Station 19

Station 19

Download Indonesian Subtitle

Season 5

Release info

Station 19 S05E16 Death and the Maiden-DSNP-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝔻𝕚𝕤𝕟𝕖𝕪 ℍ𝕠𝕥𝕤𝕥𝕒𝕣

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-05-29
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Andrea Herrera, kau dituntut pembunuhan tak sengaja

tingkat satu untuk kematian Jeremy Benanti.

HAKIM

- Apa pembelaanmu? - Tak bersalah, Yang Mulia.

Tanggal sidang 17 Mei.

Jaminan ditetapkan sebesar $100.000.

PENJARA PUSAT WILAYAH KING

Hei.

PETUGAS DAMKAR WANITA DITUNTUT ATAS KEMATIAN SESAMA PETUGASA

Astaga!

- Awas. - Siap? Turunkan.

MUSTAHIL DIA TAK BERSALAH

MUNGKIN DIA MENGGODANYA

WANITA MARAH MERUSAK NEGERI INI

DIA SEKSI, TETAPI BUKAN AMAT SANGAT SEKSI

KEADILAN DITEGAKKAN SAAT DIA DIVONIS

YA, TETAPI AKU MAU DIA PADAMKAN

DIA YANG MEMINTA

CEMAS AKAN TEMANKU, TAK BISA AJAK KENCAN TANPA TERLUKA

NEGERI INI TAK AMAN LAGI BAGI PRIA

PUTRIKU JANGAN KELUAR SENDIRIAN

DIA HARUSNYA TAHU, BERMAIN API AKAN TERBAKAR

TAK TERJADI JIKA DIA TAK MEMULAINYA

MEREKA BILANG POLISI PEMBUNUH - GELENG KEPALA

Jangan, kau baca itu semingguan.

Aku harus tahu pendapat orang.

Semuanya tak benar...

- Jangan menjagaku. - ...berhentilah.

- Aku baik-baik saja. - Baik.

"Aku baik-baik saja." Sebagai penemu frasa itu,

aku akan tinggal.

Beberapa hari, sampai kau berhenti meninjuku dalam tidur.

- Aku masih begitu? - Ya.

Apa kau harus tidur di ranjangku?

Bagaimana lagi aku tahu kau masih meninju?

Semuanya sakit.

Karena banyak yang kau tahan.

Ayo, akhirnya aku bertemu Ketua Ross.

Theo juga belum dapat penugasan?

Apa? Kau tahu sesuatu?

Aku tak tahu apa-apa.

Ya, dan "aku baik-baik saja".

Baik...

Dia ditugaskan ke Pos 19.

Mulai hari ini.

Pasti itu sebabnya kau dipanggil.

Benar, karena dia selalu memberi tugas langsung,

di awal sif.

Aku akan diskors. Itu pasti.

Maaf, Andy.

- Kembalikan ponselku. - Tidak.

- Tolong? - Tidak akan.

- Kau masih di sini. - Ya. Bagus, bukan?

- Ya. - Ya?

- Kita harus... - Hentikan.

Nanti sekitar pukul tiga,

angin akan meningkat menjadi 13 km per jam...

Dia mengurus cucian sejak malam itu.

- Ya? - Ya.

Tuan-tuan, inilah Letnan Theodore Ruiz dari Pos 19!

- Ya! Huu! - Huu!

Hentikan!

Vic, kau tahu nama lengkapnya bukan Theodore?

- Kau yakin? - Ya.

Fakta tak populer, Theo dari nama neneknya, Teodora.

Selamat datang dalam tim, Teodora.

- Terima kasih. - Hei.

Dilarang bersentuhan di pos.

Kami tak harus bersentuhan agar kau tak nyaman, Trav.

- Lihat? Tak bersentuhan. - Aku di neraka.

Tak bersentuhan.

Hei, kemarilah.

Serius, jelas Seattle butuh kepemimpinan baru,

orang untuk menyatukan kota rusak ini.

BERITA SELA

- Tidak. - Ini sungguhan?

Kini dia butuh kumis untuk dipuntir.

Aku paham total seluruh kota hebat ini,

dan sebagai wali kota, Seattle akan kubersihkan,

dan kupimpin ke masa depan lebih cerah, sejahtera, dan aman.

Tunggu, jadi yang mana? Kota rusak atau kota hebat?

Tak mungkin kita tinggal di dunia di mana Herrera dituntut

atas pembunuhan dan dia jadi wali kota.

- Benar. - Sebagai wali kota...

- Masa kelam. - Dia tak bisa menang, bukan?

- Dixon tak bisa menang. - Kerumunan tampaknya suka.

- Di mana Bishop dan Gibson? - Cuti.

Aku tahu persis beratnya tugas polisi di kota ini...

- Keduanya? - ... untuk itu,

dan akan kupastikan mereka tetap melayani dan menjaga...

Itu mertuamu.

Carina?

Carina, tolong, wafelnya hangus.

