You Are My Spring

You Are My Spring (너는 나의 봄)

Download Indonesian Subtitle

Release info

너는-나의-봄-You-Are-My-Spring-E04-NEXT-NF
너는-나의-봄-You-Are-My-Spring-E04-WEB-DL-NF
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2021-07-13
Downloads: 17
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dokter Chase!

Maaf. Aku salah mengenali orang.

Tidak apa-apa.

Bagaimana rasanya kembali ke tanah airmu?

Entahlah. Aku belum tahu.

Rupanya begitu.

Makanan di sini sangat enak. Sedikit pedas, tetapi…

Sepertinya aku bisa betah tinggal di sini.

EPISODE 4

BIODATA TAMU NARATAMA

AMERIKA SERIKAT

LANCAR BERBAHASA KOREA TAK BISA MAKAN MAKANAN PEDAS

MINTA SEPULUH SIKAT GIGI TIAP HARI

RUMAH SAKIT ST. KAISER

PENCARIAN DOKTER

"Ian Norman Chase."

Hei!

DESEMBER 1994

Kenapa kau memegang kepalaku tadi?

Jawab pertanyaanku!

Anak-anak, ayo berfoto. Cepat berkumpul.

Ayo!

- Ya! - Ya!

- Ayo! - Ke mana?

Bukan aku yang memegang kepalamu.

Dasar bodoh.

Apa katamu?

Dia pikir aku mainannya?

Aku akan mulai memotret.

Anak-anak, diam sebentar. Jangan bergerak.

Nak! Cepat berdiri di sini.

Mari kita berfoto.

Cepat kemari.

Ayo tersenyum. Akan kufoto.

Yang di sebelah kanan tolong maju sedikit.

Anak-anak, lihat ke depan.

Satu, dua…

Memang benar di sini.

Ada catatan nama orang-orang yang beribadah di sini saat itu?

Tidak ada.

Gereja ini sudah tak berhubungan dengan pihak itu.

Kini gereja biasa.

Pendeta di sini sangat taat, dan semua pekerja di sini baik.

Pasti begitu.

Namun, apa ada masalah pada waktu itu?

Terkadang ada banyak gereja palsu.

Mereka adalah kultus. Pendetanya bahkan palsu.

Ikuti jalan itu, kau akan menemukan tempat penitipan anak

yang mereka kelola di bawah gunung.

Mereka melakukan berbagai kejahatan di sana.

Penyekapan anak hilang, adopsi ilegal, dan kekerasan terhadap anak-anak.

Beberapa pekerja di sana dipenjara karena kejahatan itu.

Bukankah catatan kriminal apa pun seharusnya ada di kantor polisi?

TEMPAT IBADAH NANUM JEIL

Aku masih tak paham dengan Young-do.

Kenapa dia menikahi wanita itu?

Mungkin kasihan?

Mungkin wanita itu menggodanya? Mungkin karena cantik?

Orang yang harusnya menikahi wanita cantik karena terbuai,

lalu tak lama kemudian bercerai

adalah aku, bukan Young-do.

Kenapa lagi?

Kau benar untuk kali pertama.

Aku juga mau menikah atau bercerai.

Bajuku makin mengecil karena dimasukkan mesin pengering.

Sepertinya bukan bajumu yang mengecil.

Lantas apa?

Sampai bertemu besok.

PSIKIATER JU YOUNG-DO

- Kau tak sibuk, 'kan? - Astaga.

Ada apa dengan wajahmu? Sedang menunggu seseorang?

Sepertinya praktikmu sudah selesai. Para perawat sudah pulang.

Ada apa ke sini?

- Ini uang piza. - Kenapa sampai ke sini?

Kau tak angkat telepon.

Kau punya uang sekarang. Traktir aku.

Aku ada urusan. Makanlah dengan pacarmu.

Jika punya pacar, aku tak bisa makan dengan mantan suamiku?

- Tentu saja. - Rupanya begitu.

Apa ini?

Kau sudah tak suka Spider-Man?

Bukan begitu. Cepat taruh lagi.

Jika kau tak bicara begitu, aku pasti sudah menaruhnya.

Ini bayaran antar piza darinya?

Bukan. Cepat taruh atau berikan kepadaku.

Hei. Proposimu badanmu aneh sekali.

Kepalamu pasti berat.

- Mau aku lepas kepalamu? - Hei!

Aku harus segera pergi.

Baik. Ayo bicara di mobil, dan antar aku.

Ayo keluar dahulu.

Cepat.

Aku mau ke kantor polisi, bukan pulang. Arah kita berbeda.

Kau bermain boneka, menjadi polisi,

dan menjadi pengantar piza.

Tak ada waktu mengobrol denganku?

Apa yang mau dibicarakan? Cepat katakan di sini.

Kau boleh berpacaran jika mau.

