KL Gangster

KL Gangster

Download Indonesian Subtitle

Release info

KL Gangster 2011 1080p WEBRip
A Commentary by Rahpooyan

Tags

webrip
web
BRip
1080
Published on: 2020-01-25
Downloads: 68
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

KL. Kuala Lumpur.

Kota yang telah jadi pusat daya tarik bagi semua orang.

Semuanya ada di sini.

Namun, untuk bisa bertahan di kota sebesar ini,...

...ada banyak tantangannya. Banyak penderitaan.

Semua tampak tenang. Namun, di balik semua itu ada ribuan kisah.

Kisahku berawal di sini.

Jai, adikku.

Pria yang sangat ekstrem.

Melakukan semuanya tanpa berpikir panjang demi uang.

Dia tak terkendali.

Sahabatku...

King, gangster terbesar di KL.

Aku dan King yang membentuk kelompok ini...

...sampai kami sangat ditakuti oleh kelompok-kelompok lainnya.

Namun, semuanya berubah.

Shark, anak tiri King.

Seorang pria yang sanggup melakukan apa saja...

...demi kepentingannya sendiri.

Dia gila kuasa.

Aku berakhir di sini karena dia.

Lima tahun.

Aku dipenjara selama lima tahun.

Aku didakwa atas perampokan bersenjata.

Aku tahu Shark yang merencanakannya,...

...untuk menjatuhkan aku, tanpa sepengetahuan King.

Manusia sanggup melakukan apa saja demi kekuasaan dan uang,...

...meski harus mengkhianati saudaranya sendiri.

Hari ini aku bebas.

Hari aku dibebaskan.

Bebas dari segalanya.

- Hai, kau. - Ajib.

Bagaimana dengan libur panjangmu? Menyenangkan?

Liburan sudah berakhir, Bung. Bagaimana kabar Dragon?

Kau tanya saja sendiri.

Ayo.

Malik sudah kembali. Malik sudah...

Ajib. Hei, teman-teman.

Malik.

Kemarilah...

Ya, Tuhan. Bagaimana kabarmu, Bung?

Ada yang mengganggumu di dalam sana? Bilang padaku, biar kupukuli dia.

Kau seperti habis dari True Fitness, Bung.

- Ini penjara, Bung. - True Fitness, yang benar saja.

- Kau juga tampak lebih besar. - Lebih besar? Aku masih sama saja.

- Kau pasti bercanda. - Bukan badanmu, hidungmu.

Ajib, dia bicara soal hidungku. Dia mencari masalah, Bung.

Baik, teman-teman, aku duluan.

Pasang sabuk pengamanmu, aku tak mau membayar denda.

Jai, ada yang masuk ke area kita. Ayo kita hajar mereka.

Siapa? Kau tak bisa menangani mereka?

Aku harus mengurus ini juga?

Masalahnya, Jai, Dragon menyuruh kita membereskannya.

Mereka sudah menyerang tempat Robert. Jadi, bagaimana?

Dragon menyuruh kita?

Aku mohon, jangan hancurkan bisnisku.

- Carilah tempat lain. - Jangan main-main dengan kami!

Kalau kau tak mau kami menghancurkan bisnismu, ayo cepat bayar!

Aku menginginkan tempat ini, paham?

Aku meminta Dragon mengurus tempat ini.

Kalau kalian menginginkan tempat ini, bicaralah pada Dragon.

Aku minta kau berurusan dengan kami, paham?

Hei, mana uangnya?

Hei, Bodoh. Mau sok jagoan?

Beraninya kau masuk ke areaku.

Ini areamu? Bagaimana bisa pecundang sepertimu bisa pegang area ini?

Pergilah. Sebelum aku menghajarmu. Pergi!

Kuberi kau dua pilihan.

Kau ingin cara kasar atau halus?

Kalau aku tak memberimu pilihan, apa yang akan kaulakukan?

Siapa pecundangnya sekarang? Kau atau aku?

Kau suka? Apa menyenangkan?

Lain kali jangan lakukan lagi, paham?

Polisi!

Kakekmu datang!

Baru lima tahun, KL sudah banyak berubah.

Ayolah. Malaysia adalah negara maju, tentu banyak perubahan.

Seperti aku juga. Dulu orang memanggilku Fadil.

