Season 1

Release info

Solo Camping For Two S01E16 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Futari Solo Camp - 16
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2025-10-23
Downloads: 10
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bahkan hanya untuk membangun perkemahan,

kau harus mengatasi berbagai masalah hukum.

Jika ingin membangun pondok,

kau harus mendapat lisensi bisnis hotel.

Jika ingin menjual alkohol,

kau butuh lisensi penjualan minuman keras.

Jika ingin menyediakan bahan atau makanan,

kau harus mendapatkan lisensi bisnis restoran

dan mendaftar ke pemadam kebakaran.

Kau tidak perlu mendaftar semuanya,

tapi jika kau memahami proses umumnya,

akan lebih mudah mengembangkan ide.

Mari pikirkan perkemahan apa yang akan dibangun.

Pertama, harus di sepanjang sungai.

Aku lebih suka area berbatu di hulu.

Untuk sepenuhnya menikmati sensasi berkemah solo,

perkemahan dengan lokasi yang sudah ditentukan akan ideal.

Omong-omong, Hoshizaki pernah bilang

bahwa jika manajer tidak punya pemandangan agak meresahkan.

Kalau begitu,

mari tempatkan gedung manajemen di tempat dengan pemandangan bagus.

Dan api unggun.

Meski menggunakan lubang api itu bagus,

aku tidak bisa merelakan api unggun langsung.

Baik, aku punya ide.

(EMPAT TENDA? JEMBATAN, HILIR, ZONA A, ZONA B)

Sesuatu seperti ini.

Bagaimanapun, berkhayal itu gratis.

Tapi

saran Hoshizaki berguna.

Memang, selalu ada beberapa hal yang kau abaikan.

ika aku ingin membuat perkemahan yang bisa dinikmati pekemah baru dan berpengalaman,

aku mungkin butuh lebih banyak pendapat dari orang lain.

Tapi membicarakan mimpi dengan teman lama cukup memalukan.

Bagaimanapun, aku akan mencobanya.

Apa?

Ada apa?

Sebenarnya, Pak Gen,

dia menyuruhku memutuskan ke perkemahan mana selanjutnya.

Lalu kenapa?

Ini masalah besar!

Lagi pula, Pak Gen biasanya memutuskan lokasinya.

Ini kali pertama dia memintaku memutuskan.

Mungkinkah ini…

Mungkinkah ini apa?

Ujian kelulusan?

Kenapa kau berpikir begitu?

Karena…

Kami sepakat dia akan mengajariku sampai aku bisa berkemah sendiri.

Tidak, aku belum mau lulus.

Apa kau bodoh?

Bodoh?

Ya.

Pria yang mengutamakan berkemah itu

bilang akan menyerahkan rencana berkemah kepadamu.

Itu artinya dia sangat memercayaimu.

Dia bahkan menganggapmu sebagai rekan, bukan?

Rekan?

Benarkah?

Berhentilah menyeringai.

Bukankah kau harus bergegas mencari perkemahan yang ingin kau kunjungi?

Kau benar!

Kalian berdua biasanya pergi ke mana?

Gunung, hutan, dan tepi sungai.

Kami juga berkemah di tepi laut.

Itu cakupan yang cukup luas.

Kurasa dia ingin Shizuku merasakan berbagai lingkungan.

Kedengarannya menarik.

Entah itu matahari terbit atau terbenam,

pemandangannya berubah tergantung di mana kau berada.

Itu sangat indah.

Tapi ini sama sekali tidak romantis.

Shizuku, kau disesatkan.

Kekasaran seperti inilah yang disukai pria.

Apa? Benarkah?

Benar, kau mulai mirip pria itu.

Omong-omong, jarang sekali dia membiarkanmu memimpin.

Kenapa kau tidak memilih tempat yang biasanya tidak dia kunjungi?

Apa?

Tapi adakah tempat yang tidak diketahui Pak Gen?

Aku memintamu memilih tempat yang tidak akan dia kunjungi.

Beberapa kutu buku ternyata konservatif.

Tempat yang tidak dikunjungi Pak Gen?

Sudah lama tidak ke sini.

Yamanashi.

Dekat sekali, tapi aku jarang ke sini.

Aku penasaran perkemahan seperti apa yang dipilih Shizuku.

(HALTE BUS MITSUKUNUGI, TRANSPORTASI YAMANASHI)

Tampaknya cukup jauh dari halte bus.

Meskipun makin dingin,

berjalan sejauh ini tetap cukup melelahkan.

Namun,

aku bisa menahannya dengan memikirkan betapa lezatnya bir pertama itu.

Pak Gen!

Kau berkeringat banyak.

Ini lebih jauh dari dugaanku.

Maafkan aku. Aku tidak memeriksa dengan benar.

