The first 200 lines.
I've Fallen for You
Episode 21
Masuk.
Hamba menghadap Tuan Muda Pimpinan Kota.
Pejabat Zhao,
sudah demikian malam, ada apakah mencariku?
Tuan Muda Pimpinan Kota,
hamba ingin mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatan.
Mengundurkan diri?
Mengapa?
Tuan Muda Pimpinan Kota, Anda datang ke Provinsi Selatan,
seharusnya hamba dengan segenap tenaga
melindungi keamanan Tuan Muda Pimpinan Kota,
dan aktivitas sehari-harinya.
Tetapi,
Tuan Muda Pimpinan Kota mendapat serangan penjahat
di Desa Shifang,
hamba sungguh malu
untuk menjabat sebagai Pejabat Kantor Pemerintah Selatan lagi.
Ternyata karena hal ini?
Pejabat Zhao tidak perlu memasukkannya ke dalam hati.
Kali ini para penjahat tidak berhasil melukai aku,
sebaliknya Tuan Muda Zhao Cuo
dengan gagah berani telah menangkap salah satu penjahatnya.
Para penjahat ini
adalah para bandit yang waktu itu mencoba membunuhku.
Tuan Muda Pimpinan Kota terlalu memuji,
anakku mana gagah berani?
Hanya ilmu kungfu apa adanya.
Tuan terlalu merendah.
Aku lihat ilmu kungfu Zhao Cuo cukup tinggi,
tidak kalah dengan orang-orang yang berilmu tinggi di ibukota kediamanku.
Aku sedang mempertimbangkan apakah
akan memberikannya sebuah jabatan di ibukota.
Jangan, jangan,
mana berani, mana berani.
Anakku serampangan kerjanya, tidak punya aturan,
jika datang ke ibukota, akan menimbulkan masalah,
hamba tidak bisa menanggungnya.
Mohon Tuan Muda Pimpinan Kota
mengizinkan dia bersama aku menetap di dalam hutan.
Kami bisa dengan tenang
menikmati hari biasa sebagai rakyat biasa,
Tuan Muda Pimpinan Kota.
Jika Tuan begitu bersikukuh,
maka aku terpaksa mengizinkannya.
Terima kasih kepada Tuan Muda Pimpinan Kota.
Sebenarnya Provinsi Selatan di bawah kepemimpinan Anda,
rakyat hidup dengan tenteram.
Kali ini pulang ke ibukota,
akan meminta kepada ayah
memberikan hadiah.
Wah, hadiah
hamba tidak berani.
Asalkan menyetujui hamba menetap untuk menghindari keramaian,
hamba bersedia masuk ke dalam hutan,
menikmati beberapa hari yang tenang.
Tuan terlalu merendah.
Terima kasih Tuan Muda Pimpinan Kota,
hamba mohon diri.
Zhao Quandui kali ini begitu tergesa-gesa ingin pergi,
ingin menutupi jejaknya,
pasti dia juga mengetahui masalah.
Pasti dia telah mengetahui sesuatu,
sehingga ingin membawa Zhao Cuo lari ke tempat yang jauh.
Tuan Muda Pimpinan Kota,
jika melepas harimau kembali ke gunung,
akibatnya tak dapat diduga.
Hatiku mempunyai perhitungan.
Kali ini kamu ingat, jangan bertindak sendiri,
tunggu setelah aku dan Sanqi kembali ke ibu kota,
barulah hadapi mereka.
Tuan Muda Pimpinan Kota...
Mundur.
Hei,
Bai, untuk apa kamu ke sini?
Anakku mengatakan,
Zhao akan mengundurkan diri dari jabatan,
aku datang untuk menengoknya.
Aku lihat kamu tidak berniat baik.
Zhao kami baru saja mengundurkan diri,
hatinya sudah tidak enak,
kamu masih datang untuk membuat dirinya bertambah sedih, betul tidak?
Aku katakan kepadamu,
aku, Ibu Ling tidak mudah untuk ditindas.
Apa maksudmu?
Aku yang katakan.
Dia mengatakan,
aku, Ibu Ling tidak mudah untuk ditindas.
Bukankah kamu adalah pelayan episode satu?
Sekarang sudah mendekati episode akhir,
untuk apa kamu berada di sini?
Maaf, maaf, mohon pamit.
Sana, sana, sana.
