Disappointing Husband

Disappointing Husband (残念な夫。)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Zannen na Otto ep04 (848x480 x264)
A Commentary by Asmodeus.
[VIU] Perfectly Synced for (848x480 x264)

Tags

x264
480
Published on: 2017-04-14
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Menyenangkan sekali.

Tomoko yang baru menikah beberapa hari lalu itu

bilang akan ke Hawaii untuk bulan madu. Lihat.

Pasti dia senang sekali.

Bagus sekali.

Bagaimana kalau kita pergi juga?

Ke Hawaii? - Mungkin bukan Hawaii.

Kita tidak bisa ke Hawaii, tapi bisa ke taman dan akuarium.

Ke mana pun tidak masalah. Ayo jalan-jalan keluarga.

Yoichi, pegang ini. - Baik.

Dan ini. - Baiklah.

Dan ini. - Baiklah.

Dan ini. Dan ini.

Aku mau di rumah saja selama libur.

Apa?

Tidak apa-apa. Kamu bilang jalan-jalan?

Ya.

Kita bertiga tidak pernah jalan-jalan bersama.

Sejak pulang setelah melahirkan,

aku hanya pergi di sekitar rumah kita.

Aku bahagia sekali!

Bukankah kamu pergi ke pernikahan itu?

Tidak apa-apa. Jalan-jalan? Ayo pergi di hari libur berikutnya.

Benarkah? Hari libur berikutnya?

Tanggal 3 Februari?

Itu tanggalnya? Pikirkan tempat tujuannya.

Baiklah.

Itu permulaan musim semi.

Bagaimana kalau kita rayakan

Festival Lempar Kacang setelahnya?

Boleh juga. Kamu bisa merencanakan perjalanan sehari sesukamu.

Hore!

Hana, kita akan jalan-jalan.

Kamu janji? - Aku janji.

Mendesain rumah contoh?

Ada sebuah pameran baru di Yamate, Yokohama.

Aku akan mengusahakannya.

Tapi rumah contoh harus memenuhi satu kriteria.

Kriteria apa?

Harus memenangkan kontrak dengan perusahaan bahan bangunan ini.

Mereka sedang mengembangkan bahan bangunan baru.

Ya.

Jika bekerja sama dengan mereka,

kita bisa dapat bahan berkualitas.

Kita juga bisa menekan biaya pembangunan rumah contoh.

Orang bertampang aneh ini adalah pimpinan perusahaan itu.

Katanya kalau desain kita bagus, dia akan langsung teken kontrak.

Artinya desain kita harus disetujui oleh Pak Kwon Tahara.

Benar?

Konsepnya adalah "Rumah Bersih".

Proyek ini berfokus pada desain. Itu keunggulanmu, bukan?

Ya. Aku akan berusaha.

Kuharap kamu bisa dapat kontrak itu sebelum tanggal 3 Februari.

Tanggal 3 Februari? - Maaf ini mendesak.

Sebenarnya, kita terlibat proyek ini pada saat-saat terakhir

setelah mereka menghubungi perusahaan lain.

Aku mengerti. Aku akan berusaha semampuku.

Kami mengandalkanmu.

Yoichi, berusahalah.

Apa aku ada rencana tanggal 3 Februari?

"Pembaharuan Jadwal Perjalanan Keluarga"

Baiklah.

Halo.

Maaf aku merepotkanmu tempo hari.

Apa terjadi sesuatu?

Ya.

"Perjalanan Keluarga Tenggat Rumah Contoh"

"Kwon Tahara"

Pak Tahara agak temperamental.

Dia seorang pengusaha sukses

yang membangun perusahaannya dari nol.

Kamu mengenalnya?

Akulah yang memasukkan perusahaan kita

saat dia bernegosiasi dengan perusahaan lain.

Kamu hebat sekali.

Tanggal 3 Februari tidak lama lagi.

Kumohon berusahalah.

Baik.

Tanggung jawab pekerjaanmu bentrok dengan waktu keluargamu.

Itu sulit, bukan?

Apa sulitnya?

Batalkan saja rencana keluargamu. Itu pilihan jelas.

Mungkin kamu benar, tapi...

Batal?

Karena itu pekerjaanmu, apa boleh buat?

Semangat!

Dia tidak akan pernah bilang begitu lagi.

Mungkin dia akan mengamuk sebelum aku bilang, "Batal."

Benar.

Pasti dia langsung berubah menjadi setan.

Setan?

Apa? Batal?

Tapi membuat istrimu setuju dengan keputusanmu adalah tugasmu.

Kamu benar sekali.

Seluruh perusahaan mengandalkanmu.

Semua staf mengatakan kamu akan mendapatkan kontrak itu

dan memenangkan penghargaan.

