I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

Download Indonesian Subtitle

Release info

나혼자 산다 I Live Alone E317 191025-NEXT-VIU
A Commentary by RuoXi
Ep. 317 [VIU Ver.] "Remembering Old Memories

Tags

other
Published on: 2019-10-26
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Bertahan sampai akhir musim gugur ini"

Senang bertemu denganmu. - Halo.

Kalian baik-baik saja? - Ya, baik.

Kapten Bodoh dan Orang Bodoh Baru telah menghadiri Pekan Mode Seoul.

Benar. - Kapan kita pergi lagi?

Hari Rabu. - Apa itu hari Rabu?

"Berjalan"

"Cara jalan tidak peduli seperti sedang menuju toserba"

"Si Eon Lebih Modis Dari Kian84"

"Cara berjalan Model Bang yang santai"

"Sung Hoon bilang Dia Tampak Bagus. Sung Hoon di Pekan Mode Seoul"

Ada apa dengan judul-judulnya?

Aku tidak tahu ada judul seperti itu karena aku tidak baca berita.

Tapi mereka mengarang.

Kenapa kamu menambahkan nada di sana?

Itu slogan tahun ini.

Tapi tidak ada merek yang menawarinya kontrak sponsor.

Bahkan Otoritas Balap Korea?

Kita hanya menggodanya, itu saja. - Benar.

Hye Yeon. - Ya.

Kamu membicarakan buku mode Kian84 sejak enam bulan lalu.

Tapi kamu masih belum punya rencana pasti.

Astaga. - Kamu mau tunda sampai tahun depan?

Tidak, akhirnya aku memutuskan.

Benarkah? - Sungguh?

Dengarkan aku dahulu. - Apa kita akan melakukan ini?

Kian84 tidak tahu soal ini.

Banyak merek menginginkannya. - Benarkah?

Kudengar hanya ada satu merek yang ingin mensponsoriku.

"Hye Yeon menunduk"

Hye Yeon, jujurlah. - Diam!

Jangan mengarang cerita.

Berapa halaman? - Sekitar sepuluh.

"Sepuluh halaman"

Sekitar sepuluh halaman.

"Benarkah?"

Kamu sedang menanjak. - Sepuluh halaman?

Sepuluh halaman. - Dia pasti model utama.

Dia model utama. - Apa itu artinya...

Ini bukan wawancara. Ini buku mode.

Astaga, sepuluh halaman? - Astaga.

Belum pernah kudengar hal begitu. - Kamu pernah melakukannya?

Tidak, belum pernah. - Bukankah itu lazim?

Bahkan komik tidak sampai sepuluh halaman.

Mari kita mulai 10 halaman.

Semangat. - Mari kita lakukan.

Aku akan mengusahakannya. - Akan melelahkan.

Mungkin akan butuh waktu lama.

Akan kupastikan untuk menurunkan berat badan dahulu.

Kami mencoba menarik perhatiannya untuk menurunkan berat badan.

Sudah lama aku tidak berolahraga.

Si Eon juga berolahraga. - Astaga.

Aku pergi makan malam

dengan pelatihku setelah berolahraga.

Wanita di sana bertanya padaku, "Kamu dari mana?"

Aku bilang, "Aku pergi berolahraga."

Dia bilang, "Kamu juga melakukan itu?"

Jadi, dia tidak memercayainya. - Aku juga.

"Aku tidak boleh berolahraga?"

Aku menanyakan pertanyaan yang sama.

"Itu tempat mereka bisa mengumpulkan kembali kenangan lama"

Cuacanya bagus. - Ini Jeonju.

Tadi agak dingin. - Benar.

Aku kelaparan. - Kalian memakai seragam sekolah?

Itu manis sekali. - Bukankah dia Wheein?

Kami sudah berteman sejak SMP.

"Penyanyi sejati yang tahu cara bersenang-senang di panggung"

"Girl band yang seperti Beagle, MAMAMOO"

"Sahabat akrab, Hwasa dan Wheein"

Dia satu-satunya temanku.

Wheein dan aku di Jeonju untuk melakukan perjalanan hebat.

Kami satu kelas saat SMP.

Saat itulah kali pertama aku bertemu dengannya.

Kami sudah habiskan banyak waktu bersama sejak kecil.

Jadi, aku tidak merencanakan apa pun saat bersamanya.

Itu karena aku melihatnya tiap hari.

Tapi belakangan ini, kupikir kami tidak sering bersama.

Jadi, aku memintanya mengunjungi kampung halaman kami bersama.

Kalian sering bertengkar, bukan?

Tidak.

Kami tahu yang kami inginkan saat kami hanya saling menatap.

Aku menunggu sebentar saat dia tampak marah.

"Mereka berteman bahkan sebelum menjadi peserta didik"

"Mereka sudah berteman selama 11 tahun"

Astaga. - Lihatlah mereka.

"Astaga"

Lihatlah wajah mereka.

Kita harus pergi ke tempat kita berfoto.

Kamu meminjam seragam itu?

Kami mengenakan pakaian sendiri. - Apa?

Seragam SMP-mu? - Benar.

Aku merasa kita siswa SMP lagi.

Benar. Tapi ada satu hal yang salah dengan pakaianmu.

Kenapa? Ada apa? - Hakmu terlalu tinggi.

"Hakmu terlalu tinggi"

Itu curang. - Astaga.