Sekarang aku dipanggil, Kakak Sulung Dil. Kakak Sulung Fadil!

- Sudah seharusnya begitu. - Anggota kita masih ada?

Sebagian besar anggota kita sudah berhenti. Hanya Ajib yang masih aktif.

Namun, Ajib tak lagi bersama Shark. Sekarang dia bekerja untuk Dragon.

Kita tak bisa menyalahkannya, 'kan?

Dia juga takut akan menjadi korban sepertimu. Korban Shark!

- Bagaimana Shark sekarang? - Shark? Bedebah itu?

Bicara soal dia membuatku kesal. Dia memeras uang di mana-mana.

Dia ingin mengendalikan semua tempat. Bedebah!

Biarkan saja dia menjadi bos atau apa pun, asalkan dia senang.

Dengar, King, kau dan aku tak ada masalah.

Sudah tiga tahun aku berbisnis denganmu. Tidak ada masalah.

Kenapa sekarang anak buahmu mengusik bisnisku?

Tony... Bos... Sekarang kau masuk ke areaku. Area King.

Sudah lumayan kau bisa berbisnis di sini. Mau apa lagi? Belum cukup?

Aku tahu, tapi aku sudah membayar pada ayahmu.

- Kenapa kau mau aku membayar padamu? - Kau sudah bayar?

Berapa kau sudah membayar? Satu juta?

Dua juta? Tidak ada.

Kau menghasilkan jutaan dan kau membayar berapa? Tidak cukup!

Kau mau berbisnis di sini atau tidak? Jika tidak, kau bisa cari tempat lain.

Jangan membuat kekacauan di sini. Atau, kau takkan bisa pergi dari sini.

Kau yang membuat masalah dan kau tambah lagi. Apa ini areamu?

- Kau mau apa? Ayo kita berkelahi! - Ayo! Kaupikir aku takut padamu?

Oke, Tony. Kita selesaikan ini.

Aku berjanji. Anak buahku tak akan mengganggumu lagi.

- Kita berbisnis seperti biasanya. - Maaf, King, aku sudah tak mau lagi.

- Aku berbisnis dengan orang lain. - Siapa?

Dragon. Dia yang mengurus areaku sekarang.

Apa lagi sekarang? Kalian ingin membuatku sakit kepala?

Shark masih marah padamu.

- Kau merebut pelanggannya. - Aku tak peduli. Itu bukan masalahku.

Dia yang kasar pada pelanggannya. Dia harus menghadapinya.

Tapi kau harus ingat, kau sudah masuk ke areanya.

Kalau King bertindak, kau harus ingat betapa kuatnya dia.

Bagaimana dengan anak buah King? Anak tirinya terus membuat masalah.

Dia tak bisa menyentuhku. Dulu Shark juga sering masuk ke area orang lain.

Sekarang giliran aku yang masuk ke areanya. Itu lebih menyenangkan.

- Apa kalian takut? - Belut itu tak sebanding denganku.

Bahkan kalau mereka bersepuluh pun tak akan membuatku takut.

Namun, kalau dia menyentuhmu, aku akan menghajarnya.

Kalian menikmati sepertinya? Ini...

Banyak uang, ya? Kau pasti mengambil uang Dragon.

Aku harus bertahan. Harus pintar dalam bekerja.

- Jangan sampai orang lain melindasmu. - Apa kau gila?

- Kalau Dragon tahu, habis kita, Jai. - Kenapa kau cemas sekali?

Kenapa ribut sekali? Kalau melakukan sesuatu, lakukan dengan total.

Jangan sampai ada yang bicara.

Sudah berapa banyak uang Dragon yang kita ambil?

Kalau Dragon tahu, habislah kita, Jai.

Aku ingin bertanya pada kalian. Kalian tahu betapa kayanya dia?

Kalau aku cuma mengambil sebanyak ini, dia tak akan jadi miskin.

Kalau bergantung pada gaji darinya, kalian akan makan pasir dan lumut.

Aku mau makan ikan dan kentang goreng.

Tahu apa yang telah kaulakukan? Kau mengambil uangku!

Shark melakukannya untuk kita, untuk King!

Memastikan semua orang takut padamu.

Bukan untuk menikmati. Kau sudah jadi terlalu lembek.

Kau banyak beri orang kesempatan. Bagaimana bisa mereka takut padamu?

