The first 200 lines.
Sebelumnya di Secrets of Sulphur Springs...
Siapa kalian?
Aku kenal jika kalian pekemah.
-Aku Harry, dan ini... -Hermione.
Ayahku berkata dia tak tahu Savannah. Dia membohongiku.
Ini setiap tempat kami merasakan hawa dingin. Di dapur, ruang makan.
-Ada ruangan di balik tembok ini. -Ruang rahasia?
Mungkin ditutup puluhan tahun lalu.
Di bawah naungan pohon mapel
Ayah berbohong. Dia kenal Savannah.
Kau dapatkan ini dari Harper?
Kau dan Harper dilarang bertemu.
Kau hari ini pergi ke sana? Tremont?
-Ibu dahulu berkemah di sana? -Tentu tidak.
Kau membuang waktumu dengan Savannah aneh itu.
Kau pasti anak baru.
Aku Jessica, tetapi semua orang memanggilku Jess.
Ibuku berkata dia tidak pernah ke perkemahan.
Dia merahasiakan sesuatu, sama seperti ayahmu.
Bagaimana kita tolong Savannah?
Dia di sini.
Kau sungguh harus membuangnya saja.
Tidak, bisa kuperbaiki.
Aku hanya perlu... Griffin, pria yang tepat untuk itu.
Kami bisa segera memperbaikinya, benar?
Baik, aku akan membiarkan kalian.
Kau di mana?
Sebenarnya, kini waktunya tak tepat.
Ayo, Griff. Mari tunjukkan kepada ibumu kita bisa.
Hanya butuh sebentar saja.
Butuh bantuan apa?
Pegang ini. Benar. Kencangkan tiangnya.
-Aman, ya? -Ya, tentu.
-Aku boleh pergi? -Ya.
Kakek.
Hei, Griffin.
Sedang apa di sini, Ayah?
Yang lebih penting, Nak.
Sedang apa kau di sini?
Bisa bawakan tasku dari mobil, Griffin?
-Aku mau, tetapi aku harus pergi... -Griffin, bantu kakekmu.
Sepertinya dia tak akan tinggal lama.
Aku akan tinggal selama mungkin untuk menyadarkanmu.
Harusnya tak di sini, Bennett.
Tak ada yang harus.
GADIS HILANG!
Modal recehan jadi jutawan! Visi Misi Foya Foya, cuma di RECEH88
Tak ada di sini.
Pasti ada. Cari lebih teliti.
-Wyatt. -Aku sedang mencari.
Kutemukan.
Kalian menakutiku.
Kami menakutimu?
Kau sedang apa di sini?
Kukira kau tak boleh datang lagi.
Aku menyelinap untuk bertemu Griffin.
Kalian sedang apa di bawah sini?
Tak ada yang percaya kami soal hantu Savannah.
Jadi, kami akan merekam dengan kamera.
Tinggal cari tahu cara kerjanya.
Kurasa itu butuh kaset di dalamnya.
Adikku kutu buku soal hal itu.
Dia bisa menjelaskannya.
Kalian harus menemuinya.
Kalian seharusnya tidak ke bawah sini.
Kau pun tak boleh. Kami tak akan beri tahu jika kau juga.
Baiklah.
Kurasa mereka tak temukan bungkernya.
Tidak, tetapi akan kacau jika itu terjadi.
Kita harus lebih hati-hati.
-Kau siap? -Tentu saja.
Kita harus pergi dan mencari tahu rahasia orang tua kita.
Juga harus cepat.
Saat kita merasakan hantu Savannah di kamarmu semalam,
kurasa itu caranya mendesak kita, seakan-akan dia ingin kita bergegas.
Aku mengerti. Kita tak punya banyak waktu.
Kakekku baru saja datang.
Kini, kami harus makan malam keluarga.
-Kau tak bisa mengelak? -Mustahil. Karena ada Kakek,
ayahku bersikap lebih aneh dari biasa.
Aku tak mengerti. Sewaktu kecil, dia sangat santai.
Apa yang terjadi dengannya?
-Kenapa kau sangat nakal? -Kenapa kau sangat egois?
Aku tidak egois, aku bergembira. Kau harus mencoba itu.
Maaf, gembira versiku
tak termasuk curi punch dan membuangnya di mata air.
-Bagaimana kalau itu memikat beruang? -Beruang? Di Louisiana?
Terserah! Kau akan terus terlibat masalah dan Ben bisa diusir.
Ben bebas melakukan maunya.
Begitu pula aku.
Hanya karena kau bertingkah ibarat kau pemimpin semua di sini, Jess,
bukan berarti kau begitu.
Itu ibumu?
Ya, dia jauh berbeda sekarang.
Akan kucari ayahku.
Kucoba memancingnya bicara.
Aku akan tanya Jess, maksudku, ibuku.