Barusan aku bicara sampai mana?
Aku, Ibu Ling tidak...
Aduh.
Aku pergi mencari Zhao untuk minum arak.
Minum arak?
Aku lihat matahari telah terbit dari timur.
Aduh, tidak tepat,
memang terbit dari timur.
Kamu tunggulah.
Zha... Zhao,
kita telah bertarung sekian tahun,
tak disangka begitu kamu mengatakan akan mengundurkan diri dari jabatan, langsung mundur.
Provinsi Selatan dan Utara tidak ada kamu, Zhao,
aku akan kesepian.
Sejak saat ini Provinsi Selatan dan Utara,
tidak akan ada aku, Zhao Quandui lagi.
Penghalang dirimu sudah tidak ada lagi.
kamu, Bai di Provinsi Selatan dan Utara,
bisa berbuat sesuka hatimu.
Ucapan ini ti... tidak benar.
Dulu,
karena ada kamu, Zhao sebagai pembanding,
sehingga menunjukkan betapa aku tetap bersih walau berada dalam lumpur kotor.
Tetapi sekarang kamu pergi,
maka bunga segar seperti aku ini, sudah kehilangan kotoran kerbau.
Hah, phui, phui, phui.
Perumpamaan busuk apa ini?
Merugikan orang juga tidak menguntungkan diri sendiri, kamu...
Lihat, lihat sifat pemarahmu itu.
Huh,
aku berikan perumpamaan.
Ayo, ayo, ayo.
Bai,
aku katakan dari dasar hati,
selanjutnya,
kurang pejabat buruk seperti aku sebagai pijakan kakimu,
maka kamu harus menjadi pejabat yang baik.
Dalam pemerintahan, di mana-mana penuh jebakan,
kamu harus berhati-hati dalam setiap langkah.
Kamu adalah orang baik,
walaupun kemampuan kerja kurang sedikit.
Sungguh disayangkan,
waktu tidak bisa diputar balik,
kalau tidak,
kamu dan aku bisa menjadi teman baik.
Mari,
tidak perlu mengatakan apa pun.
Ya,
semuanya termasuk dalam arak.
Habiskan!
Zhao Cuo,
hari ini kamu memanggil aku ke sini,
memainkan permainan ini,
tidak akan membuat aku melihat kamu mabuk, bukan?
Aku tahu,
besok nona Sanqi sudah akan pergi,
merupakan pukulan yang sangat besar bagimu.
Huh,
Bai Yifei,
aku, Zhao Cuo dalam pandangan matamu,
apakah begitu tidak tahan banting?
Siapa yang mengatakan aku demi seorang perempuan?
Lalu karena apa?
Apa maksudmu?
Sulangan pertama,
aku menyulang untukmu.
saat ada kasus Lei Mo'er,
kamu maju ke depan, memohon ayahmu untuk membantu aku.
Sulangan kedua,
aku menghormatimu menolong nyawaku ketika berada di kuil.
Sulangan ketiga,
aku menghormatimu
untuk setiap kali orang berbaju hitam muncul,
kamu bertarung bersamaku,
tidak pernah melarikan diri.
Pokoknya, terima kasih.
Zhao Cuo.
Sudahlah,
jangan bermuka seperti ini.
Aku katakan kepadamu,
lain kali, setelah selesai minum arak ini,
aku tidak berhutang lagi kepadamu.
Jika harus dimaki, jangan memberi ampun.
Baik,
aku temani.
Hari ini kita minum sampai puas.
Baik, sungguh senang.
Mulai hari ini...
salah.
Mana ada lain kali lagi.
Besok setelah aku ikut Ruoyao, Sanqi,
pergi ke ibukota,
kamu juga harus mengikuti ayahmu pulang kampung.
Lain kali mungkin sulit bertemu lagi.
Gunung menjulang tinggi, air mengalir panjang,
bertemu lagi di dunia bela diri.
Masih ada satu hal yang aku minta kepadamu.
Katakan.
Sanqi,
selanjutnya kuserahkan kepadamu.
Setiap ucapan terima kasihmu hari ini,
aku telah menerimanya.
Aku bersulang untuk dirimu juga.
Berhenti.
Katakan mengapa menyulangi aku.
Kita saling mengenal sejak kecil, menjadi teman,
No comments yet. Be the first to leave one.