The first 200 lines.
- noebot08 --
DEEP RED
Bagus!
Bagus. Sangat bagus.
Mungkin terlampau bagus.
Terlalu rapi. Ya, terlalu sempurna.
Terlalu formal. Seharusnya lebih garang.
Paham maksudku?
Ingat bahwa aliran jazz ini...
...berasal dari rumah bordil...
...dan fenomena ini, berdasarkan penelitian terbaru...,
...tidak hanya diuji pada spesies unggul saja.
Tapi juga termasuk hewan vertebrata dan invertebrata.
Kupu-kupu...,
...rayap, zebra.
Binatang-binatang tersebut, dan binatang lainnya...,
...menggunakan telepati untuk mengirim perintah dan informasi.
Ini adalah fakta yang telah terbukti yang dapat dengan mudah diamati.
Misalnya, jika kita memasukkan kupu-kupu ke dalam kandang, dalam beberapa jam...,
...kupu-kupu lainnya akan datang berkerumun di sekitar kandang.
Mereka dengan cepat datang, untuk menjawab panggilan...,
...bahkan menempuh jarak beberapa mil. Ini disebut telepati.
Kemampuan tersebut secara alami dimiliki bayi pada tahap awal kehidupannya.
Tapi kemampuan tersebut hilang saat mereka menguasai komunikasi verbal.
Di sisi lain, ada orang-orang tertentu...,
...dengan alasan yang belum kami ketahui, tidak kehilangan kemampuan tersebut.
Contohnya Ny. Helga Ulmann.
Beliau berada di Italia untuk mengikuti serangkaian konferensi.
Ny. Helga memiliki kemampuan telepati yang luar biasa.
Kami kagum dengan bakat alaminya di bidang paranormal.
Saya persilakan beliau untuk menjelaskan. Helga Ulmann.
Saya ingin menegaskan...,
...kemampuan saya ini tidak ada hubungannya dengan sihir...,
...ilmu kebatinan maupun ramalan.
Saya mendapat fakta saat suatu peristiwa terjadi atau telah terjadi...,
...tapi saya tidak tahu kapan peristiwanya terjadi.
Saya mampu merasakannya seketika saat bayangan itu terpapar.
Saya bahkan bisa merasakan peristiwa yang telah lama terjadi...,
...begitu kuat...,
...yang telah lama berdiam dalam sebuah ruangan.
Seperti jaring laba-laba.
Anda, Tuan.
Ya, di baris ketiga, yang tangan kanannya ada di saku.
Anda menggenggam sekumpulan kunci.
Empat kunci, salah satunya sangat panjang.
Benar. Lihat, kuncinya ada di sini!
Nama anda adalah Pietro...
Maafkan pengucapan saya... Valgoi?
Ya, Valgoi, benar.
Tn. Valgoi, maaf. Saya boleh bertanya sesuatu pada anda?
Apa anda mengenal Ny. Ulmann?
- Tidak. - Maaf jika terus bertanya.
Anda pernah bertemu beliau dan memberi tahu nama anda?
Bagaimana mungkin? Saya tinggal di Bologna. Saya baru tiba di Roma tiga jam yang lalu!
Sangat tidak mungkin.
Baik. Terima kasih, Tuan.
Tidak, tidak!
Keluar! Keluarr! Tidak!
Maaf.
Maafkan aku.
Ada sesuatu...
...seseorang.
Tidak, aku tidak tahu apa itu. Maafkan aku. Maafkan aku.
Helga?
Aku tidak bisa menjelaskannya.
Sesuatu yang aneh dan tajam, seperti pisau...,
...merasuki tubuhku.
Maaf, aku baik-baik saja sekarang. Terima kasih.
Aku merasakannya lagi.
Di sini. Aku merasakan kematian.
Aku merasakan kehadirannya.
Aku menjalin kontak dengan pikiran sesat!
Bayangan kematian.
Pergi!
Kau...
... telah membunuh.
Dan kau akan membunuh lagi!
Lagu anak-anak...
...dan rumah itu.
Dan...
...kematian.
Dan darah!
Aku takut, aku takut!
Helga, tenang! Tenanglah, cukup!
Ya, mari kita sembunyikan semuanya...,
...seolah tak ada yang terjadi di rumah itu. Biarkan semuanya kembali seperti semula.
Tak ada yang harus tahu, tak ada yang harus mencari tahu!
Lupakan saja, lupakan semuanya...,
...selamanya...selamanya.
Apa kau baik-baik saja?
Ada yang bisa kubantu? Perlu bantuan?
Semuanya begitu jelas, percaya padaku. Bayangan itu sangat jelas.
Seperti duri menusuk otakku.
Aku mendengar pikirannya yang sesat...,
...kekejaman dan kekanak-kanakannya di saat bersamaan.
Aneh sekali. Sebelumnya, di depan peserta...,
...aku tidak bisa mengungkapkan sensasi yang ada dalam pikiranku...,
...tapi aku akan menuliskan semuanya malam ini di apartemenku.
Akan kuberikan padamu besok.
Kau bebas menggunakan tulisanku.
Aku mengatakannya sekarang, karena...
