The first 151 lines.
Hibito akan kembali.
Parasut yang akan membawa dia pulang dengan selamat dirancang oleh Pico Norton,
penasihat tim kami selama Comeback Competition sebagai bagian dari latihan kami.
Kepulangan mereka mengingatkan kenangan saat kita kehilangan tiga pahlawan kita.
Para astronot akan menggunakan Orion lagi untuk pulang.
Ini akan menjadi kepulangan dari bulan pertama sejak kecelakaan itu,
banyak pula yang merasa khawatir.
Sialan.
Mereka memanfaatkan kecelakaan Brian untuk memanas-manasi!
Nyawa tiga astronot yang pulang itu ada di tanganmu.
Kurasa, di situlah tekanan yang membuatmu takut, Pico.
Pendaratan itu bergantung pada apa parasut buatanmu akan terbentang dengan baik atau tidak.
'Kan aku yang rancang.
Sudah pasti berhasil.
Dalam Comeback Competition, rover kami yang bernama Pieco juara ke-5 dari 15 peserta.
Di antara para AsCan, kami juara kedua.
Sepertinya kita harus meninggalkan ruangan ini.
Benar.
Harus diapakan Si Pieco?
Hanya ada satu tempat pulang
buat gadis ini.
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
Space Brothers
Space Brothers
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Kau selalu ada di dalam hatiku
Tapi kau tak bicara sepatah kata pun, tersenyum pun tidak
Selama ini kita selalu bersama
Kita ini memang bebal, tapi kita percaya
Semua waktu yang kuhabiskan bersamamu
Terasa bagaikan mimpi
Kita menghubungkan bintang-bintang dan melukis gambar
Ke dalam lubuk hati kita
Biarkan saja hati kita bergetar bergelora
Gunakan saja langit sebagai kanvas
Dan jadikan gambar yang kekal
#61 Mereka yang Menunggu Hibito
#61 Mereka yang Menunggu Hibito
Semak-semak dan pepohonan yang hijau.
Aku tak sabar ingin pulang dan bermain dengan putraku, Alan.
Kalau Linda?
Aku tak sabar ingin barbecue dengan keluargaku.
Aku juga ingin mendengarkan musik.
Hibito bagaimana?
Kalau aku mau jalan-jalan naik sepedaku.
Kau suka sekali ya dengan sepeda itu?
Ya, mungkin sekarang sudah berdebu.
Apa kau bisa dengar, Hibito?
Suara bel ini.
Aku bisa dengar.
Terima kasih, Azuma.
Sampai bertemu di bumi,
Hibito.
Damian! Linda!
Hibito!
Pasti akan sepi tanpa kalian. Sial.
Tim SAR,
jangan mengobrol saja.
Kalian memang sedang tak terhubung, tapi harus tetap fokus.
Kita sedang ada peluncuran.
Detak jantung Hibito meningkat.
Dia tak butuh informasi itu.
Lanjutkan peluncurannya.
Kirimkan titik koordinat Orion saat ini ke pendaratan kapal Altair.
Altair telah menerima koordinat Orion.
Bahan bakar, oksigen, daya, kecepatan peluncuran sudah dikonfirmasi.
Baik, mulai hitung mundurnya.
10.
9.
8.
7.
6.
Nah, ayo pulang.
5.
4.
3.
2.
1.
Liftoff.
Kita sudah meluncur.
Ketinggian saat ini 500 meter.
Terima kasih.
Aku akan kembali, Brian.
Saat ini, tiga modul kepulangan sedang mengorbit di bulan.
Orion, pembawa anggota CES-51,
Luniere 2 milik Rusia,
dan Orion yang memulangkan ketiga astronot, dikirim tanpa awak pada tahun 2025 ke bulan.
Para kru saat ini sedang berada di Altair dan sebentar lagi akan berlabuh di Orion.
Saat para kru berada di Orion, Altair akan dilepas.
Saat itu terjadi...
Padahal sudah kubilang tak perlu.
Kau sudah membantu membuat Pieco.
Tapi berat juga merelakannya.
Kalau begitu, kenapa tak disimpan sendiri saja?
Kalau itu, begini...
Kami sudah berdarah-darah, berkeringat, sampai berlinang air mata membuat gadis ini.
Memangnya kapan kau berdarah?
Tolong terimalah ini sebagai kenang-kenangan dari kami.
Ini, silakan.
Jangan lupa dengan wajah kami, ya.
Karena kami akan menjadi astronot yang kembali ke bumi dengan pesawat buatanmu.
Mereka itu memang besar mulut.
Karena kau ingin kami tahu rasanya menjadi teknisi yang bertanggung jawab atas nyawa kami,
kami ingin kau tahu rasanya membahayakan mereka.
Heh.
Memang dia benar sekali.
Aku terlalu takut untuk memercayakan nyawaku pada orang payah seperti diriku.
Bung, tambah air putih.
Siap.
Tenang saja.
Aku akan membawa Hibito dan teman-temannya pulang dengan selamat.
Itulah tugasku.
Apo! Sudah lama sekali!
Kau ini tetap lucu mau ada di Jepang atau di Amerika.
Jelek.
Beef jerky!
Ayo makan biar tambah besar.
Nanti kau jadi tambah besar!
Itu baru anak Ayah.
Ibu sudah beli banyak oleh-oleh Jepang, loh, Mu.
Ini!
Ada rumput laut mozuku,
fueru wakame,
sama kue hato saburo.
Kami juga beli udon yang banyak.
Ya, ampun, kalian ini!
Kasih lihatnya nanti aja.
Ayo cepat lihat siaran NASA TV.
Sekarang ini Hibito sedang berlabuh, tahu.
Hibito berlabuh pakai apa?
Maksudku, Hibito bakal pindah kapal.
Menyebalkan.
No comments yet. Be the first to leave one.