Sebentar!

- Kau baik-baik saja? - Ya.

Kurasa ternyata aku lebih gugup.

Kau gugup. Aku yang harus melumuri kalkun.

Ya, tetapi pernah kau lakukan, dokter spesialis soal ini.

Namun, hari ini aku pasien yang penuh dengan

obat kesuburan dan hormon sebulan dari suntikan semalam.

- Mau menjadwal ulang? - Tidak,

nanti harus menunggu sebulan lagi.

- Tak apa, tak buru-buru. - Begitu? Baik.

Lalu kenapa kita percepat tes genetika

dan suntikan hormonnya?

- Karena kita antusias. - Tepat.

Harus dilakukan hari ini. Kita ingin hari ini, bukan?

Aku lelah terus menunggu,

untuk segalanya.

Janji temu izin tinggalku belum diatur, tetapi kita punya kendali untuk ini.

- Kita mau hari ini. - Ya.

- Gelisah tidak buruk. - Benar.

Hai.

Kubawakan bunga.

Kini setelah kupikirkan, metafora aneh

untuk menanamkan benih. Boleh?

Ya, maaf. Masuklah.

Seru. Kini kau bertugas mengelap.

- Itu... - Ya.

Aku tak menyalahkanmu karena melaporkannya.

Mungkin hanya kau di sini.

Saat kau masuk lagi untuk detektif,

apakah aneh?

- Aneh? - Entahlah.

Kuberi tahu semuanya, tetapi masih terasa

mereka membaca auraku, atau mencari kebohongan...

- Maksudku... - Interogasi polisi

harusnya tak terasa bagai hari spa.

Ya, juga tak bagai perburuan.

Kita saksi, bukan tersangka.

Menurutmu Bishop ditanyai dengan cara sama?

- Ya. - Ya.

- Apa kabar Andy? - Aku mendapat kesan

dia tak suka aku seranjang lagi.

Bisa kuingat jelas perasaan itu.

Maaf, kau baru mencela diri sendiri?

- Apa begitu? - Pikirmu aku tak berselera humor?

Tidak. Apa?

Apa kini kita berteman? Begitu?

- Baik. - Hei...

Aku senang Andy tak sendirian.

- Ya. - Bisa kubantu?

Ya, aku mencari Andrea Herrera.

Maaf, jika kau wartawan, harus lewat Dinas Damkar.

- Kami tak bisa... - Bukan wartawan.

Aku mau bicara dengannya.

Maaf, dia sudah tak di sini.

Apa dipindahkan?

Belum, kami masih menunggu.

Begitu. Kalian tahu caraku bisa menghubunginya?

Kami tak bisa berikan informasi kepada publik.

Aku bukan publik, sebenarnya...

aku ibunya. Elena.

Kita harus telepon Andy.

Apa dia bisa hadapi?

Apa tugasmu memutuskan itu?

Baik, kau telepon dia dan aku bicara dengan Ibu Zombi.

- Dia hidup lagi. - Aku paham.

Aku hanya tak percaya kau ucapkan itu.

Apa? Aku lucu.

Tempat ini pasti banyak berubah sejak terakhir kau kemari.

Ya, Andy ceritakan.

Kau tahu ceritanya?

Ya, atau bagian yang Andy tahu.

Pasti ada lebih banyak.

Pruitt akan sedih jika dia pikir semua di sini tahu.

Tak semuanya.

Kami Sif A dekat.

Andy dan aku...

- Pernah pacaran. - Begitulah.

- Menikah. - Wah.

Aku bahkan tak tahu dia menikah.

Ya, singkat saja.

Sebelum Pruitt...

- Kini sudah berpisah. - Seharusnya aku tak kemari.

Aku bahkan tak telepon saudariku.

Kulihat beritanya, dan langsung terbang.

Maaf, seharusnya aku tidak...

Elena.

Aku tak bisa mengaturmu atau Andy...

tetapi dia melalui banyak hal,

dan aku tak yakin kau di sini akan beri dampak sesuai harapanmu.

Aku tak berharap apa pun.

Hanya memastikan putriku baik-baik saja.

- Ambulans 19... - Maaf, kau harus pergi.

...Tangga 19 diminta ke Jalan Bellomy 632.

Kami akan telepon dia.

Kami akan beri tahu kau kemari. Aku hanya bisa itu.

Terima kasih banyak.

- Kau bisa hubungi? - Pesan suara.

AMBULANS - DINAS DAMKAR SEATTLE

Jangan bilang kau biasa lebih awal sepertiku.

- Janji kita sejam lagi. - Aku hanya gelisah.

- Ayo naik. - Ya.

Kau suka jadi ketua?

Itu tujuanmu?

Seumur hidup aku bermimpi jadi kapten Pos 19,

tetapi selalu berakhir di situ.

Seperti mimpi menang lotre,

tetapi langsung terbangun.

More Indonesian subtitles for Station 19

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left