The first 103 lines.
Bangunlah, kamu bakal terlambat.
Aku tadi serasa terjebak disebuah situasi yang mulai memanas,
dan disana ada figuran booth plastic disekitarku,
dan akar gusiku serasa mendorong gigiku keluar,
dan ribuan malaikat berbisik padaku,
"Itu hanya sejenak.”
Mungkin itu akan menjadi mantraku menghadapi apa yang bakal terjadi dalam
tahun-tahun terburuk dihidupku.
Oh ya, disini para perempuan hanya mengenakan gaun pink aje
dan buat laki-laki makenya pakaian biru gitu.
Ya, aku tambahin warna diseragamnya dan ngebordir bunga-bunga dilenganku
Btw, aku kayaknya ganti baju dulu deh sekarang.
Ah, kok bajunya gatel ya. Gak papa lah biarin :p.
Oh iya, di mimpiku
pasti taulah kalo ada udara didalem yang ngebuat gigiku bergeser dari rongganya,
aku baru sadar dua gigi didepanku terletak
dan celah diantaranya malah terus melebar dan melebar.
Kok bisa begitu yak :v? Tau kan?
Aku berharap mamaku gak ninggalin aku sekarang dan setidaknya dia bisa mengantarku ke pemberhentian bis.
Phillipe? Kamu ngapain disitu?
Jangan nakudin aku kayak gitu.
Siapa ya nama malaikat tadi?
Uhm keanya Willy atau Layla?
Gak, kayaknya tadi si Lilith.
[ANAK-ANAK BERBICARA DAN TERTAWA DI BUS SEKOLAH]
UGH gaenak bat.
Gak percaya bat kita harus kayak gini.
Kamu pikir kita bisa punya teman?
- Smoga aja. Tapi, seenggaknya kita saling memiliki satu sama lain. - Iyasih.
Okay, okay. Diem. Diem.
Sungguh?
Apa isinya?
Dewasa bat yak-
Aw, bayi kecil yang sedih! Ayolah!
Apakah para kelinci malang ini mau beberapa tisu?
Aku yakin dia pasti simpen di bh-nya tuh.
Gak papa, cuekin aja. Mereka cuman para bajingan.
[LELAKI BIRU 1 & LELAKI BIRU 2] Crybaby, wah-wah!
Wah-Wah! Crybaby!
Wah-wah! Wah-wah, wah-wah!
Inilah K-12.
Ayo! Bangun! Kamu ngapain?
Ahhhhh...
Kita mesti main-main disini deh.
Diatas sini indah banget.
Ini ga nyata... Ini ga nyata...
- Haruskah kita turun skrng? -Mmmm gak :3
Aku bakalan lompat dari jendela ini!
Aku gatau deh knp orang" takut banget sama kematian.
Aku setuju. Itu cuman bagian lain dalam kehidupan.
Kamu berawal dari rahim ibumu dan kamu akan berakhir di sebuah makam.
Tunggu sebentar. Dimana yang lain?
Aku gatau mungkin karena disini dingin,
tapi aku agak takut sekarang dibelakangku.
- Gilasih! - Gilasih!
- Itu apaan dah? - Serem.
- Kamar nomor berapa kita tadi? - 222.
- 221. - 223.
222.
Kelas, bisakah kalian memberitahu
Crybaby dan Angelita dengan apa peraturan yang mereka tidak ikuti hari ini?
Ketika bel sekolah berbunyi, kamu sudah harus ada di kursimu.
Apa-apaan kamu tuli? Duduk sana!
Maaf Ms. Daphne.
Semua harus berdiri untuk janji setia negara kita.
Bangun semua!
Henry! Bangun diposisimu!
I pledge allegiance to the flag
of the United States of America and to the Republic
- for which it stands. - Saya jadi murah hati karenamu, nak.
- One nation under God - Kesempatan terakhir untuk berdiri,
- indivisible - dan tunjukkan rasa hormatmu.
with liberty and justice for all.
Kamu dengar? Kebebasan & keadilan bagi kita semua?
Itu cuman omong kosong.
- Bawa anak ini. - Bawa dia.
- DIAM! - Menyingkirlah! Aku gak ngapa-ngapain!
- Bawa dia kesana. - Taruh dia di belakang. Ini yang kamu dapatkan.
Angelita?
Aku disini. Kamu bisa denger aku?
Ya, kamu dimana?
Aku lagi nyoba buat ngikutin suara kamu.
- Disitu kamu rupanya. - Akhirnya.
Gimana ya mereka ngira kita tidur didalem situ?
Aku gatau. Aku agak ngantuk.
Hei, bangun. Aku kelemparan ini dikepalaku.
- Siapa yang menulis ini? - Cewe itu, Kelly.
Kayaknya dia pengen mukul kepalaku tadi.
Okay jadi apa yang bakal kamu lakuin? Kamu harus bisa lindungi dirimu.
Aku gabisa melindungi diriku sendiri. Aku gatau caranya buat ngelawan, Aku hanya,
Aku bahkan gatau carany gimana--
- Ow! - Tunggu sebentar, deh.
Kita mampu kan ngelakuin apa yang kita mau. Ingat?
Gak, aku gak bisa, itu nakal.
Kamu pernah pikir gak kalo kekuatan ini gak seharusnya kita memanfaatkannya?
- Aku gatau. Aku ngerasa kea, Aku punya sebuah keuntungan yg gak adil. - Ya, aku gatau.
Kenapa kamu gak coba buat telpon mamamu dan tanyakan apa yang harus kamu perbuat?
- Mamaku? - Mmhmm.
Gak, udahlah. Dia se-
sedang tidur sekarang dan jujur aja aku gak bakal mikir dia bakal angkat tel--
OK.
Dia gak bakalan angkat telponnya.
Kita lihat saja.
No comments yet. Be the first to leave one.