Kamu memakai sepatu hak tinggi saat berdandan seperti siswa.

Tidak setinggi itu.

Aku berpakaian seperti siswa. - Ini yang kamu kenakan.

Astaga. - Sepatu bulat ini.

Yang biasa dipakai para siswa.

Kamu berpakaian berlebihan hari ini.

"Wheein berpikir Hwasa berpakaian berlebihan"

Halo. - Halo.

Seragam sekolahmu bagus sekali.

Itu trendi seperti pakaian pelaut. - Benar.

Aku hanya penasaran.

Bagaimana kamu berdandan saat masih di SMP?

Aku tidak memakai seragam sekolah saat masih kecil.

Benarkah? - Apa kamu harus memakai hanbok?

Apa kamu harus memakai hanbok? - Kami hanya...

"Hye Yeon memperagakan gerakan generasi hanbok"

Jadi, kamu memakai hanbok saat itu.

Kami tidak memakai seragam. - Dia mengikat tasnya seperti ini.

Kami tidak memakai seragam sekolah. Beginilah caraku membawa bukuku.

Ayo. - Kugunakan kain untuk membawa buku.

Pembebasan aturan berpakaian dimulai saat itu.

Siswa sebelum dan sesudah generasiku memakai seragam sekolah.

Tapi hanya generasiku yang tidak memakai seragam sekolah.

"Mulai tahun 1983, aturan berpakaian siswa

dibebaskan di seluruh bagian Korea."

"Mereka bisa punya gaya rambut apa pun dari semester pertama."

Aku sangat iri saat melihat siswa memakai seragam sekolah.

Aku juga ingin memakai seragam sekolah.

Kamu juga berdandan saat itu?

Aku mau tahu cara dia berpakaian. - Aku berdandan.

Aku memakai pakaian dari Benetton.

Benetton? - Sisley.

Mereka sangat populer di Korea saat itu.

Kamu kaya.

Aku memohon kepada orang tuaku.

Kita tidak bisa naik taksi saat masih kecil.

Sangat menyenangkan.

Aku akan menghabiskan satai ayam begitu tiba di sana.

Kamu tidak bisa menghabiskan semuanya.

Bagaimana denganmu? - Apa maksudnya?

Dia hanya pamer.

Itu seperti istilah hiphop. Orang sering memakainya belakangan ini.

Aku akan makan banyak camilan sederhana.

Baiklah. - Akan kuhabiskan semuanya.

Kamu mungkin akan melewatkan hidangan utama.

"Hwasa suka kudapan berat"

Ini bukan perjalanan kenangan. Ini hanya tur makanan.

Kami makan banyak saat anak-anak. - Ini kenangan mereka.

Ada banyak makanan di Jeonju.

Apa kamu menghabiskan masa sekolahmu di Jeonju?

Seperti apa kamu saat masih kecil?

Kami hanya siswa biasa. - Perundung besar?

Tidak.

Perundung besar? - Tidak.

Dia tidak mungkin perundung. - Aku bukan perundung.

Kami bukan tipe orang yang giat belajar.

Jadi, kamu anak nakal.

Ayolah, dia bukan anak nakal.

Kami hanya suka berkumpul di karaoke.

Kalian anak nakal.

Mereka seperti duo wanita Jeonju.

Duo wanita Jeonju.

Duo wanita Jeonju.

Cuacanya bagus.

Bukankah cuaca ini sempurna untuk pulang lebih awal?

Benar. Kita pulang lebih awal setelah pelajaran keempat.

Benar. - Seperti dalam perjalanan pulang.

Seperti saat kamu pulang lebih awal setelah kelas keempat?

Cuacanya sempurna. - Mereka seperti bolos sekolah.

Benar. - Aku merasa sangat bahagia!

Aku seolah berusia 15 tahun lagi. - Benar.

Kita berpura-pura jadi orang dewasa dan kembali sebagai anak 15 tahun.

Benar.

Luar biasa bagaimana kamu mengingat masa SMP-mu.

Benarkah? - Aku tidak ingat.

Kamu tidak ingat? - Sudah terlalu lama.

Kamu akan ingat saat kembali

ke tempat tinggalmu dahulu. - Tentu saja.

Jika sekelilingnya tidak banyak berubah,

kamu lebih mengingatnya. - Benar.

Bagiku, sekelilingnya banyak berubah.

Sekolahku hilang.

Benarkah? - Sekolah mana?

Sudah berapa tahun yang lalu?

Di Sinyongsan. - Sekolahmu tidak mungkin hilang.

SMP Putri Yongsan dan SMP Yongsan disatukan.

Begitu rupanya. - Mereka sering melakukan itu.

Benar. - Apa itu sebelum Perang Korea?

Kukira sudah hilang karena perang.

Itu tidak benar. - Baiklah. Aku mengerti.

Kamu benar.

"Mengenang masa lalu"

Astaga. Cantik sekali. - Cuacanya indah.

Kamu bersekolah di desa yang indah.

Tapi dahulu kami tidak tahu. - Tentu saja tidak.

Kamu tidak tahu karena tidak mau bersekolah.

Selamat tinggal. - Terima kasih.

Desa Hanok.

Sekolahku ada di pusat Desa Hanok.

Ada di Desa Hanok?

Mereka juga menjual panekuk daging.

Kelihatannya lezat. - Ada banyak makanan jalanan.

Itu juga lezat. - Kamu benar.

Indah sekali.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left