The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh : Ahmad Khan
Mami, jembatannya sempit kali.
Aku takut banget.
Kak, berhati-hatilah.
Pak Bhushan, rumahnya jauh banget.
Memang, sesuai dalam anggaranmu...
...mustahil mendapatkan rumah di kota.
Ah!
Jembatannya sempit banget, Nyonya. Kau tidak bisa buka pintu.
Lakukan satu hal, kemudikan secara perlahan mobilnya melintasi jembatan.
Maka kita akan melihat apa yang harus dilakukan.
Dan rumahnya ada di depan kita.
Ini dia Nyonya, rumahmu.
Tramp!
Silakan, mari.
Yey!
Wow!
Mari. / Tramp.. Tramp.
Silahkan masuk, Nyonya.
Apakah kita tinggal di sini mulai hari ini, Sasha?
Hei! Jangan bodoh. Panggil aku Didi (Kakak)
Dan ya, ini rumah baru kita.
Kenapa kita tidak tinggal di rumah lama kita?
Karena kita sudah menjual rumahnya.
Heran! Kuncinya gak bisa terbuka...
...tapi kemarin bisa ketika aku ke sini dengan barang bawaan.
Aku akan cari cara lain, mungkin masuk dari belakang.
Sasha, jaga dia. Aku akan kembali sebentar lagi.
Oke. Tramp.
Hei! Pintunya terbuka!
Maaf Nyonya, kunci pengamannya macet...
...itu sebabnya kita tidak bisa membukanya.
Gak apa-apa. / Wow! Rumahnya sangat indah.
Apakah kau menyukainya?
Tidak, aku tidak menyukainya.
Ngomong-ngomong, apa yang kau suka? Anak bodoh!
Mami, bolehkah kita pergi dan melihat kamar kita di lantai atas.
Ya, sana dan lihatlah. Hati-hati di tangga. Segera balik.
Lihatlah Nyoya, aku sudah mengatur semua barang bawaan kalian.
Gak apa-apa, anakku.
Sekarang sana tidur.
Lihat, bonekamu juga ada di sini.
Sasha, tidurlah!
Ibu, lima menit lagi.
Aku akan menyelesaikan gambar yang indah ini dan kemudian aku akan tidur. / Selamat malam.
Selamat malam Mami. Mimpi indah.
Siapa yang membakar tempat itu, Sasha?
Sasha! Sasha ya? Bisakah kau memanggil ku, kakak?
Dan hantu telah membakar tempat itu! Hantu!
Hantu yang mana?
Hantu Casper atau Hantu Dracula?
Ampuni aku!
Apa yang terjadi, Vicky?
Kakak, penduduk desa mengatakan bahwa semalam petir menyambar di sini.
Mereka berpikir kalau itu pertanda sial...
...Jadi mereka melakukan ritual.
Sasah, Nisha, ayo! Kalian sudah terlambat ke sekolah.
Oke.
Ayo, Tramp.
Tramp, ayo.. Tramp.
Tramp, ayo.
Tramp, masuk ke dalam.
Ya?
Ambil ini, anakku.
Untuk apa?
Ini akan berguna bagimu. Hanya untukmu.
Tapi, aku tidak bisa membayarmu untuk ini, saat ini.
Anakku. / Aku bisa membayarnya kalau ini dijual.
Ini tidak untuk dijual. Ini akan berguna bagimu.
Hanya untukmu. Simpan saja.
Dengar!
Yuk! kita periksa ke sana. / Oke.
Bisakah kau tunjukkan ini padaku?
Indah banget! / Wow!
Berapa untuk ini? / Lima ratus.
Ambil ini.
Terima kasih. / Terima kasih.
Indah ya.
Kemana dia pergi?!
Permisi. Permisi.
Halo. Sanjana, kita tidak menemukan mayat siapa pun dimana kau mengatakan kepada kami melihatnya.
Kita tidak menemukan mayat wanita di sana.
Pak, Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri.
Wanita itu duduk di bangku itu...
...dan saat aku menyentuhnya dia jatuh begitu saja.
Tapi Nyonya, bukan hanya bangku...
...tapi kita juga telah mencari seluruh area sekitarnya.
Aku tidak melihat apa-apa.
Aku tidak bisa mengerti ini.
Jika kau mendapatkan informasi tentang wanita itu...
...hubungi kami. Oke? / Oke.
Yo.. Tembak... Tembak... Tembak. / Sasha, anakku. Tidurlah.
Tidak Mami, Aku tidak ingin tidur. Aku ingin main.
Nisha, kau juga. / Oke.
Tembak.. Tembak.. Tembak.. Tembak.
Selamat malam Mam. / Selamat malam.
Kakak..
Kakak, lihat semua jendela dan pintu rumah kita terbuka.
Bagaimana bisa?
Aku tidak tahu.
Mungkin pencuri telah masuk rumah kita.
Dimana anak-anak?
Mereka ada di kamar mereka.
Nisha, bangun.. bangun, Nisha. / Sasha.. bangun.
Aku ingin tidur.
Sasha, ada pencuri di rumah kita.
