Delhi Safari

Delhi Safari

Download Indonesian Subtitle

Release info

Delhi Safari (2012) BRrip-720p 1080p indonesia
A Commentary by jauhdekat2500
IDFL™ Subs crew

Tags

brrip
720p
720
1080
Published on: 2013-05-30
Downloads: 58
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 176 lines.

Tranlated by Syarif Hidayatulloh IDFL™ Subs crew

Aku tak ingin pergi ke tempat lain.

Rumahku disini.

Aku hidup di hutan ini.

Aku sudah kehilangan ayahku.

Aku tak ingin...

Aku tak ingin kehilangan rumahku, juga.

Ah!

Waktu habis, yah.

Baiklah, menyerah?

Tak ada kesempatan.

Benar. Kau tak mempunyai kesempatan.

Oh, yeah? Ayo coba lagi, dan aku akan menghajarmu!

Dengarkanlah.

Jika yang bicara pukulan kirimu, Kau akan menjadi raja hutan.

Seperti ayahnya, pandai bicara.

Aw, sayang, jangan salah paham.

Kita hanya, um...

Hmm, baiklah...

Dia hanya mengatakan... - Huh?

betapa cantiknya matamu saat kau marah padanya.

Sungguh? Oh, yeah, tentu.

Jangan pura-pura bodoh.

Kalian berdua layak dipukul pantatnya.

Wow, kau seorang penyair, Bu.

Sangat lucu.

Kau, diamlah.

Dan kau, berhentilah berkelahi.

Apa kau mencoba menjadikan anakku seperti Rambo dalam semalam?

Sayang, Dia perlu belajar cara mempertahankan diri , kan?

Aku menjadikannya jagoan.

Tepat.

Dia bukanlah jagoan. Dia hanya anak-anak.

Ibu, tenanglah.

Jangan menyuruhku tenang.

Bagaimana jika kau terluka?

Kalian berdua tak tahu...

Bagaimana perasaan seorang ibu.

Oke, Lanjutkan bercandanya, tapi jangan merengek padaku.

Hmm!

Uh-oh, Perasaanku, kau akan tidur..

di luar goa malam ini, yah

Jangan khawatir, Yuvi.

Aku punya rahasia untuk mengembalikan kesisi baiknya.

- Bagaimana? - Dengan sebuah lagu.

Sultan!

Yuvi!

Ayo.

Sultan!

Oh, Tidak! Yuvi!

Papa?

Yuvi!

Jika Papa disini...

Dan jika salah satu dari kita terbunuh,

Kau pikir dia akan menyuruh kita semua harus lari?

Kita yang tersisa tak seperti dia, Yuvi.

Kita tak sekuat ayahmu.

Tetapi dia selalu mengatakan, kalianlah..

yang membuatnya berani dan kuat.

Itu semua karenamu.

Banyak hal baik tentangnya, Aku yakin, tapi hari ini dia tertembak.

Besok, mungkin salah satu dari kita.

Lagipula, Apa bedanya..

jika kita menetap atau pergi ke tempat lain?

Maksudku, jujurlah,

Jika kau melihat isi hutan, kau sudah melihat semuanya.

Kita harus pergi.

Kau sebut dirimu binatang liar?

Gerombolan pengecut!

Raja kita telah mati, jadi gimana?

pasukan kita masih utuh.

Jadi apa yang akan kita lakukan,

Membiarkan manusia mengusir kita dari rumah kita,

atau memamerkan nyali mereka di seluruh hutan?

Orang-orangku hanya menunggu perintah dariku.

Satu kata. Perang!

- Perang! - Perang!

Perang!

- Perang! - Perang!

Perang!

Aw, Diam.

Apa masalahmu, chimpo?

Selalu dengan perang & kekerasan.

Santai, kawan.

Aku tahu ini keputusan yang sulit,

tapi bertarung bukan jawaban untuk semuanya.

