The first 200 lines.
Kamu menepati janji.
Kamu janji padaku hari itu kamu akan datang ke Mom's Diary.
Dia wanita paling bahagia di Korea.
Dia seorang peri.
Apa dia turun dari langit?
Dia cantik sekali.
Saat aku melihat Hee Ra dari monitor saat menuju ke sini,
aku teringat akan masa mudaku.
Apa dia mirip denganmu?
"Apa mereka mirip?"
Terima kasih.
Julukanku juga selalu Gadis Baik.
Orang-orang memanggilku malaikat.
Ok Jin, kenapa kamu tiba-tiba memuji diri sendiri?
Biasanya aku tidak pernah memuji diri sendiri.
Kalian semua cantik sekali.
- Apa penebangmu sehat? - Dia tampak sangat lembut.
Penebangku? Ya.
Dia peri Tao. Karena itu aku memanggil suaminya "penebang".
Omong-omong, kamu pernah bertemu para ibu ini sebelumnya?
- Ya. - Di mana kalian bertemu?
- Di konser Jong Kook... - Di konsernya.
Ya.
Saat kami bertemu dia di konser itu, aku menyuruhnya datang ke acara ini.
- Ya. - Aku beri tahu dia.
Aku menunggumu.
Aku bertanya-tanya kenapa kamu tidak datang.
Aku bertanya ke Soo Jong.
Benarkah?
Terima kasih.
Sebelum kita mulai,
ada sesuatu yang harus dirayakan.
Soo Jong dan Hee Ra akan menghadiri perayaan
yang diadakan oleh Majelis Nasional,
Hari Pasangan Sedunia 2019.
Mereka memenangkan Penghargaan Pasangan Tahun Ini.
Benarkah?
- Berarti aku tidak salah. - Mereka pantas mendapatkannya.
Dia wanita paling bahagia di Korea.
Ya.
Ini ulang tahun pernikahan kami yang ke-26.
Soo Jong tidak begitu pandai dalam hal yang kukuasai.
Aku payah dalam hal yang Soo Jong kuasai.
Kami saling melengkapi.
Karena itulah kami saling pengertian.
Yang paling penting,
kami sering saling memuji.
Kami sering menyatakan kekaguman terhadap satu sama lain.
Aku iri padamu.
Karena itu kamu sangat baik.
Dia mengatakan sesuatu yang sangat penting.
Pasangan yang memiliki banyak masalah
biasanya tidak saling memuji.
- Menurut mereka itu memalukan. - Ya.
Mereka tidak mengungkapkan cinta mereka.
Tapi mengungkapkan cinta sangat penting.
Kenapa kamu tidak melakukan itu kepada suamimu?
"Ini gilirannya untuk mencoba"
Cobalah puji dia.
- Suamiku... - Katakan sendiri kepadanya.
Aku tidak pandai memuji.
Suamiku selalu memujiku.
- Ya. - Karena itu...
Kamu harus melakukannya juga.
Aku? Itu memalukan.
"Suamiku."
"Tae Hwan, sayangku."
Aku tidak ingin bilang "sayangku".
Tae Hwan, terima kasih.
Kamu bersamaku lebih dari 50 tahun.
Walau kamu agak pemarah,
kamu selalu memahamiku.
Kamu sering memuji dan menghormatiku.
Tapi kadang,
kamu tidak paham kenapa aku kesal.
- Tolong memuji saja. - Kadang itu terjadi.
- Puji dia. - Puji dia.
Itu membuatku marah.
Tapi terima kasih sudah baik kepadaku selama ini.
- Begitu rupanya. - Terima kasih.
- Jaga kesehatan. - Katakan kamu mencintai dia.
Aku tidak ingin bilang aku mencintai dia.
"Aku tidak ingin bilang aku mencintai dia"
- Astaga. - Kalian harus saling memuji.
- Kamu harus mencoba juga. - Saat ibu Soo Hong melakukan itu,
ibu Jong Kook tampak gugup.
- "Aku harus bilang apa?" - "Ini sangat mendadak."
"Aku harus bilang apa?"
- Puji suamimu. - Puji suamimu.
- Aku akan memujinya. Chung Su. - Katakan "sayang".
"Sayang"? Aku tidak pernah mengatakan itu.
Kalau begitu "Chung Su".
- Bahkan hal yang harus kulakukan... - "Chung Su".
- Menjaga cucu-cucu kita... - Lihat kamera.
Berbenah... Terima kasih sudah melakukan semua itu untukku.
- Terima kasih. - Katakan kamu mencintainya.
Aku mencintaimu.
