The first 200 lines.
dongdotmovie(.)my(.)id Website Streaming Movie - Drakor - Series
GREENWOOD
- Berjingkat-jingkat - Berjingkat-jingkat
- Senjata di tangan - Senjata di tangan
- Rekan-rekan kita yang berani - Rekan-rekan kita yang berani
- Maju lewati ladang terbuka di kegelapan - Maju lewati ladang terbuka di kegelapan
- Semua mata memandang - Semua mata memandang
- Semua telinga di tanah - Semua telinga di tanah
- Tanpa suara - Tanpa suara
- Tanpa suara - Tanpa suara
- Menyusup… - Pak.
Upacara perpisahan Instruktur Pai setelah pertunjukan lagu perang,
tapi aku masih belum melihat Instruktur Pai.
Kita harus bagaimana?
- Begitu mendengar suara sinyal - Begitu mendengar suara sinyal
Tampilkan pertunjukan klub puisi.
Kuberi tahu Kepala Sekolah.
- Serangan kilat - Baiklah.
- Pertarungan sengit menuju kemenangan - Pertarungan sengit menuju kemenangan
Hormat.
- Hadap kiri. - Bagaimana menurutmu?
- Lumayan. - Maju, jalan.
- Terima kasih, Kor Greenwood… - Instruktur Pai hilang.
- …atas pertunjukan hebatnya. - Aku akan mencarinya.
- Acara berikutnya adalah… - Baiklah.
- …pembacaan puisi oleh Klub Puisi Lanyi. - Pak, ada masalah?
- Tak ada. Terima kasih atas perhatianmu. - Sambutlah
Klub Puisi Lanyi yang dipimpin oleh Pak Shen Hua.
Instruktur Pai.
Shen Hua.
Yun-hsiang?
Sedang apa kau di sini?
Kau tidak senang melihatku?
Kau tidak akan keluar.
Jangan main-main lagi.
Liu Yun-hsiang.
Apa yang kau lakukan?
Pertanyaannya bukan perbuatannya.
Justru sebaliknya, bukan?
Pikirkan perbuatanmu.
Berhentilah melakukan ini.
Apa tidak ada pilihan lain?
Aku Liu Yun-hsiang.
Liu Yun-hsiang.
WALDEN
Dengarkan aku.
Kakekku biasa memberitahuku,
arwah pendendam menciptakan dunia khayalan berulang
dan bersembunyi di dalamnya.
Penghindaran dan penyesalan menimbulkan siklus.
Jui-hsin.
Kenapa kau di sini?
Aku tidak mau.
Aku tidak mau keluar.
- Ayo pergi dari sini. - Aku tidak mau.
- Ayo pergi. - Tidak, aku tidak mau.
Aku tidak mau keluar.
Ayo pergi dari sini.
Jangan tinggal di sini lagi.
Keluarkan kami!
Menyerahlah.
Hasilnya akan selalu sama.
Tetaplah di sini.
Fang Jui-hsin.
Apa yang kau takutkan?
Aku tidak tahu apa-apa.
Kau sudah lupa
atau takut mengingatnya?
Heksagram Jui-hsin dinamakan dun,
mewakili mundur atau menghindar.
Mundur.
Mundur.
Menghindar.
QIAN, GEN
"Nasib baik menunggu.
Semua harapan bisa terpenuhi."
Apa maksudnya?
Ibu, artinya,
asal direncanakan dengan baik,
kita akan dapat keinginan kita.
Jadi, apa yang harus kulakukan
agar ayahmu kembali?
Apa yang harus kulakukan?
LAPORKAN MATA-MATA, INI TUGAS SEMUA ORANG
Ibumu tidak bisa membaca.
Bagaimana dia bisa membaca papan pengumuman?
Kau yang melaporkan ayahmu.
Bukan begitu.
- Jangan sembunyi di balik kebohongan. - Bukan begitu.
Sebentar!
Permisi.
Siapa yang kau cari?
Apa Fang Tao-chin ada?
Fang Tao-chin?
Petugas, apa ada masalah?
Kau Fang Tao-chin?
Bawa dia pergi.
Petugas, apa ada kesalahpahaman?
- Aku tidak salah! - Kau salah!
