The first 200 lines.
L i v e r B i r d s
Ayo. Cepat, duduk!
Berdiri!
Ekuni Yousuke.
Membunuh, pelecehan, dan kriminal kelas kakap.
Dipenjara selama 9 bulan.
Fujiyoshi Kouhei. Penipuan dan pencurian.
Dipenjara selama 9 bulan.
Buka wig-mu.
Baik. Biar aku saja.
Pak, tolong pegangkan.
Perbannya juga.
Diam!
Narushima Ryo.
Kau membunuh orang tuamu sendiri?
Polisi berspekulasi bahwa telah terjadi pembunuhan.
Orang tuanya mengaku telah dibacok oleh anaknya.
Mereka tewas dalam perjalanan ke RS.
Polisi menerima telepon dari tersangka jam 9 pagi ini.
Dia mengaku bahwa dia telah membunuh orang tuanya.
Polisi mengungkapkan, tersangka berusia 16 tahun.
Dan dia masih dilindungi oleh UU Perlindungan Anak.
Meskipun polisi sudah punya bukti, sulit untuk mendakwanya.
Polisi juga menyimpulkan tersangka punya kecenderungan atas kekerasan...
...atau sakit jiwa.
Menurut para ahli, saat ini, para pemuda...
Kau berdarah.
Tolong.
Dia... Mereka...
Hei, pergi sana.
Karena kau masih remaja, kau akan keluar 2 tahun lagi.
Tapi tak ada lagi tempat bagimu di dunia ini.
Tolong.
Tolong bantu aku.
Orang-orang membencimu.
Karena kau membunuh orang tuamu sendiri.
Kenapa kau masih heran?
Ini bukan pertama kalinya kau diganggu.
Sebenarnya ini masih mendingan.
Narushima Ryo, adikmu datang mengunjungimu.
Natsumi.
Apa aku kurusan?
Sedikit.
Kau sudah berubah.
Ini tren.
Kenapa kau bunuh orang tua kita?
Aku tak ingat apa-apa.
Polisi yang bilang padaku kau membunuh orang tua kita.
Itu sebabnya aku berhenti dari sekolah.
Apartemen dan uang kita diambil oleh saudara-saudara kita.
Aku akan kerja di tempat jauh.
Kerja apa?
Melacur.
Aku tak punya pilihan. Semua ini salahmu.
Kau tak boleh melacur!
Duduk!
Aku takkan berikan nope atau alamatku.
Aku tak mau melihatmu lagi.
Dah, Narushima Ryo.
Natsumi!
Natsumi! Natsumi!
Dasar payah!
Jangan coba-coba bunuh diri. Banyak yang menunggumu.
Ayo pergi!
Siapa dia? Pelatih karate?
Dia lebih mirip tukang sampah.
Perhatian!
Buat barisan!
Siapa yang pernah belajar karate?
Coba tunjukkan satu jurus.
Yang belum pernah, ikuti petunjukku.
Tunggu.
Orang di urutan kedua.
495, kenapa kau diam saja?
Ini omong kosong.
Murid karate saja tak bisa kalahkan aku.
Kemari.
Pukul aku.
Beginilah kalau memukul.
Terus berlatih!
Mau belajar karate?
Ulurkan tanganmu.
Kepalkan jari-jarimu, dimulai dari jari kelingking.
Dan tutup dengan ibu jari.
Tarik ke pinggangmu...
...putar dan dorong.
Inilah pukulan lurus (jab).
Cobalah.
Putar dan dorong.
Coba lagi.
Sekarang, cari pasangan dan berduel.
Kau berlatih dengan 259. 259, kemari.
Aku tak bisa kalahkan dia.
Kau tahu berapa banyak energi yang dikeluarkan saat memukul?
Ayo. Pukul aku.
Bangun. Balas aku.
Kau mau berlatih pukulan lurus (jab)?
Kau bisa berlatih dengan tangan terikat.
Berlatihlah dalam hati.
Berlatihlah dalam hati.
Dengan pukulan itu, kau akan semakin kuat.
Ototmu akan membesar jika berlatih 1.000 kali.
