The first 200 lines.
~ Ra-ONE ( Random Access-Version I ) ~ Penerjemah : Chietiez Editor : Breakerways
Barron Industri selalu berupaya meningkatkan dunia digital atau permainan video melebihi teknologi 3D.
Pernahkah anda terpikir ketika mengirim sejumlah data dari satu ponsel ke ponsel lain?
Bagaimana data tersebut bisa mencapai penjuru dunia?
Dalam dunia satelit, selular dan internet..
..ada begitu banyak gelombang dan frekuensi di sekeliling kita.
Mereka ada di sekeliling kita seperti sebuah dunia maya.
Dan dunia ini selalu di sekeliling kita.
Dimana-mana, di pusat perbelanjaan, di rumah-rumah,..
..di jalanan, bahkan di ruang konferensi ini juga.
Dan seperti anda semua tahu, akibat pancaran gelombang ini seluruh dunia digital ini bisa terpancarkan.
Oh ya, berhubung Tn. Barron tak bisa menemui anda di sini.
Itu sebabnya beliau mengirimkan foto digital ucapan selamat datang pada anda semua.
Namun permasalahannya kini, bisakah saya menampilkan foto ini ke ruangan ini tanpa komputer?
Bisakah kita melihatnya?
Mari kita lihat. Sebab teknologi inilah yang kami kembangkan.
Ini bukanlah sihir, hasil proyeksi atau teknologi 3D.
Ini tercipta berkat pancaran gelombang di sekeliling kita.
Tapi kita tak bisa melihatnya.
Dengan teknologi kami, anda bisa melihat atau menyentuhnya.
Teknologi ini merupakan penemuan terbesar di abad ini.
Yang bisa menghapus batas antara dunia nyata dan maya.
Malam ini begitu indah.
Demikian pula gadis itu.
Malam menanti fajar tiba dan gadis itu menantikan..
Ayo cepat, Lucifer. Ayo!
Sedang menantikan aku.
Aku adalah.. Lucifer.
Terkadang kau harus membunuh orang untuk menyelamatkan nyawa seseorang.
Dan 3 jagoan bersaudari, sahabat dekat Bruce Lee, siap untuk mati.
Iski Lee, Uski Lee dan Sabki Lee.
Kemudian pertarungan dengan..
..Sang Musuh Besar.
Hanya dia yang bisa bertarung denganku.
Bukan seorang tokoh pahlawan tapi penjahat.
Harus bagaimana lagi?
Semua gadis suka padaku.
Pahlawanku.
LUCIFER melawan KHALNAYAK
Aku tak suka tamu tak diundang.
Musibah selalu datang tanpa diundang.
Kau tahu siapa aku? Baru saja kubunuh Spiderman dengan semprotan Baygon.
Serangga macam apa kau ini?
Kau selalu bicara lelucon..
..atau kau pun bisa berkelahi? Keduanya!
Penonton bertepuk tangan saat aku bergurau, dan saat pukulanku kena, mereka meratap.
Lucifer!
Hati-hati, Lucifer!
Jangan khawatir, Desi-ku sayang.
Biar kubereskan dia. Lalu bagaimana kalau nanti makan malam?
Tentu! Tapi di mana?
Terserah padamu! Asal jangan makanan Cina, baru saja kusantap.
Kalau sudah selesai kisah asmaramu, bisakah kita lanjutkan pertarungan ini? Ayo kita mulai.
Lucifer. Dia punya sebuah pistol besar.
Tendangan hebat!
Gadis Desi.
Kalian mulai begitu lagi?
Ayo bangun!
Kubilang..bangun!
Bangun!
Bangun!
Prateek, bangun!
Bangun!
Bangun!
Prateek, bangun!
Harusnya kau menulis ulasan tentang ayahmu.
Apa pekerjaan ayahmu?
Ayahku?
Pasti ayahmu seorang pahlawan, bukan?
Ayahku? Seorang pahlawan?
Dimana matamu?! Yo, maaf ya!
Oh ya, aku sangat mencintaimu, sayang. Tapi aku tak bisa bicara saat ini.
Ijinkan aku mengutip perkataan Navjot Singh Sidhu.
''Merayu bukan memalingkan kepala tapi memalingkan konsentrasi mata pada jalanan.''
Sampai nanti, sayang.
Ijinkan aku.
Semoga harimu menyenangkan.
Hei, Walter. Ini!
Apa? Permisi, Nyonya!
Nyonya, aku..
Ada apa? Hai..
Berikan kunciku. Kunci?
Kau tak mengerti bahasa TamiI?
Kunci! Cium?
Bukan. Bukan cium, tapi kunci.
Kau tak mengerti? Baiklah. Aku hanya ingin yang besar.
Aku tak mau yang kecil. Yang kecil, aku punya duplikatnya.
Tolong, kau bisa keluarkan itu? Bejat!
Apa yang terjadi denganmu? Tak ada apa-apa.
Ada apa? Ah, hal biasa.
Akashi? Ada lagi yang memanggilnya Jackie Chan.
Aku bukan Jackie Chan! Tak semua orang Cina adalah Jackie Chan.
Tn. Jackie-Chan, duduklah!
Sungguh tak menyenangkan melihat kalian semua.
Aku datang kemari memberitahu kalian bahwa kita mendapat kontrak baru permainan video.
Halo. Untuk dipasarkan juga di India.
Permainan terakhir dari kantor kalian ini tak laku di pasaran.
Jika permainan ini gagal, kantor ini akan ditutup.
Aku terpaksa akan menutupnya!
Tapi jangan kuatir, aku takkan memecat siapapun. Aku akan membuka usaha restoran.