Kakak, kita akan lakukan satu hal.
Kita akan menyalakan semua lampu dan berteriak kencang.
Entah pencuri itu akan melarikan diri, atau kita akan menangkapnya.
Pencuri.. Pencuri.. Pencuri.. Pencuri. Keluar!
Pencuri.. Pencuri.. Pencuri.. Pencuri. Keluar!
Pencuri.. Pencuri.. Pencuri.. Pencuri. Keluar!
Sasha! Nisha!
Tidak ada. / Cari ke sisi itu.
Pencuri.. Pencuri.. Mami.
Pencuri.. Pencuri.. Keluar.
Di mana kau pencuri, aku akan membunuhmu.
Mami, mungkin dia ada di sisi lain.
Dia juga tidak ada di sana.
Tidak ada di sana
Vicky, jendela dan pintu ini!
Ok, mari masuk ke dalam.
Tramp, masuk ke dalam. / Ayolah.
Ayo, Tramp. / Ayolah.
Ayo, Tramp.. Tramp.. Tramp.
Oh! Siapa yang membakar api ini?
Tidak ada orang di sini!
Tramp!.. Tramp! Tramp.
Kemana dia pergi?
Tramp.
Tramp.
Tramp.
Tramp.
Tramp.
Tramp.
Tramp.
Tra...
Ayo, Tramp.
Tramp, ayolah.
Tramp.
Apa yang kau katakan, Vicky? Aku juga khawatir tentang dia.
Tidak tahu kemana dia pergi?
Kakak, aku mengatakan yang sebenarnya.
Ketika aku pergi untuk memberinya makan, dia tidak ada di tempatnya.
Lalu aku pergi ke belakang rumah kita mencarinya, lalu aku melihatnya menggali tanah.
Seolah dia ingin mengeluarkan sesuatu dari sana.
Dia bertingkah seperti tidak normal.
Pada awalnya, aku memanggilnya, tetapidia tidak mengenali suara ku..
..dan ketika aku pergi ke depan untuk memegang ikat lehernya.. dia menyerang ku.
Aku takut dengan serangannya, Kakak.
Vicky, bagaimana kau bisa takut pada Tramp?
Kau merawatnya sejak kecil.
Kau memberinya makan dengan tanganmu sendiri.
Tidak tahu kenapa dia bersikap seperti itu. Aku tidak mengerti.
Paman, apa yang terjadi dengan Tramp kita?
Tolong, Nisha, Tramp lari.
Sejak pagi dia tidak makan apa-apa.
Dan aku yakin Bu, Tramp pasti takut akan sesuatu.
Tidak, Tramp tidak takut pada siapa pun, Sasha.
Tolong Nisha, sudah berapa kali kubilang padamu memanggilku Kakak.
Paman Vicky, aku ingin Tramp.
Mami, kita akan lakukan satu hal, kita akan keluar untuk mencari Tramp.
Dan aku yakin bahwa saat kita memanggilnya, dia pasti akan mendatangi kita.
Anakku, Tramp akan datang di malam hari dan jika tidak, maka..
..kita akan mencarinya di pagi hari.
Sekarang cepatlah, pekerjaan rumahmu belum selesai..
..dan kemudian kau harus tidur juga. / Oke Mama.
Tramp.
Tramp.
Tramp.
Tramp.
Tramp.
Tramp.
Tramp.
Apa?! Uang! Apa kau meminta uang dari ku?
Dari mana aku harus memberimu uang? Dari mana?
Nyonya, kau sangat beruntung mendapat rumah yang bagus.
Dalam anggaranmu, kau tidak bisa mendapatkan rumah di area ini.
Tidak tahu sejak kapan itu terkunci..
..dan melalui banyak kesulitan.
Aku tahu pemiliknya tinggal di luar negeri dan aku tidak mengambil komisi brokerku.
Dan kau meminta uang.
Aku tidak tahu itu semua.
Pak Bhushan, kau harus membantu ku. Itu saja.
Aku tidak ingin tinggal di rumah itu.
Oke, kalau sudah kau memutuskan..
...bahwa kau tidak ingin tinggal di sana maka sesuatu harus dilakukan.
Aku akan lakukan satu hal.
Aku akan mencari pelanggan untuk rumahmu dan menemukan rumah lain untukmu.
Berdoalah kepada Tuhan bahwa keduanya akan ditemukan bersama.
Jika keduanya tidak ditemukan bersama, maka kau harus tinggal di sana.
Ini situasi sulit.
Apa yang kau pikirkan? Aku tidak bisa hidup seperti yang kau inginkan.
Aku memintamu untuk yang terakhir kalinya, apakah kau ikut denganku, atau tidak?
Tentu saja, aku ingin ikut denganmu, Vijay.
Tapi, kau tahu kondisi Ayah.
Apa pun bisa terjadi padanya, kapan saja.
Bagaimana kita bisa meninggalkannya dalam kondisi seperti itu?
Kita akan membawanya bersama kita.
Apakah kau sudah gila? Apakah kau akan membawa pria tua dan licik itu?
No comments yet. Be the first to leave one.