The first 200 lines.
Suatu ketika...
ada seorang gadis bernama Ella.
Ia tidak melihat dunia apa adanya...
melainkan lebih indah, dengan sedikit sihir.
Sayangku!
Bagi ayah dan ibunya, dia seorang putri.
Memang dia tak punya gelar, mahkota, atau istana...
tapi dia penguasa di kerajaan kecilnya...
yang perbatasannya ialah rumah dan padang rumput di tepi hutan...
tempat keluarganya tinggal dari generasi ke generasi.
Dengan Tn. Angsa...
dan semua keluarga hewannya.
Halo. Kau sedang apa?
Biarkan burung-burung kecil dapat bagian.
Kita tak mau kau sakit perut.
Gus-Gus, kau tikus rumah, bukan tikus taman.
Benar, Jacqueline?
Dan jangan menyantap makanan Tn. Angsa.
Benar, Ibu?
Kau masih percaya mereka mengerti kata-katamu?
Mereka mengerti, kan?
Oh, ya.
Ibu percaya hewan mendengarkan dan bicara kepada kita...
jika kita mau mendengarkan.
Begitulah kita tahu cara menjaga mereka.
Siapa yang menjaga kita?
Peri pelindung, tentu saja.
Ibu percaya mereka ada?
Ibu percaya akan semua hal.
Maka aku juga percaya akan semua hal.
Ayahnya seorang pedagang yang pergi ke luar negeri...
dan membawa hadiah dari wilayah-wilayah kerajaan Ella.
Ella!
Di mana istri dan anakku yang cantik?
Di mana keluargaku tercinta?
Ella amat merindukan ayahnya ketika pergi jauh.
Tapi dia tahu ayahnya selalu kembali.
- Itu dia! - Ayah, selamat datang!
Apa kabar?
Kau sudah besar!
Apa itu?
Oh, ini?
Ayah temukan tergantung di pohon.
Mungkin ada sesuatu di dalamnya.
Cantik sekali.
Dalam bahasa Prancis, itu adalah papillon.
Aduh.
Kau berdiri di kakiku.
Mari.
Lihat, Ibu! Aku berdansa!
Papillon kecil.
Semua berjalan dengan baik.
Mereka tahu mereka adalah keluarga paling bahagia bisa hidup seperti ini...
dan bisa saling menyayangi.
Ketika aku menjadi raja
Kau akan menjadi ratu
Lavender hijau
Lavender biru
Kau pasti mencintaiku
Karena aku mencintaimu
Namun duka cita bisa datang di kerajaan mana pun...
seberapa pun bahagianya.
Demikian duka datang di rumah Ella.
Aku sangat prihatin.
Terima kasih, Dokter.
Ini pasti sulit bagimu.
Ayo.
Ella.
Ella, sayang.
Ibu ingin beri tahu rahasia.
Rahasia besar yang akan menolongmu...
menghadapi semua tantangan hidup.
Kau harus selalu ingat ini.
Miliki keberanian dan baik hati.
Kau punya lebih banyak kebaikan dalam jari kecilmu...
dibandingkan orang lain dalam seluruh tubuh mereka.
Kebaikanmu punya kekuatan, lebih dari yang kau tahu.
- Dan sihir. - Sihir?
Sungguh.
Miliki keberanian dan baik hati, sayang.
Kau berjanji?
Aku berjanji.
Bagus.
Bagus.
Dan...
Ibu harus segera pergi, sayang.
Maafkan Ibu.
Tentu aku memaafkan Ibu.
Ibu menyayangimu.
Ibu menyayangimu, sayang.
Ibu menyayangimu.
Waktu berlalu, dan duka berubah menjadi kenangan.
Dalam hatinya, Ella tetap sama.
Karena dia ingat janjinya kepada ibunya.
Miliki keberanian, dan baik hati.
Namun ayahnya banyak berubah.
Tapi ia mengharapkan masa yang lebih baik.
"Lalu aku pulang...
"lalu istriku dan aku bernyanyi, kami begitu bahagia...
"dan jika ada orang yang lebih bahagia darinya...
"maka aku tak mengenalnya."