- Dia bukan orang jahat! - Minggir!
- Petugas, suamiku berbuat apa? - Jui-hsin! Petugas!
Jui-hsin!
- Petugas! - Akan kutahan juga jika terus berteriak!
Dia akan segera kembali.
Ayah akan segera kembali.
Ayah akan segera kembali.
Jui-hsin.
Kau pikir kau siapa?
Sejauh apa pun kau berlari,
kau tidak akan bisa lari dari kesalahan yang kau buat.
- Menghindar membuat lebih menderita. - Kau tahu apa?
Apa pilihan yang kumiliki karena lahir di keluarga seperti ini?
Apa aku salah?
Jika kau tidak salah,
kenapa terus membohongi diri?
Bagaimana denganmu?
Apa yang kau sembunyikan?
Kau pikir aku tidak tahu?
Kau sudah lupa?
Daging iga itu.
Kau pergi diam-diam
menemui wanita simpanan ayahmu.
Yun-hsiang, kau mau pesan apa?
Dia akan memesan steik filet terbaik.
Ayah.
Bolehkah aku
ikut denganmu ke Tiongkok?
Ayah masih bekerja di sini dan belum berbenah.
Ayah akan menjemputmu nanti, ya?
Kau ingin meninggalkan ibumu,
sama seperti ayahmu.
Apa ayahmu berselingkuh?
Kau tahu di mana dia?
Ayah?
Dia menjemputku di sekolah.
Aku memberitahunya soal plagiarisme itu.
Kurasa…
Dia pasti kecewa padaku.
Jadi, dia tidak mau menemuiku
dan tidak mau pulang.
Kau harus berusaha lebih baik,
jadi, dia akan kembali.
Kau membohongi ibumu
dan membiarkannya hidup dalam kebohongan.
Maaf, awalnya aku berbohong kepadamu.
Maafkan aku.
Kenapa Ibu tega melakukan ini kepadaku?
Dia mempermalukanku di sana.
Jika tak kulakukan, bagaimana dia akan jera?
Tidak apa-apa.
Bukan begitu.
Pikirkan saja dirimu sendiri.
Putriku mengidap penyakit mental.
Seharusnya dia tak berurusan dengan hal ini,
juga menanggung beban seperti ini.
Tidak apa-apa.
Apa seharusnya aku tidak membawamu ke sini?
Lalu ini tidak akan terjadi.
Ibumu sayang padamu.
Dia tidak tahu harus bagaimana.
Yun-hsiang.
Bisa beri ayah waktu?
Jika kau ikut ayah sekarang
mungkin ayah tak bisa mengurusmu dengan baik.
Setelah dia dan aku menetap,
kau akan ayah jemput.
Soal ini…
Jangan beri tahu ibumu dahulu.
Kau tahu rasa sakit tidak diberi tahu
dan hidup dalam kebohongan setiap hari?
Bagimu, ini mungkin hanya ucapan tanpa pikir panjang.
Tapi tahukah kau?
Hanya kebohonganmu
yang kami miliki.
Aku tidak ingin lagi menahan semuanya dengan kebohongan.
Kau adalah aku,
tapi aku bukan kau.
- Maju, yang terakhir. - Semua orang di sini,
- Jiwa yang bebas. - …awan dan angin,
- Jiwa-jiwa bebas… - …matahari dan hutan,
- terukir - terukir
- dengan kenangan… - dengan kenangan…
- Benar. - …yang takkan lenyap.
Hormat!
Hadap kiri!
Maju, jalan!
Terima kasih kepada Klub Puisi Lanyi
untuk pembacaan puisi yang indah itu.
Upacara pensiun staf senior
tahun ke-88 Republik
akan dimulai sekarang.
Silakan Instruktur Pai Kuo-feng naik ke panggung.
HARI JADI SMA GREENWOOD TAHUN KE-88 REPUBLIK
- Lari! - Cepat, pergi!
- Pergi dari sini! - Cepat, pergi!
Kenapa kalian lari?
- Apa yang terjadi di dalam? - Instruktur…
Ada apa dengannya?
Paman Wei!
Kepala Sekolah Shen.
No comments yet. Be the first to leave one.