Akan menjadi tampak alami setelah naik 5.000 kali.
Malam masih panjang. Waktumu masih banyak.
Tendanganmu masih lemah. Malam ini, lakukan 5.000 kali.
Lambat.
Masih lambat.
Angkat lututmu dengan cepat dan arahkan ke rahang bawah.
Tendang!
Lebih cepat!
Saudara, ini hanya salah paham.
Pergi kau!
Jangan mengira kita takut padamu.
Malam ini, kau mati!
Saat bertarung, kau harus tahu situasimu...
...apakah kau melawan 1 atau 10 orang.
Pertama,jangan coba-coba kabur.
Kalau kabur, kau akan kalah.
Yang duluan menyerang, dia yang menang.
Coba pisahkan mereka dan hajar satu per satu.
Akhirnya, kutemukan yang terkuat.
Dan habisi mereka.
Lalu, yang lain akan takut padamu.
Tn. Kurogawa, aku ingin tahu apakah kau bisa membantuku...
...mengalahkan Narushima Ryo.
Caranya, terserahmu.
Kenapa kau butuh bantuanku?
Tn. Kurogawa.
Sepertinya kau hebat dalam ilmu beladiri.
Tapi di sisi lain, sisi sentimenmu...
...membuatmu kasihan hingga ingin bunuh diri.
Kau takut negara ini akan menjadi kebarat-baratan...
...dan hancur dengan cepat.
Pada saat itu, kau bersikeras...
...kau harus melakukan sesuatu untuk negaramu.
Sehingga kau membunuh perdana menteri.
Lindungi Perdana Menteri!
Guru Kurogawa.
Kita bertarung.
Dalam pertarungan ini, semuanya bebas.
Kau mengajari karate pada Narushima Riyo...
...karena dia mengingatkanmu pada dirimu.
Kalian sama-sama berbuat kesalahan yang fatal.
Kau mau membunuhku?
Tapi Tn. Kurogawa...
...Narushima Ryo harusnya dihukum mati.
Kau sangat paham ini.
Kenapa kau mau membunuhku?
Aku tak boleh mati di sini.
Bunuh dia dan kubantu kau keluar dari penjara ini.
Sama saja. Kau takkan bisa hidup di luar sana.
Dasar lemah.
Tak ada yang menyangka kau bisa keluar dari sini.
Kurasa itu berkat karate.
Tapi Pelatih Kurogawa tak seberuntung dirimu.
Karena dia gagal menjalankan perintah.
Dia dipindahkan ke penjara kota bagian utara.
Kuyakin sebentar lagi musim dingin.
Apa kau takut?
Kau takut karena dia tak membunuhku. Aku akan membunuhmu.
Omong kosong apa ini?
Kenapa aku harus takut padamu?
Narushima Ryo...
Apa maumu?
Waktunya habis.
Mau bertarung di L.F?
Kau berani?
Tak ada yang mampu mengalahkan Sugawara Naoto.
Tapi kau sangat kuat. Kurasa kau mampu.
Jika kau menang...
...akan dihadiahi 20 juta.
Lalu kau bisa berhenti dari pekerjaan ini.
Kau takkan bisa seperti Naoto.
Karena kau Narushima Ryo.
Kau sudah menyadari perbuatanmu.
Aku sudah muak di penjara.
Tak ada yang boleh meremehkanku lagi.
Takkan ada yang bisa memperlakukanku begitu lagi.
Tidak akan!
Narushima Ryo!
Ini untuk orang tuamu yang sudah mati!
Atau mereka akan gentayangan membalas dendam padamu!
"Natsumi"
"Gadis tercantik bulan ini."
"Natsumi"
Yang mana Natsumi?
Natsumi?
Aku Natsumi.
Cuma aku Natsumi di sini.
Saat ini aku bebas.
Mari bercinta di sini.
Cepatlah.
Aku tidak mencarimu.
Lakukan sesukamu.
Tambahkan saja bayarannya.
Apa berbekas?
Tega sekali kau melukai wajahku.
Aku mencari nafkah dengan wajah ini.
Ini punya Natsumi?
Apa dia pacarmu?
No comments yet. Be the first to leave one.