur. Hanya bonus tahunan.
Ada karyawan baru bergabung dengan tim kita besok.
Baru lulus sekolah. Tapi dia berbakat.
Kenapa aku tidak tahu tentang hal ini?
Maaf, Aku lupa memberitahumu.
Aku ingin kau menjadi mentornya.
Selamat malam..
Don, ini adalah Gem.
Hello.
Gem, Kau bisa duduk di sini.
Meja komputer kamu di sini.
Disini?
Ini adalah meja kamu, Gem.
Tanyakan padanya jika kamu ada pertanyaan.
Aku.. senang bisa bekerja denganmu.
Mengapa?
Kau idolaku dan teman-teman.
Sejak di universitas,
Kami sudah mengikuti pekerja’anmu.
Profesor kami menunjukkan pekerjaanmu di kelas.
-- Apakah namanya Ped? -- Ya.
Dia junior saya.
Aku tidak menyadari orang tahu pekerjaanku.
Kau telah memenangkan banyak penghargaan. Semua orang tahu dirimu.
Tidak begitu banyak. Hanya segelintir.
Tampaknya kamu seorang pekerja keras.
Boleh aku lihat.
Cobalah mengubah warna ini.
Jadi akan lebih lembut.
Coba beberapa tema yang berbeda.
Aku akan datang kembali dan memeriksanya nanti.
OKE.
Kau takut..?!
Kalian berdua sudah akrab.
-- Kau akan dapat pacar baru. -- Bodoh..
Kau pemalu, sampai jumpa..
Dia harus berhenti bekerja ketika kita menikah.
Mengapa?
-- Dia hamil. -- Bagaimana mungkin? Begitu cepat.
Yahh, kita berhubungan seks, OK?
Meninggalkan istri Aku sendiri.
Don ...
Jika kau menikah saat kita lulus,
Kau sudah punya anak sekarang.
Apa kau pernah bertemu Ern, setelah kau kembali?
Sesekali.
Belum ada yang lebih baik dari mantan pacarmu?
Aku ada meeting besok pagi.
Aku akan pulang.
-- Don ... -- Aku akan segera pergi juga.
Kau akan meninggalkan kami?
Aku tidak percaya dia.
Aku yakin dia akan beretemu Gem.
Aku yakin 100%.
Kamu belum pulang?
Aku menunggu untuk memeriksa pekerjaanmu.
Aku sudah selesai. Apakah kau ingin melihatnya?
Mengapa kau tidak pulang?
Aku tidak bisa tidur cepat.
Itu akan menjadi malam yang panjang.
Jam berapa ini?
Oh! Ini sudah jam 1:00 ?
Apa kau tidak pulang?
Aku akan pulang. Tapi menunggu kau bangun.
Kau tidak membawa mobil, kan?
Aku akan mengantarmu pulang.
Tidak apa-apa. Aku bisa naik taksi.
Tidak apa-apa. Kita satu arah.
Kita bisa menghemat bahan bakar, dan kau dapat menemaniku.
OKE.
Aku akan berkemas-kemas.
Di mana biasanya kamu makan malam?
Kantin, itu adalah tempat biasa kami.
Itu satu-satunya tempat kami berkumpul.
Apa kalian semua kuliah di universitas bersama-sama?
Ya.
Dan ... kau tinggal sendiri?
Kenapa kau harus tertidur sekarang?
Terimakasih untuk perjalanannya.
Don ...
Apakah kau tidak lapar?
Makan sesuatu sebelum kau pingsan.
Terima kasih, simpan di pantry. Aku akan makan nanti.
Jika kau meninggalkannya di sini, mereka akan memakannya.
Kerja bagus.
Kau tidak perlu seorang mentor lebih lama.
Tidak, silahkan.
Aku ingin kau menjadi mentor aku selamanya.
Aku minta maaf.
Aku pikir itu ...
Halo?
Apa?
Betul.
Aku kakaknya.
Aku akan segera datang.
Terima kasih.
Muang ...
Aku membelikanmu makanan.
Oh.. terima kasih
Apakah Don masuk kerja hari ini?
Don?
Dia belum datang?
Dia tidak pernah melewatkan pekerjaan.
Mengapa? Kau merindukannya?
Tidak, dia memintaku untuk mengedit beberapa foto.
Dan sudah selesai.
Dia akan segera datang. Tunggu saja.
Don ...
Don!
Don!
Apa kau datang ke sini untuk tidur?
Dan membiarkan pasien membangunkanmu?
Perjalanan bus itu melelahkan.
Apa yang terjadi?
Aku berbicara dengan polisi, tapi aku masih tidak mengerti.
Tidak apa-apa.
Mobil lain memepetku, lalu aku pepet kembali.
Tapi aku kehilangan kendali.
Untung saja ada asuransi.
Dan mobil lain?
Aku tidak tahu.
Kau terlihat tidak terlalu buruk.
Kau menakut-nakuti ku.
Itu bukan salahku.
Berapa lama kau akan tinggal?
Hanya satu malam. Aku akan pulang pagi.
Aku lupa membawa ponsel. Aku belum memberitahu kantor.
Aku terburu-buru.
Aku tidak ingat nomor siapa pun. Kontak mereka semua di ponsel.
Lupakan pekerjaan!
Ini hanya satu hari.
Biarkan orang lain bekerja.
Jangan bodoh.
Pekerjaan penting.
Kamu...
Ingin air?
Bekerja keras seperti mentor kamu?
Jadi dia tidak datang bekerja hari ini?
-- Tidak, dia tidak pernah seperti ini. -- Benarkah?
Apakah dia menelepon?
Tidak.
Biasanya dia tidak begini.
Dia pekerja keras.
Ini bukan gaya dia bolos kerja dan menghilang seperti ini.
Kapan kamu akan pulang?
Tunggu lalu lintas lancar.
-- Aku pulang duluan. -- Bye.
Halo?
Halo, Don?
Don?
Aku tidak bisa mendengar kamu.
Don!
Don, apa kau di dalam?
Don! Apakah sesuatu terjadi padamu?
Permisi tuan.
Ya Pak!
-- Apakah Anda Don? -- Iya..
Kami perlu mengajukan beberapa pertanyaan.
Mengapa? Apa yang terjadi?
Seseorang jatuh dari jendela kamar Anda.
Ini hanya satu menit.
Jadi katakan pada kami. Di mana Anda semalam?
Apa kabar?
Apa yang terjadi? Aku bingung.
Aku pergi untuk melihat saudara di luar kota.
Dia berada di rumah sakit. Jadi Aku menghabiskan malam di sana.
Aku kembali pagi ini.
Aku lupa, ponselku di rumah.
Rumah sakit dan polisi akan mengatasinya.
Tapi ...
Aku benar-benar dengan saudaraku.
Aku baru saja kembali pagi ini.
Yang aku tidak mengerti adalah ...
Bagaimana Gem masuk ke kamarku?
Dia bertanya tentangmu sepanjang hari.
Mungkin dia masuk ke kamarmu.
Aku ragu.
Apakah mereka akan melepaskanku?
Apa kau membawa ponsel?
Boleh aku meminjamnya?
Hey ...
No comments yet. Be the first to leave one.