The first 171 lines.
Acara ini berisi adegan kekerasan tidak untuk penonton usia muda.
Kebijaksanaan penonton disarankan.
Sebelumnya dalam Sons of Liberty.
Dia bagai kanker, hanya membawa penderitaan dan kematian.
- Siapa itu? - George Washington.
Boston sendirian kini.
- Menurutmu kami harus berbuat apa? - Menolak.
Jika ingin merebut Boston, kita butuh banyak pasukan.
Dan kau menyaksikan Samuel Adams dan John Hancock...
- ...memimpin pasukan ini? - Ya, Pak.
Aku ingin melihat keduanya dihukum gantung.
Kita serang!
Lexington, Massachusetts 19 April 1775
Baris kedua!
Tembak!
Maju!
Jimmy, tunggu!
Itu dia! Jangan biarkan dia IoIos!
Ayo!
Tidak apa-apa.
Paul, kau terluka?
Aku akan bertahan.
John.
Terima kasih.
Aku akan pergi ke Concord. Kau dan dia, pergi ke tempat aman.
Paul.
Jaga dirimu.
Pak, Adams dan Hancock kabur.
Mereka tahu kita akan datang. Ada yang membocorkannya.
Haruskah kita kembali ke Boston, Pak?
Kita akan rampungkan tugas ini.
- Siapkan pasukan ke Concord. - Siap, Pak.
Kemarikan yang itu.
Di mana Sam Adams?
Jawab aku.
Siapa yang memperingatkan Adams bahwa kami akan datang?
Jawab aku.
Bunuh dia.
Menuju Concord!
Ladang Barrett
Concord, Massachusetts
Siapa kau?
Apa yang kau Iakukan di tanahku?
Aku William Dawes.
Aku teman Paul Revere.
Tentara Inggris dalam perjalanan dengan pasukan Iengkap.
Apa pun isi Iumbungmu, semua warga Massachusetts tahu kau punya itu.
Apa kau bisa menyembunyikannya?
Kita harus membangunkan beberapa orang.
Ayo cepat.
Ayo!
- Di mana senjatanya? - Tersembunyi.
Sebaiknya begitu.
Tunggu.
20 orang ke sana, ke belakang rumah.
Sisanya ikuti aku!
Pasukan berhenti!
Maju jalan!
Kapten James Barrett.
Sudah lama sejak seseorang memanggilku kapten.
Mayor John Pitcairn, Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
Senang bertemu sesama tentara.
Setidaknya aku pernah dengar itu.
Periksa pepohonan!
Kau berperang melawan kekejaman, bukankah begitu?
Ya, menentang dan mendukung mereka.
Tapi itu masa yang berbeda.
Kurasa keseruan berperang sudah mempermainkan waktu.
Tidak pernah kuanggap peperangan sesuatu yang seru.
Kurasa perang juga bisa mengubah penilaian seseorang.
Aku baru menanam kacang-kacangan.
Jadi tak banyak yang bisa kutawarkan untuk pasukanmu.
Tidak ada sama sekali?
Sedikit susu dan beberapa ayam. Kau boleh mengambilnya.
Bagaimana dengan bubuk mesiu?
- Maaf? - Senapan Iontak.
Bahkan mungkin sebuah meriam.
Harus kuapakan sebuah meriam?
Salah satu rekan perang Iamamu terlihat di sekitar sini.
Aku yakin kau ingat Paul Revere.
Aku sudah lama sekali tidak bertemu Paul Revere.
Kami tahu Iadangmu digunakan untuk menyimpan senjata.
Jika kau menghemat waktu kami mencari senjata-senjata tersebut...
...akan kupastikan secara pribadi kau tidak akan dihukum.
Malahan, kau akan diberi imbalan.
Jika kami terpaksa menggeledah Iadangmu...
...dan kami temukan sedikit saja bubuk mesiu..
Baiklah kalau begitu.
- Geledah tempat ini! - Cari di segala tempat!
