Release info

오!-삼광빌라-Homemade-Love-Story-E03-E04-NEXT-VIU
A Commentary by ANANG2196

Tags

other
Published on: 2020-09-21
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Subtitle bY VIU Resynced == ANANG KASWANDI ==

Bu, duduklah dahulu.

Kalian masih harus menjalani tes DNA,

jadi, biar kujelaskan.

Aku punya permintaan.

"Episode 2"

Ini semua hidangan yang ingin ibu buat untukmu.

Ibu kehilanganmu saat kamu masih kecil

sampai ibu tidak pernah sempat memasakkanmu.

Ini.

Santai saja dan makanlah sebanyak yang kamu mau.

Benar. Terima kasih.

Ini enak.

Benarkah? - Ya.

Santai saja.

"Ibuku"

Kalau begitu, aku akan masuk kembali.

Tentu.

"Pembetulan Rumah dan Perbaikan"

"Tiga panggilan tidak terjawab"

Hei, Ibu.

Maafkan ibu, Nak. Ibu terus mengganggumu, bukan?

Kamu di kantor?

Ya. Kenapa Ibu bertanya?

Itu bagus.

Ibu di sekitar sini,

jadi, ibu pikir kita bisa makan siang.

Kenapa Ibu tidak bekerja?

Bukankah Ibu bilang harus bergegas kembali?

Benar juga.

Masalahnya...

Ibu berbohong.

Permisi. Kamu tahu di mana tempat ini?

Gedung ini?

Kamu lihat gedung di sini? - Ya.

Baiklah. Semoga harimu menyenangkan.

Kami baru buka. Kunjungilah restoran kami.

Baiklah. Aku akan berkunjung jika ada kesempatan.

Ibu. - Sayang.

Ibu harus istirahat di rumah saat libur. Kenapa Ibu datang?

Tunggu.

Ini dia. Nomor dua, bukan?

Ya.

Chae Woon, sebenarnya...

Ibu juga membeli ini.

Kamu bisa memakai ini di acara penting.

Mereka hanya punya satu potong lagi.

Ada yang menginginkannya, jadi, ibu kembalikan jika kamu tidak suka.

Kasirnya bilang... - Ibu memercayai dia?

Dia hanya mengatakan itu untuk menjualnya kepada Ibu.

Tidak, dia serius.

Dia bilang akan mendapat masalah.

Lihat saja.

Cocok untukmu.

Kamu terlihat cantik.

Ibu datang untuk makan siang. Ayo.

Kamu menyukainya? - Ya. Pergilah.

Kenapa kamu tidak makan siang sampai pukul sebegini?

Itu tidak baik untuk perutmu.

Ayo.

Selamat menikmati.

Astaga, sup lutut sapinya terlalu mahal.

Aku ingin memakannya.

Kenapa? Kamu merasa lemah belakangan ini?

Tidak.

Astaga, tidak apa-apa.

Kamu harus memakannya.

Ini. Makanlah ini. - Astaga.

Hanya yang ini.

Ibu.

Jangan makan siang pukul sebegini.

Kalau begitu, ayo makan. - Baiklah.

Makanlah dengan banyak nasi. Makanlah.

Pelan-pelan.

Rasanya enak.

Ini enak sekali.

Astaga.

Ini lezat.

"Hanrim"

Aku akan mengantar Ibu.

Tidak apa-apa.

Kamu terlihat cantik.

Kamu tampak cantik memakai apa pun.

Kenapa? - Naik taksi saja.

Tidak. Ibu bisa naik bus.

Busnya datang. Ibu harus pergi.

Sampai jumpa, Bit Chae Woon. - Ibu.

Ibu.

Ibu.

Ibu.

Astaga, tidak akan lama.

Baiklah.

Ibu mencintaimu.

Baiklah.

Sampai jumpa.

Bit Chae Woon, dasar wanita jahat.

Chae Woon telah melalui banyak hal.

Kuharap segalanya akan berjalan lancar baginya kali ini.

Astaga.

Astaga, wanita itu...

Benar, bukan?

Aku sangat mengenal keluargamu.

Wanita itu... Dia...

Pak, tolong hentikan busnya!

Aku turun di sini. Tolong berhenti sebentar.

