The first 200 lines.
Subitle by: Abraham Christen Liando
LEFT BEHIND II TRIBULATION FORCE
Sudah seminggu sejak bencana terbesar yang pernah ada di dunia.
Seminggu sejak orang-orang di seluruh dunia lenyap dari muka Bumi.
Orang-orang dimanapun masih bergumul untuk menerima kenyataan apa yang terjadi.
Angka yang tepat mungkin tidak akan di ketahui selama beberapa tahun,
tapi perkiraannya berkisar ribuan sampai jutaan orang.
Yang lebih tak dipercaya lagi adalah fakta bahwa setiap anak-anak dari berbagai negara..
termasuk dalam orang yang hilang.
Bagi kita yang ditinggalkan, kita hidup dalam dunia kekacauan dan kebingungan.
Kehancuran yang terjadi adalah bencana dan pembersihan baru saja dimulai.
Semuanya mulai dari mobil-mobil tak berpengemudi hingga kecelakaan pesawat-pesawat
menimbulkan kehancuran di seluruh planet ini,
jumlah korban diyakini sangat banyak.
Namun pembersihan pasca-bencana bukanlah satu-satunya masalah yang dihadapi pemerintah di seluruh... - Lihat dia!
Muda, energik, jujur.
Syok, berduka dan ketakutan menjadi emosi yang dominan, tak terhitung banyaknya yang memilih bunuh diri.
Orang-orang percaya padanya.
Anda benar, Tuan Sekertaris Jendral, mereka percaya.
Berapa kali aku harus bilang padamu? panggil aku Nikolai saja.
Bagaimanapun juga, kita di tim yang sama.
Dan aku mau dia untuk bergabung dengan kita.
Situasi ini bahkan lebih serius.
Teman-temanku, aku hanya dapat duduk disini sekarang dihadapan kalian, dan mengatakan,
untuk pertama kalinya dalam karirku, aku benar-benar tidak tahu harus berkata apa.
Atau harus mulai dari mana.
Aku hanya bisa meminta kalian untuk tetap kuat.
Buck Williams melaporkan langsung dari Chicago.
Selamat malam dan Tuhan memberkati.
Dia berhasil menjaga keutuhannya. Aku tidak tahu bagaimana dia melakukannya.
Mengatakan padaku rahasia untuk tidak tenang, adalah terlihat tenang.
Setidaknya dia tidak takut mengungkapkan perasaannya.
Hentikan tembakanmu!
Kalian tidak harus membunuh mereka!
Mundur!
Kau tahu siapa dia? Oh, yeah.
Mereka hanya anak-anak. - Mereka membobol mobil. Yang benar saja. Hey, memang apa bedanya?
Lihat sekitarmu. Ayo pergi dari sini.
Oh, ayolah, ada kekosongan rohani yang besar di luar sana.
Ini alamiah bahwa semua orang akan mencoba untuk kembali pada simbol-simbol kuno dari agama mereka untuk mencari jawaban.
Kamu tidak bisa begitu saja menutup Tembok Ratapan.
Nah, itu yang digambarkan sebagai tindakan pencegahan demi keselamatan.
Ya, ya, PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) telah menutup salah satu dari situs-situs suci di dunia.
tapi lihat apa yang terjadi.
3 orang mati terbakar. Apa mereka punya pilihan lain?
Tapi apa yang sebenarnya terjadi. Bagaimana mereka mati?
Orang tidak bisa terbakar begitu saja.
Dan mengapa tidak ada penangkapan?
Dan sekarang PBB mengatakan bahwa itu terjadi secara misterius.
Sekarang, tidakkah kita berhak mengetahui lebih?
Aku yakin kita akan lebih mengetahuinya, tapi kita harus memberi mereka waktu. Itulah yang terjadi.
Jika ada orang yang menjalankannya maka itu adalah Nikolai Carpathia..
- Tuan Williams, anda baik-baik saja? - Aku baik-baik saja. Bagaimana kamu, Joe?
Oh, yeah, seseorang menunggumu. Tuan Steve Plank.
Buck Williams.
Hey, Steve.
Kamu tahu, sebagai reporter, kamu orang yang sulit dicari.
Apa yang kamu lakukan disini?
Dengar, Buck. Nikolai Carpathia ingin bertemu denganmu. - Benarkah..? Kenapa?
Aku tidak tahu. Tapi dia memintaku untuk menemuimu secara langsung.
Dan menghubunginya di PBB.
Baiklah, aku akan mengerjakannya sore ini.
Hey, Buck. Jangan biarkan ini begitu saja. Aku berjanji padanya bahwa kamu akan menghubunginya.
Aku harus pergi. Kamu hubungi dia!
Baiklah.
