Release info

해피ㅡ선데이ㅡ1박2일ㅡ1N2DㅡE 583
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-21
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"One Night Two Days"

"Suatu pagi"

"Di sebuah desa di Provinsi Gangwon"

"Yang memiliki selapis salju musim dingin"

Suhunya minus 15 derajat Celsius.

Pyeongchang memang berbeda.

Beginilah Provinsi Gangwon.

Beginilah acara kita seharusnya.

Joon Ho, kamu sudah datang.

Apa itu di kepalamu?

"Mengaum"

Ini topi.

Ayo.

"Kamu tampak lucu"

Seolah kita baru mulai syuting lagi setelah cukup lama.

Benar, bukan?

Ini syuting pertama kita di tahun 2019.

- Benar. - Benar, yang paling pertama.

- Tapi ini dingin. - Apa kamu merasa lebih baik?

- Tentang apa? - Tidak meraih anugerah.

Kamu kecewa soal itu.

Ya, aku baik-baik saja.

Hai, semua.

- Apa kamu pakai sarung tangan? - Dia masih kecewa.

- Ya, dia kecewa. - Bukan begitu.

- Itu tentang anugerah. - Apa kamu masih membahas itu?

- Halo. - Halo!

- Halo, semua. - Hai.

Selamat Tahun Baru.

- Selamat Tahun Baru. - Selamat Tahun Baru.

- Ini syuting pertama kita. - Benar, yang pertama.

Selamat Tahun Baru.

Tunggu. Di mana pemagang kita?

"Pemagang terkadang juga sibuk"

"Sampai jumpa lain kali!"

- Aku agak rindu padanya. - Bukankah dia sudah datang?

Mereka berdua meraih anugerah di Anugerah Drama.

Anugerah Unggulan Terbaik...

Itu Anugerah Unggulan Terbaik.

Mereka meraih anugerah dengan akting mereka.

"Hormati akting mereka"

Aku punya slogan untuk 2019.

"Tiba-tiba saja?"

"Ya, itu mungkin."

"Slogan Joon Ho untuk tahun 2019"

Itu terdengar familier.

- Itu terdengar positif. - Aku tetap positif.

Itu terdengar serupa dengan "Apa kamu percaya itu?"

"Pikiran positif yang tanpa batas"

Kalian berada di Bongpyeong, Provinsi Gangwon,

di tempat kelahiran penulis Lee Hyo Seok.

Benarkah?

Apa ini tempat kelahirannya?

"Sebuah hanok kecil yang tenang dan tenteram"

"Jejak-jejak Lee Hyo Seok masih tertinggal"

"Penulis Lee Hyo Seok"

Lee Hyo Seok adalah seorang penulis

yang membawa kemuliaan bagi sastra murni

bangsa ini di tahun 1930-an.

"Ketika Bunga Soba Mekar".

"Ketika Bunga Soba Mekar".

Dia dengan indah menggambarkan

ladang soba Bongpyeong, di kampung halamannya.

Aku belum pernah dengar tentang buku ini.

- Benarkah? - Tunggu.

- Apa itu lagi? - "Lereng

berselimutkan padang soba."

"Bunga-bunganya yang mekar bagaikan garam yang ditaburkan,

dan aku kehabisan napasku

di bawah sinar rembulan yang indah."

"'Ketika Bunga Soba Mekar'"

- Apa? - Apa itu lagi?

- Dia kehabisan napas? - Apa?

"Aku kehabisan napas."

- Bagaimana? - Apa setelahnya?

Dia berbicara tentang lereng.

Lereng gunung

berselimutkan padang soba,

dan bunga-bunganya putih bagaikan garam.

- Bunga? - Ya.

Aku cuma pernah makan mi soba.

Aku belum pernah melihat tumbuhan itu.

Defconn, apa kamu sangat sulit untuk membaca?

Provinsi Gangwon dikenal

untuk soba, kentang, ubi jalar,

dan bahkan jagung.

Itu sebabnya begitu banyak hidangan mi

tercipta di sini.

Jadi, judul episode pekan ini

adalah Wisata Mi Gangwon.

"Wisata Mi Gangwon"

Apa daerah ini dikenal untuk hidangan mi?

"Kami bepergian untuk mengetahuinya!"

Halo, Bu.

Astaga. Halo.

Halo.

Perjalanan pasti tidak mudah dalam cuaca dingin ini.

- Halo. - Halo.

Aku peneliti makanan lokal,

Kwon Yeong Won.