Beraninya kau menentukan bayaran mereka. Aku yang jalankan bisnis ini!

- Aku kehilangan areaku karena kau! - Tak perlu marah.

Nanti kau sakit. Aku berjanji, aku akan mengambil alih kembali area itu.

Tak perlu. Biarkan Dragon mengambil area itu. Itu bukan lagi area kita.

Jangan pikir karena kau anak tiriku, kau bisa berbuat semaumu!

Apa pun yang ingin kaulakukan, bicarakan dulu denganku...

...kalau kau masih ingin lama bersama kelompok ini.

Hei... Aku dengar kakakmu sudah bebas. Bagaimana keadaannya?

- Kau tahu dari mana? - Teman-teman memberitahuku.

Kurasa kau tak akan bersenang-senang lagi, 'kan?

- Kenapa? - Jika kakakmu tahu apa pekerjaanmu...

...dan kelakuanmu yang seperti ini, kau akan dapat masalah, 'kan?

Masa bodoh dengannya!

Aku bukan anak kecil lagi. Aku bisa melakukan apa pun yang aku mau!

- Kaupikir kakakku orang baik? - Lupakan. Dengar...

Setelah ini, apa pun yang ingin kita lakukan, kita harus berhati-hati.

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha penyayang.

Masuklah.

Maaf, rumahku kecil.

Aku ingin membeli bungalo yang di sana itu tapi tak ada uang,...

...karena aku membeli TV plasma dan ikat pinggang ini.

Ini pun aku sudah bersyukur. Aku menyusahkanmu.

Tak perlu bicara yang aneh-aneh.

Aku tak tahan mendengarnya.

Aku ini kakak sulungmu. Tak mungkin aku membiarkanmu hidup di jalanan.

Aku pasti membantumu. Aku kakak yang bertanggung jawab.

Sudah berapa lama kau menyimpan pedang ini?

Sial! Kalau kau tak punya kemampuan,...

...jangan berani-berani pegang pedang ini.

Pedang ini punya banyak kisah.

Kakak Sulung Kerinchi, isi perutnya keluar.

Kakak Sulung Bukit Bintang, sejak aku mengorek hidungnya,...

...syukurlah, infeksi sinusnya membaik.

Namun, aku tak mau terlalu banyak membicarakannya.

Kalau aku bicara soal pengalamanku, kau mungkin menganggap itu takhayul.

Duduklah dulu. Akan kubuatkan minum. Jangan khawatir, tanpa alkohol.

Hanya minum, tidak ada makanan? Kau mau makan? Minum saja dulu.

- Sebentar lagi kita pergi makan. - Kau bertemu ibuku?

Ya. Keadaannya buruk.

Kenapa kau tak pulang?

- Saat sudah siap, aku akan pulang. - Ayo, pulanglah.

Ibumu susah. Aku sedih melihatnya.

Di mana adik-adikku? Tak mungkin mereka meninggalkan ibuku seperti itu.

Adik-adikmu tidak sepertimu. Seburuk-buruknya kau,...

...kau bertanggung jawab pada keluargamu.

Adikmu, Jai. Sejak bergabung dengan geng Dragon, dia tak pernah pulang.

Zati juga. Maaf. Dia seperti wanita nakal.

Sekarang ibumu sendirian di rumah. Pulanglah.

Tengok ibumu. Pulanglah.

Ibumu berjualan di sini sampai malam. Ayo kita cari dia.

Itu ibumu! Ayo kita temui dia.

Ada apa? Ayo kita menemuinya.

Bukan kekayaan yang ibu inginkan, Malik.

Ibu tak menginginkannya, Nak.

Ibu hanya ingin anak-anak ibu jadi orang baik.

Kenapa kau tak mencari pekerjaan yang lebih baik? Nafkah yang halal.

- Kenapa kau melakukan semua ini? - Ibu tak perlu khawatir.

Aku melakukan semua ini untuk kebahagiaan Ibu, juga adik-adik.

- Apa ayah pernah melakukannya? - Ibu lebih memilih hidup miskin,...

...daripada mendapat uang haram yang kauberikan pada ibu.

Ibu tak tahan lagi dihina oleh orang-orang di sini, Malik.

Kau sudah membuat ibu malu.

Ibu malu, Malik.

More Indonesian subtitles for KL Gangster

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left