Regu berikutnya, bergerak ke kiri!
Regu kanan, geledah rumahnya!
Regu kiri, geledah Iumbungnya!
Cari di segala tempat! Periksa semuanya!
Bekerjalah!
Periksa semuanya!
Bergerak!
Mayor!
Baiklah.
Kami temukan sesuatu.
Pengingat akan ketegangan perang.
Nostalgia bukanlah pengkhianatan.
Sekarang, biarkan aku mengurus Iadangku.
Ladangku perlu diperbaiki.
Tunggu.
Nostalgia yang akan membuatmu terbunuh.
Tembak!
Buat barisan di depanku.
Terus tembak!
Mundur ke jembatan! Kumpulkan pasukan.
Mundur!
Pasukan mundur!
Mundur!
Mundur kejembatan! Mundur!
Mundur kejembatan!
Hadiahmu.
Ayo gali senjata-senjatanya.
Saatnya merebut kembali kota kita.
Berhenti.
Turunlah saat melapor ke komandanmu.
Ya, Pak.
- Apa ini? - Pasukan mereka biadab.
- Seperti orang barbar. - Di mana mereka?
Berjalan takjauh di belakang. Mungkin sudah tiba di Iuar kota.
Di mana Adams, Hancock dan senjata para pemberontak?
- Aku tidak tahu, Pak. - Tak ada aIasan atas kegagalanmu?
Pak, para pemberontak sudah tahu kami akan datang.
Pasukanku menggeledah seluruh tempat itu.
Amunisi sudah hiIang. Mereka punya waktu untuk menyiapkan serangan.
Aku yang memerintahkan untuk maju. Hanya kau dan pasukanmu...
...yang tahu tujuannya.
Tolong jangan meragukan kesetiaan pasukanku, Pak.
Mengkhianati raja adalah kejahatan dengan hukuman gantung.
Kami adalah abdi Raja.
Pegang ucapanku bahwa tak ada dari kami menentang Yang Mulia.
Aku berani bersumpah.
Periksa pasukanmu dari pangkat tertinggi sampai terendah.
Tidak boleh berjudi, ke rumah bordil, kedai.
Semua tentara Inggris entah harus melapor...
- ...atau menetap di barak. - Ya, Pak.
Rapikan penampilanmu sebelum melapor ke ruanganku.
Mungkin saat itu kau bisajelaskan di mana para pasukanmu.
Kau membuatku takut.
Doktermu, dr. Warren.
Kau sering bertemu dia.
Kau tak tahu dengan siapa dia berteman, 'kan?
Samuel Adams, John Hancock...
...pernahkah doktermu menyebutkan kedua nama tersebut?
Tidak pernah. Aku tak tahu apa-apa soaI itu.
Aku tidak begitu mengenal dia.
Aku tahu kau orangnya.
Apa yang telah kau perbuat?
Darah mereka mengotori tanganmu.
Pengkhianat.
Perkemahan KoIoniaI 6,5 Kilometer Di Barat Boston
Sarapan?
Kapan terakhir kaIi kau makan?
Benarkah kabar tentangmu dan istri Gage?
Kau seIaIu menjagaku.
Tapi kaIi ini kusarankan padamu berhati-hatilah.
Aku harus bicara.
Kau dengar kabar soaI Kelly?
Ya, aku turut berduka.
Kita akan segera membalasnya.
Mereka meminta diadakan Kongres Kontinental kedua.
- Mereka meminta penjelasanmu. - Mereka menginginkannya sekarang?
Ya, sekarang.
Jika mereka belum tahu, kita ini sedang berperang.
- Itulah yang mereka takutkan. - Apa intinya?
Supaya aku bisa melihat mereka menulis surat cinta pada Raja.
Pasukan Gage akan kembali. Lebih banyak tentara dan amunisi.
- Dia benar. - Mereka bergabung dengan Inggris.
No comments yet. Be the first to leave one.