..sekarang, topik yang lain. Apa pendapatmu tentang rabi Ben Judah
yang adalah mungkin sarjana agama terkemuka di dunia..
yang mengklaim bahwa dia akan mengumumkan berita terbesar dalam sejarah?
Hey, Mr. Williams.
Senang melihatmu kembali.
Anda sekarang telah mendengar semua delagasi.
Masing-masing mewakili satu dari 10 anggota tetap Dewan Keamanan.
Lebih jelasnya, setiap mereka setuju bahwa dunia ini membutuhkan sesuatu diatas segalanya, yaitu kepemimpinan.
Anda juga telah mendengar mereka untuk meminta anda mengambil mantel ini untuk dirimu.
Tapi sebelum anda membuat keputusan,
izinkan perwakilan kami dari World Monetary Fund,
untuk memberikan satu permintaan terakhir.
Pak, seperti yang anda ketahui, hampir semua mata uang hancur total.
Hanya sedikit keraguan bahwa seluruh pasar dunia bisa tinggal sehari dari kehancuran total.
kecuali kalau kita bisa menyatukan setidaknya mata uang utama.
Tapi tidak ada yang akan mengizinkan satu mata uang tunggal dunia.
Mungkin tidak akan ada, tapi sekarang semuanya berubah.
Anda adalah pengelola yang bisa diterima seluruh dunia.
Tuan Sekertaris Jendral, yang kita butuhkan saat ini adalah
pemimpin yang dapat mempersatukan dunia yang telah hancur.
Tolong, aku mohon, mewakili seluruh manusia di planet ini,
untuk menjadi pemimpin itu.
Saya kagum dengan kepercayaan kalian.
Jika tidak ada cara lain, saya menerimanya.
Sekarang, dengan kontrol atas semua mata uang,
kita akhirnya dalam posisi untuk membuat perdamaian satu-satunya pilihan kita.
Segera, kita akan mengajak setiap bangsa untuk melucuti senjata.
Untuk mengesampingkan semua ras, sosial, politik dan
yang paling mematikan dari semua, perbedaan agama mereka.
Hari ini kita harus menerima kebenaran ini.
Tidak ada surga atau neraka. Hanya ada kita, disini.
Sekarang,
jangan lagi kita melihat diluar diri kita. Mari kita lihat diri kita sendiri.
Bersama kita tidak takut pencobaan atau kejahatan,
karena kitalah yang mempunyai kerajaan, kuasa dan kemuliaan, sampai selamanya. Amin
Terima kasih semua telah datang.
Ray, orang-orang hilang. Puluhan kursi, kosong.
Kapten Steele, tolong kembali ke dek penerbangan, segera.
Dimana anakku? Mereka duduk disini.
Kita berada di 37.000 kaki. Tidak seorangpun meninggalkan pesawat ini.
Kapten Steele.
Semoga kamu berjalan dengan iman dari Tuhan.
Apa yang ayah lakukan?
Kamu bisa lihat yang ayah lakukan? - Ayah tidak bisa mnurunkannya. Aku juga tinggal di sini.
Ayah dengar? Itu ibu dan adikku.
Chloe, jika kamu mau, maka bawa ke kamarmu.
Baiklah.
Halo? - Hai, Bruce.
Oh, bagus, bagus.
Yah, kita akan kesana.
Bagus. Buck.
PBB baru saja memulai konfrensi pers yang lain.
Nikolai tidak membuang waktu. Dari cara bicara mereka, dia bukan sekedar Sekertaris Jendral PBB.
Itu terlihar seperti dia adalah presiden dari seluruh dunia.
Apa yang akan kita lakukan? - Satu-satunya yang bisa kita lakukan.
Bekerjasama menyebarkan kebenaran kepada siapapun yang akan mendengarkan.
Itu perintah yang sulit. Semua orang di dunia berpikir bahwa Nikolai adalah semacam superhero.
Meyakinkan mereka bahwa dia adalah orang jahat.. itu akan.. - Nah, bagaimana kita menghentikannya?
Kita tidak dapat menghentikannya. Kita tidak bisa merubah peristiwa di dalam Alkitab.
Sang Antikristus akan berkuasa. Yang dapat kita lakukan adalah melawannya.
Kita semua. Bersama-sama.
Dari Tribulation Force kita sendiri dan menyebarkan firman Tuhan.
Kenapa aku meresa Nikolai tidak akan menyukai ide itu?
Alkitab membuatnya jelas.
Sang Antikristus akan mengejar dan membunuh setiap orang Kristen yang ditemukannya.
Mengakui bahwa kamu orang Kristen selama masa Tribulasi (Masa Sengsara/Kesusahan)
sama seperti bunuh diri.