"Kwon Yeong Won, Peneliti Makanan Lokal"

"Dia tampil di kartun 'Sikgaek'"

Ketika memikirkan Provinsi Gangwon,

yang pertama terpikir oleh kita adalah gunung.

Hasil bumi yang dapat dipanen

adalah kentang, jagung,

dan soba.

Ongsimi kentang, makguksu,

dan bahkan mi kecebong.

Hidangan mi seperti itu

kebanyakan dibuat dan dikembangkan di sini.

Berhubung wilayah ini dekat dengan laut dan gunung,

daerah pesisir dikenal

untuk hidangan mi boga baharinya.

Aku percaya bahwa

itu semua kini

hidangan khusus di wilayah ini.

Namun Wisata Mi Gangwon

bukan tentang menemukan hidangan mi.

Kalian akan mengembangkan

paket tur hidangan mi.

Selagi makan hidangan mi,

akan bagus untuk kalian

menceritakan kisah di balik hidangan itu

dan memperkenalkan objek wisata.

Sambil memakannya?

- Sambil makan? - Tapi aku sudah makan.

Apa kamu sudah sarapan pagi ini? sync by sultan_khilaf

- Kemungkinan ramyeon. - Ya, aku makan ramyeon.

- Ya, itu mungkin. - Ya, itu mungkin.

- Benarkah? - Ya, itu mungkin.

"Jong Min, sang pencinta mi"

Hidangan mi dapat dibagi menjadi dua kategori.

- Mi panas. - Itu bagus.

- Dan mi dingin. - Semuanya luar biasa.

- Mi dingin untuk musim dingin. - Tapi itu terlalu dingin.

Mi panas paling cocok disantap pada musim seperti ini.

Benar.

Satu tim akan meneliti mi panas.

sementara satunya lagi akan meneliti mi dingin.

- Apa? - Bagilah jadi dua tim.

Aku mau di timnya Jong Min.

Aku juga.

- Benarkah? - Kemarilah.

Dong Gu dan aku akan menjadi ketua tim.

- Silakan. - Batu-kertas-gunting.

"Jong Min, ayolah!"

"Dia bingung oleh lonjakan popularitas itu"

Ayo kemari.

- Kamu akan... - Aku tidak mau!

- Itu sudah diputuskan. - Dia jahat.

Aku sudah memilihmu.

- Batu-kertas-gunting. - Batu-kertas-gunting.

"Defconn menang lagi"

"Defconn dan Joon Young menggabungkan kekuatan!"

Ini gila.

- Tidak mungkin. - Terserah.

Ini mustahil.

- Dia pasti menangis tersedu-sedu. - Itu semua akan berlalu.

Kamu mirip kelinci.

Sekarang setelah dua tim kita sudah ada,

kalian akan memutuskan siapa akan mengambil hidangan mi yang mana.

- Mi panas lebih baik. - Majulah.

Mana yang kamu mau.

- Mi panas. - Jadi, sesuatu yang hangat.

- Begitu rupanya. - Aku mau hidangan dingin.

Astaga, apa ini?

Ini mi soba

yang terbuat dari soba Bongpyeong.

Tim yang memilih helai lebih panjang

akan boleh memilih.

- Satu orang akan maju. - Itu Jong Min bagi kami.

Dia dikenal sangat suka mi.

Dong Gu, silakan maju.

Kita menguji keberuntunganmu pada 2019.

- Maukah kamu melakukannya? - Ya.

- Dong Gu. - Pilih satu.

- Biasanya... - Kamu punya satu peluang.

- Apa yang kamu lakukan? - Apa?

Baiklah.

- Itu satu atau dua? - Satu helai.

Sekarang angkat.

- Jong Min. - Angkat itu.

- Angkat saja. - Di 2019...

- Dong Gu. - Minya putus.

- Ayolah. - Aku kehilangan pegangan.

Baiklah.

Dong Gu, jangan diangkat semua dahulu.

- Baiklah. - Tunggu.

- Jong Min. - Turunkan.

- Turunkan. - Jangan ditunjukkan sekarang.

- Bagus. - Itu dia.

- Baiklah. - Bagus!

"Putus"

- Baiklah. - Bagus.

- Bentangkan itu. - Baik, lakukanlah.

- Sial. - Apa kita menang?

"Jong Min menang!"

- Aku sudah melakukan yang terbaik. - Baik.

- Sial. - Kami memilih mi dingin.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left