The first 200 lines.
Aku tidak percaya bisa berada di sini.
Aku tidak percaya bisa duduk di sini.
Apa maksudmu?
Kamu pantas duduk di sini.
Astaga.
"Terlalu Indah Untuk Ada di Mom's Diary, Lee Sang Yeob"
Aku sangat gugup sebelum sampai ke sini.
Benarkah? /- Akankah para ibu mengenalku?
"Dia cemas para ibu tidak akan mengenalinya"
Para ibu ini menonton TV. /- Ya.
Halo.
Halo, Bu.
Halo. /- Halo.
Kamu selalu ada di "Running Man".
Benar.
Aku sangat ingin bertemu denganmu. Salam kenal.
Aku suka menontonmu berakting sebagai penipu.
Ya.
Terima kasih. /- Kamu berakting dengan Ye Ji Won.
Aku juga suka. /- Kamu menonton itu?
Kamu aktor yang hebat.
Tatapanmu begitu polos.
Kenapa kamu mahir sekali berakting sebagai penipu?
Ya.
Aku masih lajang.
Matanya...
Dia tampak polos. /- Ya.
Matanya berbeda. /- Ya.
Apa julukan yang diberikan penggemarmu?
"Pak Bola Mata Romantis".
"Pak Bola Mata Romantis".
Para penggemar... /- Apa artinya itu?
Penggemar memberikanmu julukan itu, bukan?
Ya. /- Ya.
Penggemar memanggilku Pak Bola Mata Romantis.
Tapi aku perhalus menjadi
"Pak Tatapan Romantis".
"Tatapan" terdengar lebih baik. /- Aku perhalus sedikit.
Ya.
Artinya tatapannya
membuatmu jatuh cinta kepadanya. /- Tatapannya seperti itu.
Tapi mereka membuatnya dalam cara yang lucu.
Ya.
Kenapa kamu tidak melakukannya dengan para ibu ini?
Kenapa tidak kamu tatap mereka dengan matamu yang indah?
"Tolong lihat mereka dengan tatapanmu yang romantis"
Pastikan kamu melihat mereka satu per satu.
Mari mulai dari In Sook.
Astaga.
Pastikan matamu tampak sedih.
Kamu bisa membayangkan itu saat menyapa dia.
Pastikan matamu tampak sedih. /- Ya.
Haruskah aku melihatnya seolah dia ibuku?
Ya. Itu bagus.
Pastikan matamu tampak sedih.
"Mata sedih"
Dia tampak seperti bayi bagiku.
"Matanya seperti mata bayi"
Omong-omong, kamu selalu mengatakan itu.
Tapi kamu tidak melihatnya seolah dia bayi.
Tapi dia seperti bayi. /- Ya.
Benar.
Kamu membintangi
sebuah drama baru.
Ya. Itu drama SBS baru.
Judulnya "Good Casting" dan akan tayang di bulan November.
Aku membintanginya bersama Choi Gang Hee.
Begitu rupanya. /- Kami berakting sebagai pasangan.
Apa peranmu?
Ini kali pertama bagiku. Aku pimpinan perusahaan besar.
Kamu pasti tampak hebat. /- Kamu adalah
generasi kedua.
Aku pimpinan muda.
Aku sudah menaksir Gang Hee sejak aku berusia 20 tahun.
Ya. /- Kedengarannya mengasyikkan.
Itu tokohku. /- Itu pasti cocok untukmu.
Baiklah. /- Kamu pria tampan.
Itu menyenangkan. Itu baru.
Pasti banyak orang menyukaimu, Sang Yeob.
Aku juga suka dia. /- Ya.
Pernahkah kamu
dicampakkan?
Sekitar 90 persen,
akulah yang dicampakkan.
Ya. /- Apa salahmu hingga dicampakkan?
Begini...
"Ragu-ragu"
Aku...
Pastikan itu
layak tayang di TV. /- Ya.
Aku seperti kuda.
Seperti kuda balap. /- Kamu tidak melihat kedua sisi.
Aku hanya melihat ke depan dan melangkah maju.
Aku cenderung sangat kasmaran dan terobsesi dengan yang kupacari.
Bukankah bagus sangat kasmaran?
Kadang wanita menganggap hal itu berlebihan.
Tentu saja. /- Itu membuatku lelah.
Jika si wanita tidak membalas cintaku,
itu sulit bagiku.
Akhirnya aku kesusahan.