Kamu punya ide?
Kalian sudah lihat berita tentang 2 orang yang mati terbakar di Tembok Ratapan?
Yah, PBB menutupnya.
Lihat kedua orang ini? - Siapa mereka?
Para Saksi. Alkitab mengatakan tentang 2 orang yang akan muncul
selama masa tribulasi.
Mereka akan membritakan firman Tuhan, mereka akan menuntun ribuan orang kepada keselamatan.
Itu nubuatan akhir zaman yang sangat penting.
Banyak orang berpikir mereka akan memulai tugasnya di Tembok Ratapan, di Yerusalem.
Aku tidak mengerti.
Tuhan memberi kekuatan kepada mereka untuk mempertahankan diri dengan api dari surga.
Tunggu sebentar. Kamu pikir para saksi itu sudah disini? Sekarang?
Itu yang akan kita cari tahu. Ada sesuatu yang membuat PBB menutup area itu.
Kamu benar. Aku harus pergi kesitu.
Apa kamu gila? Kamu bisa terbunuh. Kenapa tidak orang lain saja yang pergi?
Karena aku tidak percaya orang lain untuk menjalankan misi kita.
Apa yang bisa ku lakukan?
Pemerintah Amerika telah memberikan Nikolai pesawat baru. Dia membutuhkan pilot.
Dan? - Dan kamu sudah sering menerbangkan pejabat.
Kamu telah mendapat izin keamanan.
Tidak. Sama sekali tidak.. - Ray..
Bruce, kita membicarakan Antikris di sini. Dia akan membantai jutaan orang tak bersalah.
Aku tidak mau ambil bagian dalamnya. Maafkan aku.
Dengarkan aku.
Ini bukan saat yang biasa. Tapi kita tidak bisa kembali seperti dulu.
Kamu memintaku mengantar Jack the Ripper (pembunuh berantai) agari dia bisa membunuh orang.
- Aku tidak mau melakukannya. - Tidak satupun ada yang mudah!
Tapi kita mempunyai panggilan dan kita harus tetap bersatu.
Aku tidak mau mengemudikan pesawat itu, Bruce. Maafkan aku.
Jika kamu tidak mau, maka orang lain mau.
Baiklah, tidak apa-apa. Biarkan mereka. Aku tidak peduli.
Siapa menurutmu yang lebih baik berada di kokpit?
Seseorang yang menganggap Nikolai Tuhan?
Atau seseorang yang mengetahui kebenaran?
Kita membutuhkan informasi untuk menyelamatkan jiwa-jiwa, Ray.
Bruce, maafkan aku.
Aku tidak percaya kamu akan melakukan ini.
Choe. Aku tidak akan membiarkan apapun terjadi pada diriku, aku berjanji.
Bagaimana bisa? Aku tidak akan melihatmu lagi.
Maukah kamu menungguku?
Apa semuanya baik-baik saja?
Yeah.
Apa rencanamu untuk melewati anak buah Nikolai di Yerusalem?
Aku berencana untuk mendapatkan akses. Bos lamaku menghubungiku.
Dia bilang bahwa Nikolai ingin menemuiku.
- Jangan lupakan kita sedang berurusan dengan siapa disini. - Bagaimana bisa?
Kamu pikir Nikolai curiga bahwa kamu mengetahui kebenaran?
Mungkin saja. Ini mungkin jebakan.
Atau tes untuk melihat jika aku mengetahui siapa dia.
Jangan kuatir. Ini tidak akan menyakitkan.
Sudahkah kamu berbicara dengan orang-orang yang ada di sana? - Sudah.
Semunya yakin bahwa itu pembunuhan dan bunuh diri.
Dan jika kamu tidak menerima Kristus, kamupun akan berpikir demikian.
Tapi, Bruce, PBB mengontrol Tembok Ratapan. Nikolai mengontrol PBB.
Jika aku mau mendekati saksi-saksi ini,
maka aku harus berpihak pada Nikolai.
Aku akan menemuinya cepat atau lambat.
Jika tidak, dia akan curiga.
Selain itu, aku seorang jurnalis.
Jurnalis siapa yang tidak mau bertemu dengan Carpathia?
Ada orang menderita luka bakar serius disini. Kamu butuh bantuan.
- Semua rumah sakit penuh. Kita butuh ranjang. - Kami punya ranjang disini.
Aku akan meninggalkannya bersamamu.
Kamu baik-baik saja, pak. Kamu akan baik-baik saja.
Bantu aku disini.
Letakan dia disitu. Pada hitunganku. 1,2,3...
- Hey.. Apa kabar? - Baik.
Hey, Ivy, sedang apa disini?
No comments yet. Be the first to leave one.