-Astaga, ini aneh sekali. -Aku tahu.
-Apa dia mau bicara denganmu? -Jangan cemas.
-Aku punya strategi. -Ya.
-Ingat, jangan ketahuan. -Sudah kupersiapkan.
Harry, apa kabar?
Kau belum diusir dari hotel?
Belum.
Kenapa? Kau dan Savannah butuh ide lelucon?
Begitu rencananya ada, akan kami beri tahu.
Bagaimana dengan dansa kamp?
Kalian akan pergi bersama, bukan?
Tidak.
Maaf.
Kukira kau menyukainya.
Maksudku, ya, aku suka.
Savannah berbeda.
Tentu, tak semua orang menghargai itu.
Hei. Kau baik-baik saja, Jess?
Aku terlihat tak baik?
Tidak, kau baik.
Hanya... Kulihat kau dan Savannah bertengkar di luar.
Itu bukan pertengkaran.
Hanya Savannah bertingkah menjengkelkan seperti biasa.
Ya, dia cukup jahat kepadamu.
Benar, bukan? Dia kira dia keren, tetapi semua itu palsu.
Aku tak percaya Ben tak menyadarinya.
Kau cemburu soal dia dan Ben?
Cemburu? Kepada si yatim Annie? Yang benar saja.
Aku hanya berpikir kalau tempat ini
akan jauh lebih baik jika dia pergi.
Lagu apa itu?
Hanya sesuatu yang kukerjakan.
Kau yang menulisnya?
Ya.
Aku seharusnya berlatih untuk pertunjukan bakat besok.
Ayahku akan datang dan dia ingin aku memainkan lagu membosankan dan klasik.
Entahlah.
Aku lebih suka laguku.
Maka kau harus lakukan.
Lagu yang kau mainkan itu mengagumkan.
-Sungguh? -Ya.
Terima kasih.
Tentu saja, aku harus menyelesaikannya dahulu.
Mau bantu?
-Ya. -Luar biasa.
Ibuku jelas cemburu dengan Savannah.
Dapat informasi dari Ben?
Tidak banyak.
Dia menunjukkan lagu yang sedang dia tulis.
Aku membantunya.
Sungguh membantu menulisnya.
Akhirnya aku bermain gitar dengan ayahku.
Griffin, tujuan kita bukan jadi teman orang tua,
tetapi selamatkan Savannah.
Aku tahu. Dia tidak terlihat merahasiakan apa pun.
Pasti ada. Untuk apa lagi ayahmu berbohong?
Ibumu pun berbohong.
Karena itu aku serius menanyainya,
dan bukan hanya main musik bersama.
Kami tak bermain.
Kau hanya kesal karena ayahku saat kecil itu asyik,
dan ibumu saat kecil jahat sekali.
Kita sebaiknya kembali.
Tak ingin kau melewatkan makan malam dengan ayahmu.
Aku akan perbaiki kamar tamu jika tahu kau mau datang.
Kuharap itu tak masalah.
Aku bisa tahan.
Griffin, kami menunggumu. Kau dari mana saja?
-Mengerjakan PR. -Sepanjang sore?
Bagus. Griffin, belajar yang rajin, jadi terbaik dan lakukan hal penting.
Itu cara Campbell.
Setidaknya, sampai baru-baru ini.
Aku melakukan hal penting, Ayah tersayang.
-Ingat bagaimana tempat ini dahulu? -Sangat ingat.
Aku cemas malah ingatanmu yang buruk.
Belum terlambat untukmu kembali ke Chicago.
Aku bisa memasukkanmu kembali ke firma.
-Kau melakukannya dengan baik. -Ayah, cukup.
Anak-anak, kalian menyembunyikan apa?
Kami menemukannya.
Kakek sudah sangat tua.
Apa Kakek tahu di mana kami bisa menemukan kaset?
Wyatt. Aku minta maaf.
Tak apa-apa.
Jadi, kalian ingin merekam apa dengan itu?
Hantu.
Hantu Savannah.
Savannah?
Berapa kali aku perlu katakan jangan membahas hantu lagi?
Kau pendiam saat makan malam.
Ada apa?
Kenapa anak laki-laki mengesalkan?
Kau membahas anak laki-laki tertentu?
Kuharap bukan yang tinggal di sebuah hotel
yang sudah kuminta kau untuk menjauhinya.
Tidak, bukan Griffin.
Hanya saja anak laki-laki pada umumnya bisa menjadi sangat tidak dewasa.
Ya, aku ingat bagaimana rasanya.
Kemari.
Anak laki-laki bisa membuatmu sangat kesal.
Khususnya saat kau tertarik.
Apa cinta pertamamu membuatmu kesal?
Jika itu termasuk mengisi dua buku dengan lirik Mariah Carey, maka, ya.
No comments yet. Be the first to leave one.