Dimana kau..dan kau..akan..
...menjadi pelayannya.
Dan...Tn. Shekar.
Halo, Pak. Dan kau akan menjadi..
..koki utamanya!
Membuat hidangan Idli, Vada, Dosa, Sambar dan.. Chutney.
Kau ada masalah dengan itu?
Apa ada yang keberatan?
Shekhar? Apa? Katakan sesuatu.
Apa? Ayolah! Ya!
Pak, maaf Pak! Aku keberatan, Pak!
Apa masalahmu?
Aku tak bisa membuat hidangan idlis.
Dosa? Dosa bisa, Pak!
Memakai cabai, masala, rava, bawang, vegetarian, non-vegetarian, Pak!
Dosa tak masalah, Pak! Asal jangan Idlis. Bagus!
Semoga Anda tak keberatan. Sama sekali tidak.
Bagus. Terima kasih, Pak.
Sayang, aku pulang.
Sonia.
Sayang.
Kue panekuk-ku.
Lezat, terima kasih.
Bunga mangkuk kuningku.
Sungguh tak biasanya, kau terlalu bekerja keras.
Kondom, kondom saja.
Tidak, bukan..bahasa Tamilmu nakal sekali.
Bukan kondom, kondom. Tapi konjum, konjum (=kecil sekali).
Kau tak pernah menanggapiku dengan serius.
Lihat saja nanti, bukuku pasti laris sekali.
Tesis-ku tentang kata-kata makian...
...teramat penting bagi India. Suatu keharusan bagi semua wanita India.
Kendalikan dirimu, Sonia. Kau Sonia Subramaniam, bukan Sonia Gandhi.
Kenapa kata-kata makian ditujukan pada para ibu? Dan saudari perempuan?
Kenapa tak ditujukan pada para ayah? Atau saudara laki-laki?
Itu bukan tanggung jawabku.
Pada saat tesisku telah selesai, semua wanita di India..
..akan membusungkan dada mereka!
Terlalu berani sekali.
Baik. Mereka akan bangga mengatakan..
Dasar ayah kue panekuk! Kau kakak bokong besar! Kau paman yang tak pantas!
Kenapa lagunya keras sekali? Aku sedang bicara, bukan menyanyi.
Tidak, bukan kamu, sayang. Sebentar..
Prateek! Kenapa kau..
Prateek!
Ada apa, ayah? Bisa kau pelankan suara itu?
Apa? Kau bisa pelankan suaranya!
Tentu saja, bisa! Jadi..
Astaga! Kau membanting..
Sungguh tak sopan! Kau buat ayah marah. Tunggu saja..
Aku mengawasimu, anak bandel!
Aku mengawasimu! Ada apa, Shekhar?
Anak itu membanting pintu di depanku.
Sudahlah, kemarilah! Sudah saatnya makan malam. Ayo!
Anak bandel!
Shekhar, ceritakan kami tentang permainan videomu yang baru.
Tentu, tentu saja. Lagipula, ini untuk anak-anak.
Bung. Bukan begitu, ayah. Ayah salah mengucapkannya.
Bung! Baik.
Bung, ini benar-benar permainan baru dan punya pahlawan baru.
Tak seperti pahlawan usang yang membosankan.
Aku benci pahlawan. Pahlawan membosankan. Yang baru maupun yang usang.
Kau tak suka pahlawan? Kau lebih suka penjahat?
Ya. Penjahat itu luar biasa. Mereka tak punya aturan.
Mereka selalu menang. Semua yang menghalanginya, hancur!
Hati-hati, ya!
Dengarkan saranku. Buatlah permainan dengan penjahat yang tak pernah kalah.
Bicaramu ngawur sekali! Pahlawan selalu menang. Karena pahlawan inilah..
..kebenaran dan kebaikan selalu menang.
Ya benar, ayah. Sama seperti ayah.
Ayahku, pahlawanku. Prateek!
Jangan sok pintar!
Ijinkan ayah mengutip dari mendiang Tn. V. Shantaram.
'Ikuti jalan yang benar, perangi kejahatan, maka kau akan mati dengan senyuman.'
Selamat malam, ayah. Selamat malam apanya? Diskusi ini belum selesai.
Atau ayah tampar kamu! Satu tamparan, satu.. Shekhar.
Akan kutampar dia.. Shekhar.
V. Shantaram? Ya, benar. Sungguh.
V. Shantaram. Yang benar saja.
Selamat malam, sayang. Baik.
Akan kuhabiskan semua hidangannya sendiri.
Penjahat tak pernah kalah.
Mana mungkin? Tak pernah kalah?
Yang tersayang..
Yang tersayang..
Besok akan ayah tunjukkan padamu, seperti apa itu "jahat".
Bu, apa yang ibu lakukan?
Lekas. Saatnya ke sekolah.
Hari ini ayahmu yang akan mengantarmu. Ayah?
Kami akan terlambat jika ayah yang mengemudi. Seperti nenek-nenek!
Tidak lagi.
Itu ayahmu, bukan? Bukan..
Baiklah, sampai jumpa, anak-anak.
Sampai nanti, ayah. Dah, April. Sampai jumpa.
Prateek, kemarilah. Ayo, ayo.
Ayah. Ayah tahu, aku tak suka begitu.
Ya. Baik.
Ayah ingin mengatakan sesuatu padamu. Kau suka dengan penjahat?
Akan ayah ciptakan untukmu seorang penjahat yang lebih perkasa dari pahlawannya.
Seperti yang kau bilang, penjahat tak pernah kalah.
No comments yet. Be the first to leave one.