Yeah, kau benar.

Besok, kita harus menghampiri mereka dan mengatakan,

"Selamat pagi, boss!"

"Oh, Ngomong-ngomong, akan sangat keren..

jika kau berhenti membunuh kami dan membawa bulldozermu pergi dari sini,"

dan dia akan bilang,"Maaf, Fuzzy, Aku tak tahu.

"Tak masalah sih. Kami akan berkemas dan segera pergi.

"Kau mau kopi?"

Kau tak paham.

Aku tahu semua tentang manusia.

Mereka menembak satu sama lain setiap hari dalam seminggu.

Menurutmu, apa mereka tidur setelah menembakmu?

Ka-bang! Bang!

Hey, dengar, chimpo.

Mereka tak semuanya begitu.

Disana pasti ada beberapa orang yang beradab.

Kau tahu, seperti berbicara, obrolan, uh, berbagi tips cara berkebun.

Baiklah, mari kita berpura-pura sebentar..

bahwa mereka mau mendengarnya.

Bagaimana caramu berbicara dengan mereka?

Apa ada seseorang disini yang mengerti bahasa mereka?

Adakah?

Aku tahu ada seseorang! - Benarkah?

Apa? Siapa?

Tunggu, Apa yang baru kukatakan?

Aw, Jangan mendengarkan si Bulu berotak

Benar, tunggu, Kurasa aku tahu.

Aku kenal seseorang yang sedang kau cari.

Dia tak hanya bicara bahasa binatang, dia juga bisa berbicara bahasa manusia.

Siapa?

Namanya?

Namanya... Tunggu.

Siapa namanya?

Aku menulisnya di suatu tempat.

Ah,"Sebut saja Mother."

Uh..."Laundry."

Bukan, bukan.

Siapa namanya?

Hentikan!

Maaf

Menurutmu ini sebuah lelucon?

Ini serius, dasar kau idiot.

Pembicaraan tak akan berhasil.

Kita harus memulai perang!

Cukup! tenang, Bajrangi.

Tak ada lagi bicara pertempuran.

Ini sudah berakhir.

Kita sudah memutuskan.

Dalam 2 hari lagi, kita akan meninggalkan hutan.

Ah.

Saatnya pergi, sayang.

Ohh...

Uh, Pigeon?

Apa? Huh?

Satu-satunya yang bisa berbicara dengan manusia, Dimana ia tinggal?

Apa? Siapa kau?

Oh, Pigeon, Ini aku Yuvi.

Huh? Hmm... Siapa kau?

Yuvi.

Ha, itu kau.

Kau harus kembali

Cepat, sekarang. Kita semua harus pergi.

Aku harus pergi.

Aku tahu, tapi kemana?

Kemana? baiklah, aku... Mmm, hmm!

Pertanyaan yang bagus.

Uh, Rumahku...

disini.

Ya.

Namanya Alex.

Dia adalah burung beo peliharaan seorang sutradara film besar.

Dia tak bisa terbang antar ruang untuk menyelamatkan hidupnya,

Tapi bisa berbicara bahasa apapun...

India, Inggris, Jerman, Perancis, Klingon...

dan hanya itu yang kuingat.

Dan ngomong-ngomong, Kenapa kau ingin tahu?

Kupikir aku punya rencana.

Kemarahanmu adalah musuhmu, seriuslah.

Semua kemarahan ini akan memberimu keburukan, kuberitahu.

Dengarkan, berhenti dan makanlah pisang,

atau buatlah ciuman.

Kau akan hidup lama, monyet kecil.

Lain kali kau akan merasa ada perubahan

jangan kemana-mana, tarik nafas dalam-dalam...

Awas.

Ohh!

Ingatlah kata bijak ini.

1, 2, 1, 2, 3.

Aku sebut ini Pelukan Bagga bear.

Aku memeluk seekor monyet kecil...

More Indonesian subtitles for Delhi Safari

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left