The first 200 lines.
Sebelumnya dalam Station 19...
Aku punya saudara.
Sepertinya kau diadopsi keluarga hebat, orang tua hebat.
Aku tak diadopsi. Aku tumbuh dengan orang tua kita.
Perbuatan Jeremy kepadamu, kemungkinan pernah dia lakukan.
Kita harus menemukannya, bukan?
Ya, buat dia bicara.
Hei.
Kini internet berdebat apakah
aku harus berbaju lebih seksi untuk sidangku.
- Berhentilah baca sampah itu. - Ini...
- Tolong. - ...cara menemukan mereka.
Kubuatkan telur, sosis ayam, dan roti gandum.
Aneh kita makan ayam dan telur bersamaan.
- Aneh, bukan? - "Dia harusnya tak perlu disidang
untuk perbuatannya, malah harus diarak.
Pria ini monster dan dia hanya membela diri."
Itu menjanjikan.
Anonim.
Tunggu. "Jeremy pemangsa saat kuliah.
Dia merusak banyak orang.
Aku senang dia tak akan menyakiti wanita lain."
Mereka dalam daftar putus kuliah dari angkatan 2008.
Aku membuat daftar teman seangkatannya.
Itu bisa jadi sesuatu.
Tinggal lihat siapa yang tak lulus.
Bisa lakukan sesuatu?
- Apa? - Bantuan kecil?
- Bisa tolong makan? - Baiklah. Makan.
Kali ini aku pergi.
Aku pergi.
Serius, kali ini aku harus pergi.
Sungguh, tetanggaku Ny. Parker ini. Dia menunggu di pintu
dan mendengarkanku pulang. Aku harus pergi.
Kecuali Ny. Parker dalam dewan kota, aku tak peduli.
Menurutmu kita saling ingin begini
karena tak bisa saling memiliki?
Setelah Irak. Kau dilepas.
Aku bertugas sekali lagi.
Lalu kukira kau menungguku...
- Namun, tidak. - Kau bertemu Claire,
lalu jadi sulit melihatmu
bahagia di media sosial, jadi tak kuikuti lagi,
dan masa lalu biarlah berlalu.
Aku tak tahu kau ingin kutunggu.
Aku tak tahu harus memintamu menunggu.
Jika bisa kuulangi...
Kau tak akan ubah apa pun.
- Ya. - Kau jatuh cinta.
Kau menikah.
Dua kali.
Kini aku memilikimu.
Ya.
Kini aku makin menginginkanmu.
Daripada lima menit lalu.
Kalau begitu...
Maaf, Ny. Parker. Kau harus tunggu.
- Maaf, Ny. Parker. - Maaf, Ny. Parker.
Aku nyata.
Dinas Kewarganegaraan dan Imigrasi A.S.
Kita sudah berjam-jam menunggu.
- Ada apa? - Sudah 40 menit.
Sejak kita masuk,
tetapi kita di luar minimal 30 menit.
Masih belum berjam-jam.
Dwight.
Aku tak percaya harus buang macchiato di keamanan.
Kau tak butuh kafein lebih.
Baik. Akta lahir ada.
Akta nikah ada.
Kau bawa paspor.
Tunggu, aku butuh itu?
Aku bercanda.
Ini bukan hari bercanda denganku, Maya.
Maaf, semuanya ada.
Kita ulangi lima kali dengan pengacara.
Kita sudah lengkap.
Kau stres soal wawancaranya,
atau fakta bahwa sudah hampir saatnya untuk tes kehamilan?
Baik. Jelas keduanya.
Semua harus terjadi sekaligus. Kenapa?
Ya, kucoba melihatnya sebagai kemujuran pada kedua hal.
Ya, kita tak butuh kemujuran kalau soal imigrasi.
Hanya butuh petugas hari ini
sedang senang, karena masa depan kita
tergantung kepada suasana hati orang dengan kekuasaan besar.
Jadi, kemujuran.
Aku payah soal menunggu.
Aku tahu.
DeLuca?
- Ya. - Carina?
Ya, aku.
Jika Andy disidang dan kalah...
Tidak akan.
- Benar. Jika ya... - Sepuluh tahun.
Dia menolak kesepakatan. Kenapa?
Jika dia terima, itu mengaku bersalah.
Tidak, itu berkata tak mau habiskan
berjam-jam persidangan dan mungkin dipenjara lama.
Tidak bagi publik.
Seluruh kota mengikuti kasusnya dan berdebat
dia korban atau bukan.