Maafkan aku.

Permisi.

Bu.

Bu, kamu ingat aku?

Kita bertemu di taman tempo hari.

Apa? Apa maksudmu? - Tunggu.

Kamu mengenalku, bukan?

Siapa kamu? Bagaimana kamu mengenalku?

Sikapmu aneh. Aku tidak mengenalmu.

Dia aneh. - Bu.

Astaga.

Aku yakin itu dia.

Astaga, harimu menyenangkan.

Aku tidak percaya kamu ketahuan.

Aku tidak ketahuan. Aku berpura-pura tidak mengenalnya.

Kubilang aku tidak mengenalnya dan dia mundur begitu saja.

Hei, Bos akan segera dibebaskan.

Kita harus bergegas dan dapat uang sebelum dia keluar.

Kamu yakin tidak apa-apa?

Bagaimana jika dia tahu rencanamu dan membalas dendam?

Dia bukan lagi Park Pil Hong yang dahulu.

Dia seperti harimau ompong sekarang.

Apa?

Astaga. - Halo.

Hei, kamu.

Hei!

Hei. - Kamu mau ke mana?

Sial! Lepaskan aku.

Kamu sungguh tidak sopan.

Bagaimana jika kamu tidak ikut campur?

Apa maksudmu?

Hal yang sedang kamu kerjakan.

Tentang Vila Samgwang.

Bagaimana kamu tahu?

Apa Pil Hong?

Kenapa kamu tidak melakukan hal seperti yang diperintahkan?

Pil Hong tampak tidak senang.

Kamu mengenal Pil Hong?

Dia tidak akan membiarkan ini. Apa yang akan kamu lakukan?

Apa pun yang kamu lakukan,

yang penting adalah membuat penilaian dan pilihan.

Benar, bukan?

Benarkah?

Dia terdengar seperti tahu banyak tentangmu tempo hari,

tapi dia pura-pura tidak mengenalmu hari ini?

Ya.

Apa yang dia katakan saat kamu bertemu dengannya di taman?

Hanya...

Mereka pasti tumbuh dengan baik meski salah satunya diculik.

Dia bilang dahulu dia bekerja

di panti asuhan yang sama denganku.

Tapi ternyata aku tidak mengenal panti asuhan itu.

Kalau begitu, mungkin salah satu dari tiga kasus ini.

Pertama, dia krediturmu yang tersembunyi.

Astaga, dia bukan kreditur.

Chae Woon dan aku sudah melunasi semua utang kami.

Benar. Sudah lunas.

Baiklah. Kedua,

dia mungkin orang tua atau kerabat

Chae Woon, Hae Deun, atau Hae Deun.

Aku bukan menculik...

Apa?

Bukan apa-apa, Hwak Se. Jadi, apa yang ketiga?

Ketiga. Pilihan ketiga adalah

dia gila.

Apa? - Ada banyak orang gila.

Mereka tampak baik-baik saja,

tapi diam-diam datang

dan mengatakan hal serius untuk menakutimu.

Lalu mereka bilang, "Kamu terkejut?"

"Hanya bercanda." Dan mereka melarikan diri.

Astaga, kamu luar biasa.

Itu konyol.

Jadi, maksudku, ini bukan masalah besar.

Sejak kamu mengadopsi tiga anak, ada banyak orang

yang berusaha menipumu.

Ini sama saja.

Jangan khawatir.

Kamu tahu ada siapa yang akan membelamu.

Aku, Hwak Se, ada di pihakmu.

Astaga, mungkin aku terlambat untuk janji dokter.

Untuk apa? - Untuk tenggorokanku. Ini karierku.

Astaga. Kamu harus berhati-hati, Hwak Se.

Kamu baik-baik saja? - Sial.

Hati-hati. - Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Astaga.

Astaga.

Baik, Pak. Aku akan segera mengirimkan perkiraannya.

Dahi?

Dia beruang koala. - Sedang apa kamu di sini?

Kita sudah menyelesaikan ini.

Benar. Aku melihatnya. Kelihatannya bagus.

Karena sudah di sini, aku hanya ingin memeriksanya.

Lantai dua akan selesai besok. Kamu bisa melihatnya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left