Melihatku kesusahan membuatnya makin kesusahan.
Itu alasannya. /- Kamu jangan terlalu terobsesi.
Aku merelakan semua ekspektasiku.
Tapi kini tidak ada yang bisa kupacari.
Jika kamu bertemu seseorang
yang menginginkan orang seperti itu,
hubungannya akan lancar. /- Dong Yeob,
kamu juga tipe obsesif.
Kamu rela mati demi cinta. Kamu tipe orang seperti itu, bukan?
Ya.
Aku sangat terobsesi.
Benarkah?
Tapi aku tipe yang berkorban.
Aku yakin itu cara yang mulia dalam mencintai seseorang.
Kamu pembohong.
"Dia pembohong"
"Sebelumnya"
Tur Soo Hong.
Itu putraku lagi.
Ya.
"Mereka pergi ke sebuah tempat yang bisa menikmati suasana Fiji"
Pekan lalu, mereka mengepang rambut.
"Soo Hong dan para anggota tur"
Astaga.
"Pergi ke penata rambut setempat"
Aku sangat menginginkan gaya itu.
Kamu ingin mencobanya? /- Ya.
"Dia tidak bisa memahaminya"
Wajahnya menjelaskan semuanya.
"Warna-warni"
Bagaimana aku harus...
"Tertawa"
"Pria itu aneh"
"Kalian berusia 50 tahun"
"Sudah separuh jalan menuju 100 tahun"
"Soo Hong berusia 50 tahun dengan gaya rambut warga Fiji"
Dia tampak konyol.
"Apa destinasi tur Soo Hong yang selanjutnya?"
Mereka pasti menuju suatu tempat.
"Putraku Yang Kesepian"
"Mereka tampak luar biasa"
Mereka akan berkeliling seharian dengan gaya rambut itu.
Kenapa tidak mereka lepas dahulu?
Itu tampak bagus pada Soo Hong.
Kita ke mana selanjutnya?
Ini tempat paling terkenal di Fiji.
"Tempat paling terkenal di Fiji?"
Fiji adalah pulau vulkanis.
Jadi, kita mau ke mata air panas gunung berapi yang paling terkenal.
Mata air panas di gunung berapi yang paling terkenal?
Maksudku, di Fiji, bukan di gunung berapi.
Lumpur di sana luar biasa.
"Apa ada lumpur di mata air panas?"
Aku sudah pernah dengar. Pemandian lumpur.
Jadi, saat berendam air panas,
kulitmu juga bisa menjadi lebih bagus?
Dua solusi dengan satu tindakan. /- Dua solusi dengan satu tindakan.
Mereka mau mandi lumpur.
Kedengarannya luar biasa. /- Sungguh.
"Untuk mandi lumpur"
"Mereka berkendara melintasi jalan tidak beraspal"
Kurasa ini tempatnya. Ayo.
Ayo mandi.
Kurasa sebelah sini.
Kelihatannya bagus sekali.
Tempatnya besar.
Ayo ganti baju dahulu. /- Aku tidak sabar.
Benar, bukan?
"Sesaat kemudian"
Kakiku sakit.
Airnya bergelegak.
Lumpur ada di wadah ini.
"Lumpur alami"
Ayo coba.
Astaga.
Lembut sekali.
Lumpurnya terasa sangat halus.
Kelihatannya sangat halus.
Di sini? /- Kakiku masuk ke lumpur.
Rasanya seperti jeli.
Benar.
"Hati-hati"
Anak-anak mengoleskan lumpur juga.
"Ji Woo juga mengoleskannya"
Rasanya seperti jeli.
"Mereka melumuri kulit mereka dengan lumpur secara hati-hati"
Mereka semua tampak senang.
Anak-anak itu lucu sekali.
Ini akan sangat bagus untuk kulit.
Benar, bukan? /- Rasanya sangat halus.
Kenapa kamu... /- Aku sudah bisa merasakan efeknya.
Lumpurnya seperti kulitmu.
Itu tampak seperti kulitmu.
Tampak sangat bagus dan encer.
Wajah kita juga? Kita harus melumuri wajah kita dengan lumpur juga.
"Dengan gaya rambut warga Fiji"
"Kini mereka melumuri seluruh tubuh mereka dengan lumpur"
Ini terlalu banyak.
Dong Woo.
"Mereka tampak sangat lucu"
No comments yet. Be the first to leave one.