...aku tahu siapa orang itu.
- Ada apa? - Bukan apa-apa
Pikiran jahat itu pasti ada di sini, masih dalam ruangan ini.
Beberapa saat lalu, aku merasakannya lagi.
Harus kuakui aku takut. Aku benar-benar ketakutan.
Aku butuh istirahat
Aku sangat lelah.
Apa kita bahas sekarang saja?
Aku ingin artikel ini diterbitkan saat aku masih di Italia.
Ya, aku sendirian.
Ya, aku agak cemas, tapi jangan khawatir.
Kita bicarakan lagi besok?
Hinno , Marc!
Hinno ? Apa artinya?
Apa yang kau bicarakan?
Aku tadi mendengar kata itu dari seorang relasi di bar.
Dia bilang Hinno adalah bahasa Tahiti.
Atau bahasa Madagaskar?
Aku mabuk berat, aku tidak ingat!
Apapun itu, kata itu berarti...
...alla salute, cheers, à votre santé, skåI!
Dengar, Carlo. Saat di Amerika, aku sering menjumpai orang sepertimu.
Peminum berat. Hidup mereka tidak bertahan lama, kau paham?
Siapa bilang aku ingin hidup lama?
Kau bicara seperti masochist sungguhan.
Kau sepertinya berbakat.
Jelas bukan masochist , sebaliknya.
Kau tahu...,
... saat aku mabuk...,
... aku bahagia seperti burung!
Dan aku dapat bermain lebih baik!
Maksudku, piano seakan menjadi seperti tubuh wanita cantik
Dan aku menggelitiknya.
Hentikan!
Ngomong-ngomong soal piano, aku sudah keluar selama setengah jam.
Aku harus segera kembali untuk menyelesaikan catatanku.
Jika tidak, aku tak mendapat bayaran malam ini.
Bangunlah. Berdiri!
Kau tahu, Marc?
Perbedaan antara aku dan dirimu adalah murni politik.
Begini, kita berdua bermain dengan baik.
Tapi aku adalah pianis proletar...,
...sementara kau adalah pianis borjuis.
Kau bermain demi seni dan menikmatinya.
Aku bermain untuk mencari nafkah.
Itu dua hal berbeda.
Bagus! Salah satu filosofi yang belum aku sadari!
Sebenarnya, aku baru memikirkan itu. Pikiranku jernih saat mabuk.
Apa itu?
Jeritan.
Mungkin terjadi pemerkosaan.
Aku bersulang untukmu, penikmat perawan!
Sampai jumpa, Marc.
- Sampai jumpa - Sampai jumpa
Lima tusukan fatal, dua belas luka.
Mungkin dari kapak atau pisau pemotong daging.
Korban berusia antara 35 sampai 40 tahun.
Sekujur tubuhnya lecet dan luka.
Jadi, kau orang asing?
Ya, aku lahir di London...,
...tapi tinggal di Amerika selama beberapa tahun sebelum datang ke sini.
Apa yang kau lakukan di Italia?
Aku pianis Jazz. Aku mengajar sekolah musik di sini.
- Aku mengajar musik jazz. - Dan kau bermain piano, 'kan?
Jadi, bisa dibilang kau tidak punya pekerjaan, 'kan?
- Sudah kubilang, aku pianis. - Ya, baiklah.
Jadi, itu satu-satunya pekerjaanmu.
Bermain musik bukan pekerjaan? Lalu apa, lelucon?
Apa yang kau katakan? Tidak, bukan itu maksudku.
Sebenarnya, di keluargaku, aku punya sepupu yang bermain...
Apa?
Biola.
Lukisan yang aneh, kan?
Ya.
Apa kau memindahkan, mengubah atau mengambil sesuatu dari sini?
Apa kau gila? Kami sangat berhati-hati untuk tidak memindahkan apapun.
Kenapa? Ada masalah?
Tidak, tidak. Maksudku... Hanya perasaanku saja.
Maaf, tadi kau bertanya?
Oh ya, soal korban. Kau duluan.
Kau kenal dia, bukan?
Sudah kubilang, aku tinggal di lantai atas. Namanya Helga Ulmann.
- Kopi? - Terima kasih.
Jelaskan soal jas hujan yang dikenakan si pembunuh.
Tunggu. Aku tidak pernah bilang pembunuhnya memakai jas hujan.
Aku hanya bilang, aku melihat seorang pria mengenakan jas hujan berwarna hitam...
...melangkah keluar dari gedung ini.
Selamat malam. Hai semuanya!
Pergilah! Kau tidak boleh masuk ke sini.
Kenapa? Kejahatan seperti ini, seharusnya kalian menghubungi pers.
Singkirkan tanganmu! Sudah kubilang, jangan masuk ke sini!
Ini penyelidikan yang rumit.
Lihat siapa di sini. Gianna Brezzi.
Ya, Kapten
- Siapa yang memberitahumu kejadian ini? - Dari sumberku.
Korban cukup terkenal, bahkan di Italia.
Bahkan, dia memberikan ceramah penting sore ini.
Apa pekerjaan wanita terkenal ini?
Dia semacam cenayang.
No comments yet. Be the first to leave one.