Season 2

Release info

마음의 소리 The Sound of Your Heart E02 161216ㅡKBS2
A Commentary by anyhow
Subtitle ini dibuat manual untuk versi KBS2 Episode 2 durasi 01:01:09 menit oleh Ayu, Leo26

Tags

other
Published on: 2017-04-12
Downloads: 54
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Seok, jadi apa pekerjaanmu?

Aku penulis webtoon.

Penulis webtoon? Luar biasa!

Aku hanya pekerja kantoran.

Kenapa? Aku selalu iri dengan pekerja kantoran. Pekerjaannya tetap.

Pekerjaannya tetap, tapi pekerjaan impianku bukan itu.

Kenapa kamu menjadi penulis webtoon?

Apa itu mimpi mu?

Bisa dibilang begitu...

Dulu, ada seseorang yang tertawa melihat gambarku.

Dan itu membuatku bahagia.

Makanya sampai sekarang aku masih menggambar.

Wah, kamu keren.

Yaa! Keren apanya...

Waktu SMA kamu naksir seseorang kan?

Kok bisa tahu?

Aku juga punya firasat.

Tidak seperti sekarang,

dulu ibuku beranggapan kalau seorang pria harus percaya diri.

Hari itu...

berkat ibuku, aku berangkat sekolah dengan memakai seragam baru.

Tidak heran, seragam ini membuatku keren.

Dia sampai tidak bisa mengalihkan pandangannya dariku.

Permisi...

Ini...

Perhatian seperti ini, lumayan juga.

Apa kamu menyukaiku?

Hujan sederas ini bukan halangan bagi pria sejati.

Ini, kamu pakailah.

Tidak, terima kasih.

Tidak, kamu pakailah.

Tidak, aku benar-benar tidak apa--

Meski dia menyukaiku, Ae Bong selalu malu setiap berbicara denganku.

Aku ingat.

Kamu pemalu dan naif.

Apa aku begitu?

Apa kamu tidak ingat apa-apa tentangku?

Ada beberapa yang ku ingat!

/ - Baiklah, perhatikan baik-baik!

Bantulah diam-diam temanmu itu untuk menjadi malaikat rahasianya.

Hei, siapa Jo Seok? / - Dia.

Apa dia "sakit"?

Ada apa dengan seragamnya? / - Entahlah.

Ah, gerah.

Bagaimana ini? Dia terlihat seperti akan pingsan.

Apa ada yang bisa ku beri?

Hei, makanlah ini.

Ah, dia melakukan itu dihadapanku, dia terlihat sangat menggelikan.

Yaa, Ae Bong, itu teman rahasiamu! Dasar idiot!

Yaa! Ini, pakai lah.

Tidak, terima kasih.

Yaa! Ambil saja. Pergi sana.

Aku harus mengerti karena dia tidak punya uang banyak.

Seok sedang "sakit".

Kamu sudah membantunya dengan baik. Bagus. Bagus.

Aku sudah jadi malaikat rahasiamu itulah sebabnya aku meminjamkan payung ku.

Malaikat rahasia? Jadi dia jual mahal...

Baiklah, karena aku jantan, aku akan berpura-pura tidak tahu.

Oh, begitu rupanya...

Hari ini aku senang.

Kita bisa bertemu lagi kan?

Tentu saja.

Kenapa... tidak terbuka?

Ahjussi, apa ada orang di sana?

Ahjussi.

Ah.. membosankan.

Sudah ku duga pekerjaan ini tidak cocok dengan ku.

Permisi!

Yaa! yaa! 119.

Yaa! Bagaimana ini?

Tidak ada sinyal di dalam lift.

Punya ku juga.

Apa yang harus kita lakukan?

Di sini lantai 4. Kalau tiba-tiba jatuh bagaimana?

Jatuh?

Halo.

Bu, saya temannya Seok.

Temannya Seok?

Betul, Seok mengalami cedera parah dan sekarang ada di rumah sakit.

Tolong kirimkan uang tagihan rumah sakitnya sekarang juga.

Ya... Tunggu sebentar.

Berapa banyak? Sebutkan nomor rekeningmu.

Tapi, bagaimana dia bisa cedera parah?

Ya, itu karena Seok bersama teman-teman dan pacarnya

mengalami kecelakaan lalu lintas.

Yaa... ini akan berguna bagi yang tidak tahu apa-apa.

Berani-beraninya kamu melakukan voice phising (penipuan via telepon) !

Putra ku tidak punya teman, apalagi pacar! Dasar!

Kalau kamu mengatakan omong kosong lagi, akan ku hajar kau! Menyebalkan!

Tapi Seok pergi kemana ya?

Sepertinya aku kehabisan oksigen.

Yaa! Hentikan.

Memangnya hanya kamu yang perlu bernapas? Aku juga perlu bernapas.

Awas saja kalau menghabiskan oksigennya!

Ini semua salahmu! #@&*%! Aku ingin menggunakan tangga!

Berhenti menjenggut! #@&*%!

Tolong selamatkan kami!

Aku tidak mau mati seperti ini!

Tolonglah!

Oh?

Ternyata tombolnya belum ku tekan...