Sebenarnya aku tak suka itu, tapi aku benci diriku begitu.

Jika aku mulai membenci sesuatu,

wanita gila yang ada di dalam diriku akan muncul lagi.

Lalu, aku akan tertatih-tatih lagi bak kursi tiga kaki.

Aku mengizinkanmu berpacaran. Lakukanlah.

Aku baru tahu harus dapat izin dulu.

- Tapi, terima kasih. - Benar akan pacaran?

- Tidak. - Sudah pacaran?

- Kau melantur. - Kalian baru dekat?

- Tidak. - Bertepuk sebelah tangan?

Cinta? Bagaimana aku bisa…

Memang kenapa? Kau lajang.

- Benar. - Kenapa?

Dia tak suka karena kau duda?

Apa dia tak suka karena mantan istrimu adalah aku yang cantik dan terkenal ini?

- Jika bukan itu juga… - Itu juga bukan.

Karena kau pernah dioperasi?

Karena sulit hidup setelah sepuluh tahun?

- Jadi, kau baik-baik saja, 'kan? - Kau mengalihkan pembicaraan.

Jika kau hanya ke sini untuk berkata itu…

Apa kau pernah memikirkanku sebagai wanita?

Bukan sebagai wanita yang berpotensi bunuh diri,

atau pasien yang kau tolong,

melainkan wanita yang mau kau sentuh dan peluk.

- Ga-yeong. - Saat aku bertanya itu

enam tahun lalu, kau juga tak menjawab

karena tak mau berbohong.

Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi sepuluh tahun lagi.

Kami pergi bersama ke Gangneung karena suatu alasan penting.

Dia hanya seseorang yang tinggal di lantai atas tempatku.

- Aku tak punya waktu… - Jangan usir aku.

Aku akan pergi sendiri.

Jika kau menghilang, kita akan tahu

apa sebenarnya perasaan Young-do sekarang.

Halo.

- Halo. - Halo.

Ada apa datang ke sini?

Jika kau sibuk, aku bisa datang lain kali.

Tidak. Silakan duduk.

Baik. Terima kasih.

Ya ampun. Kau mengumpulkan puntung rokok ini dengan rapi.

Seharusnya kau telepon aku.

Ada yang ingin aku tanyakan.

Tentu. Silakan bertanya.

Apa…

Choi Jeong-min…

punya saudara?

Hari ini aku melihat orang yang persis dengannya.

Begitu.

Rupanya kau melihat orang mirip dia.

Bukan hanya mirip, tapi persis.

Senyum dan suaranya sama persis.

Choi Jeong-min tak punya keluarga,

begitu juga saudara.

Kami sudah selidiki semua riwayatnya, jadi, aku yakin tentang itu.

Apa bisa sepersis itu jika bukan saudara?

Apa…

kau tahu nama orang yang mirip dia itu?

Kami akan coba cari tahu jika memang bisa.

Aku tak bisa memberi tahu itu.

Baiklah. Aku paham posisimu.

Lalu…

Kau ingat foto yang diambil di gereja, 'kan?

Apa ada yang kau ingat terkait hal itu?

Sebenarnya tak ada apa-apa.

Namun, karena kami akan segera menutup kasusnya,

kami harus pastikan beberapa hal.

Aku hanya ingat aku ke sana untuk mengambil buku.

Aku juga akan coba cari tahu.

Aku akan tanya adikku yang ke sana bersamaku.

Baik.

Berhenti makan zukini itu!

Belakangan ini zukini sangat mahal.

Aku akan bayar.

Selamat makan.

Hei!

Makan dahulu sebelum pergi.

Cepat kemari.

Aku tak nafsu makan dan mual.

Kudengar putrimu akan menikah. Kenapa kau malah begini?

Apa kau sakit?

Rasanya seperti ada batu di dalam dadaku.

Apa karena aku tak bisa tidur?

Mau kubungkuskan makanan?

- Tak perlu. - Astaga.

Apa tangannya hanya ada satu?

Kenapa semua dibawa satu tangan?

Koyoknya pasti sudah tak mempan.

Astaga. Jika aku dia, aku pasti sudah bercerai.

Apa laki-laki itu bisa dibilang seorang suami dan ayah?

Perilaku suaminya sangat buruk.

Dia memukul saat mabuk, berjudi, dan main wanita.

Apa dia tak tahu ada hal yang disebut perceraian?

Itu hal yang sangat berguna.

Dia bertahan karena ingin putrinya punya ayah yang mendampinginya menikah.

Kudengar calon suami anaknya seorang dokter atau hakim.

Tetap saja tak menjamin dia baik.

Saat menikah, jika keluarga yang satu lebih dominan,

pada akhirnya…

Kenapa? Sudah kenyang?

Zukininya pahit.

Tiba-tiba pahit?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left