Jika dia terima kesepakatan, yang diciptakan
untuk memerangkap orang agar dipenjara,
itu seperti berkata, "Aku takut kalah,
jadi mau sembilan bulan penjara
dan bebas bersyarat tiga tahun sebagai jalan keluar,"
dan aku menghormati dia bertahan.
Aku setuju.
Menurutku salah.
Salah dia mungkin dipenjara.
Jika dia yakin bisa temukan korban lain
untuk bersaksi di sidang.
Apa dia benar soal itu?
Kau tahu harus serahkan data keuangan
kepada pemkot untuk jadi calon wali kota?
Juga ikut pelatihan cara menggalang dana.
Ini konyol. Kenapa ada yang mau calonkan diri?
Kurasa itu sebabnya dan tak semua mau.
Entah kenapa aku meneliti ini.
Intinya mengurangi peringkat Dixon,
tetapi aku bukan konservatif, jadi aku tak coba mencegahnya.
- Ide! - Jangan bilang "tipu daya".
Kalau kita buat tipu daya rumit,
di mana kau jadi konservatif untuk memecah suara. Ya?
- Benar, itu satu cara. - Terima kasih.
- Kau bagus berdasi merah. - Orang tuamu dalam karakter.
- Ya. - Travis, ayolah.
Kau harus paham hanya kau harapan kami.
- Mobil 19, Tangga 19, Ambulans 19... - Sial.
...diminta ke Pusat Riset Harborside.
Jika aku tak ikut pesta Bruce, Miranda akan membunuhku.
Biar aku yang bicara.
Tn. Pope.
Luisa Berrol, ini klienku, Andrea Herrera.
JAKSA PENUNTUT JAMES POPE
Aku petugas damkar yang nyaris diperkosa petugas lain.
Kenapa kau di sini?
Pak, kasus ini sangat unik dan diminati publik.
Dengan alasan bagus.
Ada indikasi bahwa Tn. Bananti menyerang seksual klienku.
Di rekaman CC mereka berciuman.
Mereka keluar rekaman,
berikutnya dia jatuh dan lari.
- Ya, tetapi... - Tes perkosaannya tak buktikan apa pun.
Bartender beri kami pernyataan
bahwa mereka berjam-jam saling menggoda.
Apanya yang menunjukkan mendiang mungkin pemerkosa?
Faktanya, Pak, kau tahu ini kasus lemah
dan masih menghukum klienku...
Faktanya ada korban lain.
Minimal satu yang kuketahui, dan pasti ada lagi.
Tak ada di catatannya.
Berarti dia tak pernah tanggung jawab.
Dia lolos dalam sistem, dan karena itu,
dia bisa menyerangku malam itu.
Makanya dia sudah mati.
- Kami hanya minta... - Dengar.
Nirwarta,
kami dapat tips anonim soal mendiang,
tetapi itu tak bisa buktikan apa pun.
Bawakan hal nyata, atau bersiaplah disidang.
Baik.
Astaga.
SEKOLAH GABUNGAN BLOOMFIELD
Hei, jangan mendekat!
Untuk keselamatanmu, jangan dekati lokasi kecelakaan ini!
Ini Damkar Seattle, apa situasimu?
Tidak, aku mengangkut Cesium-137.
Minimal satu wadah tumpah.
Bentuk bubuk. Akan beterbangan.
Apa Cesium-137?
Dipakai dalam mesin radioterapi. Ini materi radioaktif.
Operator, ini Komando Insiden 19, kami butuh Hazmat .
Apa tepatnya Cesium ini?
Dipakai mengobati kanker.
Ini zat kuat, tetapi kalau terbuka tak bagus.
Tunggu, zat sama untuk obat kanker menimbulkan kanker?
Begitulah.
Lihat benda di samping bus itu?
Ada anak-anak di sana.
Saat ini mereka lebih aman dalam bus
daripada jika terpapar bubuk itu.
Baiklah. Aturan dengan zat ini,
waktu, jarak, dan pelindung.
Cepat masuk, bergegas, dan keluarkan mereka.
Tak ada yang boleh riskan terpapar.
Kita tak tahu soal kontaminasinya.
Mereka harus ditolong.
Tak bisa tempuh risiko anginnya meniup bubuk itu.
Bisa ada yang cedera.
Kemungkinan orang dewasa.
Atau jendela sudah dipecahkan.
Baik, dua orang mendekat dengan pengukur,
lalu lihat zona bahaya apa yang kita hadapi,
lalu akan kupikirkan mengirim grup medis ke bus.
- Aku saja. - Ben, kau sudah kena kanker.
Kau punya Pru. Aku saja.
Gibson. Siapa lagi?
- Aku. - Montgomery.
No comments yet. Be the first to leave one.