Ae Bong, aku ikut menangis agar kamu tidak merasa malu sudah menangis di hadapanku.

Bagaimana, apa kamu baik-baik saja?

Aku tidak tahu, mungkin Ae Bong sudah menunggu saat-saat ini.

Benar, inilah kesempatanku mendapat pengakuan cinta darinya.

Ae Bong.

Katakan yang sejujurnya padaku, aku sudah siap.

Tidak perlu malu.

Karena kamu menyinggung soal itu, aku akan mengatakannya padamu.

Aku...

menghabiskan...

semua punya mu.

Apa?

Bukan itu.

Aku makan ini juga.

Bukan itu... Maksudku, waktu SMA.

Oh, benar, waktu SMA...

aku membuang pulpen hi-tech mu.

Bukan itu, di hari ketika hujan.

Hari itu, anak-anak menertawakan seragammu,

waktu itu, aku juga menertawakanmu, maaf.

Waktu itu aku benar-benar merasa kalau kamu aneh.

Walau begitu aku tidak mengatai mu #@&*%!

Kamu memang lamban tapi benar-benar baik.

"Seok sakit" makanya kita harus bersikap baik dan ramah padanya.

Itulah yang aku katakan. / - Hentikan. Tolong hentikan.

Aku rasa kamu bodoh tapi aku tidak pernah memanggilmu begitu.

Pernah sih sekali. Tapi bukan berarti aku tidak tulus. Aku--

"HARUSNYA AKU TIDAK MENEMUINYA"

Halo.

Ae Bong, apa kabar?

Yah begitu lah...

Aku mengirimimu email, bisakah kamu melihatnya?

Apa ini?

Kenapa kamu menjadi penulis webtoon?

Dulu, ada seseorang yang tertawa melihat gambarku.

Dan itu membuatku bahagia.

The Sound Of Your Heart

Seperti yang Anda lihat, keduanya sudah bersaing selama tiga tahun terakhir.

Gerai Jo Cheol Wang. Pemiliknya, Jo Cheol Wang.

Usia 57 tahun.

Gerainya salah satu yang tertua dan dia sok pintar.

Hei bung, akan ada yang namanya loyalitas jika kamu masuk gerai kami.

Kamu tidak seharusnya melakukan itu.

Dunia ini kecil.

Tapi kamu memutuskan menghianati kami.

Pria sejati hidup dengan yang namanya loyalitas.

Dan saingannya adalah Pak Mek, pemilik Mek Chicken.

Usianya 52 tahun.

Dia santai namun cerdas. Tapi dia orang yang sangat sadis.

Ekonomi keluarga mereka meningkat drastis

dan bisnis mereka berkembang pesat.

Ketuk dulu sebelum masuk.

Berdiri.

Apa yang sedang kamu lakukan, hyungnim?

Dia memata-matai kami. Dia pasti ingin mati.

Kamu harusnya mengajari anak buahmu dengan benar.

Aku benci wajah jelekmu, tapi aku sering melihat wajahmu.

Mari jangan mencampuri bisnis masing-masing.

Apa itu alasanmu membuka toko di wilayahku?

Apa maksudnya "wilayahmu"?

Tidak ada istilah "wilayahku wilayahmu".

Yang terakhir...

Baru-baru ini keluarga Mek berusaha memperluas bisnis mereka.

Jadi mereka mempekerjakan tenaga kerja baru.

Informasi yang kita miliki masih belum cukup,

jadi kita masih harus mengumpulkan banyak informasi.

Waspadalah, bung!

Tidak ada gunanya mempekerjakan tenaga kerja baru untuk menutupi ulahmu.

Jangan jadi penakut.

Keduanya bersaing seperti kucing dan anjing.

Jika kita menemukan kebenarannya,

kita bisa memenjarakan mereka.

Jadi, salah satu diantara mereka

tidak membeli ayam dari kita?

Benar.

Asosiasi Peternak Unggas Korea sedang mencari

toko yang tidak membeli ayam dari mereka.

Apa kamu tahu?

Aku bisa memberikan mereka bocoran petunjuk.

Aku mencium sesuatu yang tidak beres dari tokomu.

Apa kamu punya bukti?

Kamu tidak bisa menang tanpa bukti.

Sekarang kamu sudah semakin tua, apa kamu sudah

lupa caranya bersikap hormat pada orang tua?

Kamu 57 tahun dan aku 52 tahun.

Kita berdua semakin tua. Makanya aku memanggilmu "hyungnim".

Aku masih belum mendapatkan informasi apa-apa.

Mereka jauh lebih besar

dan lebih maju dari yang kita sangka.

Aku yakin mereka tidak menggunakan ayam dalam negri.

Aku mencium sesuatu yang tidak beres.

Aku akan mengawasi mereka.

Pak Mek bukan tipe orang yang mudah ditaklukkan.

Untuk menggali informasi,

kamu harus menjadi salah satu anak buahnya.

Ini tidak akan mudah.

Baik.

Ingatlah siapa yang sudah membesarkanmu.

Sedang apa kalian? Yang benar saja...

More Indonesian subtitles for The Sound of Your Heart

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left