The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"It's My Life"
Apa?
Apa maksud perkataanmu?
Apakah maksudmu ada kemungkinan
bahwa Bu Choi bukan ibu kandung Si Woo?
Mereka mungkin tidak memiliki ikatan darah?
Bu Choi rela mengorbankan hidupnya demi Si Woo.
Apa yang terjadi?
Pak Heo.
Pak Lee.
Kamu kemari untuk dites
karena Pak Choi?
Ya.
Aku juga dites, tapi tidak cocok.
Kamu sama sekali
tidak membenci Pak Choi?
Aku membencinya. Aku bahkan muak kepadanya.
Lalu kenapa?
Tesnya?
Aku dites demi Nam Jin.
Jika semuanya lancar,
aku akan mengundurkan diri, jadi, itu tidak penting.
Namun, jika Nam Jin mendonasikan levernya,
dia tidak akan bisa bekerja setidaknya untuk beberapa bulan.
Itu benar.
Aku mendengar dari Seung Joo
bahwa Bu Choi memengaruhi Jin Ah
dan memohon kepada Nam Jin dengan keras kepala.
Aku mengenal Nam Jin.
Dia akan memberikan apa pun yang dia bisa.
Nam Jin tidak sendirian.
Jika ada masalah dalam kontes ini,
semua anggota tim kami mungkin diminta mengundurkan diri.
Itu tidak akan terjadi.
Bagaimana anak-anak itu?
Mereka sudah jauh membaik.
Kurasa mereka boleh meninggalkan rumah sakit besok.
Baiklah.
Halo.
Bagaimana keadaanmu?
Maaf karena Anda harus menemuiku seperti ini, Pak Heo.
Jika kamu menyesal, kamu sebaiknya lekas sembuh.
Baiklah. Aku akan lekas sembuh.
Mendiang pimpinan
selalu mengkhawatirkanmu karena kamu lemah.
Kamu tahu itu?
Benarkah?
Pasti lebih baik jika kamu mengekspresikan rasa sakitmu,
tapi kamu menyembunyikannya dan membiarkannya makin parah.
Jadi, dia memintaku untuk menjagamu dengan baik.
Kurasa aku akhirnya mengerti
maksudnya saat dia berkata dia peduli kepada kami semua.
Dia mengkhawatirkanku,
tapi harus terlihat bersikap tegas.
Karena aku baru menyadarinya,
kurasa aku tidak begitu pintar.
Jika kamu bukan anak kandung Bu Choi,
maka
siapa kamu?
Artikelnya sudah diunggah, Pak Ahn.
Benarkah?
Pak Ahn dari Hyunkang memikat pelanggan
dengan strategi pemasaran B2C.
Dia mengendalikan situasi permohonan maaf dan ganti rugi yang tulus.
Dengan mewarisi sifat kakeknya, mendiang Pak Ahn Seok Ho,
dia menarik perhatian melalui tindakannya
yang mengutamakan orang-orang.
Reporter itu tajam.
Ayahnya Ye Seul bahkan melakukan wawancara.
Wawancara? Apa katanya?
Katanya, seluruh tim datang tiap hari
membacakan untuk anak-anak
dan dia tersentuh oleh betapa baik perhatian kita.
Dia menambahkan soal anak-anak menangis dan tidak mau kita pergi.
Mungkin karena itu
komentar di situs kita menyenangkan sekarang.
Benar. Han Mi Ra dan Soo Ji mengunggah foto
memakai pakaian kita.
Aku yakin itu akan memengaruhi penjualan.
Mi Ra memang baik.
Pak Lee mengalami banyak kesulitan.
Benar. Tolong pastikan dia makan dengan baik.
Bukan hanya Pak Lee.
Aku juga akan memastikan tim kita makan dengan baik.
Keadaan Si Woo memburuk tiap hari.
Benar.
Nam Jin.
Aku harus membujuk Nam Jin.
Masalah yang paling sering terjadi adalah lipatan yang tidak rata.
Aku akan meminta pabrik untuk lebih teliti dalam hal ini.
Bagaimana kalau kita melapisinya dengan lilin sekali lagi?
Kurasa bahannya bisa menjadi terlalu lembut setelah dicuci.
Aku akan segera menelepon.
Penjualan mulai meningkat,
- jadi, mari berusaha lebih keras. - Baiklah.
Aku suka kamu kembali, Jin Ah.
Aku juga.
Jangan menghilang tanpa kabar lagi, ya?
Aku juga sangat senang kembali.
Sudah lama aku tidak tertawa seperti ini.
Jangan menghilang dari kami.
- Benar. - Jangan lakukan itu.