Demikian "Tn. Pepys" untuk hari ini.
Aku suka akhir yang bahagia.
Itu jenis yang Ayah sukai.
Sudah seharusnya.
Ella...
Ayah merasa sudah waktunya...
untuk memulai hidup yang baru.
Benar, Ayah.
Kau ingat beberapa waktu lalu dalam perjalanan...
Ayah bertemu Tn. Francis Tremaine.
Ya.
Ketua Serikat Mercer, bukan?
Dulunya.
Dia sudah meninggal.
Jandanya...
seorang wanita terhormat...
kini sendirian...
walau usianya masih cukup muda.
Ayah khawatir mengatakannya kepadaku.
Jangan khawatir.
Jika itu membuat Ayah bahagia.
Ya.
Kebahagiaan.
Menurutmu Ayah boleh dapat satu kesempatan terakhir...
meski Ayah pikir hal semacam itu sudah berakhir?
Tentu, Ayah.
Dia akan menjadi ibu tirimu.
Dan kau akan punya dua saudari untuk menemanimu.
Miliki keberanian, baik hati.
Selamat datang, semuanya!
Dia sekurus tongkat sapu!
Dan rambutnya bagai serabut!
Kau baik sekali.
Selamat datang. Senang bertemu denganmu.
Rambutmu bagus.
- Terima kasih. - Kau harus menatanya.
Kau pasti benar.
- Mau lihat-lihat rumah ini? - Dia bilang apa?
Dia mau perlihatkan rumah pertaniannya.
- Dia membanggakannya. - Ada hewan di dalam?
Menyenangkan sekali.
Lucifer.
Calon ibu tirinya ialah wanita berkelas dan punya cita rasa yang tinggi.
Dia juga pernah berduka.
Tapi dia pandai menyembunyikannya.
Kau tak bilang putrimu cantik sekali.
Dia mirip dengan--
Ibunya.
Tentu saja.
Apa maksud Ibu? Apanya yang menarik?
Dia berbohong. Itu hanya sopan santun.
Diam.
Sudah berapa lama keluargamu di sini?
Lebih dari 200 tahun.
Selama ini mereka tak terpikir untuk mendekorasi?
Anastasia, diamlah.
Mereka akan mengira kau serius.
Ibu tiri Ella, wanita yang bersemangat...
bertekad membuat rumah ini kembali bahagia.
Kau nakal, Juragan.
Aku beruntung lagi.
Lihat siapa yang berpesta sendirian.
Jacqueline, Teddy, Matilda, Gus-Gus yang serakah.
Apa yang--?
Kau mau apa, Lucifer?
Jacqueline tamuku, dan dilarang memakan tamu.
Pergilah. Kau punya banyak makanan kucing.
Kita harus saling melindungi.
Ayah melewatkan pestanya.
Pasti sama seperti lainnya.
Ayah pergi besok pagi, El.
Tidak. Tapi Ayah--
Ayah baru pulang dari perjalanan terakhir.
Apa Ayah harus pergi?
Hanya beberapa bulan, sayang.
Mau Ayah bawakan apa dari luar negeri?
Saudari-saudarimu...
saudari tiri, minta...
payung kecil dan renda.
Kau mau apa?
Bawakan aku dahan pertama yang kena bahu Ayah di perjalanan.
Permintaan yang aneh.
Ayah harus membawanya sepanjang perjalanan...
dan pikirkan aku saat melihatnya.
Saat membawanya pulang, berarti Ayah akan bertemu denganku.
Dan itu yang kumau.
Agar Ayah pulang.
Apa pun yang terjadi.
Pasti.
Ella, saat Ayah pergi...
bersikap baiklah kepada ibu tirimu...
dan saudari tirimu, walau mungkin mereka...
sedikit sulit.
- Aku berjanji. - Terima kasih.
Ayah selalu meninggalkan sebagian diri Ayah, Ella.
Ingat itu.
Ibumu juga di sini, walau kau tak melihatnya.
Dia adalah jantung rumah ini.
Karena itu kita harus selalu menjaga rumah ini untuk ibumu.
No comments yet. Be the first to leave one.