The Sound of Silence

The Sound of Silence

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Sound Of Silence 2019 1080p WEB-DL H264 AC3-EVO
A Commentary by Bandar1

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
AC3
1080
Published on: 2019-09-16
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

25. 30. 35, 40.

41, 42.

Parkinson, jadikan itu 42.

Kebisingan di Times Square,

Menguras 42 persen pendengaran kita.

Hentikan pemutar fonograf.

Apa yang kau dengarkan?

Aku tak mendengarkan apa-apa.

Sama sekali?

Benar. Ini untuk tak mendengarkan apapun.

Berapa lama lagi waktu yang dibutuhkan?

Dengar, kupikir aku membayarmu untuk membuat apartemenku kedap suara.

Itu B-flat.

Apanya?/ Unit pemanasmu.

Itu radiator yang buruk.

Tapi kau mendengar suaranya, bukan?

Masalahnya adalah unit pemanasmu.

Saat disatukan dengan nada-nada rendah dari perabotan dapurmu,

Nada yang dihasilkan dari radiatormu...

...berkontribusi terhadap kecemasanmu.

Benarkah?

Hubungi nomor ini Selasa sore depan jika kau masih punya masalah.

Halo, kau tersambung pada mesin penjawab Peter Lucian.

Jika aku memberimu nomorku, nomor yang kau hubungi sudah benar,

Tapi pada waktu yang salah.

Silakan jelaskan secara singkat situasimu...

...lalu tinggalkan nomor telepon.

Hei, Peter. Ini Brian Mosden dari Tribeca.

Dengar...

Awalnya aku tidak yakin,

Tapi aku tak pernah tidur se-nyenyak ini selama berbulan-bulan.

Terima kasih untuk apapun yang kau lakukan pada mesin blender-ku.

Hai. Aku mendapat nomormu dari temanku Alex.

Aku ingin membuat jadwal untuk...

Apapun yang kau lakukan untuk Alex.

Dia dan pacarnya semakin akur sekarang.

Nomorku 646-240-008.

Radiator berkontribusi terhadap kecemasanmu.

Tapi kau mendengar suaranya, 'kan?

Itu B-flat.

Apanya?/ Unit pemanasmu.

Tes lapangan. Central Park.

G-mayor.

Kau tepat waktu.

Aku sebenarnya terlalu cepat.

Kurasa kau Peter?/ Benar.

Aku Ellen. Kau mau masuk ke dalam?

Sebenarnya, aku lebih ingin berikan kau beberapa pertanyaan...

...di luar apartemenmu terlebih dulu sebelum kita masuk.

Oke./ Kau mau duduk?

Ini sangat membantuku untuk merekam ini jika kau tak keberatan.

Tentu, tak masalah. Ini lebih formal dari yang kukira.

Aku merasa jika saat klien bicara tentang rumah mereka saat didalamnya,

Mereka cenderung kurang bicara terbuka tentang permasalahannya.

Itu cukup sulit untuk bicara tentang masalah hubungan,

Dalam kasus ini, apartemenmu dengan kehadiran pasangannya.

Aku tak pernah berpikir begitu.

Jadi, untuk memulai.

Jelaskan padaku kepribadianmu.

Kepribadianku?

Dirimu sendiri.

Seperti, sebutkan namaku,

Memperkenalkan diri, hal-hal seperti itu?

Jika itu yang kau inginkan.

Namaku Ellen Chasen.

Aku dari Ohio.

Tapi sekarang aku tinggal di New York.

Mungkin kau bisa jelaskan masalahmu padaku sekarang.

Aku selalu letih.

Kelelahan, sebenarnya.

Saat aku tiba di kantor keesokan paginya,

Aku letih lagi.

Di mana kau bekerja?

Aku bekerja di organisasi nirlaba bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Itu di Midtown.

Dan kau berjalan ke kantor?

Ya. Aku bisa membantu orang setiap hari. Jadi melihat mereka...

Mereka bisa memulai kembali hidupnya, aku bisa melihat itu.

Itu bagus.

Bukan, aku bertanya, "Apa kau berjalan ke kantor?"

Maaf.

Tidak. Itu sekitar 40 blok.

Aku butuh perpanjangan waktu di setiap ruang.

Khususnya dapur, kamar mandi, kamar tidur.

Ya, tak masalah.

Mau aku ambilkan kau air?

Sebenarnya, aku ingin ini seperti apa adanya.

Tak ada suara tambahan.

Tak ada perabotan tambahan.

Tidak, terima kasih.

Dapur.

Keran.

Keran dan mesin blender.

Kulkas.

390.

Hillary./ Kau tak jauh dari tempatmu.

Hai, ya, maaf, aku tak bisa bicara,

Karena aku bersama seseorang sekarang.

Apa kau bersama pria di sana?

Tidak, bukan itu sebabnya.

Ya. Oke, sampai nanti.

Oke. Sampai nanti.

Maaf.