Tapi pemandangan di sini sangat indah.

Pemandangan?

Akhirnya kita menjauh dari hiruk pikuk kota.

Apa menyenangkan melihat kota dari sini?

Jangan merusak suasana.

Aku akan mendirikan tendaku di sana.

Baiklah.

Aku harus mencari kesempatan untuk menebusnya.

Pak Gen!

Ya?

Otot perut… Otot perut!

Kenapa kau memanggilku?

Begini,

kupikir kau mungkin ingin istirahat.

Aku baru mau membuat camilan. Kau mau bergabung denganku?

Baiklah, jika kau bersikeras.

Tentu… Tentu saja!

Tidak akan lama. Tunggu.

Aku tidak sengaja melihat otot perut Pak Gen.

Aku tahu dia mungkin berolahraga,

tapi bukankah dia terlalu berotot?

Jantungku berdebar.

Pokoknya, mari fokus memasak.

Sudah selesai!

Camilan sederhana.

Ini prosciutto persik menyegarkan dengan persik terkenal Yamanashi.

Aku pernah mendengar prosciutto dan melon.

Tapi dengan persik…

Mari kita coba.

- Lezat! - Lezat!

Apa ini yang disebut kombinasi sempurna?

Keseimbangan rasa asin dan manisnya sempurna.

Ini cocok untuk tubuh yang lelah. Ini lezat.

Terima kasih!

Aku merasa segar.

Kau pasti lelah berjalan?

Jaraknya lebih jauh dari dugaanku. Maaf soal itu.

Memilih perkemahan itu sulit.

Apakah ide buruk jika memilih perkemahan

hanya berdasarkan ke mana aku ingin pergi?

Itu saja sudah menarik.

Tapi kau mungkin akan menghadapi kendala tidak terduga.

Terutama untuk pekemah mendaki seperti kita.

Karena kita pekemah mendaki?

Ya.

Lebih dari 80 persen pekemah mengemudi ke perkemahan.

Sebanyak itu?

Jadi, kebanyakan perkemahan didirikan dengan memikirkan mobil.

Apa boleh buat.

Tapi jika begitu,

bagaimana kau memilih tempat perkemahan?

Kalau dipikir-pikir,

kita belum pernah membicarakan itu.

Baiklah.

Aku akan mengajarimu cara Kinokura memilih perkemahan.

Dengarkan baik-baik kiatnya.

Kiat?

Memilih perkemahan mungkin tampak sederhana, tapi sebenarnya cukup mendalam.

Itu awal dan tujuan utama berkemah.

Apakah… sepenting itu?

Lagi pula, berkemah adalah hobi yang membutuhkan menginap.

Butuh setidaknya dua hari untuk menikmatinya.

Di satu sisi, ini hobi yang mewah.

Itu sebabnya semua orang harus berpikir seperti ini.

Aku ingin menikmati dua hari ini.

Aku ingin pergi ke perkemahan yang layak dikunjungi.

Benar.

Aku tidak tahu

ada banyak perkemahan sampai aku melihatnya!

Benar. Ada lebih dari 2.000 perkemahan di Jepang.

Dan lebih dari 400 di wilayah Kanto saja.

Dengan mendengar jumlahnya saja,

bisakah kau membayangkan betapa sulitnya memilih perkemahan terbaik?

Tapi apa itu perkemahan terbaik?

Apakah ada perkemahan yang disukai semua orang?

Jawabannya tidak.

Tidak ada tempat seperti itu di dunia ini.

Apa?

Perkemahan adalah tempat kau hidup berdampingan dengan alam.

Jadi, tidak ada perkemahan dengan medan yang sama.

Selain itu, ini tergantung individu.

Setiap pemilik perkemahan punya prinsip sendiri.

Gaya mereka semua unik.

Prinsip…

Seperti Pak Gen menyukai sungai,

dan berpikir api langsung itu romantis?

Benar sekali.

Tapi prinsipmu berbeda dariku, bukan?

Dengan kata lain,

preferensi pekemah juga sangat bervariasi.

Tidak ada tempat yang menurut semua orang baik atau buruk.

Kau hanya perlu mencari perkemahan yang cocok untukmu.

Aku ingin kau mengingat itu sebagai premis utama.

Ya.

Meski begitu,

aku masih tidak tahu cara menemukan perkemahan yang kusukai.

Di era ini, cara terbaik menemukan perkemahan

adalah menggunakan ini.

Ponsel?

Ini alat peradaban terdekat yang kita miliki di zaman modern.

Kenapa kita tidak memanfaatkannya?

Ini Gaya Kinokura…

Tidak, ini harus terinspirasi oleh Yamanashi.

More Indonesian subtitles for Solo Camping for Two

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left