- Kalian harus saling memuji. - Kamu harus melakukannya juga.
- Benar. - Pujilah istrimu.
- Di rumah, - Kamu harus melakukannya juga.
aku sering memuji istriku. Dia bilang,
"Hentikan!"
- Aku serius. - Lakukan saja.
- Apa? - Sudah waktunya.
Kamu pasangan paling bahagia di sini.
"Malu"
Astaga, aku malu.
- Kamu menyuruh kami melakukannya. - Aku tersipu.
Kamu menyuruh kami melakukannya.
- Kamu harus melakukannya juga. - Maksudku...
Kamu menyuruh orang melakukan berbagai hal. Kenapa kamu tidak?
Lakukan saja.
Jika kulakukan, kamu harus melakukannya juga.
Aku harus memuji siapa?
Siapa pun...
Katakan, "Apa kabar?"
"Apa kabar?"
Lakukan.
"Ragu"
Katakan namanya.
- Aku penasaran apa panggilannya. - Katakan namanya.
- Kamu memanggilnya apa? - Aku selalu bilang "sayang".
Sayang.
Dahulu, saat orang gipsi tersesat,
mereka mengikuti bintang
"Tertawa geli"
untuk mencari jalan.
Jika aku tersesat dalam hidupku,
kamu akan yang memandu jalanku.
Aku akan selalu mencintaimu.
Bagaimana dia memikirkan itu?
Itu sangat romantis.
Istrinya harus menonton episode ini.
- Benar. - Beri tahu dia dahulu.
Suruh dia menonton ini.
Tolong kirimkan surat resmi ke MBC.
Saat Soo Jong tampil di acara kita,
aku bertanya kepadanya
dan hampir dimarahi olehnya.
- Itu pertanyaan resmi kita. - Ya.
"Kapan cinta kedaluwarsa?"
"Bagaimana bisa cinta kedaluwarsa?"
"Bagaimana bisa cinta kedaluwarsa?"
- Dia sungguh marah. - Dia marah.
Setelah acara, dia mengajak Jang Hoon ke kamar mandi
dan memarahinya, "Bagaimana bisa cinta kedaluwarsa?"
Aku tidak bisa membayangkannya.
Karena Soo Jong lebih tua,
- Jang Hoon diam saja. - Tentu saja.
Soo Jong terus bertanya, "Bagaimana bisa cinta kedaluwarsa?"
"Tertawa"
- Tapi itu pendapat Soo Jong. - Ya.
Menurutmu kapan cinta kedaluwarsa?
Dia tidak bisa jawab.
Cinta masih berjalan.
- Selalu. Tidak pernah berakhir. - Ya.
Kenapa kamu bahkan menanyakan ini kepada pasangan ini?
Benar.
Tidak ada gunanya.
Itu tidak masuk akal.
Tunggu.
Aku dengar dari staf
- kita akan melihat - Seseorang yang sangat istimewa.
sesuatu yang luar biasa
- hari ini. - Seseorang
yang sangat ingin kita lihat akan ada di video hari ini.
Dia
bahkan lebih hemat daripada Jong Kook.
Aku ingin melihat ayah Jong Kook.
Apa dia akan muncul hari ini? Itu bagus.
Kita akan bisa melihatnya sebentar lagi.
"Ayah"
Arloji Ayah...
"Arloji tua berusia 45 tahun"
"Sepatu tua berusia 25 tahun"
"Ponsel geser 2G"
"Dia mengeluarkan sesuatu dari sakunya"
"Dia membelah tisu"
Dia membelahnya.
Mungkin wajahku akan merona.
"Mungkin wajahku akan merona"
"Kamu akan bertemu sang legenda hari ini"
"Konser Pertama Park Soo Hong, Ibu Stres"
"Lebih Menyebalkan Daripada Menopause"
"Konser Soo Hong lebih menyebalkan daripada menopause,"
- kata ibu Soo Hong. - Astaga.
Astaga.
"Hari konser Park Soo Hong"
"Soo Hong duduk sendirian di ruang tunggu"
Ayah sudah sampai.
"Soo Hong dikunjungi oleh ayahnya"
Ayah Soo Hong. Lama tidak bertemu.
- Hei. - Terima kasih.
Bernyanyi bukan masalah besar. Lakukan saja.
Baik, Ayah.
Jangan khawatir, Ayah.
Aku akan...
Baiklah. Ayah mendukungmu apa pun yang terjadi.
Yakinlah dan tampil dengan baik.
"Ayah mendukungmu apa pun yang terjadi. Yakinlah dan tampil baik"
No comments yet. Be the first to leave one.