Jadi, pada titik ini, aku ingin masuk ke kamar tidurmu...

...jika kau tak keberatan, Ellen.

Aku biasanya melakukan kunjungan ini yang terakhir karena itu paling personal,

Tapi aku harap kau merasa sedikit lebih nyaman denganku sekarang?

Tentu. Silakan.

Boleh aku melihat?

Boleh jika aku berbaring?

Apa itu hal yang biasa?

Kau menyebutkan di telepon jika kau kesulitan tidur saat malam.

Apa itu benar?/ Benar.

Itu membantuku jika aku me-reka ulang rutinitas pagimu semirip mungkin.

Apa kau tidur menyamping?

Tidak./ Tidak.

Aku harus mengulas materialmu untuk yakin,

Tapi menurutku masalahmu berada di dapur.

Apa kau makan bagel setiap pagi?

Tidak. Sesekali. Tapi biasanya roti panggang. Dengan buah.

Baik. Menurutku kau butuh pemanggang roti baru.

Seharusnya itu saja.

Aku perhatikan mesin pemanggang rotimu menghasilkan E-flat.

Dan kulkasmu mendengungkan G.

Nada dasarnya halus,

Tapi mengirimkan C ke seluruh apartemen.

Ini.

Kau dengar itu?

Suara mekanis itu?

Atau mungkin itu pola angin di East Side.

Itu sangat konsisten.

Baiklah. Jadi...

Mesin pemanggang baru harusnya selesaikan masalahmu.

Menurutmu ini sesederhana itu?

Secara teknis, kulkasmu sekuensi sempurna.

Dan minor ketiga menciptakan yang dihasilkan pemanggang rotimu,

Disambungkan dengan tonik dari lingkungan sekitarmu...

Dan kau memiliki depresi.

Jadi, aku akan segera mengirim mesin pemanggang roti model baru.

Tapi kita sebaiknya berbicara dalam beberapa hari selanjutnya.

Ya, tentu saja.

Baiklah.

Dia suka lagu-lagu lama.

Menurutku itu bagus./ Itu memang bagus.

Semuanya di sini sangat bagus.

Mungkin aku sebaiknya pindah ke Brooklyn.

Mau bertukar apartemen?/ Jangan berteriak.

Cleo masih tidur siang./ Maaf.

Aku tahu, ini bagus, luar biasa.

Tapi kadang itu sedikit aneh tinggal di sana.

Apartemennya terlalu besar.

Dan aku masih menerima surat-suratnya Patrick.

Aku benci itu.

Yang terpenting, itu murah. Jadi kenapa aku harus pergi?

Benar.

Ini untuk kestabilan sewa apartemen.

Sial!/ Kemari...

Tidak, tak apa. Aku akan ambil lap./ Biar aku ambilkan kau...

Ada lap di meja sana.

Baiklah.

Kenapa semua colokan terlepas?/ Ya.

Itu fobia terbaru Landon.

Fobia?/ Dia takut apartemen kebakaran...

...ketika kami tak di rumah.

Atau ketika kami tidur.

Atau ketika kami makan malam.

Atau ketika kami bercinta.

Baiklah. Itu bukan fobia. Itu ekstra waspada.

Jadi kau membiarkan semua colokan terlepas?

Kebakaran korsleting listrik seketika...

...adalah hal paling lumrah dari yang kau pikirkan, oke?

Khususnya di perkotaan. Aku sering membaca tentang itu.

Itu OCD dia.

Di mana kau membaca soal ini?/ Internet.

Bagaimana penyetem rumah yang kami berikan padamu itu?

Landon suka orang itu./ Aku menyukai dia.

Ya, itu sedikit aneh.

Aneh bagaimana?/ Mengapa? Dia menyeramkan?

Tidak, tidak, tidak... Sama sekali tidak menyeramkan.

Meski dia memang berbaring di ranjangku.

Itu terdengar menyeramkan./ Tapi bukan dalam hal menyeramkan.

Tidak... Dia tidak menyeramkan.

Dia sebenarnya sangar sopan dan sangat profesional.

Dia bilang padaku jika aku butuh pemanggang roti baru.

Apa?/ Kenapa itu lucu?

Mungkin itu membantu.

Itu terdengar konyol, tapi dia bicara padaku tentang...

...tonik di lingkungan sekitarku...

...dan bagaimana kulkasku berkontribusi...

...terhadap akord yang menindas./ Ya.

Apa?/ Ya, itu kebiasaan dia. Benar?

Ini, dengar. Ini dari "Talk Of The Town."

"Menurut Peter Lucian, keheningan adalah suara yang ramai..."

"Dalam prakteknya dia menawarkan solusi..."

"...untuk depresi, kecemasan, kelelahan,"

"Semua yang dipicu oleh rincian sonik rumah kita," dia menjelaskan.

"Setelah tur dadakan..."

"...dari tempat perlindungan bom curah era Perang dingin yang ia sebut rumah..."

Orang ini sangat keren.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left