Tim kita sepertinya sedang bergembira.
- Apakah karena Jin Ah kembali? - Tentu saja.
Kerja sama tim kami luar biasa.
Jin Ah, ayo kita daftarkan pernikahanmu saat jam istirahat.
Sekalian saja kita makan makanan enak.
Aku tidak pernah merasa kenyang saat mengandung Si Woo.
Apa artinya ini? Kamu hamil?
- Apa? - Apa?
- Selamat, Jin Ah! - Selamat, Jin Ah!
Kamu sebaiknya ikut kami, Pak Jang.
Kami membutuhkan saksi untuk mendaftarkan pernikahan.
Tentu saja, aku bersedia.
Makan siangnya aku yang traktir.
Ini bagus.
"Persetujuan"
Sudah.
"Persetujuan"
Ini.
Baiklah.
Sahkan ini dan simpan masing-masing salinannya.
Uang untuk biaya hidupmu
akan ditransfer ke rekeningmu pada hari pertama tiap bulan.
Baiklah.
Cabut layanan ponselmu saat ini dan gunakan yang ini.
Aku akan meneleponmu saat tanggalnya ditetapkan bersama pihak penuntut.
Kamu yakin aku tidak akan dipenjara
jika kukatakan yang sebenarnya?
Jika ternyata berbeda,
aku tidak akan memaafkanmu. Mengerti?
Tentu saja.
Pak Kim menunggu di luar.
Dia akan membawa kalian berdua ke kantor notaris.
Sun Ja, setelah kita mengesahkan ini,
mari kita makan siang bersama. Aku yang traktir.
Tidak, terima kasih.
Aku sakit perut tiap makan bersamamu.
Tunggu aku.
Hee Sook.
- Ya? - Boleh kakak minta tolong?
Ada apa?
Kakak membutuhkan rambut dan sikat gigi
milik Bu Choi dan Si Woo.
Apa? Untuk apa?
Ada sesuatu yang harus kakak periksa.
Baiklah, sampai jumpa.
Semua sudah siap, Pak Han.
Ada apa?
Aku mendapatkan kontrak dengan Jinjiang Apparel di Tiongkok.
Itu kontrak senilai 50.000 pakaian.
50.000 pakaian?
Astaga. Yeon Sil, kamu luar biasa.
Aku terkesan.
Jangan terkejut.
Bu Ko sangat berbakat dalam melobi klien.
Dia ramah dan mampu membuat orang lain senang.
Benar. Itulah maksudku.
Saking hebatnya, beberapa klien hanya mau berkonsultasi dengannya.
Anda bekerja dengan baik setelah beberapa saat, Bu Ko.
Pak Lee akan menjadi kontak Minhan mulai besok.
Jika Anda kesulitan bekerja dengan perusahaan Tiongkok,
- mintalah nasihat kepada Pak Lee. - Baiklah.
Kami akan menghargainya jika dia bisa membantu kami.
Pak Han, aku mendapat kontrak besar. Bukankah aku mendapat bonus?
Bonus?
Apa yang akan kamu beli kali ini?
Tidak bisakah kamu membelikanku pengisap debu robot?
Aku terlalu lelah membersihkan rumah setelah bekerja.
Tentu saja, aku bisa membelikannya. Tenang saja.
Aku akan memintanya membelikanku mesin pencuci piring lain kali.
Ya, Pak Lee.
Hwa Rang akan dipulangkan dari rumah sakit hari ini?
Itu kabar baik.
Baiklah. Aku akan ke rumah sakit sekarang.
Tidak, aku akan dites sore ini.
Kamu akan dites? Tes apa?
Ada masalah denganmu?
Tidak, hanya tes biasa.
Tes kesehatan biasa.
- Tes kesehatan biasa? - Ya.
Ya.
Tapi kamu sudah makan siang.
Tes macam apa yang kamu lakukan setelah makan?
- Tidak ada gastroskopi? - Gastroskopi dilakukan besok.
Dia akan menjalani gastroskopi besok pagi.
Benar.
Ayo, Nam Jin.
- Ayah, kami pergi. - Baiklah.
- Sampai jumpa. - Ayo pergi. Sampai jumpa.
"Rumah Sakit Hanguk"
Si Woo, sudah lama ibu tidak melihatmu tersenyum.
- Kamu sebahagia itu? - Ya, Ibu.
Haruskah aku bolos kerja?
Aku tidak bisa fokus bekerja karena memikirkan kamu di sini sendirian.
Kembalilah nanti sore.
Aku mendapat perawatan
dan harus diperiksa saat pagi, jadi, ini bisa ditahan.
No comments yet. Be the first to leave one.