Ini proyek penentumu.

Kamu lengket sekali.

Kalau jadi dirimu, aku tidak pernah mau bernegosiasi dengan keluarga.

Aku akan berhenti menjadi suami rumah tangga dan fokus kerja.

Butuh tekad untuk sukses.

Sebenarnya, aku baru menyelesaikan sebuah proyek kemarin.

Pak Sudo perancang sistem, bukan?

Apa yang dibuat perancang sistem?

Mereka merancang sistem.

Apa? - Benar?

Kami mendesain sistem informasi.

Ya, desain.

Misalnya, kemarin aku membuat sistem pencatatan pasien rumah sakit.

Aku memprioritaskan pekerjaan daripada keluargaku.

Itu mengesankan.

Selain itu, tujuan utama keluarga adalah mendukung lelaki pekerja.

Semua anggota keluarga harus mendukung karier lelaki.

Katakan, "Aku tidak tahu kita sudah memutuskan untuk pergi."

Kamu pura-pura saja lupa lalu menebus kesalahanmu.

Lelaki harus mengutamakan pekerjaan.

Lelaki harus mengutamakan pekerjaan.

Benar.

Baiklah, akan kubatalkan perjalanan keluarga itu.

Kamu lengket sekali.

Uapnya keluar.

Rumah contoh baru? - Ya.

Semoga sukses. Berusahalah.

Karena itu, perjalanan keluarga... - Benar, perjalanan keluarga.

Lihat.

Bagaimana kalau kita ke kebun binatang?

"Acara Perjalanan Keluarga Haruno ke Kebun Binatang Fantasi Tama"

"Pukul 10 pagi berangkat. Pukul 11 siang tiba..."

Rencana yang bagus.

Tapi bagaimana kalau...

Kamu takut Hana akan menangis di sana, bukan?

Aku juga.

Teman Ibu memberitahuku

repot kalau dia menangis di kereta, jadi, sebaiknya naik mobil.

Bagaimana kalau kita naik mobil?

Tapi selama perjalanan itu...

Kalau begitu, beres. Ambil ini. Jangan lupa.

Kita akan jalan-jalan.

Tidak bisa begini.

Lelaki harus mengutamakan pekerjaan.

Baiklah.

Begini, tempo hari...

Ada apa?

Ada apa?

Tidak ada apa-apa.

Kalau begitu, selamat malam.

Selamat malam.

Pura-pura lupa lalu menebus kesalahanmu.

Lelaki harus mengutamakan pekerjaan.

Baik. Aku akan berusaha lebih keras.

"Perusahaan LIVFINE"

"Gigih dan Tegas"

Dengan konsep "Rumah Bersih",

kami memakai kaca produksi Bapak dalam desain kami.

Dengan memakai bahan utama kaca tahan lama dan antinoda,

kami berhasil menciptakan sebuah tampilan modern.

Sesuai yang diharapkan dari desainer jagoan.

Terima kasih.

Apa tujuan utama kerja sama kita?

Tentu menambah nilai perusahaan Bapak.

Begitu? Perusahaan kami?

Benar.

Kami berharap bisa memamerkan produk unggul Bapak pada dunia.

Sesuai yang diharapkan dari seorang jagoan.

Bapak terlalu baik.

Terima kasih.

Sekian untuk hari ini.

Waktu adalah uang.

Senang bertemu kalian hari ini.

Aku mohon bantuan kalian.

Kami yang senang. Mohon bantuan Bapak juga.

Sebenarnya, aku cukup percaya diri.

Tapi aku tidak menduga kita berhasil di kali pertama.

Aku senang sekali.

Bicara apa kamu?

Kita perlu membuat ulang.

Benarkah? Tadi kami berjabat tangan, bukan?

Pak Tahara suka berjabat tangan saat merasa tidak senang.

Sungguh? Kebiasaan yang aneh.

Tolong cepat buat proposal lain.

Aku ada urusan lain. Terima kasih atas kerja kerasmu.

Terima kasih atas kerja kerasmu.

Tidak mungkin.

Haruno. - Ada apa?

Mau pergi minum? - Apa?

Seorang jagoan?

Ubah sistemnya? Sekarang?

Skalanya cukup besar.

Bukankah klien setuju menerapkan sistem itu tiga hari berikutnya?

Klien kita bersikeras.

Artinya tanggal penerapan sistem itu ditunda?

Kamu mau mempermalukanku?

Kuserahkan padamu.

Baik.

Menurutku sketsa ini brilian.

Sungguh?

Tapi Pak Tahara tidak suka.

Ini hanya rumor,

tapi kudengar Pak Tahara akan segera pensiun.

Disappointing Husband subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Disappointing Husband

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left